Tuesday, 26 May 2015

PKB ‘’Cinta Berat’’ ke Sapuan


METRO – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tampaknya ‘’cinta berat’’ ke Bakal calon Bupati Mukomuko, H. Sapuan,SE,Ak,MM,CA. Buktinya partai pemenang ke 3 Pilleg di Mukomuko ini dengan lugas menyatakan dukungan kepada Sapuan untuk maju Pilkada. Seluruh pengurus, kader dan simpatisan partai yang disebut-sebut lahir dari rahim Nahdatul ulama (NU) ini sudah sangat matang mengantar Runer UP Pilkada 2009 tersebut ke kursi nomor wahid di Mukomuko.
Ketua DPC PKB Mukomuko, Adrizon,N mengatakan sejak awal, PKB telah menyatakan dukungan kepada Sapuan, sampai sekarang tidak pernah berubah. Kader dan simpatisan PKB akan berjuang sekuat tenaga untuk mengantar Sapuan memenangi Pilkada kelak. Karena ini sudah perintah dari pusat, yang tertulis di dalam SK rekomendasi dukungan.
‘’SK dukungan kepada Sapuan sebagai calon bupati sudah kita pegang, tidak ada masalah lagi. Kami sekarang telah menyatakan siap mengantar Sapuan memenangi Pilkada,’’ kata Adrizon.
Ada banyak alasan, mengapa PKB mengusung Sapuan sebagai calon Bupati Mukomuko. Diantaranya karena berdasarkan survey tim independen, Sapuan merupakan kandidat calon bupati paling diinginkan masyarakat. Artinya Sapuan akan memenangi Pilkada kelak dengan mudah. Kemudian kemampuan politik Sapuan sudah teruji pada Pilkada sebelumnya, meski tidak menang, namun ia sukses memberi perlawanan sengit terhadap incumbent. Selain itu visi dan misi Sapuan dengan PKB hampir sama, artinya sudah sejalan, untuk kepentingan daerah dan masyarakat.
‘’Kami tidak ragu lagi dengan kemampuan Sapuan dan kesiapannya untuk memenangi Pilkada. PKB yakin, Sapuan adalah bupati Mukomuko berikutnya. Insyaallah bersama Sapuan Mukomuko bisa lebih baik,’’ kata mantan anggota DPRD Mukomuko ini.
Lanjutnya, banyak alasan masyarakat memilih Sapuan sebagai Bupati Mukomuko mendatang. Selain ia merupakan sosok yang cerdas dan punya kemampuan dalam berbagai segi, Sapuan juga sangat peduli pada masyarakat. Bukti kecil kepedulian Sapuan adalah, ia selalu membantu masyarakat kurang mampu, seperti pada anak yatim, korban bencana dan sebagainya. Yang paling fenomenal, ia mendatangkan 3 unit ambulance disaat masyarakat mengeluh karena minimnya ambulan di puskesmas-puskesmas untuk membawa pasien.
‘’Sejak ada ambulance Sapuan tidak banyak lagi keluhan dari masyarakat, mengenai ambulance. Dulu warga kerap membawa passien menggunakan travel, sekarang ada ambulance gratis. Juga setiap ada bencana kebakaran, banjir dan dihari-hari besar, Sapuan selalu menurunkan bantuannya,’’ tutup Adrizon.(jar)

Pendaftaran Cabup Independent Dibuka, KPU Sepi
POLITIK RM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati Mukomuko khusus untuk perorangan atau independen. Pendaftaran dimulai pada 11 juni hingga 15 juni 2015 di sekretariat KPU Mukomuko. Namun untuk Mukomuko hampir dipastikan tidak ada calon independen yang mendaftar.
Dalam UU Nomor 8 Tahun 2015, terdapat dua persyaratan dukungan calon perseorangan. Yakni, fotokopi e-KTP dan surat pernyataan dukungan. Syarat jumlah dukungan minimal bagi calon perseorangan untuk bisa berpartisipasi 10 persen dari jumlah penduduk.
Salah seorang anggota KPU Mukomuko, AH. Siregar,S.Ag,M.Pd mengatakan untuk Mukomuko berdasarkan data DAK2 jumlah penduduk 169.562 jiwa. Artinya calon independen meski memiliki dukungan sebanyak 16.957 dukungan dalam bentuk poto copy KTP atau surat pernyataan dukungan. Selain itu asal dukungan juka meski menyebar, tidak hanya fokus pada 1 atau 2 kecamatan.
‘’Pendaftaran sudah dibuka, penyerahan berkas dimulai 11 juni kelak hingga 15 juni. Untuk ketentuan sesuai aturan yang berlaku, calon wajib menyerahkan bukti dukungan yang diminta,’’ katanya.
Regar juga mengakui kemungkinan besar di Mukomuko tidak ada kandidat calon independen akan mendaftar. Sebab sejauh ini belum ada yang berkonsultasi menyangkut dengan maju melalui jalur ini. Namun mereka akan tetap menunggu sampai jadwal pendaftaran berakhir.
‘’Kita lihat saja nanti, kalau memang ada kita terima dan siap diverifikasi, jika tidak juga tak masalah, artinya semua akan maju dengan partai,’’ ungkapnya.
Anggota KPU lainnya, Syofia Diana,SE juga mengatakan pendataran sudah dibuka, untuk yang ingin mendaftar bisa lihat syarat dan ketentuan lain di pengumuman. Pendaftaran ini dibuka serentak se Indonesia. Pihaknya menjamin calon perseorangan diperlakukan sama dengan calon dari partai politik. Masa pendaftaran calon kepala daerah tetap dilakukan pada 26–28 Juli mendatang. Hanya, karena untuk calon perseorangan diperlukan waktu penelitian dukungan, tahapannya didahulukan.
‘’Jadwal sesuai dengan yang dimumkan, kita siap menerima pendaftaran,’’ tutupnya.(jar)


 Wismen dan Mahasiswa Bahas HGU dan Kesejahteraan
METRO – Setelah sebelumnya Sapuan bertemu dengan warga Mukomuko di Kota Bengkulu, kali ini giliran Ir. Wismen A Razak,M.Si kumpulkan mahasiswa Mukomuko di Bengkulu. Dalam silaturahmi singkat ini, para mahasiswa Mukomuko mengajukan berbagai pertanyaan dan tantangan kepada Wismen yang merupakan calon kuat Bupati Mukomuko. Diantaranya terkait dengan program pembangunan, kesejahteraan hingga terkait dengan keberadaan investor di Mukomuko.
Dihubungi kemarin, Wismen mengakui ada silaturahmi dengan mahasiswa di salah satu restoran di Kota Bengkulu. Kegiatan ini sebatas searing untuk menampung aspirasi mahasiswa dan juga membicarakan rencana pembangunan serta politik lainnya. Juga diakuinya banyak pertanyaan dari mahasiswa pada pertemuan ini yang akan menjadi pedoman untuk dirinya jika dipercaya memimpin Mukomuko.
‘’Kita bertemu untuk silaturahmi saja, karena sama-sama punya kepentingan terhadap daerah, memang banyak yang dibahas dengan para mahasiswa. Ini sangat penting untuk kelancaran kedepan. Pemikiran adek-adek mahasiswa cukup beragam dan cerdas,’’ ungkapnya.
Juga diakui Wismen dari sekian banyak permintaan dan usulan dari mahsiswa ini, ada satu yang tidak mungkin bisa dilakukan. Yaitu mengenai penolakan terhadap izin perpanjangan Hak Garap Usaha (HGU) perusahaan perkebunan yang ada. Keberadaan investor cukup penting bagi daerah, ini menyangkut pembangunan dan lowongan kerja bagi masyarakat itu sendiri.
‘’Memang untuk masalah penolakan perpanjangan HGU tidak bisa kita jamin, sebab ini menyangkut banyak kepentingan. Keberadaan investor penting bagi kemajuan daerah,’’ ungkapnya.
Masih disampaikan Wismen, HGU tidak ditolak perpanjangannya, melainkan akan dilakukan evaluasi. Dalam hal ini disesuaikan dengan kepentingan daerah dan masyarakat. Sebab HGU yang ada sekarang ini, dibentuk saat Mukomuko masih kecamatan dari Kabupaten Bengkulu Utara, maka wajar sudah tidak sesuai.
‘’Kita sudah berkembang, masyarakat semakin bertambah, maka kebutuhan lahan dan tata letak wilayah perlu disesuaikan. Untuk ini memang dibutuhkan evaluasi kawasan HGU. Jangan lagi HGU berbatasan dengan rumah warga, harus ada kawasan pertanian dan pengembangan,’’ tutupnya.(jar)