Tuesday, 25 February 2014

Mukomuko 11 Tahun Sudah



Kabupaten Mukomuko Maju Pesat di Usia ke-11 Th
METRO – Secara umum, pelaksanaan sidang paripurna Istimewa memperingati HUT Kabupaten Mukomuko ke-XI kemarin berjalan dengan lancar dan sukses. Dalam penyampaiannya di hadapan seluruh yang hadir di ruang sidang Sekretariat DPRD, Bupati, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM yang mengenakan pakaian adat menjelaskan prestasi-prestasi yang sudah dicapai pemerintahannya di segala sektor.
Sektor pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan misalnya. Sepanjang tahun 2013 lalu, pemerintah sudah membanguan 18 paket irigasi, Jalan Usaha Tani (JUT) sekitar 27 Km, rehabilitasi sepadan sungai dan hutan seluas 90 hektare (Ha) serta membagikan bibit unggul sebanyak 35.000 batang. Pemerintah juga menggalakkan program pengembangan sapi jenis bali sebanyak 24 ekor, unggas skala pedesaan 1.450 ekor dan itik sebanyak 5.000 ekor. Total anggaran untuk sektor ini sebesar Rp 14. 556.939.183. Sementara pada sektor kelautan dan perikanan, pemerintah sudah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 3.073.792.997.
‘’Untuk sektor pertanian, memang sejak awal merupakan sektor penting yang kita upayakan. Begitu juga dengan peternakan, perkebunan,  kehutanan serta kelautan dan perikanan. Untuk selanjutnya, desa-desa di Kabupaten Mukomuko sudah siap secara keseluruhan menyambut realisasi undang-undang desa yang sudah disahkan. Mudah-mudahan Kabupaten Mukomuko akan menjadi yang pertama menerima bantuan desa,’’ harapan Bup.
Berlanjut ke sektor pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, pemerintah sudah mengucurkan dana Rp 38.165.453.700. Ditambah lagi dana senilai Rp 3.706.499.999 untuk irigasi. Untuk drainase, pemerintah menghabiskan dana Rp 1.686.345.000 dan prasarana air bersih  Rp 2.678.234.000.
Pada sektor kesehatan, total dana yang sudah dikeluarkan pemerintah  mencapai Rp 9,8 miliar. Lebih besar lagi pada sektor pendidikan, Rp 17,1 miliar ditambah dengan pengadaan-pengadaan fasilitas yang menguras Rp 15.1 miliar.
Mengenai pendapatan daerah disebutkan mengalami kenaikan. Dimana  jumlah pendapatan pada tahun 2013 sebesar Rp 575. 646.417.880,49 dengan jumlah belanja sebesar Rp 673.054.893.857.39. Pada tahun ini,  pemerintah telah mengelola dana pendapatan daerah Rp  648.401.766.180,30 dengan nilai belanja sebesar Rp 635.901.766.180,30.
Di lain sisi, sidang paripurna istimewa kemarin merupakan yang terakhir bagi para anggota DPRD Kabupaten Mukomuko. Paripurna istimewa tahun mendatang, atau saat kabupaten ini berusia ke-XII, sudah dihadiri oleh dewan terpilih hasil dari pemilihan pada tanggal 9 April nanti.
Pantauan Radar Mukomuko (RM), keseluruhan anggota dewan hadir dalam sidang. Raut wajah mereka tidak menunjukkan raut kesedihan, sebaliknya mereka begitu antusias mengikuti jalannya sidang sedari awal hingga selesai.
Selaku pimpinan sidang, Drs. Arnadi Pelam didampingi H Yusmardi, SH  dan I Wayan Adnyana mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh undangan yang sudah hadir. Seterusnya, Arnadi juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang sudah memberi dukungan kepada dewan selama menjalankan tugasnya.
‘’Berkat dukungan dan kerjasama yang baik, pembangunan Kabupaten Mukomuko dapat dilaksanakan sesuai yang diharapkan,’’ kata Arnadi.
Pujian datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu atas nama Gubernur yang diwakili Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum, H Pahmi, SH. Sejak memekarkan diri menjadi kabupaten 11 tahun silam, Kabupaten Mukomuko mengalami kemajuan pesat dari tahun ke tahun.
‘’Kemajuan Mukomuko saat ini jauh lebih baik, meski masih tergolong baru namun mampu menyamai kabupaten lain yang usianya lebih tua.  Semuanya tak lepas dari keseriusan pemerintah, dewan dan dukungan dari masyarakatnya. Atas nama Gubernur Bengkulu yang sangat ingin hadir pada acara ini, saya mengucapkan selamat HUT ke-11 Kabupaten Mukomuko,’’ tutupnya.(jar)


Dilarang Sombong, Polisi Dituntut Jujur & Kreatif
METRO – Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Drs. Tatang Somantri, MH mewarning kepada seluruh jajarannya yang bertugas di wilayah hukum Polres Mukomuko untuk tidak menerima apapun bentuknya yang bukan hak, terlebih terkait kasus yang ditangani. Kapolda juga tidak menghendaki seorang anggota polri yang tidak aktif dan tidak kreatif. Sebab yang seperti itu rawan memunculkan pikiran negatif yang pada akhirnya diikuti dengan perbuatan.
Sempat Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik dan jajaran tersenyum saat kapolda memuji keindahan markasnya. Dari seluruh mapolres yang dikunjungi, kapolda menilai Mapolres Mukomuko yang terindah. Suasana ini tentunya menjadi perangsang untuk anggota bekerja nyaman dan semangat setiap waktu.
‘’Dalam menegakkan hukum dilarang untuk menerima yang bukan hak kita,  apalagi dalam masalah kasus. Jangan sampai menerima uang agar si tersangka diberatkan dengan menambah pasal yang memberatkan. Harus  disesuaikan dengan kesalahan yang dilakukan. Tahanan yang berada di dalam sel juga harus dijaga dengan baik. Kalau kita hanya bengong dan berdiam diri maka, yang timbul adalah pikiran negatif. Sibukkan diri dengan kerasi dan terus belatih, dari sekian banyak polres yang saya kunjungi, Mukomuko yang kita lihat paling indah, suasana ini akan membuat kerja kita menjadi nyaman,’’ puji Jenderal Bintang Satu ini.
Tidak kalah pentingnya, kapolda berpesan untuk seluruh anggota polri  melaksanakan tugas menjunjung tinggi nama baik polri serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat.
‘’Kedepannya bagaimana kita meningkatkan hubungan baik dengan masyarakat sehingga tidak menimbulkan kebencian di masyarakat. Dengan menjalin hubungan baik itu banyak hal yang bisa kita dapatkan dan membantu dalam menjalankan tugas polri,’’ imbuh kapolda.
Mengenai jalinan hubungan yang baik antara polri dengan masyarakat, kapolda menyanjung apa yang sudah diperbuat oleh Kapolres Mukomuko. Kapolda mengharapkan program yang sudah berjalan terus dilaksanakan dan ditingkatkan lagi. Kapolda tidak menginginkan personel yang minim menjadi alasan rendahnya kinerja.
‘’Bentuk program rencana yang telah dibuat harus dirancang secara matang, silahkan laksanakan sebaik mungkin. Hasilnya nanti bisa menjadi pilot projec bagi polres-polres lainnya,kumpulkan hasil evaluasi itu nantinya dalam bentuk buku untuk dijadikan bahan kajian kedepan. Sehingga program itu tidak akan sia-sia,’’ tegas kapolda.
Masih dipesankan kapolda, dalam bekerja, seorang polisi harus mempunyai skala prioritas serta melakukan identifikasi suatu permasalahan dengan detail, rinci serta mendalam. Pada akhir sambutannya, kapolda mencoba menyadarkan seluruh jajarannya bahwa tugas seorang anggota polri adalah mulia. Karenanya, kapolres mengharapkan dalam menjalankan tugas harus didasari dengan hati tulus dan ikhlas.
‘’Menjadi polisi itu merupakan tugas mulia. Laksanakanlah dengan sepenuh hati. Keamanan negara ini adalah tugas polri. Jaga solidaritas interal, harmonis dengan masyarakat. Jangan sombong dan angkuh. Polri  harus berada di tengah masyarakat,’’ pesan kapolda.
Selepas mengunjungi mapolres, kapolda dan rombongan kembali ke penginapan sebelum akhirnya bertolak menuju Kota