Sunday, 27 March 2016

Dispora Mulai Rancang Wisata Danau Nibung


Ajukan Anggaran Awal Rp 5 M ke Menpar
METRO – Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pemuda, olahraga dan pariwisata (Disporapar) siap menyulap kawasan danau nibung menjadi tujuan wisata unggulan. Dimana langkah awal yang dilakukan, dibawah kepimpinan, Ir. Kasmidi Kasim, Disporapar akan ajukan anggaran Rp 5 miliar ke pemerintah pusat dalam hal ini meteri pariwisata (Menpar). Jika memang memungkinkan pada anggaran perubahan tahun ini sudah terlaksana.
Ditemui di ruangannya, Kasmidi mengatakan bidang olah raga dan pariwisata akan menjadi prioritas utamanya. Untuk pariwisata diselesaikan satu persatu, tahap awal kemungkinan danau nibung yang akan dikembangkan semaksimal mungkin. Alasannya danau nibung memiliki potensi sangat baik, juga didukungan oleh faktor lain, seperti lokasinya dekat dengan kota kabupaten, kemudian berapa pada posisi wilayah pengembangan pembangunan daerah. Kasmidi juga menyadari jika mengandalkan APBD Mukomuko itu sulit terlaksana, maka diajukan ke pusat dan ke APBD provinsi. Tindakan pengembangannya tidak bisa dengan anggaran tanggung, minimal pijakan awal harus punya Rp 5 miliar. Selanjutnya baru diajukan lagi atau dibantu melalui APBD setiap tahunnya.
‘’Kalau dana 200 hingga 500 juta percuma, hasil kerja kita tidak kelihatan. Maka pijakan awal setidaknya ada Rp 5 miliar. Dengan dana sebesar itu ada beberapa tindakan sudah dapat dilakukan untuk pembenahan. Kita harus fokus, jika danau nibung selesai berikutnya kawasan lain, agar ada yang jadi,’’ kata Kasmidi.
Kasmidi sudah memiliki beberapa rancangan rencana untuk menyulap danau nibung menjadi kawasan wisata ternama. Pertama membuat fasilitas bagi pengunjung, seperti tempat duduk-duduk santai bersama keluarga, rekan –rekan dan sebagainya. Kemudian melepas dan menjaga ikan di danau agar bisa dipancing oleh pengunjung sambil bersantai. Langkah selanjutnya koordinasi dengan pihak kehutanan atau BKSDA, untuk membuat jalan setapak yang bisa dilintasi motor mengelilingi danau. Juga mengganti beberapa pohon yang ada di sepadan sungai secara berkala dengan tumbuhan berbuah, seperti jambu, mangga, durian dan tanaman yang rimbun lainnya. Yang juga harus ada dermaga mini untuk perahu, dimana di danau akan disiapkan beberapa perahu yang bisa dipakai keliling. Danau Nibung cukup luas dan memiliki banyak sisi yang bisa dinikamti pengunjung.
‘’Harus dibangun tempat beristirahat yang cukup, sambil santai menikmati pemandangan sekitar danau. Yang penting juga membuat jalan keliling danau agar pengunjung bisa menjelajahi wilayah wisata ini. Itu harus ada izin dari pihak kehutanan atau terkait, sebab berapa pada simpadan danau. Termasuk kita perlu tanam pepohonan berbuah di sekitar danau, agar saat musim pengunjung bisa menikmatinya,’’ tegas Kasmidi.(jar)


Bisik-Bisik Pejabat Miliki WIL Terdengar Nyaring

METRO – Belakangan ini, kerap terdengar bisik-bisik di kalangan pegawai, terkait dengan isu perselingkuhan. Yang membuat penasaran banyak pihak, yang diisukan berselingkuh atau memiliki Wanita idaman lain (WIL) adalah pejabat dan juga anggota dewan. Bahkan WIL si pejabat bukan orang lain, tetapi kebanyakan orang dekatnya sendiri, seperti staf pribadi, staf kantor, honorer ataupun pegawai pada kantor yang sama dan berbeda. Namun sejauh ini belum ada kehebohan dampak dari WIL ini.
Menurut cerita dari salah seorang narasumber RM yang enggan di sebutkan namanya, bisik-bisik soal dugaan perselingkuhan pejabat ini memang sudah marak. Bahkan sudah ada rumah tangga pejabat yang retak karena mengetahui sang suami punya Wanita idaman lain. Ia juga mengakui, perselingkuhan kebanyakan terjadi dalam satu lingkungan atap kantor yang sama. Seperti antara staf dengan atasannya, juga ada honorer dengan pejabat dan sebagainya. Ia juga mencurigai, perselingkuhan ini terjadi karena uang, seorang pegawai rendahan bahkan honorer dengan gaji pas-pasan tergiur oleh janji manis atasannya yang diyakini punya banyak dana.
‘’Ini sudah lama sebenarnya, tapi belakangan bisik-bisik antara pegawai sudah agak nyaring dari sebelumnya. Kebanyakan perselingkungan yang diisukan adalah antara atasan dengan bawahannya, apakah benar atau tidak kita belum bisa pastikan,’’ ungkapnya.
Pegawai di salah satu kantor juga membenarkan bahwa kabar atasan selingkuh dengan bawahan tersebut sudah marak. Bahkan menurutnya bukan rahasia yang hanya diketahui beberapa orang, melainkan sudah menjadi rahasia bersama. Persoalan ini masih dianggap rahasia lantaran pejabat yang dicurigai dan lawan selingkuhnya belum buka mulut. Ia yakin akan ada waktunya, wanita selingkuhan ini buka mulut, bila kebutuhannya sudah tidak diberikan sesuai janji.
‘’Sebetulnya beberapa kasus sudah menjadi rahasia umum, mungkin pada waktunya akan ramai. Mungkin orang nunggu bukti jelas saja untuk mempublikasinya,’’ tuturnya.
Salah seorang pimpinan dewan, Khusairi mengaku tidak tahu menahu soal perselingkuhan. Namun diakuinya, sepintas pernah mendengar isu ini, bukan saja dari kalangan dewan, tetapi juga pejabat daerah lain. Ia tidak tahu karena memang tidak pernah mencari tahu lebih jauh tentang kabar ini. Bisa jadi isu tersebut dikembangkan pihak tertentu dengan sengaja ingin menjatuhkan seseorang.
‘’Sekarang ini banyak yang politis, bisa jadi isu selingkuh ini adalah politik seseorang ingin menjatuhkan yang lainnya. Maka kita berharap pada warga jangan terlalu cepat percaya. Apalagi zaman sudah canggih, poto seseorang bisa di edit, disandingkan dengan yang lain,’’ tutupnya.(jar)