Wednesday, 15 April 2015

Menuju Pemilihan Bupati, Sapuan Slow Tapi Pasti


METRO – Slow tapi pasti, itulah gambaran langkah H. Sapuan,SE,Ak,MM,CA menuju pemilihan bupati Mukomuko yang dihelat pada Desember kelak. Ia semakin percaya diri menatap kerasnya persaingan politik hari-hari berikutnya. Alasannya misi mencalon bukan kekuasaan, melainkan untuk berbuat demi daerah dan masyarakat. Sekedar kepentingan pribadi, ia mengaku cukup dengan usaha yang digelutinya saat ini.
Dikatakan Sapuan, upaya untuk memenuhi syarat mendaftar ke KPU terus ia lakukan dengan mengajukan permohonan dukungan dari partai politik. Sudah ada beberapa parpol yang sepakat, tetapi belum bisa dikatakan pasti, sebab rekomendasi tertulis belum dikeluarkan. Kalau semuanya sudah jelas, maka ia akan umumkan secara terbuka ke publik mengenai pencalonannya. Yang jelas, sebagai putra asli Mukomuko, ia siap maju dengan niat yang tulus untuk kepentingan daerah.
‘’Kita berusaha dan menunggu, kalau sekarang mau jelaskan apa, semuanya memang masih belum jelas. Kalau sudah saatnya kita akan bergerak dan umumkan secara terbuka. Partai yang siap mendukung ada, namun belum kita pegang rekomendasi pastinya,’’ kata Sapuan.
Lanjutnya, jika ada kandidat yang memastikan sudah mendapat rekomendasi dari partai, itu bohong besar. Karena parpol belum bisa mengeluarkan rekomendasi, sebab PKPU sedang dibahas oleh KPU dan DPR RI. Setelah PKPU disahkan baru KPU akan bagikan formulir ke partai terkait dengan pengusung bakal calon bupati dan wakil bupati.
‘’Kalau ada yang katakan sudah pasti memperoleh rekomendasi dari partai itu bohong besar, bagaimana partai mengeluarkan rekomendasi, PKPU Pilkada saja sedang dibahas oleh dewan dan KPU RI,’’ tegasnya.
Disamping menunggu kepastian parpol, ia memilih fokus melaksanakan kegiatan usahanya. Tidak ada calon yang tidak memiliki kesiapan secara finansial bisa bersaing pada Pilkada kelak. Masyarakat butuh bukti bukan janji politik semata. Ia juga berharap masyarakat tidak memikirkan mengenai Pilkada, lebih baik konsentrasi dengan pekerjaan untuk ekonomi keluarga.
‘’Kita berusaha, mudah-mudahan ada yang didapat bisa membantu masyarakat secara nyata bukan sebatas janji. Maka fokus dulu dengan pekerjaan, masyarakat juga untuk saat ini cukup simak saja isu yang dikembangkan,’’ tutupnya.(jar)


Ichwan Restui Andy Maju Pilbup
METRO – Tampaknya rencana Andy Suhary,SE,M.Pd maju sebagai calon bupati Mukomuko meneruskan program Drs. H Ichwan Yunus,CPA,MM sudah tak terbendung lagi. Kemarin dihubungi Via telepon genggam, orang nomor wahid di Kabupaten Mukomuko, menegaskan Andy adalah utusan cendana dan seluruh keluarga siap memberi dukungan untuknya.
Dijelaskan Ichwan, bahwa Andy cocok dan memahami kondisi masyarakat dan daerah, maka dialah kandidat yang cocok untuk diusung. Bahkan menurutnya Andy jauh lebih baik melanjutkan programnya agar semua program daerah yang sudah dibangunnya sejak lama bisa terus dilanjutkan dan ditingkatkan lagi. Dengan terbuka Ichwan juga memastikan semua keluarga mendukung pencalonan Andy sebagai bupati.
‘’Saya pikir itulah yang terbaik untuk daerah ini, Andy mengerti mengenai daerah ini dan ia punya pengetahuan yang cukup mengenai daerah. kita memang butuh sosok yang bisa lanjutkan program mensejahterakan masyarakat sebagaimana sudah berjalan,’’ kata Ichwan.
Lanjutnya, rencana ini sedang dibahas dalam internal keluarga dan juga tengah dipersiapkan langkah-langkah kongkrit agar bisa mendaftar sebagai kontestan Pilkada. Ichwan yakin, masyarakat setuju dengan keputusannya ini, maka ia minta seluruh pendukungnya selama ini bisa bersiap-siap menyambut kandidat baru yang melanjutkan tujuan pembangunan menuju masyarakat yang sejahtera.
‘’Masyarakat harus mendukunglah, mungkin sudah saatnya semuanya mulai bersiap menyambut kandidat baru kita yang lebih baik dan cocok untuk memajukan daerah ini,’’ paparnya.
Salah seorang politisi PKS, H. Musfar diminta tanggapannya mengenai isu majunya ketua DPD PKS, mengaku belum ada yang bisa dijelaskan. Sesuai dengan berita yang ada, sekarang proses penjaringan masih berlangsung dilingkungan partai. Semuanya punya peluang untuk diusung, tergantung keputusan akhir nantinya.
‘’Kalau dari partai kami belum bisa berkomentar, selaku kader tentu kita akan mendukung calon yang diusung partai, saat ini setahu saya belum ada yang diputuskan,’’ tutupnya.(jar)


Lengkapi Sayarat, Gusti Jabat Komisioner KPU

//Irwan : Kalau Diputuskan Belum
METRO – Proses pergantian antar waktu (PAW) komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko masih berlangsung. Walau demikian dari 5 kandidat yang masuk 10 besar tes KPU sebelumnya, hanya Ramadhan Gusti, SH diposisi urut 6 yang diproses oleh KPU Provinsi Bengkulu. Karena berdasarkan undang-undang, urut 6 yang berhak, jika siap menjalankan tugas KPU dan tidak ada halangan lain. Nomor urut 7 baru bisa naik jika nomor 6 bermasalah dengan administrasinya. Sementara Khairanzar,SE yang lolos sebagai CPNS, sudah resmi mengundurkan diri dari anggota KPU.
Disampaikan langsung oleh Ketua KPU Provinsi Irwan Saputra, pergantian antar waktu berpedoman dengan aturan yang berlaku. Memang hanya Gusti kandidat yang mereka panggil untuk diwawancarai kesiapannya maju sebagai anggota KPU. Namun sampai sekarang Gusti belum diputuskan sebagai pengganti Khairanzar karena masih diminta melengkapi persyaratan administrasinya.
‘’Memang Gusti satu-satunya yang kita proses, karena sesuai aturan nomor urut 6 yang berhak. Namun saya tegaskan, Gusti belum diputuskan sebagai anggota KPU, karena masih diminta melengkapi syarat administrasi,’’ kata Irwan.
Calon lain bisa diangkat apa bila urut 6 tidak melengkapi syarat administrasinya, seperti izin dari bupati dan lainnya. Yang jelas sejauh ini belum ada pemanggilan terhadap yang lainnya, sebab Gusti sudah menyerahkan surat kesiapannya menjalankan tugas sebagai anggota KPU. Untuk Khairanzar, KPU sudah keluarkan surat pemberhentiannya dengan mencabut semua aset KPU yang ada dan juga menghentikan haknya sebagai komisioner KPU.
‘’Kita proses dulu Gusti, kalau nanti memang ada kendala, seperti keberatan dari bupatinya, maka bisa saja kita naikkan kandidat lain,’’ tegasnya.
Sekretaris KPU Mukomuko, Aran, S.Pd mengaku ada surat dari provinsi menyangkut dengan PAW, namun sampai sekarang surat tersebut belum ia terima, sehingga tidak tahu apa isinya. Apakah terkait dengan pengangkatan Gusti atau yang lainnya belum jelas. Sebab untuk PAW wewenang penuhnya ada di provinsi.
‘’Katanya memang ada surat dikirim dari Provinsi, tapi saya belum baca apa isinya,’’ kata Aran.
Gusti sendiri saat diminta tanggapannya, juga belum bisa menjawab pasti. Namun ia mengakui sudah dipanggil oleh KPU provinsi dan diminta melengkapi syarat sebagai anggota KPU. Secara pribadi ia mengaku sangat siap menjadi anggota KPU, dan tidak akan melanggar aturan yang berlaku di dalamnya.
‘’Kita diminta melengkapi syarat, mudah-mudahan saja nanti diangkat, kita tentu siap dengan semua mekanismenya,’’ tutup Gusti.(jar)