Wednesday, 19 March 2014

Tarif Kursi di Dapil III Mahal

IPUH – Harga satu kursi anggota DPRD Kabupaten Mukomuko di Dapil III yang meliputi Air Rami, Malin Deman, Ipuh, Sungai Rumbai, Pondok Suguh menurut penelusuran Radar Mukomuko (RM) jauh lebih mahal ketimbang tarif kursi di dua dapil lainnya. Pasalnya kuota suara untuk satu kursi di dapil III lebih besar. Bahkan isunya sudah ada caleg yang mengeluarkan dana sejak awal tercatat sebagai kontestan Pileg mencapai Rp 500 juta.
Untuk diketahui, jumlah mata pilih di dapil III sebanyak 40.059, dengan jatah kursi delapan. Artinya partai harus mencari kuota suara untuk satu kursi, dengan asumsi angka golput sedikit mencapai 4.500 hingga 5.000 suara. Sedangkan dapil II dengan jumlah mata pilih 38.833 yang memilih jatah kursi sama-sama 8, maka kuota satu kursi 4.000 hingga 4.750 suara. Sedangkan dapil I dengan mata pilih 40.203 dengan jatah kursi 9, kuota satu kursi andai semua memilih diperkirakan, 3.750 hingga 4.400. Dari jumlah kejaran suara 1 kursi ini, jelas cost politik yang mesti dikeluarkan peserta pemilu di dapil III jauh lebih besar.
Salah seorang politisi senior dan sekarang menjabat sebagai anggota DPRD Mukomuko, H Suharto diminta keterangannya tidak menampik pengeluaran dana  caleg yang mencapai Rp 500 juta. Jika disesuaikan dengan kebutuhan atribut dan pelayanan kepada masyarakat, anggaran caleg untuk duduk saat ini kisaran Rp 200 juta hingga Rp 350 juta. Dibanding pemilu sebelumnya, anggaran tersebut cukup besar. Sebab pada pemilu 2009, anggaran caleg paling besar antara Rp 100 juta hingga Rp 250 juta saja.
‘’Namun perlu kita ketahui, ada caleg yang mengeluarkan dana kampanye kurang dari Rp 5 juta atau Rp 10 juta. Setelah mendaftar mereka tidak banyak berbuat. Soal duduk bagi mereka untung-untungan,’’ papar Suharto.
Senada disampaikan H Tarmizi yang juga anggota dewan yang sudah memastikan diri pensiun. Menurutnya caleg yang sudah mengeluarkan anggaran diatas Rp 500 juta sudah ada, terutama di dapil III. Namun ia enggan menyebut siapa caleg tersebut. Namun rata-rata uang yang harus dikeluarkan caleg untuk duduk sebesar Rp 300 juta hingga Rp 350 juta. Sedangkan caleg dengan anggaran kurang dari Rp 100 juta, menurutnya hanya meramaikan persaingan saja.
‘’Kalau dana dikeluarkan bawah dari Rp 100 juta itu sekedar meramaikan saja, untuk bisa duduk berat. Namun bukan tidak mungkin yang tidak mengeluarkan anggaran bisa duduk. Semuanya kembali pada kehendak Yang Maha Kuasa,’’ tutup Tarmizi.
Diminta komentarnya, salah seorang caleg yang disebut-sebut memiliki modal besar, Wisno Hadi, SE mengaku belum banyak mengeluarkan uang hingga sekarang. Kalaupun ia turun membantu masyarakat, itu bukan kampanye, melainkan kegiatan sosial yang sudah rutin ia lakukan sejak lama. Apalagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan darinya, tidak mungkin ia abaikan, selagi ada kemampuan.
‘’Kita belum ada mengeluarkan dana apa-apa untuk kampanye, kalaupun ada jumlahnya tidak banyak. Soal ada isu saya bantu orang, kalaupun ada bukan semata-mata dalam rangka kampanye,’’ kata Caleg PKPI Dapil III Nomor Urut 1 ini.
Juga caleg lainnya, Busra yang dinilai punya anggaran besar dibanding caleg lain membantah dirinya sudah banyak mengeluarkan dana. Busra sejauh ini hanya membeli atribut sesuai kebutuhan dan biaya lainnya.(jar)

1200 Pemilih Invalid
POLITIK RM – Pemilihan umum tinggal menghitung hari saja, yaitu akan dilangsungkan pada 9 April mendatang. Namun saat ini pekerjaan pelaksana pemilu masih sangat banyak, terutama menyangkut dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Data terakhir Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, diketahui dari 119.095 pemilih pemilu di Mukomuko, masih terdapat 1200 jiwa pemilih invalid atau tidak memiliki data yang lengkap.  Ancamannya mereka tidak dapat menggunakan hak suaranya sebagaimana mestinya.
Persoalan DPT Invalid ini , kemarin sempat menjadi bahasan penting dalam rapat koordinasi antara KPU, Pemda dan keamanan di ruang rapat bupati kemarin. Bahkan setelah mengetahui laporan dari pihak KPU ini, bupati langsung menghubungi Kepala Dinas Dukcapil untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan mendata dan mengeluarkan nomor NIK setiap warga yang berhak memilih namun masih dinyatakan invalid.
Sekretaris KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc mengatakan data invalid ini sebagian besar kekuranganya adalah nomor NIK. Jumlah 1200 lebih tersebut tersebar diberbagai daerah, terutama jumlah terbesar ada di perusahaan. Dalam rapat kemarin, bupati mengintruksikan agar semua masyarakat yang sudah memiliki hak suara, tidak golput dan terkendala menggunakan hak suaranya.
‘’Ini kita laporkan dalam rapat kemarin, Bupati langsung meminta capil mengecek data tersebut. Meski demikian itu baru lisa, pelaksanaanya tentu tidak mungkin saat itu juga, kita tunggu saja nanti,’’ kata Junhari.
Yang jadi kajian saat ini, surat suara sudah ditetapkan sesuai DPT sah yang dikeluarkan KPU sebelumnya. Maka bagi masyarakat yang terdaftar terakhir, nanti diberi hak memilih setelah DPT murni melakukan hak coblosnya. Namun yang pasti setiap masyarakat dapat menggunakan hak suaranya. Kalau tidak memiliki Nomor NIK, maka harus mengisi blangko A5 berdasarkan surat pernyataan dari kades, jika yang bersangkutan adalah warganya.
‘’Untuk surat suara tidak akan kurang, namun mereka yang menggunakan blangko A5 memilih setelah DPT murni menggunakan hak pilihnya. Kalau di TPS yang satu kurang, bisa dilakukan TPS lainnya, atau menggunakan surat suara berlebih di TPS berbeda, jika tidak tersedia surat suara cadangan,’’ tutupnya.(jar)


Hari ke 3, Parpol Belum Gelar Kampanye
POLITIK RM – Sesuai dengan prediksi awal, hingga hari ke tiga jadwal kampanye atau rapat terbuka partai politik kemarin, belum ada satu partaipun yang menggelar kampanye. Hari pertama Partai Hanura, kedua PAN dan kemarin dijadwalkan Partai Demokrad, semuanya memilih tidak memanfaatkan waktu jadwal. Termasuk PKB yang dijadwalkan hari ini, sudah memastikan tidak ada kegiatan kampanye terbuka.
Salah seorang petinggi Partai Demokrat yang juga merupakan caleg Dapil 2 Nomor urut 1, Sardiman, S.IP saat dihubungi mengaku tidak ada kegiatan kampanye yang mereka lakukan. Pada awalnya memang direncanakan pawai dan rapat kader, namun lantaran ada kendala dibatalkan. Semua caleg hanya diminta menjalankan kegiatan kampanye di basis masing-masing.
‘’Rencana awal kita akan pawai, namun karena ada kendala belum jadi. Yang jelas bagaimanapun semua caleg tetap melalukan kegiatan kampanye sebagaimana menstinya,’’ kata Sardiman.
Juga Ketua DPC PKB Mukomuko, Adrizon yang dijadwalkan kampanye hari ini, mengaku sudah menyampaikan dengan KPU, jika mereka tidak mengambil jadwal tersebut. Setiap caleg hanya diminta melakukan kegiatan di daerah masing-masing dengan sistim door to door. Alasannya, kampanye besar-besar hanya menghabiskan energi saja, pengaruhnya tidak banyak bagi masyarakat dan caleg.
‘’Kita memilih door to door saja, sebab cara itu dirasakan lebih efektif dan menyentuh langsung dengan pemilih,’’ tutupnya.(jar)


H-4 Logistik Pemilu ke PPK

POLITIK RM – Pihak Komisi pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko terus tancam gas menyiapkan logistik pemilu agar siap didistribusikan ke masing-masing tempat pemilihan. Jika tidak ada halangan, logistik dan surat suara pemilu akan dikirim ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada 5 April 3014 mendatang, atau sekitar 18 hari lagi.
Disampaikan oleh Sekretaris KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc pada 5 april logistik harus ada di PPK, besok harinya, 6 April dikirim ke KPPS dari PPK hingga kemudian masuk ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Saat ini semua logistik dibagi-bagi dalam bentuk paket per TPS, hingga pada saatnya nanti mereka bisa langsung mendistribusikan sesuai kebutuhan TPS.
‘’Sesuai jadwal beberapa hari sebelum pencoblosan surat suara sudah kita kirim ke PPK. Setelah itu tugas PPK menyesuaikan pendistribisian ke tingkat PPS dan TPS. Sebelum proses pengiriman, kita sekarang membagikan sesuai kebutuhan setiap TPS,’’ kata Junhari.
Proses pengiriman akan mendapat pengawalan ketat dari keamanan dan panwalslu. Sesuai hasil rapat dengan pemda kemarin, pendistribusian juga mendapat bantuan dari pemda dalam berbagai segi. Yang jelas, pesan dari bupati, agar semuanya berjalan dengan baik dan pemerintah siap membantu. KPU sendiri yakin, logistik bisa selamat sampai dengan tujuan pada waktunya.
‘’Saat rapat dengan Pemda kemarin juga dibahas mengenai pendistribusian logistik, pemda mendukung dan siap menyukseskan. Termasuk untuk pengamanan sudah disiapkan langsun dari Polres dan tim pengawas dan keamanan lainnya,’’ tegas Junhari.
Juga Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag menegaskan mengenai logistik ini menjadi focus tersendiri bagi mereka. Pasalnya logistik menentukan terselenggaranya pencoblosan. Mereka upayakan prosesnya bisa berlangsung dengan rapid an baik. Sebelum itu setiap petugas harus siap menjalankan fungsinya dengan baik.
‘’Ini merupakan pekerjaan berat namun wajib kita sukseskan, adanya perhatian dari pemda dan berbagai pihak menjadi suport bagi kita untuk menyukseskan setiap rangkaian tugas ini,’’ tutup Dawud.(jar)


Suara Satu Orang Menentukan

METRO –  Wakil Bupati Mukomuko, Choirul Huda, SH  menghimbau bagi semua kalangan masyarakat untuk dapat menggunakan hak suaranya dalam pemilu yang akan dilaksanakan 9 April. Suara dari satu orang itu sangat bernilai menentukan nasib bangsa dan negara kedepannya.
‘’Dengan ikut pencoblosan itu merupakan suatu hal yang mulia. Karena suara dari satu orang sangat lah berarti. Dimana jika sesorang itu tidak menggunakan hak nya berarti ia tidak menggunakan kemuliaan hak yang telah diberikan kepada nya,’’ ungkap Wabup.
Disamping itu Wakil Bupati juga menyinggung agar setiap parpol dan caleg tidak melakukan kecurangan dalam bentuk apa pun. Namun kemenangan yang diraih itu terletak pada bagaimana pemehaman yang diberikan kepada masyarakat. Sehingga menyakinkan serta membuat masyarakat menjadi percaya dan menjatuhkan pilihannya kepada salah satu caleg tersebut. 
‘’Pemilu mendatang tanpa adanya gambar foto caleg. Sehingga nama caleg yang telah dikenal dan mengakar tertanam lama di masyarakat lah nantinya yang akan dipilih. Sehingga sudah sejauh mana sampai hari ini caleg tersebut berbuat bagi masyarakat. Sudah sejauh mana masyarakat mengenal mereka. Untuk itu akan membuktikan mana caleg yang benar-benar berbuat, mana caleg karbitan,’’ ungkap Wabup.
Tak hanya itu Wabup menilai sejauh ini kinerja KPU dalam melakukan sosialisasi terhadap masyarakat mengenai pelaksanaan pemilu cukup baik. Dimana hingga saat ini belum ada laporan terkait pelaksanaan pemilu tersebut.
‘’Kalau kita lihat kinerja KPU cukup baik. Bahkan hingga saat ini pun belum ada laporan mengenai kinerja tersebut. Namun hal ini dapat ditentukan nanti setelah pencoblosan. Salah satunya dengan melihat tinggi rendahnya angka golput,’’ tutup Wabup.(dum)