Thursday, 2 July 2015

Final! Ichwan Gagal Nyagub


//Hasil Hitung Ulang Dukungan
BENGKULU RM – Perjuangan panjang para relawan Ichwan For Gubernur tampaknya tidak sesuai rencana. Hasil pernghitungan ulang syarat dukungan kepada Ichwan Yunus – Rahmat Alfi sebagai calon independen oleh KPU Provinsi sesuai arahan Banwaslu tetap memutuskan Tidak memenuhi syarat (TMT). Dengan demikian pasangan ini batal total bersaing pada Pilkada kelak, kecuali melalui jalur partai politik.
Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra S.Ag, MM  menegatakan  setelah dalam proses perhitungan dan penelitian ulang di KPU Provinsi Bengkulu ternyata hasilnya masih juga Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
‘’Kita memang sudah melakukan perhitungan ulang atas instruksi dan rekomendasi dari Bawaslu. Namun, hasil dari syarat dokumen dukungan pasangan Ichwan-Rachmad ternyata masih juga TMS. Itu artinya, sudah dipastikan bahwa pasangan balon Gubernur , Ichwan Yunus tersebut gagal untuk maju melalui jalur independent,’’ kata Irwan.
Dijelaskan Irwan, setelah dilakukan perhitungan ulang. Ternyata dalam hasil tersebut diketahui dukungan untuk Ichwan-Rachmad yang memenuhi syarat (MS) hanya berjumlah 166.000. Ini justru sangat jauh dari jumlah yang dibutuhkan untuk MS  yakni harus mencapai 192.600 dukungan.
‘’Sebelumnya memang diketahui hasil jumlah dukungan dari pasangan tersebut mencapai 174.000. Namun nyatanya, setelah dilakukan penelitian ulang ternyata dukungan tersebut malah semakin berkurang, dan hanya mencapai 166.000 dukungan,’’ jelas Irwan.
Lanjutnya, walaupun pasangan Ichwan-Rachmad tidak bisa lagi maju melalui jalur independent atau perseorangan. Namun, masih ada kesempatan dan jalan lain untuk rencana maju pasangan tersebut. Yakni, melalui jalur Partai Politik (Parpol).
‘’Kesempatan untuk maju melalui independent memang tak bisa lagi. Kalaupun mau, ya harus melalui jalur Parpol. Karena syarat dukungan tersebut kan belum masuk ke tahap verifikasi faktual. Jadi, kalau memang masih mau maju, ya silahkan saja melalui jalur Parpol,’’ tambah Irwan.
Sementara, Ichwan yang sempat ditemui beberapa waktu lalu. Justru menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju kembali dalam Pilkada bulan Desember mendatang, jika memang tidak bisa melalui jalur independent.
‘’Jika dalam perhitungan ulang, hasilnya masih saja TMS. Maka, saya lebih baik pension saja. Termasuk juga jika ada tawaran untuk menjadi Calon Wakil Gubernur (Cawagub), saya pun tetap tidak akan maju,’’ tegas Ichwan.(kei)

Sultan, Cagub Peduli Desa dan Kemiskinan
BENGKULU RM – Banyak program uggulan yang ditawarkan oleh kaandidat calon Gubernur menarik simpati bagi masyarakat perbaikan infrastruktur , perbaikan tatakelola pemerintahan , pedidikan dan kesehata serta program lainya. Tapi bagi Wakil Gubernur Bengkulu Sultan B. najamudin membangun desa dan mengentaskan kemiskinan adalah prioritas yang perlu mendapat perhatian dan hal ini dibuktikannya sejak menjadi anggota senator mewakili Bengkulu hingga dilantik menjaadi wakil Gubernur saat ini.
‘’Desa adalah ujung tombak gambaran kesejrhteraan suatu negara, karena mayoritas masyarakat di Indonesia tinggal di desa dan data statistik menyebutkan angka kemiskinan di desa masih cukup tinggi khusunya di Provinsi Bengkulu, saya benar konsen untuk hal ini karena jika saudara-saudaa kita yang ada didesa diperhatikan kesejahteraannya maka secara otomatis pergerakan laju ekonomi suatu provinsi akan terangkat dan angka kemiskinan dapat ditekan seminim mungkin,’’ Terang Sultan yang didaulat sebagai ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah Provinsi Bengkulu.
Sultan menambahkan Negara melalui pemerintah pusat dan daerah mesti bertanggug jawab atas kesejahteraan dan permasalahn kemiskinan yang ada di desa maka menurutnya lagi, program pusat seperti PNPM serta program bantuan untuk desa yang juga di anggarkan dalam APBD Provinsi Bengkulu harus diperhatikan pelaksanaanya dan didorong sehingga benar-benar bermanfaat bagi laju kehidupan ekonomi pedesaan.
‘’Saya sering turun kedesa-desa misalnya meninjau pelaksanan program PNPM serta beberapa program yang ditujukan ke masyarakat desa, saya melihat program ini cukup berhasil untuk membantu saudara kita yang ada di desa dn teman-teman fasilitator juga bekerja maksimal bekerjsama dengan warga setmpat untuk membangun fasilitas yang benar-benar dibutuhkan. Begitupun juga beberapa program daerah yang ditujukan kedesa misalnya program listrik madiri dan pembagian bibit gratis bagi petani, tapi memang disana sini masih perlu perhatian dari pemerintah dan kita punya kewajiban atas itu untuk mendorong agar program mambangun desa porinya lebih besar ditahun mendatang,’’  ujar Sultan saat berdialog dengan fasilitator PNPM dan masyarat di kab. Rejang Lebong.
‘’Saya lihat pak wagub ini konsen sekali memperhatikan program pengentasan kemiskinan yang ada didesa kami merasa bangga karena kerja tim fasilitator didesa diperhatikan  dan pak wagub juga tidak segan bertukar fikiran dan menerima masukan dari bawah, dan ini ini penting sehingga program didesa-desa benar-benar terarah,’’ ungkap Erwin salah satu failitator PNPM di kab.  Rejang Lebong.
Sultan menambahkan sejak duduk sebagi anggta DPD priode lalu dirinya benar-benar konsen memperjuangkan UU dana Desa yang saat ini telah berhasil di anggarkan oleh pemerintah pusat sehingga setiap desa memiliki anggaran bantuan tersendiri untuk membangun desa.
‘’Tahun ini UU desa telah disahkan oleh DPR dan dananya akan seger turun, sekarang tugas kita mendampingi masyarakat desa dan memberikan pengetahun kepada aparat desa tentang penggunaan dan tersebut agar tidak bermasalah dan tepat sasaran,’’ kata sultan.
Sultan menambahkan, generasi muda desa yang tergabung dalam karang taruna juga memiliki andil besar dalam membangun desa. Pihak karang taruna desa yang telah sejak puluhan tahun lalu ini.
‘’Karang taruna desa adalah bagian motor pengerak desa banyak program yang bias dilakukan selain juga menjalankan fungsi pengawaan pembangunan desa hendaknya karang taruna lebih kreatif melaksanakan program kerja kreatif untuk kebaikan masyarakat desa,’’ pungkas ketua karang taruna Povinsi Bengkulu ini.(key)