Monday, 24 March 2014

Ribuan Massa PKS Turun ke Jalan


METRO – Ratusan kendaraan roda empat dan roda dua, kurang lebih ribuan massa dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Mukomuko memadati jalan raya kurang lebih 30 Km dari Kota Mukomuko menuju Kecamatan Lubuk Pinang. Kegiatan kampanye terbuka pada Sabtu (22/3) lalu ini, mendapat pangawalan ketat dari pihak keamanan dari Polres Mukomuko, Satpol PP dan petugas Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo). Kampanye terbuka ini diikuti oleh segenap pengurus, caleg, kader, simpatisan dan segenap pendukung PKS.
Diantara petinggi dan caleg yang hadir, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Mukomuko, Andy Suhary, SE, M.Pd, Caleg DPR RI, Ust. Drs. HM  Syahfan B Sampurno, Caleg DPRD Provinsi Bengkulu, Burhandari, M.Si, Caleg DPRD Kabupaten, Purwanto, Ir. Nurlina Zamdial, M.Si dan anggota dewan H Tarmizi serta caleg dan pengurus PKS lainnya.
Massa mulanya berkumpul di lapangan sepak bola Ratok Denai Kelurahan Bandar Ratu, Kota Mukomuko. Setelah mendengarkan serangkaian orasi yang disampaikan orator dengan nada dan semangat berapi-api, massa kemudian dengan tertib mengikuti konvoi kendaraan menuju Lubuk Pinang.  Andy dalam orasinya mengajak seluruh caleg, kader dan simpatisan PKS mempertahankan status sebagai pemenang pemilu. Juga meningkatkannya dengan target menang di setiap dapil. Tak lupa Andy mewarning agar  bersama-sama mengamankan suara PKS dari peluang terjadinya dugaan  penggelapan dan sebagainya. Caleg Nomor Urut 1 Dapil 1 ini juga sempat memperkenalkan nama dan nomor urut caleg PKS lainnya di hadapan massa.
‘’Bersama-sama kita berjuangan mengejar kemenangan, PKS sejauh ini merupakan satu-satunya partai yang menggelar kampanye terbuka. Ini membuktikan bahwa PKS paling siap menghadapi pemilu,’’ kata Andi.
Syahfan di depan massa menyampaikan, dari 6 ribu lebih anggota dewan PKS yang tersebar se Indonesia, hanya dua orang saja yang berurusan  dengan aparat penegak hukum. Ini membuktikan jika dewan PKS komitmen dengan amanat rakyat. Ia sendiri selaku utusan dari Bengkulu sudah  membuktikan perjuangannya dengan memuluskan jalan lintas Sumatera dan mewujudkan program lain yang bersifat pro rakyat. Tak sebatas itu, dari kepala daerah se Indonesia, 33 diantaranya merupakan kader asli PKS.
‘’Kita pantas berbangga, sejauh ini dewan PKS masih komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat. Begitu juga kepala daerah asal PKS mampu membangun daerahnya dengan baik. Insyaallah dengan dukungan masyarakat, PKS bisa terus berjuang untuk rakyat,’’ tutupnya.(jar)

Massa Gerindra Terlanjur
POLITIK RM – Puluhan massa partai Gerindra kecewa. Pasalnya mereka sudah berdatangan dari berbagai daerah dengan maksut mengikuti kampanye terbuka yang dijadwalkan kemarin, tiba-tiba diinformasikaan tidak ada kampanye terbuka. Alasan tidak dilakukannya kempanye terbuka ini, karena pihak pengurus Gerindra belum menyampaikan pemberitahuan kepada kepolisian.
Caleg Gerindra Dapil I, Sulimin yang ditemui saat tengah bersama dengan para pedukungnya kemarin, mengaku ada miskomunikasi antar pengurus dan caleg. Hingga massa sudah datang ternyata kampanye terbuka urung dilakukan. Namun kemarin mereka juga sempat berkumpul dengan pengurus disalah satu hotel sekedar menyampaikan beberapa informasi, selanjutnya pulang ke rumah masing-masing.
‘’Harapannya ada pawai, tetapi tidak jadi karena ada kendala. Namun tetap ada pertemuan, dimana saya dan ketua menyampaikan beberapa hal kepada mereka yang hadir, setelah itu pulang ke rumah masing-masing,’’ kata Sulimin.
Ketua DPC Gerindra Mukomuko, Bassendri, SE mengakui adanya mis komunikasi, hingga ada beberapa massa yang datang. Penundaan kampanye lantaran kendara izin, namun mereka akan tetap menggelar kampanye akbar pada 3 April mendatang. Selain mohon maaf atas kesalahan ini, caleg DPRD Provinsi ini juga merasa bangga, karena tingginya antusias masyarakat untuk bergabung dengan arus massa Gerindra.
‘’Kami akan gelar kampanye terbuka secara besar-besaran pada jadwal kedua nanti, untuk kali ini gagal, semua karena ada miskomunikasi. Walau bagaimanapun kami mohon maaf,’’ paparnya.
Salah seorang anggota Panwaslu Mukomuko, Ita Hartati, SE menjelaskan sebelum ditetapkan jadwal kampanye, ada pertemuan semua pengurus partai dengan pihak keamanan. Dimana pemberitahuan kampanye terbuka dilakukan seminggu sebelum kegiatan. Maka kalau Geridra belum menyampaikan pemberitahuan, kesalahan dari mereka.
‘’Itukan sudah disampaikan sebelumnya, kalau mereka tidak menyampaikan denganpihak kepolisian, ya itu salahnya. Kecuali pertemuan kecil, tidak perlu pemberitahuan,’’ tutupnya.(jar)



Dihadiri Anak-Anak, Caleg Lupa Singkatan PKS
POLITIK RM – Dibalik kesuksesan kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada sabtu lalu, ada hal yang mengelitik dan dikritisi. Massa yang hadir masih tampak membawa anak-anak dalam berkampanye dan massa tidak mengindahgkan aturan lalulintas saat mengendarai kendaraan mereka. Selain caleg nomor 9 Partai nomro urut 3 ini, Ir. Nurlina Zamdial, M.Si salah melafaskan singkatan dari PKS, hingga menjadi Partai Keadilan Sosial (PKS).
Kesalahan tersebut tidak satu kali, melainkan berulang-ulang hingga 3 kali disebutkan saat menyampaikan orasi di hadapan massa. Selain itu, kejadian ini sempat memancing tawa dari massa yang hadir dan malah lebih mengerti dengan singkatan dari PKS. Apakah lupa atau sama sekali tidak tahu dengan singkatan partai sendiri, tak diketahui pasti.
Menanggapi ini salah seorang tokoh senior PKS Mukomuko, sekaligus anggota DPRD Mukomuko aktif, H. Tarmizi mengaku kecewa dengan kejadian tersebut. Namun demikian, ia memaklumi karena caleg yang salah menyebutkan singkatan partai bukan dari kader, melainkan kader partai lain yang kemudian bergabung dengan PKS.
‘’Kita sesalkan, namun tetap dimaklumi sebab saat itu mungkin lupa, kebetulan beliau memang tidak dari awal selaku kader PKS,’’ kata Tarmizi.
Drs. H.m. Syahfan B Sampurno caleg DPR RI, terkait dengan keberadaan anak-anak dalam kampanye menurutnya, bukan PKS yang melibatkan. Hanya saja setelah diperingatkan, anak-anak masih bermain di sekitar tempat kampanye. Selain itu tak dipungkiri adanya simpatisan yang memiliki akan kecil, ikut dalam rombongan massa. Yang jelas, PKS adalah partai yang mematuhi aturan kampanye.
‘’Kita mengikuti aturan yang berlaku, namun karena kampanye terbuka, masih saja anak-anak bisa masuk ke lokasi kampanye, juga ada ibuk-ibuk yang membawa anaknya. Kita dari awal sudah memberitahukan, tentang larangan membawa anak-anak,’’ tutupnya.(jar)


Sebagian Logistik Pemilu Siap ke TPS

POLITIK RM – Sebagian besar Lisgitik Pemilu 2014 sudah diterima dan dioleh oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko. Diantaranya surat suara, kotak suara, bilik, tinta, penusuk, segel, bantalan, ID Card dan sebagainya. Logistik yang belum datang dan diperkirakan menghabiskan waktu menyusun dan mengelolanya untuk dibagikan ke TPS, adalah formulir, mulai dari untuk saksi, petugas TPS, PPK dan sebagainya.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag mengatakan untuk logistik pada dasarnya tidak ada kendala. Setiap logistik yang datang langsung di olah untuk siap dikirim ke TPS. Sekarang mereka masih menunggu kedatangan formulir, rencananya dalam waktu dekat ini sampai secara keseluruhan. Logistik yang ada saat ini, disimpan di gudang KPU dan mendapat penjagaan ketat.
‘’Sebagian besarnya sudah ada, surat suara tinggal dibagikan ke TPS. Semuanya dalam kondisi aman dan terjadi di secretariat KPU. Setiap saat ada petugas KPU dan dari Polres yang menjaganya,’’ kata Dawud.
Anggota KPU lainnya, Abdul Hamid Siregar, S.Ag, M.Pd mengatakan selain masih ada beberapa logistik yang belum datang, juga KPU masih memiliki rangkaian kerja cukup banyak. Dalam waktu dekat, mereka akan turun ke sekolah-sekolah untuk menemui kembali para pemilih pemula, untuk sosialisasi. Tujuannya adalah agar pemilu sukses dengan memilihnya segenap masyarakat.
‘’Banyak lagi yang harus kita selesaikan, dari logistik hingga tahapan sosialisasi dan sebagainya. KPU menginginkan semua masyarakat bisa mengikuti pemilu dan menggunakan hak suaranya,’’ tutupnya.(jar)


551 Saksi PPP Dibekali

POLITIK RM – Sejak beberapa hari lalu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mukomuko mulai membekali  kurang lebih 551 orang saksi. Pembekalan dilakukan di kecamatan masing-masing dengan difasilitasi pengurus kecamatan dan caleg. Mereka akan ditepatkan di setiap TPA, PPK dan selaku saksi remia maupun meninjau sekitar TPS.
Disampaikan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPP Kabupaten Mukomuko, Masripani Maas, SH, proses pembekalan saksi langsung dilakukan oleh kader. Saksi mereka ambil dari pendukung PPP sendiri, asal TPS tempat ia ditugaskan. Ada beberapa pemahaman yang diberikan, terutama menyangkut mengisi lengkap hasil pemilu dan pengawasan terhadap setiap detail proses di TPS.
‘’Sekarang beberapa kecamatan telah melalui proses penyiapan saksi, yang jelas saksi kita ambil dari pendukung PPP di setiap TPS, mereka harus menguasai tahapan kerja saksi dan punya respon cepat terhadap kondisi di TPS,’’ kata caleg PPP Dapil I ini.
Sekjen DPC PPP, Frenki Janas, mengatakan proses pembekalan saksi untuk beberapa kecamatan sudah selesai. Seperti di Penarik, Air Dikit dan Selagan Raya ia langsung tutun memberi pembekalan. Keberadaan saksi bagi PPP sangat penting, untuk menyelamatkan suara dan juga demi berjalannya pemilu sesuai keinginan bersama masyarakat. PPP tidak akan melakukan kecurangan dan tidak pula membiarkan adanya kecurangan pemilu.
‘’Kita menginginkan pemilu yang bersih, maka semua saksi yang akan diterjunkan diberi bekal, keberadaan saksi PPP sangat penting untuk menciptakan pemilu yang bersih,’’ tutupnya.(jar)