Wednesday, 25 February 2015

HUT Mukomuko, Sukses Bangun Mukomuko, Pamit Pimpin Bengkulu


Pidato Bupati Pada Paripurna HUT ke 12
METRO – Sidang paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mukomuko ke 12 kemarin berlangsung dengan khidmat. Segenap tamu undangan dari pemerintahan provinsi dan kabupaten tetangga tampak hadir. Juga para tokoh masyarakat, jajaran pemerintah daerah maupun pejabat horizontal. Bupati Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM pada pidatonya membacakan berbagai pencapaian selama pemerintahannya, hingga mampu merubah Mukomuko secara signifikan. Sebelum menutup pidatonya, orang nomor wahid di ‘’Kapuang sakti ratau batuah’’ ini sempat menyampaikan niatnya untuk memimpin Provinsi Bengkulu, sekaligus ia pamit dan mohon doa restu.
‘’Meski disegi usia kami sudah tidak muda lagi, namun rasanya belum cukup pengabdian hanya di Mukomuko. Maka saya berencana maju sebagai calon Gubernur Bengkulu. Oleh sebab itu mohon dukungan dan doa restunya dari semua pihak,’’ kata Ichwan.
Masih dalam sambutannya, Ichwan mengklaim semasa pemerintahannya sudah terjadi peningkatan secara signifikan dalam berbagai sektor. Diantaranya terjadi penambahan sekolah dari semua tingkatan dan jurusan yang tersebar di seluruh wilayah Mukomuko. Juga disektor pertanian penambahan lahan pertanian serta peningkatan infrastruktur pendukung dilakukan dengan baik, sehingga Mukomuko menjadi daerah swasembada pangan. Dibidang kelautanpun kemajuan terjadi cukup baik. Pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, kesehatan dan perkantoran tumbuh hingga berlipat-lipat dari sebelumnya. Kurang lebih anggaran yang sudah dihabiskan pada masa pemerintahannya, untuk pembangunan kabupaten ini sekitar Rp 26 triliun. Mukomuko juga secara berturut-turut menerima penghargaan WTP dari pemerintah pusat.
‘’Suksesnya pembangunan ini tak lepas dari kerja keras semua lapisan pemerintah dan masyarakat. Memang kita akui terdapat beberapa kendala dalam prosesnya, sebagai contoh pembangunan rumah sakit melalui dana pinjaman daerah,’’ terangnya.
Ketua DPRD Mukomuko, Armansyah, ST yang langsung memimpin sidang paripurna HUT ke 12, juga mengakui pemerintahan Ichwan selama 2 periode berlangsung cukup baik. Bahkan sukses membawa Mukomuko lepas dari kategori kabupaten tertinggal. Ia berharap kedepannya dan pemerintah berikutnya bisa melanjutkan pembangunan ini dengan maksimal. Dewan sendiri diakui Armansyah belum mampu menjawab semua permintaan masyarakat, karena keterbatasan anggaran, juga mereka masih baru.
 ‘’Kita patut berterimakasih 2 periode menjabat, bupati mampu membawa perubahan besar. Bahkan sekarang Mukomuko lepas dari kategori daerah miskin,’’ paparnya.
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bengkulu, Ir. Edi Nevian yang mewakili Gubernur Bengkulu dalam sambutannya, mengucapkan banyak maaf dari Gubernur yang tidak bisa langsung hadir. Yang jelas pemerintah Provinisi Bengkulu mengucapkan selamat HUT ke 12 Mukomuko, selama pemerintahan Ichwan terjadi kemajuan daerah yang signifikan. Pemerintah Bengkulu juga berusaha maksimal meningkatkan kemajuan bagi seluruh daerah di dalam provinsi.
‘’Pemerintah Bengkulu mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Mukomuko ke 12, semoga makin jaya dan terus bergerak maju,’’ tutup salah seorang kandidat kuat carateker bupati Mukomuko ini.(jar)


Siap Jabat Carateker Bup, Edi Nevian Tunggu Mandat
METRO – Kabarnya kepala Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Provinsi Bengkulu Ir. Edi Nevian akan menjabat carateaker Bupati Mukomuko. Pengangkatan dirinya tinggal menunggu Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM mundur dari jabatannya untuk maju sebagai calon Gubernur Bengkulu. Bahkan kemarin Edi Nevian mendapat mandat dari Gubernur Bengkulu untuk mewakilinya mendampingi pimpinan dewan Mukomuko dan bupati untuk memimpin jalannya sidang paripurna HUT ke 12 Kabupaten Mukomuko.
Ditanyai langsung, Edi mengaku siap menjabat carateker jika memang diberi mandat oleh Gubernur. Ia sangat yakin mampu mengemban tugas tersebut, apalagi Mukomuko merupakan kampung asalnya. Namun persoalannya, ia tidak yakin mendapat mandat tersebut. Karena banyak pertimbangan dari Gubernur untuk memutuskan carateker bupati.  
‘’Kalau diberi mandat oleh atasan kita harus siap, apalagi ini Mukomuko, kita punya niat sejak lama ingin berbuat untuk membangun daerah ini dengan baik,’’ kata Edi.
Lanjutnya, menjabat carateker bukan pekerjaan yang ringan, karena perlu pemahaman mengenai daerah. Carateker juga harus singkron dengan pejabat daerah. Sebab tugas carateker sama halnya dengan bupati. Untuk saat ini belum saatnya memikirkan itu, Pilkada masih lama, juga semuanya belum jelas, bisa saja aturan berubah. Ia ingin fokus melaksanakan tugas sebagai kepala dinas yang dipercayakan sekarang. Ia mewakili Gubernur  pada paripurna tidak ada hubungannya dengan masalah carateker.
‘’Kegiatan yang kita lakukan di Mukomuko saat ini tidak ada hubungannya dengan masalah carateker, ini resmi sebagai tugas kedinasan sesuai kepercayaan yang diberikan,’’ tutupnya.(jar)




Saling Mengagumi, Gafrie dan Huda Berpelukan
METRO – Dua kandidat kuat calon bupati Mukomuko tampak berpeluan mesra, saat bertemu sebelum sidang paripurna HUT ke 12 Kabupaten Mukomuko kemarin. Keduanya tampak begitu akrab dan saling mangagumi masing-masing. Walau demikian tak dipungkiri, aroma persaingan menuju Pemilihan bupati sudah sangat terasa. Namun apakah ini juga sebagai pertanda ada peluang berkolaborasi keduanya? Hanya waktu akan menentukan.
Diminta tanggapannya mengenai pelukan mesra tersebut, Huda mengaku tidak ada apa-apa. Ia sudah mengenal sosok Gafrie sejak lama, Gafrie adalah sosok yang punya kemampuan cukup baik. Baginya tidak ada istilah persaingan kalah menang dalam menuju kursi nomor wahid di daerah ini. Siapapun yang akan menjadi bupati, merupakan pilihan dari masyarakat dan layak dihormati dan didukung.
‘’Salaman biasa saja kita berkawan, tidak ada istilah perlawanan untuk kalah dan menang, siapapun yang dipercaya rakyat, maka ia yang terbaik dan harus didukung,’’ katanya.
Masih disampaikan Huda, saat ini ia tidak pandang bulu dalam memilah-milih kawan, siapapun itu adalah rekan dan sahabat. Selain itu saat ini belum waktunya bicara mengenai politik. Meski demikian, Huda mengakui jika Gafrie adalah salah satu kandidat calon bupati Mukomuko, kemungkinan besar nantinya akan berlainan perahu dengan dirinya.
‘’Kita bersahabat dan itu biasa saja, tidak ada politik apa-apa. Siapa saja yang akan maju kita anggap adalah kawan, semua berjalan dengan sportif,’’ paparnya.
Gafrie sendiri saat diminta tanggapannya terkait kemesraan keduanya yang tertangkap kamera, juga mengaku tidak ada isyarat apapun. Ia belum merasakan ada perbedaan politik dengan Huda, karena Pilkada belum dimulai. Ia juga mengaku mengagumi Huda dan menghormatinya sebagai seorang wakil bupati. Selain itu dalam berkawan Gafrie tidak memilah-milih orang.
‘’Biasa saja, kita berkawan dengan siapa saja, pak Huda adalah wakil bupati yang kita kagumi,’’ tutupnya.(jar)