Monday, 1 April 2013

PERANG RB Media Group

Karyawan RB Media Grup Saling ‘’Tembak’’

BENGKULU RM - Puluhan senapan disertai ribuan peluru, menghiasi silaturahmi segenap unsur pimpinan, wartawan dan karyawan RB Media Grup yang dipimpin langsung oleh pimpinan Rakyat Bengkulu (RB) Media Grup, HM. Muslimin, SH, MH. Masing-masing peserta dengan berpakaian lengkap, layaknya tentara perang angkat senjata dan saling tembak. ‘’Win Or Dead’’  begitulah tema acara War Games RB Media Group ini. Bukan perang sebenarnya, walau sepintas senjata dan pakaian sama dengan tentara namun ini hanyalah geme, yaitu geme soft gun.
Para peserta dibagi per kelompok, dilengkapi rompi anti peluru softgun,  penutup muka dan senapan canggih, masing-masing hanya dibedakan oleh bendera. Yaitu tim penyerang  menggunakan bendera kecil merah, sementara tim bertahan diberi bendera kuning, untuk mebedakan mana lawan dan kawan.  Perang dilangsungkan dalam rimbunan hutan pantai ujung pantai panjang ini. Tim yang menyerah atau semua pasukannya tertembak dianggap kalah. Tidak sedikit mereka yang tertembak dan meninggalkan bekas merah dan biru terkena peluru yang terbuat dari bahan plastik ini. Disatu-sisi asik berperang, juga perserta lainnya bernyanyi dan menikmati makan dan snack yang disediakan panitia pelaksana.
Dikatakan Muslimin dalam sambutannya, dalam perperangan ini, peserta diharapkan bias hati-hati, sebab bila terkena dalam jarak dekat tanpa pelindung yang cukup, maka dampaknya juga berbahaya. Tujuan dilakukan acara ini untuk menjalin silaturrahmi antar media dibawah RB media group. Ia berharap semua bisa menikmatinya dan mengambil hikmah dari kegiatan ini. Jangan ada dendam atau melanggar aturan main yang ada.
‘’Ingat ini hanya game biasa dan untuk menjalin silaturrahmi, jangan nanti malah melempar lawan dengan batu dan sebagainya dan sengaja menembak untuk menganiaya.  Ambillah hikmahnya dan kedepannya bisa lebih baik dagi dalam tugas masing-masing ,’’ kata Muslimin.
Salah seorang peserta, M Basir, asal Radar Mukomuko, usai mengikuti game ia mendapat beberapa bekas terkena peluru softgun, bahkan Ia sempat meringis kesakitan. Namun ini hanyalah game, bekas tembakan tersebut menjadi kenangan tersesndiri dan kebangaannya, sebagai bagian dari RB media group. Sebab tidak banyak perusahaan yang melakukan silaturrahmi dengan cara ini. Ia juga mengaku baru sekali ini ikut game yang betul-betul menantang ini. Banyak makna yang didapat dalam kegiatan ini. Selain merasakan perang, juga ada makna lain dalam kehidupan sehari-hari.
‘’Saya terkena tembakan beberapa kali, meski menggunakan jaket masih juga membekas dan sakit. Tapi saya bangga dan bahagia bisa bergabung dalam kegiatan ini. Mudahan terus dilakukan ke depannya dalam momen yang berbeda,’’ demikian Basir.(jar)