Tuesday, 12 February 2013

Konflik NasDem Ditengahi DPP


METRO – Konflik yang terjadi di tubuh Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Mukomuko telah menyita perhatian masyarakat. Terlebih sejak dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), NasDem tergolong eksis mempromosikan diri dan juga nomor urut partainya. Tak ingin konflik tersebut berkepanjangan hingga nantinya memecah konsentrasi para kader menjelang pemilu, salah seorang pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem angkat bicara.
Ir. Wismen A Razak, M.Si yang kini menjabat Ketua Departemen Pendidikan Politik dan Kebudayaan di DPP menegaskan bahwa sampai hari ini Ketua DPD NasDem Kabupaten Mukomuko yang sah adalah Maihardi EP, SE dengan Sekjennya, A Gandi.
Terkait penyampaian Musfar Rusli sebelumnya bahwa dalam waktu dekat akan ada penyempurnaan struktur organisasi partai, Wismen tak menampiknya. Disini DPP akan menilai, mana kader yang benar-benar mampu menjalankan roda organisasi disertai dengan loyalitas dan kerja keras dan mana yang hanya ikut-ikutan. 
‘’Jadi kalau Maihardi merasa dirinya sudah berbuat untuk partai, dia tidak perlu takut. Soal akan adanya penyempurnaan struktur organisasi, itu maksudnya penambahan pengurus. Tapi kalau dari hasil evaluasi ada kader yang tidak sesuai, pergantian bisa saja terjadi,’’ kata Wismen.
Lantas bagaimana dengan anggapan telah terjadi dualisme kepengurusn di DPD NasDem Mukomuko, yakni antara Maihardi dengan Musfar Rusli? Wismen kembali menegaskan bahwa kepengurusan DPD NasDem Mukomuko hanya 1, dan itu dibawah kepemimpinan Maihardi.
Soal adanya 2 lokasi perekrutan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg), Wismen menganggap hal itu bukan masalah. Justru menurutnya itu menandakan loyalitas dan semangat kader yang tinggi. Sekalipun perekrutan dilakukan di 2 tempat, muaranya tetap 1, yakni di DPW NasDem Bengkulu.
‘’Tidak ada dualisme kepengurusan NasDem di Mukomuko. Kalau merekrut bacaleg itu sah-sah saja di 2 tempat, kan nanti muaranya tetap satu, di DPW. Yang tidak boleh itu mendaftarkan bacaleg ke KPUD dengan beda versi. Jadi menurut saya tidak ada masalah yang serius di tubuh NasDem Mukomuko, hanya salah paham saja,’’ tutup Wismen.(jar)