Sunday, 15 June 2014

Pulang Kampung, Sapuan Tabuh Gendrang Politik?


METRO – Sejak kemarian pengusaha sukses, Sapuan, SE, Ak, MM tengah berada di tanah kelahirannya, tempatnya di Kecamatan Teramang Jaya Kabupaten Mukomuko. Kepulangannya secara tiba-tiba ini menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat. Sebab selama ini, Sapuan jarang muncul, warga hanya tahu berbagai program bantuan yang ia turunkan, seperti santunan anak yatim, bantuan orang miskin, bantuan untuk masjid dan korban bencana lainnya, serta yang terakhir ia menurunkan 3 unit mobil ambulance untuk warga Mukomuko. Pertanyaan yang muncul adalah, apakah ini menandakan Sapuan mulai menabuhkan gendrang politiknya menuju Pemilihan Bupati (Pilbup) 2015?.
‘’Mungkin Sapuan mulai kampanye langsung, selama ini ia jarang terlihat muncul, hanya ada bantuan saja. Ia pulang waktu ada kegiatan hari besar dan juga bila ada keperluan mendadak. Sedang kakarang bukan lebaran,’’ kata salah seorang warga Syofian.
Dikonfirmasi langsung dengan bersangkutan melalui telepon genggam, Sapuan membantah, jika ia pulang kampung, terkait dengan misi politik. Tetapi kepulangannya dalam rangka menghadiri pesta pernikahan keluarganya di Kecamatan Selagan Raya dan juga dalam rangka kegiatan keluarga lainnya. Ia sudah berada di Bengkulu sejak sehari sebelumnya, baru kemarin berada di Mukomuko.
‘’Tidak ada hubungannya dengan politik, terlalu jauh saya pulang dikaitkan dengan pilkada. Kebetulan pekerjaan sedang tidak begitu sibuk, juga ada pesta keluarga, makanya saya menyempatkan diri untuk pulang,’’ kata Sapuan.
Sapuan atau SPN mengaku, ia kerap pulang kampung, saat libur kerja, namun tidak beritahukan kepada orang lain. Ia hanya menemui keluarga dan rekan-rekannya. Baginya Pulkam tak ada jadwal, kapan ia ingin saja, sebab semua keluaganya berada Kabupaten Mukomuko, di Jakarta ia hanya bekerja. Terkait bantuan yang ia turunkan, juga Sapuan menolak dihubungkan dengan politik, sebab sejak awal jauh sebelum isu Pilkada, selagi ada rizki, ia selalu berusaha berbagi dengan masyarakat.
‘’Kok bisa heran, saya pulang kapan mau saja, biasanya selagi libur kerja, saya meluncur ke Mukomuko. Yang jelas apapun yang saya lakukan tidak ada hubungannya dengan politik, semua ikhlas dan tanpa ada kepentingan apapun,’’ tutupnya.(jar/prw)

Logistik Pilpres Mulai Berdatangan
METRO – Sejak kemarin logistik Pemilihan presiden (Pilpres) mulai berdatangan ke secretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko. Untuk tahap awal, logistik yang sudah sampai adalah, berupa tinta yang akan digunakan pemilih usai memberi hak suaranya kelak. Diperkirakan, logistik lain akan terus berdatangan dalam bulan ini.
Sekretaris KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc mengatakan untuk logistik baru sebagian kecil yang masuk. Diperkirakan dalam minggu ini masih ada beberapa yang datang. Untuk surat suara sendiri diperkirakan akhir bulan nanti. Sampai sekarang belum ada kepastian mengenai persiapan pengiriman surat suara. Diperkirakan sama dengan pengiriman surat suara saat pileg lalu.
‘’Kalau yang sudah masuk baru tinta, kemungkinan untuk yang lain akan nyusul segera, kita tunggu saja dulu. Mengenai surat suara, belum ada kepastian kapan datangnya,’’ kata Junhari.
Lanjutnya, seluruh logistik kecuali kotak suara dan bilik suara adalah baru. Seperti paku menusuk, bantalan dan juga berbagai logistik yang digunakan di TPS lainnya. Pengadaannya langsung dari pusat dan Provinsi, KPU Mukomuko hanya menerima logistik yang sudah ada. Setelah semuanya datang dan disusun sesuai kebutuhan logistik langsung dikirim ke kecamatan dan TPS.
‘’Untuk Pilpres penggunaan logistiknya tidak sebanyak sebelumnya, seperti kotak suara hanya 2 per TPS dan bilik 4 setiap TPS, prosesnya sama saja, nanti kita olah dulu di sini, baru dikirim ke kecamatan sesuai jadwalnya,’’ lanjutnya.
Salah seorang Komisioner KPU Mukomuko, Syofia Diana, SE juga menerangkan untuk logistik sekarang dalam proses pengiriman dari pusat ke daerah. Ia yakin semuanya akan tiba sesuai dengan waktunya. Untuk logistik yang sudah datang langsung disimpan di sekretariat dan mendapat pengawalan ketat.
‘’Bagi logistik yang sudah datang langsung kita amankan disekretariat, sekarang kebanyakan dalam proses pengiriman, diperkirakan akan datang sesuai dengan jadwalnya,’’ tutup Diana.(jar)

Keterangan PPK Akurat, KPU Yakin Dimenang MK
POLITIK RM – Sama dengan pihak penggugat, dalam hal ini Partai Politik (Parpol), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, juga merasa yakin akan memenangkan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). Dasarnya jelas, kesaksian dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) kepada hakim MK beberapa waktu lalu cukup jelas dan dikuatkan dengan berbagai bukti yang akurat. Sementara kesaksian dari saksi yang diajukan oleh pihak Parpol terkesan tidak yakin, yaitu selalu diselipkan dengan kata-kata, ‘’kalau tidak salah’’.
Disampaikan oleh salah seorang komisioner KPU Mukomuko, Abdul Hamid Siregar, S.Ag, M.Pd sidang yang berlangsung kemarin lusa berjalan cukup lancar. Para anggota PPK memberi kesaksian melalu video konfrens kepada hakim dari Unib. Setiap pertanyaan dari hakin MK dijawab dengan tenang dan jelas, disertai bukti yang akurat. Menurutnya ini jauh beda dengan keterangan dari saksi Partai yang benyak menggunakan bahasa meragukan keterangannya sendiri.
‘’Kita yakin memenangkan sidang di MK, ini semua berdasarkan keterangan dari PPK yang menjadi saksi. Juga keterangan dari saksi partai yang ragu dengan apa yang dijelaskannya. KPU punya dokumen lengkap pemilihan dan jelas adanya,’’ kata Regar.
Namun demikian, KPU masih menunggu hasil akhir sidang di MK yang belum diketahui waktunya. Apapun putusan MK kelak, mereka siap menjalankannya dengan baik. Sejak awal, tudingan dari banyak pihak terkait pemilu tidak pernah terbukti. KPU berikutnya akan fokus dengan kegiatan persiapan menyukseskan pilpres.
‘’Kita tunggu saja keputusannya, mudahan yang terbaik bagi semura orang, yang jelas KPU sudah melaksanakan tugas dengan maksimal,’’ lanjutnya.
Ketua Panwaslu Mukomuko, diminta tanggapannya terkait dengan sidang di MK ini, mengaku tidak banyak mengetahui. Sebab mereka tidak masuk dalam gugatan di MK tersebut. Namun demikian, ia mengaku memberi laporan secara tertulis kepada Banwaslu Provinsi Bengkulu, mengenai pelaksanaan pemilu yang dilakukan.
‘’Kami juga kurang memahami, sebab kita untuk sidang MK tidak dilibatkan, keterangan tertulis sudah disampaikan kepada Banwaslu Provinsi menyangkut pemilu di Mukomuko,’’ paprnya.
Ketua Bapilu PAN Kabupaten Mukomuko, Ramadani,  mengatakan dilihat dari jalannya proses sidang gugatan di MK, berkemungkinan besar akan terjadi perubahan nama pemenang Pemilu. Dia menilai dari proses sidang yang berlangsung dan paparan saksi, memiliki data kuat dan itu menjadi bahan pertimbangan hakim MK.
‘’Jalannya proses sidang di MK berlangsung alot. Berdasarkan paparan keterangan saksi, baik saksi penggugat maupun tergugat, mereka sama-sama memiliki data yang cukup kuat. Mungkin saja peta pemenang pemilu akan berubah atau pemenang sebelumnya yang telah ditetapkan. Menurut hemat kita, semua ini tergantung pencermatan hakim dalam menentukannya. Kalau lah ini terjadi, tentu akan lebih seru lagi,’’ tutupnya.(jar/nek)