Wednesday, 12 August 2015

Warga Berbondong-Bondong Dukung Huda-Haidir


METRO – Warga terus menunjukkan loyalitasnya kepada bakal calon bupati Mukomuko, Choirul Huda,SH – Haidir,S.IP. Hampir setiap hari masyarakat dari berbagai tempat di Kabupaten Mukomuko, berbondong-bondong menyatakan dukungan untuk Huda-Haidir. Fakta ini menguatkan jika pasangan ini bakal mulus menuju kursi bupati Mukomuko. Yang lebih meyakinkan, arus dukungan ini datang tanpa dikomando, semuanya ikhlas lillahita’ala dan meyakini jika Huda-Haidir merupakan yang terbaik untuk daerah ini.
Tokoh Kecamatan Sungai Rumbai, H. Tarmizi mengatakan hampir setiap hari masyarakat dari semua desa datang menyatakan mendukung. Semuanya siap mengkampanyekan Huda-Haidir di daerah masing-masing. Apalagi sejak warga mengetahui jika Muslim Caniago, SH, MH sebagai ketua tim pemenangannya. Masyarakat trans atau pribumi kini kompak memenangkan Huda-Haidir.
‘’Dukungan kepada mereka memang luar biasa, setiap hari masyarakat berbondong-bondong datang menyatakan siap memenangkan Huda-Haidir. Ini menguatkan, prediksi selama ini,’’ kata Tarmizi.
Lanjutnya, diperkirakan Huda-Haidir akan memperoleh dukungan masyarakat saat pemilihan kelak di atas 60 persen, jika melihat perkembangan dukungan saat ini. Saat ini tim belum bergerak maksimal, masih sebatas menyusun persiapan dan pengembangan sayap. Jika tim sudah bergerak, maka kemungkinan besar kondisinya jauh lebih baik lagi dari sekarang.
‘’Mudah-mudahan bisa bertahan dan semakin besar dukungan yang datang, sehingga kemenangan di atas 60 persen bisa diraih saat pemilihan kelak. Sejauh ini tim pemenangan belum bergerak maksimal,’’ tuturnya.
Muslim Caniago sendiri, sebagai ketua tim mengaku optimis. Tugas mereka sekarang adalah menjaga dukungan yang sudah ada dan berusaha menyatukan semua warga untuk satu suara ke Huda-Haidir. Untuk menuver politik dari lawan, mereka tidak terpengaruh sama sekali dalam menjaga kemenangan yang sudah didepan mata.
‘’Masyarakat cukup cerdas dalam memilih, mereka tahu siapa yang layak memimpin daerah ini. Pengaruh menuver politik lawan, tidak akan merubah arah dukungan masyarakat,’’ tutupnya.(jar)


Sudoto Jabat Caretaker Bupati?
METRO – Kabar teranyar, Sudoto sudah hampir final bakal menggantikan sementara posisi Bupati Mukomuko, Drs. H Ichwan Yunus,CPA,MM yang habis masa jabatannya 14 Agustus nanti. SK penunjukan asisten 1 Pemerintah Provinsi Bengkulu ini isunya telah berada di tangan Gubernur, Junaidi Hamsyah.
Namun bisa saja berbeda, sebab ada beberapa nama lain yang juga sempat digembor-gemborkan, seperti Drs. Tarmizi yang sekarang menjabat staf ahli pemrov yang juga mantan kepala BKD Provinsi. Selain itu disebut-sebut nama, Rusdi Bakar yang sekarang menjabat sebagai Kadis Perhubungan Provinsi. Bahkan nama Ismed Lakoni, Edi Nevian dan Khausar juga sempat disebut-sebut.
Anggota DPRD senior Provinsi Bengkulu, Ir. Muhamramin mengakui jika peluang Sudoto cukup besar. Namun demikian, bisa jadi pejabat lainnya yang diusulkan Gubernur dan disetujui Mendagri. Ia hanya berharap, siapa saja yang menjabat sebagai caretaker meski bisa membuat Mukomuko lebih baik, terkhusus menjaga situasi bersama aparat keamanan saat Pilkada kelak.
‘’Pastinya kita belum mendapat laporan, kalau kabar berkembang memang Sudoto berpeluang. Tapi kita lihat saja, besok kemungkinan sudah dipaparkan,’’ kata Muharamin.
Dikonfirmasi langsung dengan Sudoto, ia membantah jika sudah ada SK penunjukan dirinya sebagai caretaker di Mukomuko, sebab Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum membuat keputusan.
‘’Saya belum ada menerima SK dari Mendagri. Jadi, saya belum bisa memberikan argumen terkait wacana yang beredar, mengatakan bahwa saya yang terpilih menjadi karateker,’’ kata Sudoto yang sekarang menjabat Asisten III Pemprov Bengkulu ini.
Lanjutnya, hingga saat ini kami seluruh kandidat yang masuk dalam bursa carateker, justru masih menunggu terkait hasil keputusan dari Mendagri yang akan disampaikan oleh Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd.
‘’Saya belum bisa memberikan argumen. Karena ini sifatnya belum pasti. Saat ini kita masih menunggu saja, hingga ada ketetapan dan keputusan pasti dari Mendagri,’’ tambah Sudoto.
Terkait, dirinya yang akan menjadi carateker di Kabupaten Mukomuko lantaran mendapatkan posisi urutan nomor 1 dalam bursa kandidat carateker Mukomuko. Dirinya justru menegaskan, bahwa hal tersebut bukan menjadi patokan.
‘’Walaupun saya yang mendapatkan urutan nomor 1 dalam bursa tersebut. Namun bukan berarti saya yang sudah pasti terpilih. Kita ikuti saja prosedurnya, apalagi hingga saat ini kan masih dalam proses,’’ tegas Sudoto.
Dikonfirmasi radar mukomuko, mengingat sudah mendekati waktu habisnya jabatan aktif kepemimpinan dari Bupati Mukomuko, Drs. H. Ichwan Yunus, CPA, MM, yang seharusnya sudah pasti dapat diketahui oleh setiap kandidat terkait siapa yang akan terpilih menjadi carateker. Sudoto mengungkapkan, hingga saat ini walupun waktu jabatan aktif Bupati di Mukomuko sudah mau habis pada tanggal 15 Agustus kelak. Memang juga belum ada komunikasi lanjut yang dilakukan oleh Gubernur Bengkulu.
‘’Walaupun masa jabatan Kepala Daerah atau Bupati di Mukomuko sudah hampir habis. Tapi, hingga saat ini memang belum ada komunikasi lanjut dari Gubernur, termasuk melakukan rapat pertemuan guna menyampaikan siapa saja kandidat yang terpilih menjadi carateker di 6 Kabupaten tersebuta,’’ ungkap Sudoto sembari mengakhiri pembicaraan.(jar/kei).


Panwas Curigai ada Aparat Desa Jadi Tim Sukses

METRO – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mukomuko, menemukan dugaan keterlibatan oknum aparat pemerintah desa dalam struktur tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko Choirul Huda,SH - Haidir, SIP. Kendati demikian, Panwaslu tak ingin bertindak gegabah dalam melakukan tugas pengawasan. Sebagai upaya untuk memastikan apakah yang bersangkutan masih menjabat sebagai aparatur pemerintahan. Panwaslu telah melayangkan surat klafirikasi ke pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Mukomuko. Selain itu, Panwaslu juga menaruh curiga adanya keterlibatan oknum aparat pemerintah yang terlibat politik praktis.
‘’Panwaslu memang harus memiliki sifat curiga yang tinggi, dalam mengecek dan monitoring tim kampanye.  Sepintas saja dari pengecekan struktur tim kampanye, ternyata ada dugaan anggota BPD yang terlibat dalam struktur tim kampanye pasangan Choirul Huda-Haidir. Jika terbukti, jelas tidak dibenarkan. Sesuai dengan Undang-Undang nomor I tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota,’’ kata Ketua Panwaslu Kabupaten Mukomuko, Sujarwanto, S.Sos kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin.
Dia menjelaskan, temuan ini masih dalam tahap proses pembuktian. Ia mengakui, telah menyurati BPMPD Kabupaten Mukomuko untuk memastikan jabatan oknum aparat pemerintahan desa tersebut. Sekaligus sebagai data pembanding sejumlah perangkat desa yang masih aktif.
‘’Tidak hanya aparat pemerintah dari kalangan Pegawai Negeri Sipil dan pemerintah desa yang kita awasi. Tetapi juga aparat keamanan, TNI dan Polri. Jika ditemukan, akan kita proses dan diplenokan. Nanti akan direkomendasikan untuk diusut sesuai dengan undang-undang yang berlaku,’’ imbuhnya.
Ia berharap, kepada pejabat pemerintah daerah, pemerintah desa TNI dan Polri tidak terjadi keberpihakan kepada salah satu Paslon karena itu merupakan tuntutan undang-undang yang berlaku di negara ini. ‘’Dengan demikian, kita menginginkan pelaksanaan Pilkada di dareah ini bermatabat. Bagi sanak, kakak atau saudara dari pasangan calon yang berstatus PNS, silahkan memilih tetapi tidak terlibat langsung dalam tim pemenangan dan mengajak orang untuk memilih,’’ demikian Sujarwanto.(nek)