Tuesday, 30 January 2018

Kinerja Kejari Mukomuko Terbaik di Bengkulu

Nomor 3 dari Seluruh Kabupaten Kota
METRO – Kinerja jajaran kejaksaan negeri (Kejari) Mukomuko selama 2017, dibawah komando Agus Setiawan Yustisianto,SH,MH menoreh prestasi luar biasa. Dimana hasil penilaian kinerja seluruh Kejari se-Provinsi Bengkulu oleh Kejati, Kejari Mukomuko dinyatakan terbaik ketiga. Beberapa hari lalu, Kepala Kejaksaan Mukomuko langsung menerima penghargaan dari Kajati.
Ditemui di ruang kerjanya kemarin, Kajari mengaku bersyukur dan berterimakasih pada seluruh jajarannya yang sudah bekerja maksimal, hingga dinyatakan sebagai lembaga kejaksaan terbaik ketiga di Provinsi Bengkulu. Tim penilai langsung oleh Kejati, Wakil Kajati, para asisten Kejati dan bagian TU Kejati. Sistemnya penilai mengecek langsung pencapaian-pencapaian seluruh Kejari di semua bidang, hingga didapat siapa yang terbaik.
‘’Kita bersyukur dan sangat bangga dengan semua ini, prestasi tersebut berkat kekompakan dan kerja keras seluruh pejabat kejaksaan Mukomuko bersama staf dan dukungan dari berbagai pihak lainnya,’’ kata Agus.
Lanjutnya, ada beberapa indikator atau bidang yang paling unggul sehingga Kejari Mukomuko meraih prestasi ini. Adapun diantaranya yaitu terkait Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). Dimana untuk TP4D Kejari Mukomuko paling tinggi di semua kabupaten kota, kemudian juga dibidang Datun dan lainnya. Selain itu juga banyak kemajuan di berbagai fasilitas dan infrastruktur lainnya, seperti ada penambahan bangunan pagar maupun gedung dan tempat tinggal pegawainya.
‘’Kalau yang masih agak lemah kita disektor inovasi, itu kita akui dan memang agak sulit, lantaran fasilitas pendukung belum memadai. Seperti kita terkendala jaringan internet belum lancar ke seluruh daerah, selain itu memang tenaga dan lainnya masih minim,’’ ungkapnya.
Masih ia sampaikan, target untuk tahun ini minimal mempertahankan prestasi yang ada dan terus melakukan peningkatan di segala sektor. Diakuinya mempertahankan prestasi jauh lebih sulit dari meraihnya. Buah dari prestasi ini, selain piagam penghargaan juga kemungkinan dalam waktu dekat ada penambahan tenaga pegawai, yaitu dua orang pegawai Tata Usaha dan satu orang jaksa dan ini sudah diusulkan sejak awal.
‘’Mudah-mudahan tahun ini minimal kita bisa pertahankan, kalau memang memungkinkan kita ingin lebih baik lagi. Pada prinsipnya semua kita bekerja bukan mengejar penghargaan, tapi sesuai tugas masing-masing,’’ tutupnya.(jar)
Post a Comment