Monday, 16 June 2014

Bupati Mukomuko

Merangkum Isu Pilbup di Tengah Masyarakat
5 Tokoh Paling Dijagokan Masyarakat

=== Amris Tanjung – Wartawan Radar Mukomuko ===
WALAU baru dilangsungkan 2015 nanti, isu Calon Bupati Mukomuko tak kalah sengitnya dari panasnya persaingan Calon Presiden (Capres) yang tengah berlangsung. Bahkan, nama-nama kandidat cabup mulai menjadi bahan perbincangan. Dari pembicaraan lepas di warung dan saat ada hajatan atau keramaian tak resmi lainnya, isu cabup kerap menjadi topik utama, agar betah duduk berlama-lama. Setidaknya, dapat disimpul beberapa kandidat kuat yang mulai mendapat tempat dihati masyarakat.
Nama Wakil Bupati aktif Choirul Huda, SH, pengusaha muda Sapuan, SE, AK, MM dan Hj. Rosna Ichwan, masih mendapat porsi yang paling dijagokan. Selanjutnya nama tokoh Mukomuko sukses di Pemprov, Ir. Edi Nevian dan anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Mukomuko, Burhandari, S.Pd, M.Si. Selain 5 tokoh ini, masih ada beberapa nama yang juga kerap diisukan bakal menguat. Diantaranya H Gafrie Zainudin, Mahyudin Yakub, Drs. Antoni Sitorus, Ir. Wismen A Razak termasuk tokoh muda yang menjabat ketua DPD KNPI Mukomuko Agus Harvinda, ST, M.Si.
Ada beberapa alasan kenapa 5 kandidat tersebut yang paling dijagokan untuk saat ini, Choirul Huda dikenal masyarakat karena kiprahnya selaku wakil bupati aktif.  Huda selalu tampil di tengah masyarakat dalam berbagai moment, baik tugas pemerintahan, acara hajatan keluarga, saat ada musibah atau dalam kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya. Maka tidak ada lagi masyarakat Mukomuko yang belum bertemu langsung dengannya.
Beda dengan Sapuan yang berusaha di luar daerah, ia jarang bertatap muka langsung dengan masyarakat, hanya pada moment tertentu, seperti hari besar ataupun kegiatan lainnya. Namun walau demikian, namanya cukup membumi di tengah masyarakat. Selain sempat menjadi pemenang nomor 2 dalam Pilbup sebelumnya, ia juga dikenal dermawan. Politis atau tidak, yang jelas sejas, Sapuan selalu aktif menurunkan bantuan kepada masyarakat, seperti untuk masjid, anak yatim, orang miskin, bantuan kurban bahkan terakhir ia menurunkan 3 unit ambulance gratis untuk Mukomuko.
Rosna sendiri, tak jauh beda dengan Huda, ia dikenal karena kiprahnya sebagai ketua TP-PKK. Setiap saat selalu muncul di tengah masyarakat, baik dalam acara resmi, hajatan ataupun saat ada warga yang tertimpa musibah. Selain itu banyak program yang digagasnya yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Apalagi selaku tokoh perempuan, Rosna kerap menyambangi warga yang sakit dan memberi bantuan, juga mensponsori kegiatan masyarakat lainnya. Maka hampir seluruh warga Mukomuko mengenalnya dengan baik.
Burhandari dan Edi Nevian, mereka mendapat tempat dihati warga alasannya hampir sama, sebagai putra daerah yang sukses ditingkat Provinsi, mereka tidak pernah lupa dengan kampung halamannya. Tidak sedikit anggaran Provinsi yang diperuntukkan untuk Kabupaten Mukomuko, buah dari perjuangannya. Seperti Edi Nevian begitu dekatnya dengan petani yang merupakan kelompok mayoritas di Mukomuko. Burhandari sendiri selain kiprahnya sebagai anggota dewan cukup baik dan terbilang sukses, ia juga berada ditengah kekuatan massa cukup kuat, terutama dapil III dan Dapil II.
Namun perlu diingat, setiap saat peta politik berubah, apalagi Pilkada Bupati masih cukup lama. Bukan tidak mungkin nama lain yang juga kerap disebut-sebut akan muncul menjadi pesaing berat 5 kandidat ini. Untuk saat ini, mereka belum mendapat tempat, karena belum menunjukkan diri secara terbuka, terkhusus melalui media massa.
Untuk calon wakil bupati, nama H. Yusmardi, SH, Adrizon, N, Drs. Anadi Pelam, Dra. Nurhasni, M.Pd, Mujiono, S.IP, Andy Suhary, SE, M.Pd dan M. Ali Saftaini, SE serta beberapa nama lain masih dijagokan. Namun untuk diketahui catatan ini hanya berdasarkan isu yang berkembang di masyarakat, tanpa ada survey atau teori yang mendalam.(**) 

Posko Penarik Diresmikan, Dukungan Bagi Ichwan Bulat
METRO – Dukungan masyarakat Kabupaten Mukomuko kepada Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM untuk maju sebagai calon Gubernur Bengkulu makin tak terbendung. Dari berbagai penjuru Mukomuko, pernyataan dukungan makin menggema. Posko relawan ‘’Ichwan Yunus For Gubernur’’ bermunculan disetiap kecamatan. Diawali deklarasi sekaligus pendirian posko oleh warga Kecamatan Lubuk Pinang, V Koto, IV Koto, Teras Terunjam, Air Manjuto, Ipuh dan terakhir Sabtu (14/6) di Kecamatan Penarik. Masing-masing relawan, pasang target kemenangan bagi Ichwan di wilayahnya 90 persen.
Tim inisiator pembentukan Posko Relawan Ichwan Yunus For Gubernur, Yanto Supriadi, SE mengatakan kesiapan relawan memenangkan Ichwan Yunus menjadi Gubernur Bengkulu sudah bulat. Berdirinya posko relawan ini, salah satu bentuk keseriusan dukungan terhadap Ichwan pada pemilihan Gubernur Bengkulu 2015 nanti. Sebagai putra daerah Mukomuko, sosok Ichwan Yunus tak diragukan lagi.
‘’Beliau (Bupati Ichwan Yunus,red) merupakan satu-satunya putra Kabupaten Mukomuko yang memiliki niat untuk maju sebagai Gubernur Bengkulu. Ini patut kita dukung bersama. Lebih lagi dua periode memimpin, dia telah berhasil membangun daerah ini. Kemenangan Ichwan Yunus adalah kemenangan kita bersama,’’ kata Yanto.
Yanto menambahkan, posko relawan Ichwan Yunus For Gubernur Bengkulu ini akan dibentuk disetiap kecamatan. Saat ini baru terjamah 7 kecamatan dan itu tetap berlanjut.
‘’Posko relawan akan kita bentuk di setiap kecamatan dan itu sudah menjadi komitmen kita bersama untuk memenangkan putra daerah,’’ pinta Yanto.
Ichwan sendiri dihadapan sejumlah relawan, menyatakan kesiapannya untuk maju jadi Gubernur Bengkulu. Sudah saatnya putra daerah Mukomuko ikut berjuang ditingkat provinsi. Lebih lagi pengamalan memimpin dua periode di Mukomuko, dikatakannya cukup menjadi pengalaman untuk memimpin Provinsi Bengkulu.
‘’Kita mencoba untuk bertanding dan mencalon jadi Gubernur Bengkulu. Ini bukan bearti apa-apa, hanya bukti cinta terhadap daerah. Tentu kita harapkan dukungan itu lahir dari masyarakat. Tujuan kita tiada lain, untuk melanjutkan perjuangan dan berbuat untuk kemajuan daerah,’’ terang Ichwan.
Perwakilan relawan, Kecamatan Penarik, Sapi’i, juga mengatakan kesanggupannya untuk memberi dukungan. Dia berharap jika terpilih menjadi Gubernur nantinya, bisa mengembangkan berbagai sektor pembangunan di daerah ini.
‘’Terutama kendala masalah pertanian dan pembangunan di daerah, kalau lah Gubernur berasal dari daerah kita, saya yakin akan lebih memberi peluang untuk mengembangkan kemajuan di daerah ini. Termasuk masalah harga komoditi seperti sawit masyarakat, diperkirakan bisa lebih meningkat,’’ pinta Sapi’i.(nek)

Peta Mutasi Mulai Terbaca, Jabatan Sekwan Digoyang
METRO – Isu mutasi yang sudah nyaring terdengar sejak beberapa waktu lalu semakin jelas. Bahkan informasi berkembang, jabatan Sekretaris Dewan (Sekwan) yang dipegang oleh Drs. H Bustari Maler, M.Hum ikut digoyang. Namun siapa yang berpeluang menggantikan calon doctor ini belum tahu. Juga beberapa kepala dinas dan kepala kantor dikabarkan masuk dalam peta mutasi. Kabar mutasi tak hanya beredar dikalangan pejabat, melainkan sudah terdengar oleh para wakil rakyat di DPRD Mukomuko.
Seperti disampaikan oleh Ketua Komisi III, Hermansyah, M.Kom mengenai isu itu memang pernah terlintas. Ia mendukung adanya mutasi tersebut, yang penting pejabat yang ditepatkan pada posisinya sesuai keahlian masing-masing, bukan dipengaruhi orang lain. Terkait dengan isu digoyangnya kabatan Sekwan, Hermansyah berharap itu tidak terjadi sebelum selesai tugas dewan yang sekarang. Alasannya banyak hal yang sangat mendasar harus diselesaikan oleh Bustari.
‘’Untuk jabatan Sekwan, usulan kita belum diganti, karena sekarang masih persiapan pergantian dewan baru. Banyak hal mendasar harus dikerjakan, takutnya tidak sejalan lagi, terutama terkait dengan laporan kinerja,’’ kata Hermansyah.
Salah seorang pejabat Mukomuko yang enggan namanya ditulis, membenarkan bahwa rencana mutasi itu sudah mulai dibicarakan. Terutama bagi pejabat eselon II dan III.
‘’Kita akui itu, mutasi sudah mulai jadi bahan pembicaraan, terutama kalangan pejabat. Namun bupati sampai saat ini belum pernah menyebutkan adanya mutasi. Tetapi bagi kita, mutasi, promosi dan rotasi jabatan itu merupakan hal yang biasa,’’ katanya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Mukomuko, Ramdani, SE, M.Si menyebutkan bahwa dirinya tidak mengikuti isu mutasi. Dan persoalan mutasi juga bukan kewenangan dirinya. Untuk itu ia lebih memilih melaksanakan tugas yang diembankan padanya dengan maksimal sesuai tupoksi yang berlaku.
‘’Kalau isu mutasi itu saya tidak tahu. Dan belum mendengarkan bakal adanya mutasi.  Untuk itu kita hanya menjalankan tugas dan amanah sesuai dengan ketentuan saja,’’ tutur Ramdani.
Bupati Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM sendiri belum membenarkan isu mutasi tersebut. Belum ada jadwal untuk pelaksanaan mutasi, rotasi dan promosi pejabat.
‘’Sampai sekarang belum ada rencana kita untuk mutasikan pejabat,’’ tutup Ichwan.(dum/nek)