Monday, 17 February 2014

Mukomuko Politik 2014

Politisi Teramang Pecah Kongsi
POLITIK RM – Eri Zulhayat, SE yakin kesalahan pada specimen surat suaranya tidak berdampak banyak. Terkait dengan tindakan yang diambil pihak Pengawas pemilu, juga ia tidak ragu. Sebab kesalahan bukan di sengaja, selain itu surat suara ini hanya specimen bukan yang sebenarnya. Disisi lain Drs. Arnadi Pelam mengaku kecewa dengan hal ini dan ia merasa dirugikan. Pertanyaannya, apakah hubungan dua politisi asal Teramang Jaya  ini retak dan pecah kongsi?
Dikatakan oleh Eri, kesalahan bisa saja terjadi. Ia sekali lagi menegaskan itu bukan unsur kesengajaan. Ia juga tidak membagikan specimen  itu kepada pendukung Arnadi melainkan kepada pendukungnya sendiri untuk memudah bersosialisasi. Juga Eri tidak pernah menyebut-nyebut nama dan nomor urut caleg lain saat melakukan kampanye.
‘’Saya tegas itu bukan kesengajaan, surat suara itu bukan sebebar yang digunakan untuk pemilihan melainkan contoh yang saya buat untuk memudahkan pendukung saya saja, ini sudah terlanjur, soal panwas ada pendapat lain silakan saja,’’ kata Eri.
Arnadi sendiri mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. Mau tidak mau perubahan nomor urutnya pada lembaran kampanye caleg lain merugikannya. Ia menyerahkan semua ini kepada petugas pemilu yang berwenang. Arnadi juga mengaku didesak oleh timnya untuk menindak lanjuti kejadian. Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko ini, berharap caleg tidak menjatuhkan caleg lain saat kampanye.
‘’Mau tidak mau, kesalahan ini membuat kita khawatir dan dirugikan, meski kawan-kawan mendesak untuk melawan, saya tetap menyerahkan kepada petugas yang berwenang. Kita berharap sama-sama caleg bersaing sehat,’’ tegasnya.
Ketua KPU Mukomuko, mengaku belum mengetahui pasti, ia juga membaca melalui media adanya surat suara tersebut. Yang jelas untuk surat suara resmi dari KPU sampai sekarang belum diturunkan. Untuk kejadian ini diserahkan pada pengawas pemilu.
‘’Kalau dengan KPU belum ada laporan, yang jelas surat suara resmi dari KPU sejauh ini belum diturunkan,’’ tutup Dawud.(jar)
     
212 Pemilih Masuk DPT Khusus
POLITIK RM – Setidaknya hingga kemarin sebanyak 212 pemilih terdaftar  sebagai pemilih khusus untuk Pemilu 2014. Mereka terdiri dari masyarakat yang sudah masuk kategori memiliki hak mencoblos dalam pemilu namun tidak termasuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Diperkirakan jumlah pemilih khusus ini terus akan bertambah, sebab seiring dengan revisi dilakukan Komisi pemilihan Umum (KPU) beberapa pemilih yang diragukan dan ganda dicoret dari DPT.
Rincian lokasi pemilih yang masuk dalam DPT khusus sementara ini, dari Kecamatan Pondok Suguh 5 jiwa, Sungai Rumbai 79, Ipuh 56 jiwa, Air Manjuto 15, Teras Terunjam 20, Kota Mukomuko 31 orang dan Kecamatan Malin Deman sebanyak 2 orang. Proses pendataan masih terus berlangsung oleh PPS dan PPK di lapangan.
Salah seorang anggota KPU Mukomuko, Khairanzar, SE membenarkan bahwa  pemilih khusus besar kemungkinan terus bertambah. Sebab hingga menjelang pemilihan, pendataan terus dilakukan, masyarakat yang tercicir dari pendataan ulang berpelung bergabung dengan pemilih khusus. Warga yang masuk dalam DPT khusus itu, paling lambat dilaporkan H-14 pemilu. Mereka itu, katanya, sebelumnya harus didata terlebih dahulu supaya memenuhi persyaratan, kemudian dilengkapi dengan keterangan dari ketua Rukun Tetangga (RT) atau kepala desa.
 ‘’Jumlah yang ada sekarang baru sementara sesuai dengan laporan dari PPK, proses penelusuran pemilih akan terus berlanjut sampai waktu yang ditentukan. Maka masyarakat yang baru pindah atau merasa belum mendaftar dapat melapor ke PPK setempat,’’ kata Khairanzar.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag memberikan tanggapannya dimana masyarakat yang sudah cukup umur berhak menggunakan hak suaranya, selagi tidak dicabut hak pilihnya. Namun KPU juga menghindari angka golput yang besar, dengan memastikan setiap data pemilih benar-benar ada dan tidak ganda. Maka bagi mereka yang belum masuk DPT atau bermasalah, menetapkan pemilih khusus merupakan solusinya.
‘’DPT Khusus ini antisipasi ada masyarakat yang tidak terdaftar, KPU berusaha semua bisa memilih dan menghindari data ganda untuk mengurangi angka Golput,’’ tutup Dawud.(jar)

Nelayan Kompak Dukung Demokrat
POLITIK RM – Di tahun politik ini baik parpol maupun caleg berlomba-lomba menyebarkan atribut apapun jenisnya ke semua lokasi. Pantauan Radar Mukomuko (RM) di pantai Bantal, Teramang Jaya, atribut partai yang paling banyak terpasang pada kapal nelayan adalah milik Partai Demokrat.
Salah seorang tokoh nelayan Pasar Bantal, Munzilin diminta tanggapannya mengakui jika bendera Demokrat paling banyak dipasang pada kapal-kapal nelayan. Satu kapal bisa memasang empat bendera dengan ukuran bermacam-macam. Selain bendera Demokrat juga terlihat bendera parpol lainnya, seperti PAN, PKPI dan juga PDI Perjuangan.
‘’Hampir seluruh kapal nelayan memasang bendera parpol saat melaut, untuk Pasar Bantal paling banyak dikibarkan nelayan itu bendera Demokrat, bendera parpol lain juga ada,’’ kata Munzilin.
Apakah ini berarti Demokrat yang didukung nelayan? Selaku salah seorang yang dituakan dalam kelompok nelayan, eks Kades Pasar Bantal ini enggan memperkirakan terlalu jauh. Bisa jadi pemilik kapal tersebut benar-benar memberi dukungan atau hanya sekedar hiasan kapal saja. Sebab pada dasarnya untuk saat ini semua caleg pernah mendatangi para nelayan setempat.
‘’Kalau dukungan kepada siapa saya tidak tahu, bisa jadi yang pasang Demokrat benar-benar mendukung Demokrat, begitu juga untuk partai lainnya. Yang jelas caleg yang bertemu dengan nelayan tidak satu, dari seluruh partai ada,’’ paparnya.
Salah seorang caleg Demokrat, Drs. Arnadi Pelam diminta tanggapannya juga enggan terlalu membesar-besarkan parpol Nomor Urut 7 ini. yang jelas siapa saja yang meminta atribut selalu ia berikan, soal mereka mau pasang dimana bukan masalah, asal tidak disalahgunakan. Namun demikian, ketua DPRD Mukomuko ini, yakin mendapat dukungan pada 9 April mendatang.
‘’Intinya, mereka tidak mungkin pasang bendera Demokrat kalau tidak menyukainya, soal mereka kibarkan dimana saja terserah selagi tidak melanggar dan salah guna,’’ ungkap Arnadi.(jar)

Yusmardi: Lah Basamo Insya Allah Jadi
POLITIK RM – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Mukomuko, H Yusmardi, SH mengajak masyarakat untuk bersama (besamo red). Dengan kebersamaan akan terwujud masyarakat yang tentram, pembangunan merata dan kemenangan yang diinginkan. Menurutnya jika sudah bersama-sama Insya Allah tujuan akan tercapai dengan baik.
Dijelaskannya, kebersamaan merupakan faktor penting dalam menciptakan kekuatan dalam masyarakat. Kuat secara persatuan, perekonomian dan pembangunan juga dengan mudah bisa dicapai. Maka selaku caleg PAN nomor urut 1 DPRD Provinsi Dapil Mukomuko, Yusmardi selalu mengingatkan warga agar terus menjalan kebersamaan sesama.
‘’Kalau lah basamo insya allah jadi, sebab kebersamaan dalam masyarakat menentukan suksesnya segala hal. Baik hubungan sesama terjalin, masyarakat menjadi kuat dan pembangunan juga mudah untuk dicapai,’’ paparnya.
Lanjutnya, sebagai tokoh masyarakat dan juga wakil rakyat, sejak awal Yusmardi selalu menyuarakan kebersamaan pada masyarakat. Dalam praktiknya, bersama masyarakat Yusmardi membangun pertanian dan pengembangan berbagai usaha kecil lainnya. Termasuk maju sebagai caleg DPRD provinsi merupakan usulan bersama dari masyarakat untuk dirinya.
‘’Kita berusaha bersama masyarakat untuk menuju kedepan yang lebih baik lagi, mudahan melalui kebersamaan ini, kami bisa dipercaya sebagai wakil rakyat di Provinsi Bengkulu,’’ tutup Yusmardi.(jar)

Belum Bertarung, Caleg PKPI Pesimis 
POLITIK RM – Tak siap dengan ketatnya persaingan dan tingginya ongkos politik, membuat salah seorang caleg Partai Keadilan Pembangunan Indonesia (PKPI) Daerah Pemilihan (dapil) 1 Kabupaten Mukomuko, Gustiadi Badi, SH pesimis untuk memenangi pemilu. Ia menilai pemilu saat ini bukan lagi ajang untuk mencari wakil rakyat yang berkompeten dan mampu membela masyarakat, melainkan sudah mengarah kepada tes kekayaan antar caleg di hadapan masyarakat.
Dikatakan Badi, awalnya ia bersemangat untuk menghadapi pemilu dengan total dan memasang target menang. Namun melihat arah persaingan sudah tidak stabil dan berubah arah, maka ia lebih baik santai. Pesimisnya Badi   bukan bermakna mundur dan tidak berharap untuk mendapat dukungan, namun Badi memastikan tidak akan meniru pola caleg yang lain, dengan mengerahkan segenap materi dan relasi untuk duduk di kursi dewan.
‘’Saya jujur saja, kalau perlombaan antar caleg lebih kepada umbar kekayaan, umbar janji saya tidak bisa mengikuti itu, sebab makna kampanye bagi saya bukan demikian adanya. Tetapi lebih menawarkan program dan kesiapan membela masyarakat. Selain itu, prinsip saya adalah berbuat, berbuat dan berbuat. Apapun yang bisa saya lakukan untuk masyarakat akan saya lakukan,’’ kata Badi.
Ia siap mengabdi sepenuhnya kepada rakyat, jika masyarakat menginginkan dia jadi wakil rakyat. Namun kalaupun tidak sebagai wakil rakyat, aktivis hukum dan sosial ini menyatakan akan terus bersuara dan melakukan pengawasan melalui gerakan yang sudah sejak lama ia lakoni. Pesannya, kalau masyarakat menginginkan perubahan yang lebih baik dan memiliki wakil yang bisa jadi tempat untuk menyandarkan harapan, jangan memilih dengan alasan uang dan pemberian. Tetapi pilih wakil rakyat yang punya potensi dan kemampuan.
‘’Wakil rakyat harus punya kemampuan dan memahami berbagai hal, selain itu punya kemampuan menyuarakan aspirasi masyarakat. Alangkah buruknya nasib kita kalau wakil rakyat tidak mampu berbicara cerdas di depan forum,’’ tutup pria yang sempat bergelut di dunia bisnis dan berlanjut ke dunia LSM ini.(jar)

Polres Siap Kawal Pesta Demokrasi
POLITIK RM – Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik menyatakan kesiapan jajarannya dalam mengamankan Pesta Demokrasi yang puncaknya pada tanggal 9 April mendatang. Kendati dililit minimnya anggaran dari pusat, namun mantan Kasat Tipikor Polda Bengkulu itu akan mengerahkan kemampuan terbaiknya demi terselenggaranya pemilu yang aman, jujur dan adil.
Untuk membantu pengamanan oleh petugas linmas, kapolres berencana akan menyiagakan anggotanya setidaknya satu personel untuk mengamankan dua  hingga empat TPS. Ini mengingat keterbatasan jumlah personel kepolisian. Adapun personel yang ditugaskan mengenakan seragam lengkap. Selain mengandalkan personel polres, Brimob yang bermarkas di Padang Gading Kecamatan Sungai Rumbai juga akan disiagakan. Terutama saat moment penghitungan suara.
‘’Polisi dalam pengamanan pemilu akan total. Ini adalah pestanya rakyat, tanggungjawab kita menjaganya agar berlangsung dengan aman dan tertib. Personel yang diturunkan sudah melalui tahapan pelatihan dan menguasai daerahnya. Kita sama-sama berharap pemilu di daerah kita berlangsung aman dan sukses,’’ tutup kapolres.(jar)

Caleg PPP Dibantu Ribuan Atribut
POLITIK RM – Kemarin, semua caleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mukomuko mendapat jatah atribut, berupa bendera, kaos, striker dan juga kalender. Ribuan atribut ini bantuan dari partai untuk melancarkan kegiatan kampanye para caleg di lapangan. Jumlah ini belum seluruhnya, sebab rencananya sesuai kebutuhan atribut akan dikirim kembali dalam waktu dekat.
Disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Mukomuko, Masripani Maas, SH mengatakan atribut yang datang belum seluruhnya, bendera yang baru sebanyak 5 ribu lembar dan stiker serta kalender masing-masing sekitar 500 lembar. Untuk kaos sebagian sudah masuk dan separonya menyusul. Semuanya gratis untuk caleg, sebab bantuan dari partai.
‘’Alhamdulillah untuk bantuan atribut dari partai sudah datang, masih ada yang menyusul, ini tujuannya untuk mempermudah caleg bersosialisasi di tengah masuarakat,’’ kata Masripani.
Targetnya, sebagian besar wilayah Mukomuko akan dihijaukan dengan spanduk PPP mulai dari sekarang. Maka kepada caleg diminta betul-betul memanfaatkan dan menggunakan atribut yang diberikan dengan maksimal. Sebab sewaktu-waktu, pimpinan partai dari Bengkulu dan pusat bisa saja datang mengecek keseriusan para caleg PPP.
‘’Kita akan berusaha maksimal, maka semua kawan-kawan kita minta menggunakan setiap atribut secara baik dan tepat. PPP harus bisa keluar sebagai pemenang pemilu dengan target 1 fraksi di DPRD Mukomuko dan menjebolkan calon provinsi serta pusat,’’ kata Muspani.
Sekjen DPC PPP, Frengky Janas, juga membenarkan untuk kaos dari partai dalam tahap pengiriman sebanyak 1 truk. Diperkirakan dalam waktu dekat akan datang. Kepada caleg diminta menjemput atribut yang sudah ada di sekretariat dan segera menggunakannya. PPP harus mampu bersaing dengan partai mana saja, dengan target tidak muluk-muluk, yaitu 1 dewan per dapil.
‘’Kita pasang target menang, namun tidak muluk-muluk, satu kursi per dapil sudah cukup. Maka kawan-kawan harus maksimal, apalagi dengan dibantunya atribut oleh partai,’’ tutupnya.(jar)

Yusmardi Mendukung Pembangunan
POLITIK RM – Waka 1 DPRD Kabupaten Mukomuko, H Yusmardi, SH mendukung dan konsisten memperjuangkan pembangunan untuk kepentingan masyarakat. Baginya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mensejahterakan rakyat. Maka harus digunakan sebaik-baiknya hingga dapat bermanfaat secara tepat.
Selaku anggota dewan yang sudah menjabat selama 10 tahun, caleg PAN untuk DPRD Provinsi Bengkulu Nomor Urut 1 ini, mendukung pemerintah dalam pembangunan. Menurutnya pembangunan harus disukseskan secara bersama-sama. Ia juga konsisten memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat, terutama bagi petani, nelayan dan masyarakat pedesaan.
‘’Kita mendukung pembangunan oleh pemerintah dan berjuang membela masyarakat untuk penggunaan APBD tepat sasaran dan benar-benar dilakukan secara maksimal,’’ kata Yusmardi.
Lanjutnya, yang lebih penting lagi pembangunan harus dilakukan merata dan menjangkau semua lapisan masyarakat. Wujud dukungannya, disela-sela kesibukannya membahas aspirasi masyarakat, ia juga rutin terjun langsung meninjau  proses pembangunan dan mendikte setiap keperluan warga untuk kelancaran semua aktivitasnya. Maju sebagai caleg PAN Nomor 1 DPRD Provinsi Dapil Kabupaten Mukomuko, merupkan wujud dari tekad Yusmardi  untuk terus berbuat.
‘’Kita akan terus berusaha, setiap aspirasi masyarakat tercapai dengan baik. Saya berusaha untuk menarik APBD Provinsi Bengkulu ke Kabupaten Mukomuko jika nanti dipercaya menjadi anggota DPRD provinsi,’’ tutupnya.(jar)