Sunday, 23 March 2014

Curigai NasDem, PPP Lapor ke Panwaslu


POLITIK RM – Permasalahan dugaan pengrusakan atribut Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kecamatan Penarik masih berlanjut. Kemarin, pihak PPP melaporkan secara tertulis kepada Panwaslu terkait kejadian tersebut, yang intinya minta diusut tuntas. Tudingan dialamatkan ke  NasDem, karena pada posisi atribut PPP, terpasang atribut partai pendatang baru pada Pemilu 2014 ini.
Ditemui kemarin, Sekjen PPP, Frenky Janas menegaskan persoalan ini harus ada titik terangnya. Laporan sudah mereka sampaikan ke panwaslu. Alasan ia mencurigai pihak NasDem karena pada lobang tiang atribut PPP sebelumnya terpasang bendera NasDem. Harapannya persoalan ini bisa diusut tuntas, selain kepada panwaslu, laporan juga kepada pihak kepolisian.
‘’Logikanya begini, rumah kita dimasuki orang dan di dalam rumah ditemukan barang milik seseorang, maka kecurigaan kita terhadap pemilik barang yang tertinggal dalam rumah tersebut, soal benar atau tidak dugaan pelakunya, tergantung hasil penelusuran oleh pihak berwenang. Atribut kami hilang dan dirusak, kemudian di lokasi ada bendera NasDem, jelas kami curiga,’’ kata Caleg Dapil II ini.
Frenky melanjutkan bahwa tindakan yang telah dilakukan pelaku adalah bentuk penghinaan dan juga sudah merugikan PPP. Soal kemungkinan dilakukan pihak lain yang ingin mengadu domba, Frenky enggan berprasangka terlalu jauh. Ia tetap menginginkan panwaslu dan penegak hukum bisa menindaklanjuti sesuai laporan yang disampaikan.
‘’Kita tidak berprasangka macam-macam, kita laporkan sesuai bukti yang ada, harapan kita kepolisian dan panwaslu bisa mengusutnya sampai tuntas,’’ tegas Frenky.
Sekjen DPD NasDem Musfar Rusli, diminta tanggapannya terpisah mengenai sikap pengurus PPP belum bisa bicara terlalu banyak. Yang jelas mereka tidak pernah menginstruksikan ataupun mengizinkan kader atau caleg NasDem merusak atribut partai lain. Soal adanya bendera NasDem sebagai pengganti atribut PPP di TKP, menurutnya bukan oleh pihak mereka. Ia mencurigai adanya pihak yang ingin membenturkan dua partai ini. Ia bahkan mendukung sikap PPP yang meminta panwaslu dan pihak berwajib mengusut tuntas masalah ini.
‘’Silakan saja, walau bagaimanapun kami yakin itu bukan perbuatan NasDem. Kita serahkan kepada pihak yang berwenang untuk mengusutnya. Bisa saja pihak lain yang bermaksud mengadu domba dua partai ini,’’ tutup Musfar.(jar)

Caleg Saling Curi Atribut
POLITIK RM – Jelang pencoblosan pemilu suasana politik makin panas. Kabarnya beberapa atribut caleg menghilang, diantaranya atribut milik caleg PPP, atribut Hanura dan beberapa partai lainnya. Kuat dugaan, terjadu aksi saling curi atribut oleh tim pemenangan caleg, yang merasa risih, karena dianggap dapat merusak suara jagoan masing-masing.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Mukomuko, Masripani Maas, SH mengakui jika beberapa atributnya menghilang. Tak diketahui siapa pelaku yang mencuri atribut tersebut. Atas kejadian itu, ia sangat kecewa dan dianggap dapat merusak suasana pemilu. Semestinya caleg bisa bersaing dengan sehat dan santun.
‘’Saya belum tahu berapa atribut kami yang dibuka, malam kemarin, juga salah satu atributnya  yang di pasang di Desa Ujung Padang Raib, belum diketahui siapa pelakunya,’’ kata Masri.
Namun Masri memastikan, tidak akan melaporkan kejadian tersebut, juga ia menekankan kepada pendukungnya untuk tidak merusak ataupun mengganggu atribut milik caleg lainnya. Ia yakin, meskipun ada serangkan dengan menghilangkan atribut dan sebagainya, tidak akan memperngaruhi dukungan dari masyarakat.
‘’Bagaimanapun kami tidak akan membalas kejadian itu, termasuk untuk melaporkan kejadian ini kepada panwaslu belum ada rencana. Kami tetap yakin masyarakat tidak akan terpengaruh,’’ tegasnya.
Juga Caleg Hanura, Ismardi mengaku beberapa bendera yang ia pasang dibeberapa tempat menghilang. Meski ada bendera partai lain di sekitar tempat berdiri benderanya, namun ia tidak mengambil tindakan apa-apa. Yang jelas, ia berpesan, agar semua peserta pemilu bisa menjalankan kampanye dengan baik dan saling menjaga.
‘’Kita tidak tahu, yang jelas harapan kita semua bisa saling menghargai dan menghormati. Biarkan masyarakat yang menentukan, tugas kita berusaha dan meyakinkan masyarakat,’’ tutupnya.(jar)


Dapil I Dikuasai PKS
//Siang ini Kampanye Terbuka
POLITIK RM – Sesuai rencana, siang nanti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Mukomuko, akan menggelar rapat atau kampanye terbuka. Dapil I hari ini, dipastikan akan dikuasai oleh PKS sepenuhnya. Karena masa PKS yang mengiringi para caleg dan pengurus partai ini, siang hari akan berkumpul di lapangan Ratok Denai Kelurahan Bandaratu Kecamatan Kota Mukomuko. Selanjutnya massa akan bergerak menggelar pawai menelusuri Dapil I, hingga kemudian sekitar Pukul 14.00 WIB, massa akan berkumpul di lapangan hijau Desa Lubuk Pinang Kecamatan Lubuk Pinang.
Dihubungi kemarin, Ketua DPD PKS Mukomuko, Andi Suhary, SE, M.Pd mengatakan mereka mulai ngumpul Pukul 14. 00 WIB di lapangan Ratok Denai, pagi harinya, hanya persiapan dan penguatan internal partai. Usai gelar orasi, massa bergerak menelusuri jalan, kemudian berkumpul di lapangan Lubuk Pinang. Di Lubuk Pinang, juga akan digelar pertemuan akbar dengan masyarakat setempat.
‘’Kita akan menggunakan seharian untuk menggelar kampenye secara terbuka, hari pertama, memang fokusnya di daerah Mukomuko. Massa nanti akan mengiringi kendaraan caleg, pengurus dan kader PKS,’’ kata Andi.
Untuk persiapan sendiri, menurut Andi sudah 99 persen selesai, termasuk pemberitahan dengan pihak keamanan dan pelaksana pemilu. Caleg DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten, PKS juga jika tidak ada halangan akan hadir seluruhnya dalam kampanye ini. Dan mereka sudah memasang beberapa atribut di tempat pusat kampanye partai berupa bendera.
‘’Kita sudah siapkan seluruhnya, mudahan semua berjalan dengan lancar dan sukses. Ini penting bagi kami, untuk menyampaikan kepada masyarakat, jika PKS partai paling siap menghadapi pemilu,’’ tutupnya.(jar)

25 Dewan Baru Dapat Ditebak
POLITIK RM – Meski pencoblosan pemilu 2014, baru dilaksanakan 9 April mendatang, namun siapa 25 orang anggota dewan Mukomuko periode mendatang sudah bisa ditebak. Dasarnya, melihat dari potensi caleg, kemampuannya dalam bersaing hingga detik ini dan juga kekuatan seorang kandidat untuk menguasai basisnya sendiri.
Dari sejumlah caleg yang ada dalam satu partai politik, hingga saat ini mereka yang tetap eksis tidak lebih dari 3 orang per partai. Sebagian besarnya mulai pasrah bahkan ada yang sudah menyerah, tidak berharap banyak untuk duduk. Alasannya sudah menyadari, dukungan tidak terlalu kuat ditambah lagi minimnya anggaran politik yang dimiliki.
Salah seorang politisi senior Mukomuko, H. Tarmizi diminta tanggapannya, mengatakan sebagian besar caleg sudah menyerah. Tidak lagi bergerak untuk mengejar kemenangan. Sementara caleg yang didukung oleh basis dan anggaran yang cukup terus  maju. Caleg melemah karena menyadari, tidak mungkin bersaing dengan caleg tertentu.
‘’Kita sudah dapat menebak, siapa saja calon dewan yang berpeluang duduk, dari caleg setiap partainya, bisa dilihat mereka paling berpeluang. Saat ini semuanya sudah jelas, ada yang menyerah dan terus bergerak,’’ kata Tarmizi.
Siapa saja mereka? Tarmizi enggan terlalu jauh, yang jelas ia yakin semua orang berpendapat sama dalam memberi penilaian terhadap caleg. Tidak mungkin caleg yang tidak bergerak bisa duduk. Selain itu caleg yang tidak memiliki basis juga sulit bisa menang. Soal dana kampanye, mesku tetap menentukan bagi caleg, namun bukan jaminan.
‘’Saya kebetulan banyak berada di dapil III, saya terus memantau masing-masing caleg. Di Sungai Rumbai misalnya, ada 3 caleg yang berpeluang duduk, juga di kecamatan lain ada beberapa diantara mereka yang berpeluang,’’ tutupnya.(jar)


Dukungan Untuk Ismardi Tak Terbendung

POLITIK RM – Dukungan untuk Ismardi caleg Hanura Dapil I Nomor Urut 4 Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tak terbendung. Sikapnya yang ramah dan selalu tampil sederhana, merupakan gaya tarik tersendiri bagi pemilih. Apalagi Ismardi selama ini sudah dikenal dekat dan tidak pernah pilah-pilih dalam berkawan, bergurau maupun saat membantu masyarakat.
Di Desa Ujung Pada di desa tempat domisilinya, nama Ismardi masuk dalam dominasi caleg kuat dan digadang-gadangkan untuk mengakhiri krisis dewan di Kota Kabupaten Mukomuko ini. Bahkan di beberapa desa di Dapil I, nama Ismardi juga cukup kuat sebagai pilihan. Sebab sejak lama, Ismardi sudah akrab dan punya banyak kawan  di berbagai tempat.
Diminta tanggapannya, terkait banyaknya masyarakat dukungan untuknya, Ismardi enggan banyak berkomentar. Ia menyerahkan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan merekat. Kalau memang dipercaya, Ismardi dengan tulus menyatakan siap menjadi wakil yang merakyat.
‘’Kalau masyarakat menginginkan saya duduk, maka saya siap menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Saya melakukan sesuatu apa adanya dan tidak pernah berbeda, hari ini ataupun sebelumnya,’’ kata Ismardi.
Terkait beratnya persaingan politik, antar caleg, Ismardi tidak gentar. Ia tetap berusaha sesuai kemampuan dan cara yang ia yakini. Namun ia berharap semua caleg bisa bersaing dengan sehat dan saling menghormati. Karena tidak baik, lantaran pencalonan terjadi keretakan dalam hubungan masyarakat. Menang itu keinginan dari semua caleg, namun keputusan pada masyarakat dan keputusan yang maha kuasa.
‘’Kita tidak terlalu berlebihan, melakukan sesuatu sesuai kemampuan dan kayakinan. Saya sama-sama caleg, baik satu partai maupun dengan partai lain tetap baik. Jangan sampai karena pencalonan, ada keretakan panjang antar masyarakat,’’ tutupnya.(jar)