Tuesday, 18 August 2015

Huda-Haidir Siap Sejahterakan Petani dan Nelayan


POLITIK RM – Pasangan calon bupati Mukomuko, Choirul Huda,SH dan Haidir,S.Ip siap sejahterakan petani dan nelayan di Kabupaten Mukomuko jika diberi kepercayaan memimpin. Mereka merancang pembangunan fokus pada pembenahan infrastruktur penunjang pertanian dan pembaharuan pelaralatan tangkap serta kapal nelayan.
Disampaikan oleh Muslim Caniago,SH,MH yang dipercaya sebagai ketua tim Huda-Haidir. Sejak awal pasangan yang serat pengalaman ini telah merancang misi utamanya saat memimpin Mukomuko. Memilih pertanian dan nelayan, karena dua sektor ini merupakan sumber ekonomi pertama masyarakat. Walau selama ini mulai disentuh, namun perlu lebih fokus lagi, sehingga petani dan nelayan bisa cepat sejahtera.
‘’fokus Huda-Haidir memang di sektor pertanian dan nelayan, disampaing juga akan memacu kemajuan di sektor lainnya. Mereka memilih pembelaan maksimal pada petani dan nelayan, karena inilah sebetulnya kekuatan masyarakat Mukomuko,’’ ungkapnya.
Sebagai bahan evaluasi dan demi terarahnya penggunaan anggaran nantinya, tim Huda mulai mendata kebutuhan penunjang kegiatan pertanian, baik perkebunan sawit dan karet, maupun khusus dibidang persawahan atau padi. Untuk nelayan, bakal dilakukan pembaharuan alat tangkap dan penyaluran bantuan kapal yang lebih modern, sehingga nelayan betul-betul menguasai perainnya sendiri.
‘’Petani dan nelayan seharusnya sejahtera, untuk menggapai itu semua maka perlu diberi perhatian khusus, ini misi utama Huda dan Haidir. Seluruh jalan pertanian akan dibenahi, nelayan juga diberi bantuan alat yang modern untuk penunjang. Sehingga nelayan betul-betul bisa melaut dengan nyaman dan punya target,’’ tutupnya.(jar)


Pilkada Aman, Polres Kerahkan 315 Personil
POLITIK RM – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mukomuko, AKBP Andhika Vishnu, S.Ik mengerahkan 315 personil di jajarannya untuk melakukan pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko periode 2016-2021. Hal ini disampaikan Kapolres kepada wartawan ketika ditemui kemarin.
‘’Pengamanan Pilkada 315 personil dikerahkan. Semua tahapan Pilkada terus dilakukan pengamanan secara ketat. Agar pelaksanaan Pilkada di dareah ini dapat berjalan aman dan kondusif,’’ kata Kapolres.
Setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga disiagakan pengamanan. Selain di titik yang dinilai rawan, ia menyebutkan cukup satu orang personil. ‘’Titik-titik rawan telah kita petakan, dan itu mungkin petugas pengamanan lebih dari satu. Namun untuk tempat-tempat yang dinilai aman, mungkin hanya satu orang petugas. Semua petugas akan memakai seragam kepolisian, termasuk Reserse,’’ tegasnya.
Khusus untuk Polres, informasi terkait pengamanan Pilkada semuanya terpusat di Kabag Ops. Ia menyampaikan, termasuk hasil perhitungan suara di TPS, juga akan dilaporkan secara tertulis dan benar. Hanya saja, rekap data dari kepolisian bukan untuk konsumsi publik, hanya sebagai laporan ke atasan.
‘’Masing-masing petugas yang ditempatkan di TPS, juga akan mencatat hasil perhitungan suara dan memantau jalannya proses pemungutan suara. Tetapi laporan hasil rekap data tidak bisa dipublikasikan, begitu juga tidak dibenarkan sebagai data pembanding dari perhitungan suara. Kecuali telah mendapat perintah langsung dari Kapolri maupun Kapolda,’’ ujarnya.
Disisi lain, terkait pelanggaran Pilkada pihak kepolisian juga bekerjasama dengan Kajari dan Panwaslu. Dalam hal penegakan hukum terkait sangketa Pilkada, menurutnya kewenangan Gakkumdu.
‘’Untuk pengawasan dan pengamanan terus ditingkatkan. Namun untuk masalah pelanggaran Pilkada, itu merupakan ranahnya Gakkumdu. Untuk itu, agar terlaksananya Pilkada suskses aman dan kondusif, kita imbau kepada masyarakat untuk secara bersama-sama menjaga kemanan mulai dari lingkungan masing-masing,’’ demikian Kapolres.(nek)