Pembaca Terbaru

Wednesday, 24 January 2018

Balon Pilleg 2019 Mulai Curi-Curi Perhatian



Jelang Pencalegkan Pemilu 2019
METRO – Sejak memasuki awal tahun 2019, suhu politik pemilu 2019 mulai panas. Para tokoh politik, baik pendatang baru maupun politisi senior mulai curi-curi perhatian di tengah masyarakat. Bahkan kabarnya beberapa kades sudah pamitan untuk mengundurkan diri demi mencalon sebagai anggota dewan. Bergeraknya para bakal calon ini wajar, karena tahapan pemilu sudah berjalan, bahkan sebagian partai politik tengah menjaring calon. Berdasarkan jadwal, bulan depan KPU akan umumkan parpol peserta pemilu. Sedangkan pendaftaran calon oleh parpol ke KPU juli 2018, pemungutan atau pencoblosan  17 april 2019.
Ketua DPC PKB, Khusairi mengatakan pemilu tidak lama lagi, setahun bukan waktu yang panjang bagi partai maupun bakal calon untuk mempersiapkan diri. Maka dari sekarang partainya mulai menjaring calon yang siap maju. Bahkan pada kader yang ingin maju, diingatkan untuk mulai bergerak menyusun kekuatan, karena persaingan politik 2019 dipastikan cukup berat, sementara mereka punya target memenangi pemilu.
‘’Wajar parpol mulai sibuk menjaring calon, karena waktu tidak lama lagi, pertengahan tahun kita sudah harus memastikan siapa calon yang diusung,’’ katanya.
Ketua DPD NasDem, Busril,S.IP juga mengatakan hal senada, nama-nama bakal calon untuk diusung sudah didapat dan dikirim ke DPP. Namun jika memang ada yang terbaik, NasDem tetap membuka pintu untuk tokoh yang ingin maju nantinya. Terkait persiapan individu para kader dan bakal calon, diakuinya sudah mulai bergerak. Salah satunya NasDem mencetak kalender dengan gambar para kader yang akan diusung.
‘’Target kami menang pada pemilu kelak, maka semua harus bergerak secara full. Mulai sekarang sesuai instaruksi partai, masing-masing mulai menyiapkan diri, seperti membuat kalender dan sebagainya,’’ ungkap Busril.
Ketua Panwaslu Mukomuko, Padlul Azmi,SH didampingi anggotanya, Amrozi,M.Si mengatakan sekarang pihaknya tengah mengawasi tahapan pemilu. Terkait dengan gerakan bakal calon yang curi star kampanye, menurut Padlul belum masuk ranah pengawasan. Bagi panwaslu sekarang belum ada calon dan belum diketahui siapa calon dari masing-masing partai, bahkan parpol peserta belum ditetapkan. Andai ada yang mulai bergerak, mengatas namakan calon dari partai, menurutnya belum bisa dikatakan melanggar.
‘’Kalau sekarang partai peserta pemilu saja belum ditetapkan, maka tidak ada istilah caleg saat ini. Andai ada yang mulai sosialisasi itu belum masuk ranah pengawasan. Caleg masuk pengawasan saat sudah ditetapkan KPU. Walau ada yang mulai, belum tentu mencalon,’’ tutupnya.(jar)
Post a Comment