Tuesday, 26 November 2013

Hanura Mukomuko



Hanura Santuni Warga Pasar Baru
POLITIK RM – Lagi-lagi program asuransi yang digalakkan Partai Hanura  direalisasikan kepada warga Kabupaten Mukomuko yang mendapat musibah, meninggal dunia. Besaran santunan yang diberikan adalah Rp 1 juta. Yang menerimanya warga Desa Pasar Baru Kecamatan Ipuh, Malaya, suami dari almarhum Albukhari yang meninggal beberapa waktu lalu. Santunan langsung diserahkan oleh Ketua DPD Hanura Provinsi Bengkulu, H Muslihan Diding Sutrisno, S.Sos, MM sebagai anggota DPR RI Dapil Bengkulu bersama dengan Ir. Anton Hidayat, Caleg DPRD Provinsi Dapil Mukomuko Nomor Urut 1 beserta tim pemenangan, pengurus dan Caleg DPRD Mukomuko asal Dapil III lainnya.
Dijelaskan Anton, penyerahan santunan ini sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan bagi pemegang kartu asuransi parpol. Pencairan klaim asuransi sebagai bentuk tanggung jawab dan realisasi atas digulirkannya program asuransi yang diberikan Hanura. Sesuai dengan ketentuan, santunan yang diberikan sebesar Rp 1 juta.
‘’Almarhum terdaftar sebagai pemilik Kartu Kader Penggerak Hanura, untuk itu kita berikan santunan sesuai ketentuan, kami langsung mendatangi keluarganya untuk menyampaikan ucapan duka atas musibah yang terjadi,’’ kata Anton.
Anton melanjutkan, selain Muslihan dan dirinya juga kader parpol lain, saat penyerahan juga hadir keluarga ahli waris dan pemerintah desa setempat. Harapannya, pemberian secara langsung ini bisa menyentuh hati nurani pada keluarga penerima santunan. Asuransi ini diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat dan tanpa dipungut biaya. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan sendiri tindakan nyata yang diberikan Hanura.
‘’Untuk kali ini, kita berikan secara langsung karena kebetulan ketua DPD dan kader lain tengah berada di Mukomuko dalam rangka silaturahmi dengan masyarakat,’’ ungkapnya.
Sekjen DPC Hanura Mukomuko, Jon Simamora menambahkan, asuransi tak memerlukan proses yang panjang untuk mengklaim asuransi ini. Pemilik kartu hanya cukup melampirkan fotokopi KKPH, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), surat tanda kematian. Untuk warga yang meninggal akibat kecelakaan akan diberikan santunan sebesar sembilan juta rupiah dan yang meninggal karena sakit diberikan sebesar Rp 1 juta.
‘’Tak perlu proses yang panjang untuk mengklaim asuransi ini, ahli waris tidak dikenakan biaya, uang asuransi langsung diserahkan oleh pengurus Hanura,’’ demikian Jon.(jar)

NasDem Ditegur Panwaslu
POLITIK RM – Pemasangan atribut parpol berupa bendera di sepanjang jalan utama Kecamatan Kota Mukomuko saat menyambut kehadiran Sekjen DPP NasDem, Patrice Rio Capela mendapat teguran dari Panwaslu Kabupaten Mukomuko. Seluruh atribut tersebut dideadline segera dibersihkan karena dianggap melanggar aturan. Tak ingin memperpanjang masalah, pihak NasDem pun langsung menuruti instruksi panwaslu dengan menurunkan atribut.
‘’Pada saat itu juga atribut langsung dibuka oleh pihak NasDem, namun karena ini pelanggaran maka tetap kita teruskan ke provinsi sebagai temuan. Jalur kota merupakan kawasan bebas atribut sebagaimana yang sudah kita sepakati sebelumnya,’’ kata Ketua Panwaslu, Muchtadir Munib, SE.
Alasan dari pihak DPD NasDem ketika ditegur, yang bertanggungjawab soal pemasangan atribut adalah kader dan simpatisan. Bukan murni kehendak pengurus DPD. Terlepas dari alasan itu, Muchtadir berharap pelanggaran serupa tidak terulang. Bagi partai lain diminta untuk tidak ikut-ikutan.
‘’Kita berharap semua parpol bisa mematuhi aturan pemilu hingga masyarakat bisa menikmati jalannya pesta demokrasi dengan aman dan tertib,’’ papar pria yang dekat dengan awak media ini.
Ketua DPD NasDem, Busril saat dikonfirmasi mengakui pemasangan atribut yang dilakukan oleh beberapa kader NasDem ini karena terlalu bersemangat saat menyambut kedatangan Rio Capella.
‘’Kita tidak mengelak apa yang disampaikan oleh panwaslu, karena kita akui melanggar aturan dan juga kesepakatan mengenai penetapan jalur bebas atribut,’’ tutup Busril.(jar)