Monday, 27 April 2015

Wismen Deklarasi Maju Pilbup



Dihadapan Ribuan Pendukungnya
METRO – Ir. Wismen A Razak, M.Si akhirnya menjadi kandidat pertama yang mendeklarasikan diri sebagai calon Bupati Mukomuko. Kemarin bertempat di Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, didampingi istrinya Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem menyatakan diri siap bersaing pada Pilbup nanti. Ia minta doa restu sekaligus dukungan dari ribuan massa yang memadati lokasi acara diselenggarakan.
Rangkaian acara, Wismen dan rombongan langsung disambut di perbatasan Mukomuko dan Bengkulu Utara oleh para pendukungnya. Berikutnya massapun konvoy mengiringi kendaraan yang membawa bakal calon dengan slogan ‘’ perubahan segera datang’’ ini. Di lokasi acara diselenggarakan, massa yang datang dari berbagai penjuru sudah menunggu, Wismen disambut dengan penuh semangat dan rasa haru. Berselang beberapa saat acara dimulai, dengan sambutan dari para tokoh dan Wismen sendiri. Dalam sambutannya Wismen sempat berlinang air mata, karena haru begitu besarnya harapan masyarakat kepadanya. Acara dilanjutkan dengan jamuan makan dan silaturahmi.
Dalam sambutannya Wismen menyatakan, ia siap bersaing sebagai calon bupati Mukomuko periode 2015-2020. Rencana ini sudah ia tanamkan sejak jauh sebelumnya. Selain itu, ia mencalon juga merupakan mandat dari pendiri partai NasDem Surya Paloh. Seperti diketahui Partai NasDem memiliki satu fraksi di DPR RI yang siap menyokong pemerintahannya kelak. Atas dasar itu pula, ia yakin bisa memenangi Pilkada dan membangun Mukomuko lebih baik lagi kedepannya.
‘’Pada 14 April ketika menyebut Mukomuko, Pak Surya Paloh langsung bilang khusus Mukomuko, saya minta Wismen menjadi bupati. Semuanya terdiam dan tidak ada bergeming, kenapa karena intensitas pekerjaan saya sangat tinggi mengingat Pilkada yang lebih besar. Terus saya sampaikan, posisi saya untuk menghadapi Pilkada di Mukomuko belum maksimal, karena aktivitas saya lebih banyak di luar Mukomuko. Hal ini langsung ditanggapi oleh pak Surya Paloh, dan meminta saya ambil cuti satu bulan untuk  persiapan dan kerja politik dan pulang ke Mukomuko, kamu menjadi Bupati Mukomuko. Itu bahasanya, bukan calon bupati, tetapi persiapkan diri menjadi Bupati Mukomuko. Inilah yang membuat saya berfikir, hingga tak tidur sehari semalam memikirkannya. Kenapa, karena waktu satu bulan yang diberikan kepada kami itu adalah waktu yang sangat sempit untuk sebuah persiapan. Namun alhamdulillah, semua jalan dapat kami lalui, akhirnya hari ini (kemarin,red) kami sampai ke kampung halaman. Secara pribadi dan secara keluarga dan secara partai, saya menyatakan siap maju dan siap menang untuk Pilkada 2015,’’ ujar Wismen.
Soal pendamping, ia mengakui hingga saat ini belum ditetapkan, karena masih menunggu hasil survey. Begitu juga dengan partai pengusung, ia menyebutkan, sesuai dengan hasil pembicaraan dan lobi politik di tingkat pusat, berkemungkinan besar akan diusung sebanyak 11 kursi di parlemen.
‘’Penetapan calon wakil, berdasarkan hasil survey dan mulai minggu depan akan dilaksanakan survey LSI dengan mengambil sample sebanyak 800 orang, sesuai standar partai. Selain Partai NasDem, kolaisi partai belum masih menunggu kepastian, ada saatnya akan dideklarasikan. Untuk sementara ini, mungkin koalisi partai dengan jumlah 11 kursi di dewan,’’ paparnya.
Wismen juga menegaskan kesiapannya mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat di daerah ini. Seperti yang terganjal dalam mengolah lahan dan menerbitkan sertifikat lahan karena masuk kawasan hutan. Hal ini juga telah dibicarakan, dan pemerintah pusat siap melakukan terobosan itu agar terciptanya ekonomi yang berkembang pesat untuk kesejahteraan masyarakat.
‘’Saya sebelum datang ke Mukomuko telah konsultasi dengan dua orang menteri yang cukup dekat dengan saya. Menteri Agraria dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Saya minta kepada mereka, apa program yang akan saya sampaikan kepada masyarakat Kabupaten Mukomuko. Alhamdulillah, dua kementerian ini sudah mempunyai kerja sama dalam pemberian hak atas tanah kepada masyarakat yang belum memiliki sertifikat, bagi masyarakat penyangga hutan, bagi masyarakat penggarap HPT akan dibebaskan atau dialihkan dan menjadi hak milik mereka. Dalam waktu dekat, BPN Mukomuko akan diperintahkan untuk menginventarisir jumlah HPT yang digarap masyarakat dan itu akan disesuaikan dengan peta yang ada di Kementerian Kehutanan dan BPN pusat. Dan kemudian akan menerbitkan sertifikat gratis,’’ tandas Wismen.
Tokoh masyarakat Mukomuko, Arna Rizal, berharap jika Wismen diamanahkan untuk memimpin daerah ini, benar-benar berangkat dari niat untuk membangun. Ia berharap, setelah menjadi pemimpin, harus memikirkan nasib masyarakat.
‘’Kami berharap, jika niat Wismen tercapai untuk memimpin daerah ini, bisa menampakkan kemajuan. Selain itu, kami siap memberi dukungan dan doa restu,’’ demikian Arna Rizal.(nek)


Kantongi Rp 18,1 Miliar, KPU Pede Hadapi Pilkada
//Dawud : Kabupaten Rp 14 M, Provinsi Rp 4,1 M
METRO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko percaya diri (Pede) menatap pemilihan Bupati Mukomuko dan gubernur Bengkulu yang dihelat Desember kelak. Pasalnya saat ini mereka hampir pasti mengantongi Rp 18,1 miliar anggaran khusus untuk menyukseskan pesta demokrasi di Mukomuko. Masing-masing dana dari kabupaten Rp 14 miliar akan disahkan pada APBD Perubahan dan kemarin mendapat kepastian dana searing dari Pemda Provinsi Bengkulu Rp 4,1 miliar.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud,S.Ag mengatakan untuk pendanaan sekarang sudah bisa dikatakan aman, setelah mendapat kepastian anggaran dari pemda Rp 14 miliar dan ditambah dengan bantuan dana dari Provinsi sebesar Rp 4,1 miliar. Kepastian anggaran searing dari provinsi didapat kemarin, saat dilangsungkan rapat KPU se Provinsi Bengkulu. Dengan demikian ia menyatakan bahwa KPU Mukomuko sudah sangat siap menyukseskan pemilihan bupati sekaligus pemilihan Gubernur.
‘’Saya rasa dengan kepastian anggaran ini, Pilkada di Mukomuko tidak ada kendala lagi, karena memang dari awal kuncinya dipendanaan. Kemarin rapat di Provinsi kita mendapat tambahan Rp 4,1 miliar dan sebelumnya pemda sudah sepakat dana pilkada 14 miliar,’’ paparnya.
Lanjutnya, dari sekarang KPU mulai melaksanakan tahapan Pilkada sesuai dengan petunjuk yang sudah diatur di dalam PKPU. Dimana tahap awal adalah penerimaan PPK dan PPS. Selanjutnya pendataan pemilih pilkada berdasarkan DP4 dari pemerintah daerah. Untuk pendaftaran calon juli mendatang, khusus calon independent pendaftaran pada bulan depan sudah dimulai. Sementara pemilian sejauh ini tidak ada perubahan, yaitu dilaksanakan serentak pada 9 Desember mendatang.
‘’Sekang kami mulai fokus melaksanakan rangkaian kegiatan yang sudah ada, kita berusaha semaksimal mungkin tidak ada tahapan yang terlambat dari jadwal,’’ tuturnya.
Sementara, Asisten III Pemprov, Ir. H. Sudoto, M.Pd mengatakan Anggaran Pilgub sudah disepakati, yakni sebesar Rp 91 miliar. Ini berdasarkan hasil rapat antara Pemda Provinsi dan KPU Provinsi Bengkulu, pada Jumat (24/4) sekitar pukul 18.15 WIB.
‘’Sedangkan untuk penandatanganan MoU Hibah akan dilaksanakan pada 27 April besok (Hari ini, red). Dipastikan sebelum 30 April kelak sudah selesai,’’ kata Sudoto.
Lanjutnya, dari total anggaran tersebut, rinciannya meliputi, Rp. 69 miliar untuk KPU, dan Rp. 22 miliar untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Jumlah anggaran ini sebenarnya masih di bawah usulan KPU Provinsi sebelumnya yang mencapai Rp 111 miliar.
‘’Usulan awalnya untuk KPU Provinsi adalah Rp. 82 miliar, namun yang diakomodir Rp. 69 miliar. Sedangkan untuk Bawaslu awalnya Rp. 29 miliar, namun yang diakomodir justru Rp. 22 miliar,’’ jelas Sudoto.
Sementara untuk anggaran dana searing ke Kabupaten/kota, seperti Mukomuko, Kaur, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Seluma, dan Bengkulu Selatan. Yang ikut menyelenggaran Pilkada, dananya ditanggung 50 persen dari APBD Provinsi dan 50 persen lagi dari APBD Kabupaten.
‘’Artinya anggarannya 50:50. Berbeda dengan daerah yang tidak menyelenggarakan. Seperti, Kota Bengkulu dan Benteng. Itu dananya ditanggung APBD Provinsi 100 persen,’’ tegas Sudoto.
Sementara Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Khairul Anwar, BSc mengatakan pihaknya mengharapkan dana yang dialokasikan untuk Pilgub betul-betul tidak memboroskan keuangan daerah. Sebab masih banyak program yang bersentuhan langsung ke masyarakat belum terakomodir. Seperti dana untuk alat peraga kampanye itu harusnya tidak perlu besar-besar. Karena selama ini para kandidat sudah melakukan sosiaslisasi.
‘’Pada dasarnya kita ingin Pilkada di Bengkulu lancar dan tidak terkesan pemborosan anggaran. Sehingga kami selama ini ingin dihitung betul-betul kebutuhannya. Tidak bisa dana diusulkan berdasarkan keinginan,’’ tutupnya.(jar/cw9)



KPU Mukomuko Buka Pendaftaran PPK dan PPS
METRO – Terhitung sejak 25 April kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko membuka pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Petugas Pemungutan Suara (PPS). Bagi yang berminat dapat mengambil formulir pendaftaran di kecamatan masing-masing ataupun di sekretariat KPU Mukomuko. Umur paling rendah dibatasi 25 tahun dan belum pernah 2 periode menjabat sebagai anggota PPK atau PPS. Lamaran diantar langsung ke KPU Mukomuko, paling lambat 29 April.
Syarat lainnya, tidak pernah menjadi anggota partai selama kurun waktu 5 tahun dibuktikan dengan surat keterangan. Untuk pendidikan menimal SLTA atau sederajat. Juga tidak pernah dipidana dengan putusan hakim tetap dengan sanksi penjara 5 tahun atau lebih. Untuk syarat lain dapat ditanyakan langsung ke KPU atau lihat pengumuman di Radar Mukomuko.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud,S.Ag menjelaskan penerimaan PPK dan PPS dilakukan bersamaan. Khusus PPS harus utusan dari desa minimal sebanyak 6 orang. Untuk lamaran langsung diserahkan ke KPU sesuai dengan petunjuk yang ada. Pelamar akan melalui beberapa kali tahapan tes, diawali dengan tes administrasi, test tertulis dan wawancara. Juga diingatkan sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 3 tahun 2015 disalah satu pasalnya disebutkan bahwa anggota PPK, PPS dan KPPS tidak boleh bekerja lebih dari dua kali periode.
‘’Bagi yang berminat silahkan mendaftar dengan melengkapi syarat yang ditentukan. Pendaftar tidak dibatasi, hanya waktu terakhir penerimaan berkas pada 29 April nanti, KPU mengutamakan kompetensi, SDM serta kelengkapan berkas persyaratan calon,’’tuturnya.
Anggota KPU, Syofia Diana,SE mengatakan formulir sudah disampaikan ke kecamatan, bagi yang berminat dapat memperbanyaknya. Tes dilakukan secara terbuka, yang jelas petugas yang dipilih harus siap bekerja dengan baik dan tidak memihak kepada salah satu pasangan. Pelamar menyertakan surat pernyataan bermaterai yang sudah tersedia form nya, foto kopi ijazah terakhir yang dilegalisir, foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat keterangan kesehatan, pas foto berwarna 4×6 sebanyak dua lembar, dan Daftar Riwayat Hidup (DRH). Berkas kelengkapan administrasi pendaftaran diserahkan ke Kantor KPU. Untuk keterangan lebih lanjut bisa ditanyakan langsung ke KPU Mukomuko.
‘’Untuk persyarakat sesuai dengan pengumuman, untuk formulir dapat diambil di kecamatan masing-masing. Yang pasti mereka harus siap  bekerja keras dan bertanggungjawab,’’ tuturnya.
Sekretaris KPU Mukomuko, Aran,S.Pd menambahkan syarat untuk menjadi anggota PPK dan PPS harus memenuhi aturan yang ditetapkan oleh KPU. Tidak ada keistimewaan, semua pendaftar sama. Selain harus mematuhi aturan pelamar juga harus mematuhi aturan administrasi.
‘’Setiap pelamar harus membuat surat lamaran, surat pendaftaran bermaterai, Pas photo 3x4 tiga lembar, KTP, Surat keterangan berbadan sehat, dan surat pernyataan yang ditentukan KPU,’’ ujarnya.(jar)