Thursday, 19 May 2016

Janda dan Duda di Mukomuko 4.622 Orang

//Pria Lajang Lebih Banyak dari Perempaun
METRO – Termasuk luar biasa, berdasarkan data Dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) Kabupaten Mukomuko, jumlah duda dan janda mencapi 4.622 orang. Rinciannya duda lebih sedikit yaitu 885 orang, 314 orang duda karena bercerai dan 571 orang menjadi duda karena istri meninggal. Sedangkan jumlah janda mencapai 3.737 orang, dimana 1.034 orang janda karena bercerai hidup dan 2.703 janda karena suami meninggal. Data ini termasuk yang sudah berusia tua, karena dasarnya adalah data KK.
Selanjutnya masih sama seperti sebelumnya, jumlah pria yang belum menikah di Kabupaten Mukomuko jauh lebih banyak dari perempuan. Dimana jumlah pria yang belum kawin sebanyak 46.872 jiwa, sementara jumlah wanita yang belum menikah 36.921 jiwa. Total warga Mukomuko dari umur nol hingga dewasa yang belum kawin sebanyak 83.793 jiwa. Untuk total masyarakat yang sudah kawin atau berkeluarga sebanyak 83.809 jiwa.
Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Mukomuko, Drs. Yan Daryat mengatakan data ini adalah secara keseluhan hasil rekapan daftar penduduk di setiap desa dan kecamatan. Mengenai jumlah janda dan duda yang cukup tinggi, ia mengakui jika data tersebut berdasarkan kartu keluarga penduduk. Namun kategorinya secara keseluruhan baik yang muda ataupun sudah berumur.
‘’Kita punya semua data penduduk yang belum kawin dari anak-anak hingga dewasa, data yang sudah kawin, bercerai hidup atau karena ada yang meninggal. Dasarnya KK yang diurus warga, maka data itu tidak bohong, bahkan kita ada data per kecamatan dan desa,’’ kata Yan.
Lanjutnya, mengenai jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin, menurutnya hampir berimbang antara wanita dan laki-laki. Jumlah duda memang lebih sedikit dari jumlah janda, tapi sebaliknya jumlah pria yang belum kawin lebih banyak daripada perempuan yang belum kawin. Terus mengenai jumlah laki-laki yang sudah kawin lebih sedikit dari wanita yang sudah kawin, menurutnya bisa saja terjadi, karena ada pria yang memiliki istri lebih dari dua.
‘’Data kita direkap secara keseluruhan, kalau untuk jumlah masyarakat yang belum kawin, jumlah pria lebih banyak dari pria, perbedaannya cukup tinggi. Namun sebalik itu, jumlah wanita yang janda lebih banyak dari duda. Artinya pada dasarnya jumlah wanita dan perempuan masih berimbang, perbedaannya nol persen,’’ tutupnya.(jar)