Thursday, 21 August 2014

Edi Nevian Siap Mundur dari PNS


//Serius Ingin Bangun Mukomuko
POLITIK RM – Jika Djalaluddin sudah kibarkan bendera putih, bahwa ia tidak siap maju pada Pilkada mendatang lantaran harus mundur dari PNS, beda halnya dengan Ir. Edi Nevian. Dengan tegas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu ini menyatakan tekadnya untuk memimpin Mukomuko dan siap mengundurkan diri dari PNS, jika diharuskan oleh Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dikatakannya, bahwa ia telah mengambil sikap untuk tampil sebagai calon bupati, siap mundur dari PNS sesuai dengan UU ASN tersebut. Alasannya menjadi calon bupati merupakan tujuan sejak lama, karena ia ingin berbuat lebih banyak  lagi dengan masyarakat.
‘’Saya berencana mencalonkan diri jadi Bupati Mukomuko ini jauh sebelum aturan UU ASN diterbitkan. Jadi tidak ada alasan bagi saya untuk mundur, dan apapun resikonya akan dihadapi. Meskipun harus mundur jadi PNS sekalipun, itu bukan masalah. Karena sudah diperhitungkan secara matang,’’ kata Edi.
Edi menilai, ada pihak-pihak yang sengaja untuk menebarkan isu dengan menyampaikan bahwa dirinya batal mencalonkan diri. Menurut Edi, mereka adalah bakal lawan politik yang juga memiliki niat yang sama untuk membangun daerah ini.
‘’Aneh memang, saya telah diisukan melalui jaringan politik dengan menebarkan bahwa saya batal nyalon dan lebih memilih jadi PNS. Sebenarnya itu sengaja diciptakan, agar kekuatan dan jaringan yang selama ini saya bangun secara bersama, bisa semakin lemah. Mestinya tidak demikian, malah sebaliknya, saya semakin kuat dan tetap melanjutkan niat untuk kemajuan daerah nantinya,’’ imbuh Edi.
Edi juga menyebutkan beberapa nama yang dinilai sangat berpotensi bakal diajak seiring sejalan dengannya pada Pilkada nanti. Untuk sementara calon wakil akan mengarah ke dapil dua dan tiga.
‘’Bisa saja dari dapil dua, ada Pak Sardiman, tokoh masyarakat dan juga seorang politisi. Kemudian juga berpotensi saudara Mujiono dari PDIP dan Syaikun. Dari beberapa nama yang menjadi topik pembahasan kita, lebih mengarah kepada tokoh non pribumi,’’ demikian Edi.(nek)

DPC Hanura Didesak Utus Calon Sendiri
POLITIK RM – Rencana Partai Hanura untuk mengusung Choirul Huda, SH sebagai calon bupati tidak semulus yang dibayangkan. Pasalnya ternyata saat ini belum semua kader dan pengurus Hanura di Mukomuko sepakat dan kompak untuk menyerahkan partai Hanti Nurani Rakyat ini kepada Huda. Buktinya beberapa hari lalu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura didatangi oleh beberapa Pengurus Anak Ranting (PAC) asal 5 kecamatan, mereka mendesak untuk mengusung calon sendiri, sebagai bupati atau wakil bupati.
Mereka berpendapat, dengan modal 2 kursi di dewan, sangat disayangkan jika mereka tidak mengusung calon sendiri. Partai yang hanya memiliki 1 kursi saja malah punya keinginan mengusung kandidat pada pilkada 2015 kelak. Sehebat apapun bupati atau wakil bupati yang diusung, jika bukan dari kader sendiri, maka tidak akan ada artinya bagi partai. Sudah hal yang biasa, kepala daerah meninggalkan parpol pengusungnya sendiri.
Diakui oleh ketua DPC Hanura Mukomuko, Hermansyah, S.Kom,M.Kom jika ia didesak agar mengutus calon sendiri, setidak-tidaknya selaku calon wakil bupati. Mereka menyatakan siap bergerak secara total apa bila yang maju adalah kader parpol. Terkait dengan siapa kandidat yang diinginkan oleh kader Hanura ini, Hermansyah mengaku banyak kader yang potensial untuk mencalonkan diri.
‘’Sebelumnya mereka membaca di koran terkait sikap Hanura untuk Pilkada kelak, maka ada yang datang minta Hanura mengusung calon sendiri. Semuanya akan kita pertimbangkan dengan matang-matang nantinya, kalau memungkinkan kita usulkan ke DPD dan DPP, soal calon yang siap dari Hanura cukup banyak,’’ kata Hermansyah.
Lanjutnya, jika memang nanti semua kader punya pendapat serupa, maka mau tidak mau bupati atau wakil bupati dari kader Hanura itu sendiri. Bisa jadi mereka positif mengusung Huda, namun wakilnya diserahkan kepada Hanura sendiri. Sejauh ini pembicaraan serius dengan Huda atau dalam internal parpol belum ada, sebab pencalonan baru berjalan pada 2015 kelak.
‘’Kita tentu tidak bisa menyepelekan masukan dari para pengurus dan kader ini, partai tidak ada apa-apanya jika tanpa ada mereka,’’ tutup Hermansyah.(jar)


Setiabudi Siap Jadi Cabup Termuda

POLITIK RM – Satu lagi putra Mukomuko yang tergolong sukses di rantau siap meramaikan pemilihan kepala daerah 2015 mendatang. Sosok tersebut adalah Ahmad Setiabudi, M.Psi jebolan Universitas Indonesia (UI) yang sekarang tengah meniti karir selaku dosen di salah satu universitas ternama Jakarta dan juga tercatat selaku direktur sebuah perusahaan asing. Ia berpeluang menjadi kandidat termuda, karena saat ini usianya baru menginjak 28 tahun.
Dihubungi kemarin, Setiabudi mengaku banyak mendapat masukan dari keluarga dan tokoh Mukomuko, agar ia mulai memikirkan pembangunan di daerah kelahirannya. Pesan tersebut, menjadi panggilan bagi dirinya untuk berkarya bagi daerah pada masa yang akan datang. Sebab kalau bukan generasi muda sekarang yang mau berbuat, siapa lagi.
‘’Saya mendapat masukan agar bisa memikirkan kemajuan daerah, semuanya tentu menjadi cambuk bagi saya, karena Kabupaten Mukomuko adalah tanah kelahiran yang selalu ada dalam sanubari,’’ kata adik kandung dari Armansyah ini.
Terkait dengan pengalaman, selaku alumni UI, Setiabudi sudah tidak perlu diragukan lagi. Selain itu, ia juga sudah berkeliling ke berbagai Negara dalam melaksanakan tugas kerjanya. Termasuk untuk anggaran politik, ia juga cukup mempuni, ditambah lagi dukungan dari orang-orang dekatnya selama ini.
‘’Kita akan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak, jika memang memungkinkan kita siap maju pada 2015 kelak, jikapun belum sekarang, kedepannya tetap kita ingin melakujan yang terbaik bagi daerah,’’ tutupnya.(jar)