Tuesday, 3 May 2016

PNS Disulkan Zuhur Berjamaah di Masjid Pemda

METRO – Dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang religius, bersih dan bebas dari korupsi, bupati diminta melaksanakan program keagamaan dalam lingkungan pemerintahannya. Salah satu program yang diusulkan adalah kegiatan Kuliah tujuh menit (Kultum) dan sholat zuhur berjamaah di masjid yang ada dilingkungan Pemda. Kegiatan ini jauh lebih bermanfaat untuk mengisi jam istirahat siang. Untuk PNS non muslim juga dapat melaksanakan kegiatan bermanfaat lain pada saat jam istirahat.
Kegiatan rutin setiap hari ini juga bisa menambah ilmu agama bagi PNS agar terhindar dari berbagai perbuatan terlarang, seperti masalah narkoba, zina serta yang dilarang agama lainnya. Untuk tekhnisnya, tentu bupati bersama jajarannya dapat mengagendakan dengan baik. Seperti memberlakukan piket per SKPD untuk bertugas mengisi ceramah singkat, azan dan menyiapkan tempat sholat bagi jamaah lainnya. Atau jika memang perlu, pemda dapat menugaskan pegawai khusus bidang keagamaan ini.
Disampaikan oleh Ketua Gerakan barisan santri (Gerbasan) Miftahul Huda Alchakimi, sholat merupakan kewajiban bagi umat islam dan dianjurkan berjamaah. Maka sangat baik jika di lingkungan pemda ini digiatkan, terutama jam zuhur karena PNS masih melakukan kegiatan dinas. Jika program zuhur berjamaah berjalan di lingkungan pemda, ia yakin perkantoran pemerintah lain bahkan swasta bakal ikut membuat hal yang sama, termasuk di masyarakat lebih terpancing.
‘’Program keagamaan seperti ini saya pikir sangat bagus, apalagi itu dilingkungan pemerintah dan langsung dibawah komando pemimpinnya. Banyak manfaat yang didapat, apalagi bupati sejak awal selalu mengedepankan pemerintah yang religius, bersih dan peduli dengan masyarakat. Yang jelas masjid di lingkungan pemda akan hidup setiap harinya,’’ kata wakil ketua NU yang akrab disapa Gus Huda ini.
Lanjutnya, usulan ini sudah ia sampaikan kepada bupati dan tanggapannya cukup postif. Ia berharap bisa terlaksana dan mendapat dukungan dari pejabat dan semua PNS muslim. Gus Huda juga yakin program ini akan menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain. Sholat berjamaah diyakini dapat melatih Pegawai Negeri disiplin dalam berbagai hal. Pada saat sekarang, peningkatan nilai keagamaan sangat diperlukan, mudah-mudahan berawal dari lingkungan pemda, nilai kegamaan di tengah masyarakat juga makin membaik.
‘’Kalau ini terwujud kita yakin nama pemda akan harum di mata masyarakat bahkan pemerintah daerah lainnya. Sholat berjamaah punya dampak besar terhadap pribadi pegawai, terutama dalam bidang kedisiplinan,’’ ungkapnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Jawoto,S.Pd,SE,M.Pd mendukung wacana tersebut. Bahkan ia bersama sekretaris dan pegawainya sejak beberapa waktu lalu mulai rutin meramaikan masjid pemda ini, termasuk membenahi beberapa bagian untuk kepentingan jamaah. Jawoto juga mengakui, sholat berjamaah seluruh pegawai setiap zuhur akan banyak manfaatnya untuk pemerintahan, terutama menjaga silaturahmi dan kedisiplinan.
‘’Bagus kami sangat mendukung, pegawai Capil siap mewujudkannya, sejak awal kami bersama sekretaris dan pegawai sering melakukan kegiatan di masjid ini,’’ tutupnya.(jar)

Zuhur Berjamaah Bagi PNS Segera Digalakkan
//Huda : Kita Juga akan Rapat di Masjid
METRO - Nampaknya usulan dari Ketua Gerakan Barisan Santri (Gerbasan) Miftahul Huda Alchakimi yang juga pengurus NU Mukomuko agar pemda memprogramkan sholat zuhur berjamaah bagi PNS segera terealisasi. Sebab hal ini juga mendapat sambutan positif dari bupati Mukomuko, Choirul Huda,SH. Bahkan orang nomor wahid di Mukomuko ini juga menyarankan sholat berjamaah juga digalakkan di setiap masjid yang ada di Kabupaten Mukomuko. Tidak hanya itu, Huda juga pada sewaktu-waktu akan menggelar rapat bersama pejabat dan pihak terkait lainnya di masjid.
Ditanyai kemarin, Huda mengatakan sholat berjamaah di masjid ini harus segera digalakkan karena itu sangat bagus. Tidak hanya akan dianjurkan untuk lingkungan PNS atau pemda, tapi juga untuk semua masyarakat harus membiasakan sholat berjamaah di masjid. Nilai ibadah sholat di Masjid lebih baik dari sholat sendiri. Selain itu, kebiasaan berjamaah ini dapat menimbulkan rasa kebersamaan atau persatuan juga untuk membiasa diri disiplin.
''Itu bagus, harus segera kita galakkan, tidak hanya dilingkungan pegawai, tapi kita anjurkan untuk semua masjid sebaiknya setiap waktu dihidupkan untuk berjamaah. Manfaatnya banyak, baik sebagai ibadah maupun untuk meningkatkan silaturahmi,'' kata Bupati.
Lanjutnya, kedepan pada saat tertentu pertemuan juga akan diselenggarakan di dalam masjid. Seperti membahas program keagamaan dan hal-hal positif lainnya. Rencana ini segera ia minta pada bidang terkait untuk mempersiapkan segala sesuatunya sebagai pendukung. Tidak hanya untuk masjid, bupati juga untuk umat agama lain mengaktifkan tempat ibadahnya untuk kegiatan ibadah dan yang positif lainnya.
''Pertemuan-pertemuan juga akan dibiasakan di masjid, saya sudah punya rencana nanti ada rapat dalam masjid. Sudah seharusnya semua masjid diaktifkan untuk kegiatan kegamaan dan postif lainnya. Begitu juga dengan gereja dan rumah ibadah agama lain, sebaiknya diaktifkan setiap saat,'' tutup Bupati.
Sekedar mengingatkan, sebelumnya ketua Gerbasan mengusulkan agar PNS di lingkungan pemerintah diproframkan sholat zuhur berjamaah. Tujuannya untuk mewujudkan pemerintahan yang religius, bersih dan bebas dari korupsi. Sholat merupakan kewajiban bagi umat islam dan dianjurkan berjamaah. Maka sangat baik jika di lingkungan pemda ini digiatkan, terutama jam zuhur karena PNS masih melakukan kegiatan dinas. Jika program zuhur berjamaah berjalan di lingkungan pemda, ia yakin perkantoran pemerintah lain bahkan swasta bakal ikut membuat hal yang sama, termasuk di masyarakat lebih terpancing.
‘’Program keagamaan seperti ini saya pikir sangat bagus, apalagi itu dilingkungan pemerintah dan langsung dibawah komando pemimpinnya. Banyak manfaat yang didapat, apalagi bupati sejak awal selalu mengedepankan pemerintah yang religius, bersih dan peduli dengan masyarakat. Yang jelas masjid di lingkungan pemda akan hidup setiap harinya,’’ kata wakil ketua NU yang akrab disapa Gus Huda ini.(jar)