Thursday, 30 July 2015

KPU Dilaporkan ke Panwas


//Kembalikan Berkas Golkar dan PPP
METRO – Ditolaknya berkas pendaftaran Golkar dan PPP oleh KPU, bakal berbuntut panjang. Kabarnya pihak Golkar kubu Agung dan PPP, sudah menyampaikan laporan ke pihak Panwaslu Mukomuko. Inti dari laporannya, mereka keberatan atas kebijakan KPU dan mendesak Panwas segera memprosesnya sesuai aturan berlaku.
Laporan ini diakui oleh salah seorang anggota Panwaslu Mukomuko, devisi hukum Deny Setiabudi,SH. Laporan yang diantar langsung salah seorang pengurus Golkar kubu agung ini sudah mereka terima dan bakal ditindaklanjuti secepatnya. Mengenai inti laporannya, diakuinya terkait keberatan atas dikembalikannya berkas mereka.
‘’Laporan sudah kita terima dan diproses secepatnya, ada dua laporan pertama dari Golkar dan kedua atas nama pihak PPP,’’ kata Deny.
Ketua Panwaslu Mukomuko, Sujarwanto,S.Sos juga mengetahui adanya laporan yang masuk ke pihaknya. Ia berjanji akan memprosesnya se adil mungkin berdasarkan aturan undang-undang dan PKPU atau aturan Pilkada itu sendiri. Pihak KPU akan dipanggil untuk mengkonfirmasi laporan ini sebelum diputuskan.
‘’Memang laporan sudah ada masuk, ini akan kita proses dengan baik, berdasarkan aturan yang berlaku,’’ paparnya.
Pihak Golkar kubu Agung, Heri Siahaan,SH membenarkan pihaknya sudah melapor. Inti dari laporan tersebut, mereka kecewa karena KPU sama sekali tidak memberi ruang. Semestinya KPU tidak terlalu ikut campur soal rumah tangga Golkar atau partai lain. Ia berharap Panwaslu tegas dan bisa memberi peringatan kepada KPU dalam menjalankan tugasnya. Terkait dukungan walau tidak diakui sebagai pengusung resmi, mereka tetap komit menangkan pasangan Wismen-Bambang.
‘’Kita itu saja yang disayangkan, semestinya KPU memberi ruang, masa hari itu juga dicek dan dikembalikan. Bagi kami sama dengan penolakan, maka ada rasa dilecehkan. Kita berharap Panwas bisa mengawasi kinerja KPU dengan lebih baik,’’ tutupnya.(jar)


Ichwan Puji Wakil Wismen
//Keluarga ‘’Cendana’’ Belum Memihak
METRO – Bupati Mukomuko Drs. H Ichwan Yunus,CPA,MM memberi penilaian terhadap para pasangan calon bupati dan wakil bupati Mukomuko. Komentar Ichwan terhadap para tokoh terbaik Mukomuko ini cukup mengejutkan. Pasalnya bupati bukannya simpatik dengan calon bupati, malah lebih memuji calon wakil bupati dari Ir. Wismen A Razak,M.Si. Sosok H.Bambang Apriadi,S.Pd dinilainya lebih layak dari 5 kandidat lainnya. Namun demikian, Ichwan menegaskan, penilaian yang ia berikan, bukan sebagai dukungan. Secara pribadi ataupun keluarga ‘’cendana’’ sampai sekarang belum menentukan arah politik.
Dikatakan Ichwan, sosok Bambang lebih santai dan slow, sehingga tampak aura kepemimpinannya kelak. Harapan bupati, ia bisa memberi masukan dan pendapat positif pada Wismen andai terpilih menjadi bupati. Wakil dari Sapuan dan Huda menurutnya tidak buruk, tapi kelihatannya belum begitu matang.
‘’Pada pasangan Wismen ada Bambang yang cukup baik, orangnya slow dan pendiam. Beda dengan yang lain menggebu-gebu belum terarah dengan baik,’’ kata Ichwan.
Terus apakah ini mengisyaratkan Ichwan dan gerbongnya bakal mendukungan pasangan Wismen sepenuhnya? Ichwan menegaskan belum demikian. Untuk saat ini keluarganya ataupun loyalisnya belum menetapkan pilihan atau dukungan. Tidak menutup kemungkinan tidak mengarahkan dukungan atau pada salah satunya.
‘’Kalau keluarga belum ada mendukung, kita lihat dulu kepada siapa daerah ini layak dipercayakan kedepannya. Sebab itu berkaitan dengan kepentingan masyarakat,’’ tegasnya.
Diminta komentarnya,terkait dengan pujian dari bupati ini, Bambang merasa tersanjung dan berharap masyarakat bisa lebih mempercayainya kedepan untuk mendampingi Wismen. Selaku mantan anggota dewan dua periode, tentu dirinya sangat kenal dengan bupati, begitupun bupati sangat mengenali dirinya. Ia paham betul apa yang dibutuhkan daerah kedepannya, sementara Wismen memiliki jaringan ke pusat cukup baik. Sehingga ini bisa disinerjikan, ia akan beri masukan, sementara bupati siap laksanakan dan mendanai melalui relasinya di pusat dan peningkatan PAD.
‘’Seorang bupati kalau sudah bicara demikian, tentu masyarakat lebih dari itu, mudahan ini sebagai berkah untuk memudahkan langkah kami ke depannya. Saya sendiri siap mendampingi pak Wismen karena kita paham sipa dirinya dan bagaimana kemampuannya hingga ke pusat,’’ tutup Bambang.(jar)


Rikky Kasat Lantas, Kapolsek MMS ‘’Srikandi’’

//Kapolres Pimpin Sertijab 7 Perwira
METRO – Sebagaimana informasi semula, kemarin Kapolres Mukomuko AKBP Andhika Vishnu, S.Ik memimpin sertijab 7 perwira. Mereka dimutasi dan dipromosi berdasarkan Keputusan Kapolda Bengkulu nomor: KEP/173/VII/2015 tertanggal 15 Juli 2015, tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polda. Menariknya Polsek Mukomuko Selatan (MMS) yang dikenal memeliki wilayah hukum cukup luas dijabat oleh seorang ‘’Srikandi’’ alias perwira polisi wanita yang berprestasi. Ini pertama kali Polsek MS atau Ipuh dipimpin Polwan.
Adapun nama-nama periwira yang dimutasi adalah, AKP Marwan Fajrin, S.Ik sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Mukomuko diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasiamdal Subditkamsel Ditlantas Polda Bengkulu. Penggantinya, AKP Rikky Operiadi, S.Sos yang sebelumnya Kapolsek Mukomuko Selatan (MS). Polsek Mukmuko Selatan berikutnya dipimpin seorang ‘’Srikandi’’ atau Perwira polisi wanita (Polwan) atas nama Iptu Ritian Handayani, S.Ik yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolsek Air Besi Bengkulu Utara. Kapolsek Mukomuko Utara AKP Elizabet Dewi Rustika, SH berganti posisi dengan Kasat Binmas Polres Mukomuko, Iptu Kartono. Tak hanya itu, Kapolsek Lubuk Pinang Iptu I Made Indra Wijaya, SH dipromosi menjabat Kasat Lantas Polres Lebong, digantikan oleh Iptu Santika Mulyana, sebelumnya Kasi Propam Polres Bengkulu Utara.
Kapolres Mukomuko dalam sambutannya, menyampaikan alih tugas dan jabatan di lingkungan Polri merupakan hal biasa dan pasti terjadi. Ia menyebutkan, itu merupakan penilaian Polri terhadap anggotanya.
‘’Pimpinan Polri mengharapkan alih tugas jabatan Polri dapat memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat dan organisasi,’’ kata Kapolres.
Kapolres dalam kesempatan ini juga menyampaikan terima kasih kepada dua orang perwira di jajarannya, AKP Marwan Fajrin, S.Ik dan Iptu I Made Indra Jaya, SH yang pindah tugas ke tempat yang baru.
‘’Saya selaku pimpinan mengucapkan terimakasih kepada saudara atas pengabdian dan loyalitas dalam menjalankan tugas di Polres Mukomuko selama ini. Dan selamat melaksanakan tugas ditempat yang baru, mudah-mudahan bertambah sukses,’’ harapnya.
Kapolres juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada jajarannya yang selama ini telah menjalankan tugas dengan baik. Tak luput, Kapolres juga mengucapkan selamat datang kepada dua orang perwira Iptu Ritian Handayani, S.Ik dan Iptu Santika Mulyana.
‘’Saya harapkan prestasi yang telah diraih untuk Polres Mukomuko, terus dipertahankan dan dapat ditingkatkan di tempat kerja yang baru,’’ demikian Kapolres.(nek)


Tiga Cabup Jadi Target ‘’ISIS’’

METRO – Para bakal calon bupati dan wakil bupati meski waspada dan teliti saat melaksanakan kegiatan politiknya. Pasalnya pada saat seperti ini, para kandidat bakal menjadi target ‘’ISIS’’ atau yang disingkat pendukung yang Ikut Sini, Ikut Sana (ISIS). Mereka akan mendekati atau menghadiri kegiatan calon manapun, apalagi ada keuntungan dibalik itu semua.  
Menanggapi kemungkinan ini, Ketua KPU Mukomuko, Dawud,S.Ag mengakui keberadaan ‘’ISIS’’ ini sangat rawan pada saat pemilihan. Dikalangan KPU sendiri sudah dibahas bagaimana menindaklanjutinya. Calon juga harus selalu waspada dan jangan memberi sesuatu.
‘’ISIS ini istilah untuk orang-orang yang tidak serius mendukung, mereka hadir ke calon mana saja. Dan memang persoalan ini perlu menjadi perhatian serius,’’ katanya.
Lanjutnya, masyarakat diingatkan untuk menjadi pemilih cerdas bukan sebagai ‘’ISIS’’. Pilih calon yang memang disukai dan diyakini mampu memimpin daerah. Dawud juga berharap pemerintah daerah, ormas dan media massa bisa bersama-sama mencerdaskan masyarakat dalam memilih calon. Sebab aksi ‘’ISIS’’ juga berdampak pada keamanan Pilkada kelak.
‘’Memang tugas kita bersama mengatisipasinya, pemda, LSM, ormas dan media massa harus aktif mengingatkan warga. Dukung jagoan masing-masing dan jangan menjadi penghianat, karena ini dapat mengganggu pelaksanaan pemilihan,’’ tegas Dawud.
Lanjutnya, para calon dalam berpolitik juga harus sportif, jangan memberi uang atau barang kepada pemilih, sebab ini salah satu faktor timbulnya pendukung ‘’ISIS’’. Biasanya orang yang demikian berharap bisa diberi sesuatu saat mendatangi calon, setelah dapat disampaikan pada warga lain, sehingga timbul pendukung ‘’ISIS’’ baru.
‘’Para kandidat sangat berperan menghindari pemilih yang demikian, sebab bisanya mereka mencari keuntungan saat menghadap calon,’’ tutupnya.(jar)