Tuesday, 5 August 2014

Rosna Diusung PAN & PDIP, Isunya Huda Goda PKS & PPP

METRO – Bupati Mukomuko, Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM menegaskan pencalonan sang istri Hj Rosna Ichwan untuk bupati Mukomuko sudah pasti. Bahkan Bupati menyampaikan dua parpol siap mengusung anggota DPRD Provinsi Bengkulu terpilih ini, yakni PAN dan PDIP. Disisi lain Partai Hanura jauh-jauh hari sudah mengklaim akan mengusung Choirul Huda, SH sebagai bupati. Selain itu, wakil bupati aktif ini juga dikabarkan tengah merayu PPP dan PKS.
‘’Ya ibu (Rosna, red) sudah pasti akan maju sebagai calon Bupati Mukomuko. Kalau parpolnya sudah ada dua yakni PAN dan PDIP,’’ tegas Bup.
Terus siapa yang akan menjadi pasangan Rosna? Ichwan menyampaikan hingga saat ini wakil itu masih penjajakan dan memilih yang terbaik. Karena wakil akan menjadi penentu yang cukup besar guna meraih kemenangan. Untuk itu pihaknya tidak gegabah dan asal memilih siapa pasangan yang cocok mendampingi Rosna.
‘’Kalau untuk wakil belum. Hingga kini masih penjajakan. Karena kita inginkan yang terbaik. Sebab wakil turut menjadi penentu kemenangan,’’ ungkap Bup.
Lebih jauh Bupati memberikan pandangan kepada masyarakat bahwa Hj Rosna sudah seharusnya menjadi pilihan bagi masyarakat Kabupaten Mukomuko untuk meneruskan estafet kepemimpinannya. Alasannya Rosna sudah menunjukkan pengabdian untuk masyarakat, selama menjadi Ketua TP PKK. Disamping itu, Rosna mempunyai pemikiran yang sama dengan dirinya guna meneruskan program yang sudah ada.
‘’Ibu kan, kita sudah tau bagaimana pengabdian yang telah ditunjukkannya selama ini. Dan ibu juga akan meneruskan program-program yang telah ada guna memajukan Kabupaten Mukomuko. Beda kalau kita pilih yang baru, belum tentu sejalan dengan apa yang telah ada. Sehingga akan banyak lagi perubahan. Akibatnya pembangunan menjadi ancaman,’’ tutur Bup.
Sementara Huda sudah memastikan, wakilnya berasal dari Dapil III, namun siapa tokoh tersebut belum bisa dipublikasikan. Untuk perahu, Partai Hanura sudah memastikan siap usung Huda. Namun karena Hanura hanya memiliki 2 kursi di DPRD Mukomuko, maka jumlah itu belum cukup, mesti berkoalisi dengan partai lain. Kabar terbaru, Huda tengah mendekati Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan juga Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang masing-masing memiliki 2 kursi. Selain itu juga ia sempat diisukan dekat dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Namun saat dihubungi, Huda belum mau memastikannya, ia mengaku membangun komunikasi dengan seluruh partai politik. Harapannya banyak partai yang akan bersama-sama dirinya dan pasangannya kelak untuk membangun daerah ini. Sebab hampir semua dewan terpilih dan para ketua partai di daerah ini adalah orang yang ia kenal dekat dan memiliki hubungan yang baik, sejak jauh sebelumnya.
‘’Itu belum ada, yang jelas kami berusaha bersama dengan semua partai, saya yakin para pengurus partai yang kebetulan adalah orang dekat kita semua, mau bersama-sama membangun daerah ini,’’ kata Huda.
Untuk saat ini komunikasi terus dilakukan dengan pihak partai politik dan juga kelompok masyarakat dan tokoh lainnya. Karena ia membutuhkan masukan dari semua lapisan untuk memimpin daerah ini. Huda juga mengaku, ingin merangkul semua orang untuk bersama-sama membawa kemajuan bagi Kabupaten Mukomuko dan mensejahterakan masyarakat. Tanpa dukungan, sehebat apapun seseorang tidak akan bisa berbuat banyak.
‘’Saya ingin besama semuanya, karena dengan demikian, maka kita bisa membangun daerah dengan cepat dan menuju masyarakat yang sejahtera. Maka kami terus membangun kominikasi dengan semua lapisan masyarakat,’’ tutupnya.(jar/dum)




Aliansi Mahasiswa Dukung Ichwan For Gubernur
METRO – Kemarin Aliansi Mahasiswa Mukomuko (AMUK) yang terdiri dari seluruh organisasi mahasiswa Kabupaten Mukomuko mendeklarasikan dukungan penuh terhadap Bupati Mukomuko, Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM maju sebagai calon Gubernur Bengkulu periode 2015-2019. Bupati Mukomuko  bersama sang istri Hj Rosna Ichwan turut hadir langsung dalam deklarasi yang bertempat disalah satu hotel di Kecamatan Kota Mukomuko itu. Turut hadir juga Ketua KNPI Kabupaten Mukomuko, Agus Harvinda, ST, M.Si, tim inisiator Relawan Ichwan Yunus for Gubernur, Yanto Supriardi, SH dan Jaskani, S.Pd, M.Si, Kakan Kesbangpol dan Sandi Kabupaten Mukomuko, Yanzuri, SH serta tamu undangan lainnya dan seluruh perwakilan aliansi mahasiswa.
Ketua Pelaksana, Deki Tecnikal mengatakan seluruh mahsiswa dari Kabupaten Mukomuko yang tergabung dalam AMUK mendukung penuh Ichwan Yunus untuk maju sebagai salah satu calon Gubernur Bengkulu mendatang. Alasan dukungan itu yakni melihat dari kesuksesan yang dicapai oleh Ichwan selama dua periode menjabat selaku Bupati Mukomuko. Selain itu pencalonan Ichwan merupakan putra pertama dari Kabupaten Mukomuko yang duduk sebagai Gubernur Bengkulu dari wilayah paling utara dan perbatasan Sumatera Barat (Sumbar).
‘’Banyak pertimbangan yang kami lakukan sebelum menyatakan dukungan penuh terhadap pak Ichwan Yunus menjadi calon Gubernur nanti,’’ ujar Deki.
Ketua inisiotor Relawan Ichwan Yunus for Gubernur, Yanto Supriadi, SH juga menegaskan bahwa banyak keberhasilan yang dicapai dalam membangun Kabupaten Mukomuko selama dua periode kepemimpinan beliau. Untuk itu dirinya berharap seluruh masyarakat tak hanya dari Kabupaten Mukomuko namun daerah lainnya dapat bersama-sama dan bersatu dalam satu langkah mendukung pencalonan beliau untuk Provinsi Bengkulu yang lebih baik.
‘’Mari kita semua rapatkan barisan jalin kebersamaan dan bersatu mendukung penuh Ichwan Yunus sebagai calon Gubernur untuk Provinsi Bengkulu yang jauh lebih baik lagi kedepannya,’’ ungkap Yanto.
Bupati Mukomuko, Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM menyebutkan bahwa banyak hal yang dapat dilakukan dalam memberikan dukungan. Untuk itu ia menghimbau semua masyarakat dapat bersatu tanpa membeda-bedakan penduduk asli dan pendatang. Sehingga tercapainya
‘’Tak ada alasan lain bagi saya untuk maju sebagai calon Gubernur Bengkulu selain untuk pengabdian. Karena sejauh ini belum ada suatu kemajuan yang berarti dialami Provinsi Bengkulu. Untuk itu mari kita bersama-sama bawa perubahan bagi bengkulu kedepannya,’’ tutur Ichwan.(dum)

Ichwan Belum Final Bersama Wabup BS
Sebagai Pasangan Calon Gubernur
METRO – Sebelumnya Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM mengumumkan, jika ia akan berpasangan dengan Wakil Bupati (Wabup) Bengkulu Selatan (BS), Dr. drh. Rohidin Mersyah, MMA sebagai calon Gubernur Bengkulu. Namun saat ditanyai kembali kemarin, Ichwan mengaku belum final berpasangan dengan Wabup BS. Saat ini ia tengah melakukan penjaringan beberapa tokoh Bengkulu yang juga berasal dari selatan.
Dikatakannya, berpasangan dengan Wabup BS itu belum merupakan keputusan akhir. Karena hingga saat ini dirinya juga masih mencarikan calon wakil terbaik. Besar kemungkinan akan ada perubahan.
‘’Wabup BS itu belum pasti. Kemungkinan besar akan ada perubahan. Karena ada 3 hingga 4 orang bakal calon yang kini tengah dilakukan penjajakan,’’ ujar Bup.
Lebih jauh Bupati menyampaikan 3 hingga 4 orang bakal calon wakil gubernur yang akan mendampingi dirinya itu merupakan kalangan pejabat pemerintahan, pensiunan TNI dan Polri. Yang pastinya bakal calon wakil yang mendampingi dirinya yakni dari Bengkulu bagian selatan. Hal ini dilakukan guna mengakomodir suara dari Bengkulu bagian selatan.
‘’Nanti siapapun bakal calon wakil gubernur yang mendampingi saya berasal dari Bengkulu Selatan. Karena dengan demikian, maka akan dapat meraih suara maksimal dan menuju kemenangan,’’ ungkap Bup.
Disamping itu Bupati optimis selain Kabupaten Mukomuko yang akan menjadi basis suara, Bengkulu Selatan dan Seluma. Dimana hingga saat ini ia mengakui banyak mendapatkan dukungan dari 2 Kabupaten tersebut. Ia optimis akan mendapat dukungan penuh dari 3 Kabupaten itu.
‘’Kita harapkan seluruh masyarakat di Kabupaten Mukomuko dapat memberikan dukungan penuh. Tak hanya itu Bengkulu Selatan dan Seluma juga telah memberikan tanggapan yang bagus,’’ tutur Bup.
Tak hanya itu Bupati juga mengakui akan menghadapi persaingan berat, diantaranya ada Bupati Bengkulu Utara (BU), Dr. Ir. HM Imron Rosyadi, MM, M.Si, Bupati Musi Rawas, Dr. Drs. H Ridwan Mukti, MH dan Bupati Kepahiang, Drs. H Bando Amin Kader, MM. Namun Ichwan yakin dengan pemilu yang berjalan bersih dan transparan, maka yang terbaik akan keluar sebagai Gubernur Bengkulu mendatang.
‘’Memang banyak lawan yang juga cukup kuat. Namun kita optimis dengan dukungan penuh dari seluruh masyarakat dan pelaksanaan pemilihan yang baik bersih, maka tidak mungkin apa yang kita cita-citakan bersama guna kemajuan Bengkulu jauh lebih baik lagi akan terwujud,’’ tutup Bup.(dum)

Sapuan Jauh Lebih Siap
POLITIK RM – Dari sekian banyak kandidat calon bupati yang mengklaim akan maju pada pilkada 2015 mendatang, sosok Sapuan, SE, Ak, MM dinilai paling siap. Mulai dari kesiapan dukungan, pendanaan dan juga ia tidak punya beban, layaknya beberapa calon lain, yang harus meninggalkan jabatanya dalam pemerintahan. Selaku pengusaha, Sapuan punya kebebasan, tanpa ikatan dengan instatnsi atau aturan undang-undang lainnya.
Tokoh Mukomuko yang juga dosen Unib, H. Hamdani Makir, SH, M.Hum mengatakan, seorang PNS harus mundur dari jabatannya untuk maju sebagai calon bupati atau wakil calon bupati, begitupan bupati dan wakil bupati sendiri juga harus mengundurkan diri. Ini sesuai dengan aturan pemerintah yang baru, meski aturan tersebut masih dalam tahap peninjauan. Setidaknya mereka harus cuti sementara. Mengambil keputusan meninggalkan jabatan yang sudah dipegang bukan perkara mudah bagi seseorang, karena belum tentu bisa memenangkan pemilihan.
‘’Mau tidak mau yang menjabat PNS dan bupati juga wakil bupati, jika harus maju harus pikir matang-matang, mereka meski mundur dari jabatannya itu. Kalau penggelut kegiatan suwasta, enak karena mereka tanpa ada kendala,’’ kata Hamdani.
Novesta Herman yang merupakan orang dekat Sapuan, mengakui jika Sapuan sudah sangat siap dan jauh lebih matang dari pemilihan sebelumnya. Untuk segi dana, ia mengaku Sapuan tidak ada kendala sama sekali. Begitupun dengan partai politik, ia mengaku Sapuan terus membangun komunikasi. Herman mengaku sempat kecewa, sebab isunya ada orang yang berupaya melakukan kampanye hitam dengan menyebarkan berita bohong terkait dengan Sapuan.
‘’Aneh ada kandidat lain yang membuat isu negatif, mereka menyebarkan berita, Sapuan tidak punya kesiapan terutama dana, sebab Sapuan masih terhutang untuk biaya kempanye 2009 lalu. Kami luruskan itu, isu tidak benar, kita tidak pernah memiliki hutang, Sapuan tidak ada kendala dengan pendanaan, kita semua tahu, Sapuan tidak pernah memutuskan hubungannya dengan masyarakat meski tidak menang pada pilkada sebelumnya, itu bukti ia tidak ada masalah dan peduli dengan masyarakat,’’ tutupnya.(jar)


PKPI Belum Tentukan Arah Cabup
POLITIK RM – Jika Hanura sudah memastikan arah politiknya dengan mengusung Choirul Huda, SH sebagai calon bupati Mukomuko 2015-2020, lain halnya dengan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI). Partai yang sukses mengantar 3 calegnya sebagai anggota DPRD Kabupaten Mukomuko pada pemilu kegislatif 9 April lalu, sampai saat ini belum menentukan arah politik mereka menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Meski demikian, setidaknya sudah ada 6 bakal calon yang sempat menawarkan diri untuk diusung PKPI Mukomuko.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKPI Kabupaten Mukomuko, Alpian, SE dihubungi kemarin mengaku masih menunggu rapat partai dan juga petunjuk dari pusat. Ia juga mengakui ada 6 kandidat calon bupati yang sudah membangun komunikasi politik dengannya, namun baru sebatas itu saja. Untuk menentukan siapa calon yang akan mereka usung, tidak bisa ia putuskan sendiri, melainkan melalui musyawarah. Yang jelas, calon tersebut harus punya visi dan misi yang sesuai dengan tujuan PKPI untuk pembangunan daerah ini.
‘’Kita masih menunggu, nanti akan kita putuskan bersama-sama siapa yang kita anggap layak untuk memimpin kabupaten ini. Banyak pertimbangan yang harus kita lakukan sebelum membuat keputusan penting tersebut. Komunikasi dengan banyak pihak terus kita lakukan, bahkan sampai sekarang ada 6 kandidat yang sudah ngajak bersama-sama,’’ tegasnya.
Terkait dengan biaya yang harus dikeluarkan oleh seorang kandidat untuk mendapat perahunya, Alpian mengaku tidak ada sistim jual beli dalam membangun daerah. Namun diakuinya, setiap calon harus siap anggaran untuk sumbangan ke partai yang nantinya juga digunakan untuk biaya kampanye bagi kader memenangkan calon tersebut. Mereka menargetkan calon yang diusung keluar sebagai pemenang pemilu, bukan sekedar meramaikan percaturan politik.
‘’Politik jelas butuh dana, kita menargetkan kandidat yang diusung adalah pemenang pilkada. Yang jelas kami akan mengusung salah seorang kandidat sebagai calon bupati dan wakil bupati,’’ tutupnya.(jar)