Tuesday, 21 April 2015

Andy Vs Wismen = KMP Vs KIH

Huda, Sapuan dan Gafrie Terancam
METRO – Bakal calon bupati Mukomuko, Ir. Wismen A Razak dan Andy Suhary,SE,M.Pd tidak bisa dianggap remeh. Kehadiran keduanya sebagai calon bupati, bisa mengancam rencana Ir. Gafrie Zainuddin dan Choirul Huda,SH maupun Sapuan,SE,Ak,MM,CA. Sebab ada kemungkinan koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) terbentuk di Mukomuko.
Wismen adalah kader NasDem dan sudah mendapat mandat maju sebagai calon bupati. Seperti diketahui NasDem bagian penting dari KIH bersama dengan PDI Perjuangan, Hanura, PKPI dan PKB. Sementara Andy Suhary kader PKS juga anggota dewan ditambah mendapat mandat dari  orang nomor wahid di daerah ini. Sebagaimana diketahui PKS bersama Gerindra, PPP, Golkar dan PAN merupakan kekuatan dari KMP. Dalam dunia politik semuanya bisa saja terjadi, apalagi penetapan calon disemua parpol, ada ditangan pengurus pusat. Jika ini terjadi, artinya Sapuan, Huda dan Gafrie akan gigit jari alias tidak bisa maju. Kemungkinannya memang kecil, namun bukan mustahil.
Ketua DPD PPP Mukomuko, Masripani Maas,SH mengakui kemungkinan KMP dan KIH berlawanan di Mukomuko bukan mustahil. Apalagi seperti diketahui, dua kandidat bupati merupakan kader partai yang berada dalam KIH dan KMP. Yang jelas situasi politik saat ini beralih drastis dengan munculnya Andy dan Wismen. Sebelumnya para bakal calon terkesan santai, karena parpol banyak. Sehingga mereka menganggap pasti ada parpol yang mengusungnya. Sekarang keadaan terbalik, parpol bisa jual mahal, calon banyak, parpol kurang.
‘’Bisa saja KIH dan KMP bersatu, tapi itu sulit, sebab dipusat sendiri parpol tidak kompak lagi. Kami di kabupaten tentu ngikut saja. Sekarang parpol kurang, calon tak bisa anggap remeh. Bisa jadi benar-benar tidak mendapat partai,’’ ungkapnya. 
Sekretaris DPC Gerindra, Armansyah,ST tidak berpikir sejauh itu, yang jelas Gerindra Mukomuko mengikuti keputusan dari pusat. Saat ini ada beberapa nama yang berpeluang. Ia juga tidak membantah jika Andy sudah mendaftar ke Gerindra dan memiliki peluang untuk diusung.
‘’Kalau soal siapa yang akan diusung ada beberapa nama, Gerindra memilih kendidat secara selektif dan objektif, untuk kemungkinan KMP saya juga belum bisa berkomentar, karena ini urusan pusat,’’ tuturnya.(jar)