Friday, 21 August 2015

Dukungan Mayoritas, Wismen Sudah 1 Langkah di Depan


METRO – Sebagai calon bupati, Ir. Wismen A Razak,M.Si sudah menang 1 langkah di depan. Ia didukung mayoritas partai politik dengan total 14 kursi dewan atau jika dipersentasekan, mencapai 60 persen. Logikanya jika dikumpulkan seluruh suara partai pendukungnya, hasil pemilihan anggota dewan, maka Wismen-Bambang sudah menang hingga 75 persen suara, lantaran PBB juga di pihaknya. Sekarang tergantung dengan partai pengusungnya, jika mereka ekstra berjuang, jelas Wismen di atas angin, walaupun terjadi eror hingga 15 persen.
Anggota dewan dari PPP, Prenki Janas mengatakan sekarang sebetulnya posisi Wismen sudah menang. Andai pemilihan oleh anggota dewan sebagaimana wacana awal, maka sekarang menunggu pelantikan saja. Namun karena pemilihan dikembalikan ke masyarakat, maka mereka baru bisa ditetapkan setelah Pilkada kelak.
‘’Kalau di pilih dewan, jelas Wismen sudah menang telak, namun karena dikembalikan ke masyarakat kita sabar dulu, hingga 9 Desember untuk melihat kemenangan sebenarnya,’’ kata Franki.
Terkait dengan suara partai, Frenki yakin suara partai tetap terkomando dengan baik. Jikapun ada eror, karena kedekatan dengan calon lain atau tidak memilih, persentasenya jelas tidak terlalu signifikan, artinya Wismen-Bambang tetap menang besar. Khusus PPP sebagaimana instruksi ketua, maka seluruh kader siap memenangkan Wismen-Bambang.
‘’Kita logikan saja, dari jumlah dewan dan partai sudah menang. Jalannya pasangan ini kalah sudah tidak ada,’’ tegasnya.
Wismen sendiri di hadapan ribuan pendukungnya saat acara hiburan di Air Rami kemarin malam, menyampaikan jika detik-detik kemenangan sudah dapat dirasakan. Ia minta masyarakat bersatu untuk membangun Mukomuko bersama dengan dirinya sebagai bupati dan Bambang wakil bupati. Membangun daerah butuh kerja keras dan kemampun untuk memanfaatkan dana pusat.
‘’Saatnya kita membawa perubahan besar di Mukomuko, insyaallah kami siap, sesuai komitmen pembangunan Kabupaten Mukomuko mulai dari pinggiran,’’ tutupnya.(jar)

Calon Mulai Tancap Gas
METRO – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mukomuko, kelihatannya sudah ‘’tancap gas’’. Masing-masing mulai memainkan jurus untuk mendapat dukungan dari masyarakat. Dampaknya suhu politik di tengah masyarakat berangsur memanas. Saling klaim jagoan yang didukung kerap menghiasi percakapan masyarakat di ‘’warung kopi’’ atau tempat berkumpul tak resmi warga. Tidak hanya itu, pergeseran kekuatan calon juga makin menunjukkan keampuhan jurus masing-masing kandidat.
Salah seorang tokoh Mukomuko, H. Hamdani Makir,M.Hum mengatakan isu Pilkada saat ini sudah menjadi topik pembicaraan utama. Dimanapun warga berkumpul, seperti di warung, di tempat hajatan dan sebagainya. Meningkatnya suhu politik, karena memang kandidat sudah memainkan jurus politiknya. Disamping itu pengaruh opini media juga membuat elektabilitas kandidat selalu terjaga.
‘’Memang masalah calon bupati sedang trend untuk dibahas, bersamaan dengan calon yang sudah mulai menunjukkan diri. Saya melihat, pergeseran kekuatan calon sudah makin terasa, yang awalnya kuat mulai diimbangi lawannya. Yang cukup mempengaruhi juga adalah opini media, terlihat bahasan warga, apa yang mereka baca di media,’’ kata Hamdani.
Namun bagaimanapun, warga harus bisa menahan diri, jangan karena membela jagoan masing-masing malah menimbulkan perpecahan. Mendukung wajar, terlalu fanatik itu tidak layak. Siapapun yang jadi bupati nanti adalah orang Mukomuko, mereka putra terbaik yang layak memimpin. Kalau menginginkan calon yang didukung menang, silahkan pilih saat di TPS, jangan malah bersitegang.
‘’Mendukung wajar, kalau bertengkar hingga pecah hubungan tetanggaan itu tidak baik, kepentingan kita sama. Mendukung bupati supaya menang dan membangun daerah,’’ paparnya.
Masih Hamdani, calon dalam hal ini diharapkannya bisa menahan diri dan memberi pemahaman kepada tim dan pendukungnya. Jangan menimbulkan dampak negatif. Menjelekkan lawan lain tidak baik dalam politik, itu malah akan menjatuhkan diri sendiri.
‘’Calon harus tetap berhubungan baik, bersaing dengan sportif kalau memang ingin membangun daerah. Kalau segala cara hantam, artinya calon hanya haus kekuasaan. Dukung siapapun yang menang nanti, agar Mukomuko cepat maju,’’ tutupnya.(jar)

Kukuhkan Tim Pemenang, Wismen-Bambang Siap Membangun
LUBUK PINANG - Pasangan Bakal Colan (Balon) bupati dan wakil bupati, Ir. Wismen A Razak, M.Si- H Bambang Apriadi, S.Pt semakin menguat. Pada Senin (17/8), dihadapan ribuan pendukungnya yang dihibur dalang ternama, Ki Mantap, Wismen mengukuhkan tim pemenangannya. Acara bertempat di lapangan sepak bola, Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang. Tim yang dikukuhkan terdiri dari dewan pertimbangan, tim pemenangan kabupaten serta tim pemenangan dapil I. Dewan pertimbangan terdiri dari Ir. Gafrie Zaenudin, Eri Zulhayat, SH, MH, Ir. Muharamin, Alfian,SE serta Busril Chaniago. Selain itu juga dikukuhkan susun tim pemenangan kabupaten. Sedangkan tim pemenangan Daerah Pemilihan (Dapil), baru dikukuhkan tim untuk dapil I. Sedangkan tim pemenangan Dapil II dikukuhkan pada Selasa (18/8). Dan tim pemenangan Dapil III akan dikukuhkan malam ini di lapangan SP 1 dan 2 Air Rami, yang juga dimeriahkan pagelaran wayang kulit. Tim pemenangan Dapil I berjumlah 78 orang, terdiri dari koordinator 33 orang dan sisanya tim pemenangan tingkat kecamatan.
Dalam sambutanya Wismen menyampaikan, jika dirinya terpilih menjadi bupati Mukomuko, maka Ia sudah memili program pembangunan. Sesuai dengan motto yang usung, membangun Kabupaten Mukomuko mulai dari pinggiran. Selain itu wismen juga menyampaikan, untuk membangun Mukomuko, tidak bisa hanya mengandalkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belaja Negara (APBN). Hal ini dikarenakan APBN Mukomuko jumlahnya sangat terbatas dan sebagian besar sudah digunakan untuk belanja rutin.
‘’APBN Mukomuko hanya sekitar 700 miliar, 54 persen sudah digunakan untuk belanja rutin gaji pegawai. 20 persen untuk pendidikan dan 15 persen untuk kesehatan. Sisanya inilah yang dikutak katik untuk membangun Mukomuko. Maka terpaksa harus berhutung dengan pihak ketiga,’’ ungkap Wismen.
Wismen menambahkan, pasangan Wismen-Bambang merupakan pasangan yang tepat. Karena masing-masing memiliki kelebihan yang saling mengisi. Menurut Wismen, Bambang Apriadi sudah memiliki segudang pengalaman dan memahami kondisi Mukomuko. Sehingga tahu dengan pasti kondisi masyarakat Mukomuko. Dengan demikian sudah paham langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membangun Mukomuko. Wismen sendiri mengaku memiliki banyak relasi dan dukungan dari pusat. Hal ini memudahkan dalam mendapatkan kucuran dana pusat.
‘’Untuk membangun Mukomuko tidak cukup dengan senyum. Tapi butuh anggaran yang kuat dan kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Masyarakat harus manfaatkan pasangan Wismen-Bambang yang memiliki potensi untuk membangun Mukomuko,’’ demikian Wismen.(dul)