Monday, 3 August 2015

Sabar Ketua Tim Sukses Wismen

POLITIK RM – Mantan anggota DPRD Mukomuko periode 2004-2019, H. Sabar B Sudibyo,S.Sos ditetapkan sebagai ketua tim pemenangan pasangan Ir. Wismen A Razak,M.Si dan H.Bambang Apriadi,S.Pt. Ditetapkannya sabar sebagai ketua tim, lewat rapat para tokoh yang mendukung pasangan ini. Tugas sabar bersama tim pemenangan lainnya, adalah memenangkan Wismen – Bambang hingga duduk di kursi panas bupati dan wakil bupati. Meski cukup berat, namun rasanya sangat mungkin terjadi.
Wismen mengakui jika Sabar adalah ketua timnya, ia tetapkan karena kemampuan politiknya yang sudah teruji. Apalagi seperti diketahui, Sabar merupakan mantan ketua dewan, yang sudah dikenal secara luas oleh masyarakat. Ia percaya bersama tim lainnya, Sabar bisa mengemban tugas yang dipercayakan dengan baik.
‘’Kawan-kawan sudah menetapkan Sabar sebagai ketua tim, ini kemajuan dari pergerakan kita menuju kemenangan Pilkada Mukomuko,’’ tuturnya.
Lanjutnya, seluruh urusan pemenangan dan dengan KPU akan diurus oleh tim, termasuk agenda kampanye dan kegiatan dirinya bersama dengan Bambang. Ia tidak mungkin bisa menang tanpa kerja keras tim dan dukungan seluruh masyarakat Mukomuko. Target mereka adalah bisa memenangi Pilkada dengan perolehan suara hingga 60 hingga 75 persen lebih.
‘’Nanti semuanya diurus oleh tim, kita percaya mereka bisa maksimal, karena target kami menang besar pada Pilkada kali ini,’’ tutupnya.(jar)


Huda-Haidir Berjuang Lillahita’ala
POLITIK RM – Salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Mukomuko, Choirul Huda,SH dan Haidir,S.IP terus menerima dukungan dari berbagai lapisan masyarakat. Fakta ini cukup mengejutkan dan membuat pasangan ini merasa haru. Semua tanpa dikondisikan sama sekali, melainkan lillahita’ala untuk kebaikan bersama demi Mukomuko yang lebih baik.
Huda mengatakan, perjuangan mereka maju Pilkada lillahita’ala dalam arti ikhlas untuk memajukan daerah dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Dukungan yang terus berdatangan juga lillahita’ala, tanpa dikondisikan apalagi diberi iming-iming atau uang. Saat penyerahan berkas, ia mengaku terharu melihat arus massa yang datang dari berbagai daerah.
‘’Kami berjuang dengan ikhlas, insyaallah dukungan kepada kita juga ikhlas untuk kebaikan bersama. Perjuangan ini menyangkut kepentingan daerah dan kesejahteraan masyarakat,’’ ungkapnya.
Lanjutnya, dalam pemilihan ini mereka lebih mengutamakan kebersamaan, memberi pengetahuan politik yang baik kepada masyarakat. Tidak ada istilah membeli suara rakyat, karena rakyat bukan untuk diperjualbelikan. Ia yakin masyarakat cukup cerdas dalam memilih dan tahu siapa yang terbaik nantinya.
‘’Insyaallah kami bisa bersama dengan masyarakat membangun Mukomuko, maka kita mengutamakan kebersamaan. Tidak ada istilah membeli dukungan masyarakat,’’ tutupnya.(jar)