Saturday, 13 February 2016

Warga Air Merah Tenggelam

MALIN DEMAN – Kembali warga diduga tenggelam di aliran Sungai Muwar. Kali ini korbannya Suryadi (32) warga Desa Air Merah, Kecamatan Malin Deman. Kejadiannya Rabu (10/2) sekitar pukul 20.00 WIB saat korban menggunakan rakit bersama dua rekannya Yahuda (39) dan  Muhammad Kasim (37) pulang dari mencari buah kabau untuk dijual. Sampai berita ini diturunkan korban belum ditemukan, sementara warga bersama tim SAR dari Bengkulu masih terus melakukan pencarian dengan menelusuri aliran sungai yang dikenal ganas ini.
Calon wakil bupati Mukomuko yang bakal dilantik Rabu nanti, Haidir,S.IP yang sudah turun ke lokasi mengakui kejadian ini. Sampai sore kemarin korban belum ditemukan, diduga kuat dibawa arus sungai yang deras. Proses pencarian sejak korban diketahui hilang sudah 2 hari.
‘’Informasi dari rekannya korban hilang saat rakit mereka diterjang ombak, saya setelah mengetahui kejadian ini langsung ke Malin Deman. Kita berharap proses pencarian berjalan lancar,’’ tuturnya.
Kronologis kejadian, pagi Minggu (7/2) korban bersama dua rekannya berangkat mencari kabau (sejenis jengkol red) di wilayah HPT Lubuk Talang  muara sungai Muar sekitar 20 km dari desa. Sore Rabu, setelah mendapat kabau cukup banyak, korban bersama rekannya beranjak pulang, menggunakan rakit yang juga dipenuhi oleh buah kabau. Hingga hari gelap, mereka masih di atas rakit menelusuri sungai, kebetulan saat itu aliran Muwar cukup deras karena hujan yang terjadi. Ketika melintasi Lubuk Cakung sekitar pukul 20.00 WIB, korban bersama dua rekannya mengarahkan rakit melintasi pingir sungai. Karena arus sungai di Lubuk Kakung ini begitu deras, rakit tetap melaju. Panik korban bersama dua rekannya terjun dari rakit lalu berenang ke pingir sungai. Ketika sampai di pinggir dan korban tidak bersama kedua rekannya, mereka sempat melakukan pencarian dan memanggil-manggil korban. Dalam kondisi cemas, salah seorang rekannya menelpon warga mengunakan telpon genggam dan menceritakan kejadian. Warga Langsung berhambur ke lokasi tersebut melakukan pencarian, namun tidak ditemukan. Kamis Kemarin lusa, timsar dari Provensi Bengkulu turun kelokasi melakukan pencarian bersama warga. Namun belum ditemukan hingga pukul 16.00 WIB sore kemarin.
Dandim 0423 Bengkulu Utara, Letkol Arm Ari Estafanus. S.Sos melalui danramil 0423-02 Mukomuko Selatan, Kapten. Yon Andison mengatakan, hingga Jumat malam korban belum ditemukan. Pencarian mulai dari lokasi tempat korban ini terjun dari rakit, sampai ke permukiman warga, sepanjang sungai. Anggotanya sudah turun ke lokasi malam Rabu, Kamis dan Jumat lalu.
''Sekarang (Kemarin, red) anggota kami masih ikut melakukan pencarian korban, namun belum ditemukan juga. Sudah dua hari dua malam termasuk hari ini melakukan pencarian,''kata Yon.
Camat Air Rami, Joni Iskandar, S.Sos menambahkan, ia akan meminta bantuan, kepada warga Kecamatan Ipuh untuk ikut melakukan pemantauan sepanjang sungai. Karena sepanjang bantang sungai Muwar, mulai dari permukiman warga Malin deman sampai ke tempat kejadian sudah dilakukan pencarian namun tidak ditemukan. Warga yang melakukan pencarian korban hanyut, bukan puluhan lagi melainkan sudah ratusan.
''Sekarang ini saya masih di lokasi pencarian korban, karena Bupati Mukomuko akan turun. Saya juga minta kepada seluruh masyarakat terdekat, untuk membantu warga kami melakukan pencarian korban hanyut. Karena sudah lebih dari 40 jam korban ini hilang, namun belum ditemukan. Dengan adanya bantuan dari warga kecamatan terdekat, agar korban dapat kita temukan dengan cepat,''pungkasnya.(cw5)

Dilantik Jokowi, Duo RM Resmi Jabat Gubernur Bengkulu
BENGKULU RM – Gubernur Bengkulu terpilih, Ridwan Mukti – Rohidin Mersyah resmi jabat Gubernur Bengkulu. RM dilantik bersama keenam Gubernur terpilih se-Indonesia lainnya oleh Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta kemarin.
Dalam wawancaranya di salah satu stasiun TV nasional, Ridwan Mukti menegaskan kesiapannya untuk memajukan Bengkulu. Kemenangannya adalah untuk masyarakat Bengkulu, bukan untuk tim atau sekelompok orang. Ia mengaku terpanggil untuk memimpin Bengkulu dalam rangka ikut serta membangun Indonesia.
‘’Ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Bengkulu, bukan untuk sekelompok orang ataupun tim. Saya merasa terpanggil untuk membangun Bengkulu dan Indonesia lebih baik lagi kedepan,’’ katanya.
Sementara dalam pidatonya, Presiden Joko Widodo menegaskan untuk ketujuh Gubernur terlantik agar secepatnya merealisasikan janji kampanye selama ini.
‘’Sekarang, mulailah merealisasikan janji-janji yang sudah disampaikan selama kampanye. Cipatakanlah kesejahteraan masyarakat,’’ kata presiden Jokowi dikutip dari berita online.
Ia juga menambahkan, kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang terpilih. Tentunya bukan hanya menjabat sebagai Gubernur dengan jabatan baru. Tetapi juga merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah.
‘’Oleh karena itu program pembangunan kata presiden harus mengacu pada pembangunan nasional yang disesuaikan dengan kondisi daerah,’’ tambahnya.
Sementara itu, Kabid publikasi humas Pemda Provinsi Bengkulu, Sri Hartika yang ikut menghadiri pelantikan Gubernur terpilih di Jakarta juga mengungkapkan, pasca resmi dilantik. Gubernur terpilih yakni Ridwan Mukti (RM) akan langsung menuju Bengkulu.
‘’Selanjutnya, Gubernur dan Wakil Gubernur dijadwalkan akan menggelar temu pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, sekaligus serah terima jabatan dengan Pejabat Gubernur,’’ ungkap Sri.
Untuk diketahui dalam proses pelantikan ketujuh Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih yang dilaksanakan langsung oleh presiden RI, Joko Widodo. Selain Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu terpilih, Ridwan – Rohidin. Enam diantaranya lagi yakni, H. Sahbirin Noor dan H. Rudy Resnawan (Kalimantan Selatan), H. Zumi Zola Zulkilfi dan H. Fachrori Umar (Jambi), dan H. Irwan Prayitno dan H. Nasrul Abit (Sumatera Barat), Olly Dondokambey, Steven O.E Kandouw (Sulawesi Utara) dan H. Muhammad Sani dan Nurdin Basirun (Kepulauan Riau), serta cKemudian Irianto Lambrie dan H. Udin Hianggio (Kalimantan Utara).(kei/net)