Tuesday, 14 April 2015

Cendana Utus Andy?


Bupati Tetapkan Pewaris Pemetahannya
METRO – Teka-teki kemana arah keluarga cendana (istilah untuk keluarga bupati red) pada Pilkada kelak semakin terang. Yang jelas mereka tidak mungkin sebatas menjadi penonton saat pesta demokrasi bergejolak. Kabarnya Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD-PKS) yang juga anggota DPRD Mukomuko, Andy Suhary,SE,M.Pd dijagokan untuk mewariskan estapet pemerintahan sekarang.
Majunya Andy sebagai pewaris, atas permintaan langsung dari Bupati Mukomuko Drs. H Ichwan Yunus,CPA,MM. Bahkan isunya rencana ini, sudah dibahas secara serius dalam keluarga. Mereka mulai menyusun kekuatan dengan menggerakkan kembali jaringan politik cendana, yang sukses mengantar Ichwan dua periode memegang kendali ‘’kapuang sakti ratau batuah’’ ini.
Jika kabar ini benar adanya, maka persaingan politik menuju BD 1 N akan lebih sengit dan menarik untuk ditunggu. Karena siapapun calon yang diutus dari keluarga penguasa saat ini, tidak bisa dianggap remeh. Disegala segi mereka lebih siap, terutama menyangkut dengan finansial dan juga kekuatan lobi politiknya, apalagi Ichwan yang sudah begitu melekat dengan daerah ini ikut turun langsung.
Dihubungi langsung, keluarga bupati yang tidak diragukan lagi kapasitasnya dalam urusan rumah tangga keluarga cendana, yang enggan disebut namanya, tidak membantah kabar tersebut. Bahkan ia mengakui bupati telah memberi sinyal kuat untuk itu. Andy sendiri telah diminta kesiapannya.
‘’Ini baru sebatas rencana yang kebetulan langsung dari bupati, tampaknya serius, sehingga kami langsung membahasnya dalam keluarga,’’ paparnya.
Dikonfirmasi langsung dengan bersangkutan, Andy belum mau terlalu terbuka, bahkan ia sempat ketawa lepas. Namun dari raut wajahnya mengindikasikan, jika isu ini benar adanya. Dengan sedikit mencoba mengelak, Andy mengaku tergantung dari partai dan juga masyarakat. Karena maju syaratnya harus ada dukungan dari partai politik, serta meski mendapat dukungan dari masyarakat, agar nantinya tidak sebatas meramaikan.
‘’Hehe, apa mungkin kita maju. Kalau partai siap mendukung dan masyarakat setuju apa salahnya, nanti kita lihat dulu apa perkembangannya,’’ tutur Andy.
Terus bagaimana dengan rencana Burhandari,S.Pd,M.Si yang juga kader PKS?, Andy menjelaskan PKS menyeleksi beberapa nama yang dianggap siap dan berkompeten. Baik itu dari kader sendiri ataupun non kader. Sampai saat ini proses seleksi masih berlangsung, bisa saja kader atau non kader yang diusung nantinya. Kalau memang PKS menginginkan dirinya, tentu sebagai kader ia tidak bisa menolak.
‘’PKS belum menetapkan calon, kita mengusulkan beberapa nama, keputusannya nanti tergantung hasil penilaian partai itu sendiri. Bisa jadi kader atau non kader,’’ tutupnya.(jar)



Siap Saingi Huda dan SPN, Gafrie Mulai Blusukan

//Calon Bupati Mulai Bergerilya
METRO – Persaingan politik menuju pemilihan bupati Mukomuko mulai lebih terbuka. Kabarnya Ir. Gafrie Zainuddin selama ini, dinilai belum begitu membumi mulai unjuk gigi. Sejak beberapa waktu lalu ia blusukan ke desa-desa. Aksi Gafrie ini tentu dapat mengancam Choirul Huda,SH dan Sapuan,SE,Ak,MM,CA yang selama ini dianggap sebagai calon paling berpeluang memimpin Mukomuko kedepannya.
Meski nama Gafrie tergolong baru masuk bursa calon bupati, sementara Huda dan Sapuan sudah lama dikenal masyarakat sebagai bakal calon, namun Gafrie tidak sulit menandingi mereka. Karena sosoknya pernah memegang kendali pemerintahan Mukomuko yaitu selaku carateker selam 6 bulan. Selain itu, ia punya pengalaman birokrasi cukup baik, selama menjadi PNS dan pernah menepati hampir sebagian besar jenjang jabatan dalam pemerintahan daerah.
Dihubungi kemarin, Gafrie mengaku sedang keliling ke desa-desa dalam rangka silaturahmi dengan masyarakat. Langkah ini ia lakukan untuk berpamitan maju sebagai calon bupati. Rencananya blusukan ke desa-desa akan dilakukannya selama beberapa hari.
‘’Kebetulan sekarang saya sedang di desa, berkunjung ke kawan-kawan dan silaturahmi, sekaligus memberi tahukan rencana untuk mencalonkan diri sebagai bupati,’’ kata Gafrie.
Ia juga mengaku tidak gentar sedikitpun dengan kandidat-kandidat lain, karena Pilkada adalah hubungannya dengan rakyat dan ini menyangkut kepentingan daerah kedepan. Baginya siapapun calon adalah kawan, yang punya niat besar untuk membangun daerah. Hanya saja setiap orang memiliki program yang dijual ke masyarakat.
‘’Biarkan saja, yang penting kita terus berusaha, program yang kita ajukan jelas, tinggal masyarakat nanti yang menilainya. Bagi kita semuanya adalah rekan, kita berkawan baik dilain sisi,’’ tegasnya.
Huda sendiri mengaku tidak persoalkan setiap calon yang bakal menjadi seterunya kelak. Semua punya cara dan hak masing-masing untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Soal siapa yang akan memimpin Mukomuko kedepan, diyakininya itu masyarakat akan menentukan dan memang sudah digariskan oleh yang maha kuasa. Ia sendiri masih fokus melaksanakan tugas sebagai wakil bupati.
‘’Biarkan saja, kita tetap berusaha dengan cara masing-masing. Terlepas dari persaingan untuk Pilkada, kami berhubungan baik satu sama lainnya,’’ tutup Huda.(jar)