Friday, 4 April 2014

Pelanggaran Pemilu Marak


 
Burhandari Mengkritik, Panwaslu Menjawab
POLITIK RM – Mendekari hari-H pencoblosan, dugaan pelanggaran pemilu marak terjadi diberbagai tempat. Diantaranya isu bagi-bagi uang, bagi-bagi kain sarung, kampanye menggunakan sarana umum, seperti di sekolah, di masjid juga ada PNS dilibatkan dalam kampanye. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Burhandari, S.Pd, M.Si. Ia menilai Panwaslu kurang professional, dalam menjalankan tugasnya.
Dijelasnyanya, 3 tingkat pengawasan oleh pengawas pemilu tak berjalan dengan baik, mereka  bersifat pasif, yaitu menunggu laporan sementara tak punya keberanian langsung menindak. Sikap Panwaslu ini bisa menimbulkan masalah besar nantinya, dan bukan tidak mungkin Pengawas pemilu bisa dituntut oleh para peserta pemilu. Semestinya petugas pengawas turun melakukan pengawasan dan mencermati caleg dengan seksama.
‘’Ini memicu suasana tidak kondusif yang berakibat fatal, jika panwaslu tidak bekerja dengan adil dan professional, bisa terjadi gugatan dari peserta kepada Panwas. Saya harapkan ketiga level pengawas bisa bekerja dengan baik dan jeli,’’ kata Burhandari.
Lanjutnya, mendekati waktu pencoblosan ini, aksi  politik uang dan pelanggaran lain kerap terjadi, maka diminta kepada Panwaslu, Panwascam dan PPL bekerja keras melakukan pengawasan langsung ke lapangan. Jika ditemukan pelanggaran, harus ditindak tegas sebagaimana aturan berlaku. Lebih penting lagi, petugas yang diterjunkan meski disterilkan, hingga malah menjadi pelaku pelanggaran di lapangan.
‘’ Kiranya Panwascam dan Panwas kabupaten mensterilkan anggotanya terlebih dahulu. Apalagi saat ini beredar informasi ada timsel menjadi timsel caleg,’’ tegasnya.
Menanggapi kritikan dari Burhandari, Ketua Panwaslu Kabupaten Mukomuko, Muchtadir Munib, SE menantang balik. Ia minta apa yang disampaikan oleh politisi PKS ini dibuktikan dan laporkan kepada panwaslu bersama buktinya. Jangan selalu berbicara tanpa dasar dan malah banyak berlogika. Selama ini seingatnya petugas selalu turun melakukan pengawasan.
‘’Jangan katanya-katanya, sampaikan dengan kita secara jelas, kalau begitu kabar burung namanya. Kalau dia tau tunjukkan ini BB-nya, petugas kita tetap di lapangan terus, informasi yang katanya itu kita telusuri. Jika dia tau tidak sampaikan dengan kita, itu namanya menyembunyikan informasi namanya,’’ pungkasnya.(jar)

Alat Peraga Kampanye Dibersihkan
Besok Kampanye Terakhir
POLITIK RM – Besok adalah hari terakhir bagi setiap caleg dan partai politik untuk menggelar kampanye. Pasalnya (6/4) memasuki masa tenang sebelum pemilihan, sebelum pencoblosan 9 April 2014 nanti. Seiring dengan itu seluruh alat peraga kampanye caleg dan partai, seperti baliho, spanduk dan termasuk bendera partai harus dibersihkan. Bendera partai hanya boleh tetap berdiri di depan sekretariat utama partai politik.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, Dawud, S.Ag mengatakan pada masa tenang tidak adalagi alat kampanye caleg yang terpasang di tempat umum. Pihaknya akan sampaikan secara terbuka kepada peserta pemilu, mengenai masuknya masa tenang nanti. Kampanye terakhir bagi caleg dan partai (5/4), selanjutnya masa tenang.
‘’Masa tenang sesuai jadwal dimulai pada 6 April hingga waktu pencoblosan, saat masa tenang tidak ada lagi caleg yang berkampanye, atribut hanya boleh dipasang depan sekretariat saja,’’ kata Dawud.
Untuk penetiban alat kampanye, sedapat mungkin langsung dilakukan oleh caleg yang bersangkutan. Namun demikian, pelaksana pemilu baik KPU maupun Panwaslu dan pemda akan berkoodinasi menyangkut alat peraga tersebut. Caleg yang tetap mamasang alat peraga dan berkampanye pada masa tenang, alah pelanggaran dan bisa disangsi sesuai aturan yang berlaku.
‘’nanti akan kami koordinasikan, ada panwaslu yang selalu siaga melakukan pengawasan terhadap pelanggaran, caleg yang melakukannya bisa dikenakan sangsi sesuai aturan,’’ tegasnya.
Devisi pengawasan Pabwaslu Mukomuko, Padlul Azmi, SH dihubungi juga menegaskan, memasuki 6 April nanti tidak ada lagi alat kampanye yang terlihat. Caleg atau kader partai harus membersihkannya sendiri. Jika tidak maka akan ditertipkan secara paksa serta dicatat sebagai pelanggaran pemilu. Termasuk kegiatan kampanye, dalam bentuk apapun dilarang selama masa tenang, seperti berjalan dari rumah ke rumah dan sebagainya.
‘’Namanya juga masa tenang, tidak ada kegiatan kampanye dalam bentuk apapun oleh caleg. Kalau masih ada maka dianggap sebagai pelanggaran dan harus ada konsekwensinya,’’ tutup Padlul.(jar)

Politik Hitam Tak Pengaruhi Adrizon
Pilih Konsentrasi Bela Masyarakat
POLITIK RM – Status sebagai incumbent, Adrizon N caleg Dapil 1 nomor urut 1 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), tak dipungkiri  dianggap sebagai lawan berat dan ancaman bagi kandidat lainnya. Berbagai isu Black Campaign atau politik hitam, bisa saja diarahkan untuk Ketua Fraksi Kerakyatan DPRD Kabupaten Mukomuko ini. Namun ia enggan menanggapi serius serangan politik tersebut, tetapi memilih tetap konsentrasi membela masyarakat, sesuai fungsinya selaku anggota dewan dan terus berusaha berpolitik dengan santun.
Ditemui disela-sela kesibukannya membantu puluhan warga mengurus SIM di Satlantas Polres Mukomuko kemarin, Adrizon mengaku enggan mengomentari beberapa isu tak sedap yang diarahkan untuknya. Meski demikian ia tak membantah, sempat mendapat laporan dari masyarakat, jika dirinya diisukan yang tidak benar, diantaranya dihukum penjara dan juga isu lain. Baginya hal sedemikian biasa terjadi dalam dunia politik. Masyarakat akan tau, mana yang benar dan yang salah, sebab setiap hari ia selalu bersama dengan masyarakat.
‘’Oo.. kalau isu politik biasa saja, tidak perlu kita lawan, biar masyarakat yang menilai. Saya ingin tetap konsentrasi sebagai wakil rakyat dan menjalani politik yang santun saja. Saya tidak akan memburukkan orang lain dan berharap pemilu ini sukses,’’ kata anggota Komisi I yang dikenal kritis dan gigih membela aspirasi masyarakat ini.
Untuk diketahui, selaku anggota dewan Adrizon dikenal bersuara lantang. Berbagai kebijakan yang dinilainya tidak memihak kepada masyarakat dan bersifat pemborosan tak segan-segan ditolaknya. Ia juga banyak menyumbangkan pemikiran dalam berbagai kebijakan daerah untuk pembangunan. Termasuk pembangunan RSUD Mukomuko dan jalan di desa-desa, tak lepas dari sumbangsihnya selaku anggota badan anggaran (Banggar) DPRD Mukomuko. Saat tidak ada jam kantor, Adrizon memilih terjun ke masyarakat, mendapat ide pembangunan dan mendengar keluhan warga. Maka sepantasnya masyarakat kembali mengutunya sebagai anggota dewan pada pemilihan 9 April nanti.
‘’Sebagai anggota dewan sudah seharusnya bagi kita berpikir dan melakukan yang terbaik untuk masyarakat. Sudah bekerja saja kita belum bisa sempurna dan tetap ada kurangnya, apalagi tidak melakukan sesuatu atau baru sebatas rencana,’’ tuturnya.
Besarnya pengaruh Adrizon dalam pembangunan di Dapil I dan Kabupaten Mukomuko pada umumnya, tak dibantah oleh Sekretaris Dewan (Sekwan, Drs. H Bustari Maler, M.Hum. Menurutnya Adrizon adalah salah satu anggota dewan yang vokal dan berbicara blak-blakan saat menyampaikan kritik. Ia selalu siap mendukung program pemerintah jika dianggapnya sesuai dan tidak takut menolak dengan tegas bila tidak disetujuinya.
‘’Adrizon sebagai anggota dewan, saya kenal betul sebab setiap hari itu tugas saya. Ia cukup baik bersama dewan lainnya, terlepas dari kegiatan dinas, saya tidak punya hak untuk mengomentari, apalagi soal politik,’’ tutup Bustari.(jar/prw)



Caleg Hanura Tak Dijagokan

Untuk DPRD Prov dan DPR RI
POLITIK RM – Jika pemilu dilaksanakan hari ini, ada beberapa partai politik diprediksi menguat untuk DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Mukomuko dan DPR RI di Mukomuko. Dari beberapa pemilih yang ditanyai, partai caleg Partai Hanura sama sekali tak masuk kategori, meski untuk kabupaten parpol nomor 10 ini diprediksi kuat. Malah PBB yang dianggap partai kecil sedikit lebih berpeluang. Selain itu yang dinilai kuat, adalah caleg PKS, PAN, PDI Perjuangan, Golkar, Demokrat dan juga Gerindra selanjutnya partai lainnya.
Salah seorang tokoh pemuda Fendi mengatakan, untuk menang caleg butuh basis kuat dan kesiapan mengeluarkan dana kampanye. Juga masuk ke masyarakat tak cukup sekedar lewat saja, setidaknya ada komunikasi yang baik dan juga saling memahami. Diakuinya beberapa partai memiliki peluang lebih besar, seperti PAN, PKS, PDIP, PBB, Demokrat juga Golkar dan partai lainnya. Untuk Hanura sendiri, diakuinya peluang untuk menang ke provinsi kurang, untuk ke pusatpun di Mukomuko Hanura berat bisa maksimal. Sebab tidak banyak gerakan oleh caleg ataupun tim pemenangnya.
‘’Kalau kurang dikenal masyarakat, tidak memiliki basis, apalagi kekompakan antar caleg minim, sulit bisa mendapat dukungan. Hanura untuk kabupaten mungkin kuat, namun untuk ke Provinsi masih kalah dengan partai lain, jika pemilu sekarang,’’ paparnya.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kabupaten Mukomuko, Hermansyah, S.Kom, M.Kom mengakui jika persaingan untuk memenangkan kursi Provinsi cukup berat. Pasalnya jatah kursi hanya 4 sedangkan partai yang bersaing 12 partai. Kekuatan caleg setiap partai juga cukup baik, apalagi partainya incumbent. Namun untuk pusat, ia yakin bisa mendapat suara, karena tidak hanya di Mukomuko, di daerah lain cukup menguat.
‘’Kalau untuk provinsi kita tidak tahu juga dimana salahnya, namun memang persaingan berat, perlu perjuangan keras semua caleg. Mudahan saja, kelemahan yang masih ada, bisa diperbaiki dalam waktu yang tersisa jelang pemilihan. Kalau kabupaten mudahan, prediksi banyak orang kita masuk 5 besar tidak malenceng,’’ tutupnya.(jar)


Pilih Mujiono Wakil Rakyat yang Merakyat
Caleg DPRD Provinsi Nomor 1 PDIP
POLITIK RM -  Caleg DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Mukomuko PDIP nomor urut 1, Mujiono, S.IP, terinspirasi sosok sederhana dan merakyat, Capres Joko Widodo. Ia selalu ingin dekat tidak ada jarak antara pemimpin dan masyarakatnya. Maka dalam kesehariannya, Mujiono selalu berada di tengah masyarakat.
"Karena masyarakat tidak berkeinginan lagi ada jarak antara pemimpin atau wakil rakyat, sehingga dengan itu maka masyarakat akan lebih memilih sosok seperti Jokowi, yang saat ini sangat sulit ditemukan,’’ ungkap Mujiono.
Dikatakan Mujiono, hal inilah yang selama ini selalu ia lakukan pada saat sosialiasi. Dia menyebutkan dengan penampilan sederhana dan merakyat yang ditampilkannya, maka masyarakat akan menilai sosok wakil rakyat seperti inilah yang diharapkan selama ini.
‘’Kita selalu melakukan dialog dengan masyarakat tanpa memperlakukan perbedaan, sehingga dialog seperti ini kekeluargaan dan keakraban akan terjalin,’’ jelasnya.
Selama ini Mujiono selalu beragul dengan petani dan masyarakat cilik, Mujiono juga senantiasa mensosialisakan Capres PDIP Jokowi kepada masyarakat. Karena sosok jokowi merupakan aspirasi yang perlu dicontoh oleh seorang pemimpin atau wakil rakyat. Mujiono berjanji memperjuangkan masyarakat menjadi sejahtera dengan merealisasikan program, menuju masyarakat cerdas berwirausaha.
‘’Jika saya diamanahkan menjadi wakil rakyat, sebagian anggaran APBD ke depan, saya ingin perjuangkan nasib petani dan orang cilik termasuk usaha-usaha kecil supaya maju. Sehingga dengan itu masyarakat dapat mengembangkan usahanya,’’ pungkasnya.(jar)