Thursday, 14 March 2013

Kader NasDem Ancam Mundur Massal

//Pasca Beredarnya SK Kepengurusan Baru
METRO – Informasi semula seputar akan adanya perombakan kepengurusan di tubuh DPD Partai NasDem Kabupaten Mukomuko rupanya bukan sekadar isu  belaka. Kemarin diperoleh kabar bahwa telah beredar Surat Keputusan (SK) bernomor 064-SK/DPP-NasDem/III/2013 yang ditandatangani langsung oleh Surya Paloh yang isinya memuat struktur kepengurusan baru.
Dalam kepengurusan ini nama Maihardi EP, SE bukan lagi sebagai ketua umum. Tempatnya digantikan oleh Busril. Selaku Sekjen ditunjuk Musfar Rusli, menggeser posisi A Gandi.
Dimintai komentarnya, Maihardi yang tengah berkumpul bersama tokoh NasDem lain seperti Yuliasman, A Jumali, SP, M Maril di sekretariat menganggap dirinya telah dikudeta. Imbas dari kekecewaannya, Maihardi memastikan diri beserta kader-kader NasDem lain, baik di tingkat DPD maupun DPC bakalan mengundurkan diri. Tak hanya itu, Maihardi juga berencana memusnahkan seluruh atribut parpol.
‘’Kami kecewa. Kami dengan tegas mengatakan, jika SK tersebut berlaku di Kabupaten Mukomuko maka kami dan seluruh pengurus DPC akan mengundurkan diri serta akan memusnahkan seluruh atribut parpol,’’  kata Maihardi.
Seterusnya Maihardi juga meragukan legalitas SK kepengurusan yang baru tersebut. Pasalnya selama ini dirinya belum pernah mendapat arahan dari pihak DPW seputar rencana perombakan pengurus.
‘’SK saya dan kawan-kawan sebagai pengurus tidak pernah dibekukan, kok bisa muncul SK baru. Disini kan terlihat tidak masuk akal,’’ lanjut Maihardi.
Ditanya langkah selanjutnya yang akan diambil, Maihardi memilih menunggu petunjuk dari DPW dan DPP. Kabarnya, dalam beberapa hari ini tim khusus dari DPP NasDem Provinsi Bengkulu akan turun ke Mukomuko.
Rencana ini dibenarkan langsung oleh Dedi Ermansyah, SE, Ketua DPW NasDem Prov.
‘’Yang jelas kami menghargai perjuangan dari saudara Maihardi yang sudah membesarkan NasDem di Mukomuko. Kami akan turun ke sana dalam beberapa hari ke depan meninjau kondisi yang sebenarnya untuk kemudian  mencari solusi terbaiknya,’’ ungkap Dedi.
Terkait pernyataan disertai ancaman yang disampaikan oleh Maihardi, apa tanggapan jajaran pimpinan NasDem yang baru? Dikonfirmasi terpisah, Musfar yang dalam SK menjabat sebagai sekjen mengklaim bahwa legalitas SK kepengurusan baru adalah sah. Tidak ada unsur lain di balik perombakan pengurus. Penunjukkan orang-orang baru di kepengurusan adalah hasil evaluasi yang dilakukan selama ini oleh pihak DPP. Musfar lebih lanjut menganggap ancaman mundur massal dari Maihardi cs terlalu berlebihan.
‘’Seharusnya tidak perlu begitu, sebab bagaimanapun juga mereka masih tetap berada dalam kepengurusan parpol. Mengenai SK, itu keputusan resmi dari DPP,’’ papar Musfar.

Struktur Kepengurusan DPD NasDem Mukomuko Baru :
Ketua:             Busril
Sekretris :         Musfar Rusli
Bendahara :         M Maril
Ketua Dewan Pembina : A Jumali
Ketua Dewan Pakar :     H Supardji


13 DPC NasDem Tak Akui SK Baru2 Pengurus DPC Kota Mundur
AIR DIKIT – Pergolakan di tubuh internal Partai NasDem Kabupaten Mukomuko semakin menjadi saja. Semenjak beredar informasi turunnya Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) perihal pergantian pucuk pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), seluruh kader dan simpatisan dilanda kebimbangan.
Kemarin, para pentolan NasDem yang notabene pendukung Maihardi EP, SE serta perwakilan 13 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari total 15 DPC  menggelar rapat di kediaman HM Maril, di Desa Air Kasai, Kecamatan Air Dikit. Hasilnya, ke-13 DPC menolak atau tidak mengakui SK kepengurusan DPD NasDem yang baru.
Untuk DPC Selagan Raya cenderung mendukung kepemimpinan Busril bersama duetnya, Musfar Rusli. Ini disampaikan oleh Ketua DPC NasDem Selagan Raya, Abasri Budun kepada Radar Mukomuko (RM) via SMS.
Isi SMS secara lengkapnya ‘’kami seluruh ranting dan anggota di Selagan Raya tetap solid dalam bersama NasDem Mukomuko. Kami mendukung sepenuhnya surat keputusan DPP NasDem tentang pengurus DPD Mukomuko yang baru. Dan siap memenangkan NasDem di Selagan Raya dan Terunjam’’.
Sementara untuk DPC Pondok Suguh, hingga berita ini diturunkan belum diperoleh konfirmasi. Hanya saja sebelumnya, pimpinan DPC setempat, Basir, S.Pd menerangkan dirinya beserta pengurus lain belum mengambil keputusan. Harapannya agar seluruh kader NasDem tetap solid.
‘’Sekarang saya masih di NasDem, namun kedepannya terutama untuk percalegan saya masih memperhitungkan. Politik bisa saja berubah setiap saat. Namun saya tetap berharap kita bersatu selamanya,’’ kata Basir.
Selain menyatakan penolakan, rencana semula Maihardi Cs menunggu kedatangan tim dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Provinsi Bengkulu. Namun tiba-tiba diperoleh kabar bahwa pimpinan DPW, tak lain, Dedi Ermansyah, SE berhalangan lantaran secara mendadak dipanggil ke Jakarta. Alhasil pertemuan dengan pihak DPW ditunda hingga beberapa hari kedepan.
‘’Dari pihak DPW sudah meminta maaf mereka tidak bisa hadir hari ini (kemarin, red) lantaran dipanggil DPP. Mereka berjanji datang lagi  pada hari senin. Kita tunggu sampai hari itu baru kemudian kita mengambil sikap pasti. Pesannya agar kita bersabar dan tidak mengambil tindakan dulu,’’ kata Maril.
Sementara itu, Ketua DPC NasDem Kota Mukomuko, Allda Mardiansyah, S.Sos menyampaikan berita buruk dalam pertemuan. Dimana 2 pengurusnya menyatakan mengundurkan diri. Tidak diketahui jelas apakah pengunduran diri kedua pengurusnya itu lantaran konflik di tubuh partai ataukah ada alasan lain.
‘’Ya, ada 2 pengurus kita yang mengundurkan diri. Memang baru secara lisan, untuk surat resminya menyusul. Kita tidak bisa berbuat banyak terkait keputusan itu. Kita pun masih menunggu kejelasan mengenai masa depan NasDem di Mukomuko,’’ tutup Allda.(jar)