Tuesday, 9 July 2013

Mukomuko Puasa Pertama


PLN Dikritik Umat Muslim
//Tarawih Perdana, Listrik Padam
METRO – Padamnya listrik tadi malam yang bersamaan dengan digelarnya Salat Isya dilanjutkan Salat Tarawih perdana di seluruh mesjid dan musala membuat PT. PLN (Persero) Kabupaten Mukomuko jadi sorotan umat muslim di banyak kecamatan. Berbagai kritikan hingga kecaman ditumpahkan warga, baik melalui SMS ke redaksi Harian Radar Mukomuko (RM) dan account Facebook (FB).
‘’Tak ada yang sempurna untuk PLN’’, isi dinding account FB milik Satri, warga Pondok Baru, Kecamatan Teramang Jaya. Isi dinding account FB lain milik Buyung Kurniawan, warga Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Teramang Jaya, ‘’Mengapa sampai mati PLN??’’. Candra, warga Pondok Baru tak ingin ketinggalan mengkritik PLN. ‘’Tarawih perdana mati lampu, PLN macet’’.
Sementara kecaman yang disampaikan via SMS salah satunya berasal dari warga Dusun Baru V Koto, Kecamatan Air Dikit, Bilasri. ‘’PLN mati mulai subuh, siang sampai magrib. Selama bulan puasa ini kami minta listrik tetap menyala, khususnya pada saat berbuka puasa, malam hingga sahur’’.
Dari pantauan Radar Mukomuko (RM) di sejumlah mesjid, di Kecamatan Kota Mukomuko, ibadah salat tetap berlangsung meskipun ‘’gelap-gelapan’’.
‘’Tentu kami merasa kecewa. Apalagi ini musala kecil. Kalau mesjid besar yang ada gensetnya masih dapat menyiasati dengan menghidupkan genset. Walaupun harus gelap-gelapan salat tetap dilaksanakan,’’ kata Fahmi, salah seorang jemaah di Musala Al Anshar.
Ketika coba dikonfirmasikan, dengan singkat Manager PLN Mukomuko, Nur Lukman, A.Md menyatakan tidak tahu jelas apa penyebab padamnya listrik. Nur Lukman pun memastikan sesaat kemudian listrik dinyalakan kembali. ‘’Nanti, kita cek dulu,’’ pungkas Nur Lukman.(red)


DP4 dan DPS Pemilu Selisih 1.422 Jiwa
POLITIK RM – Hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko akan melaunching Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kabupaten Mukomuko untuk digunakan pada Pemilu 2014. Besok (11/7) kopian DPS ini harus sudah disampaikan kepada masing-masing pengurus Partai politik (Parpol) dan dikirim ke KPU Provinsi Bengkulu. Hingga kemarin hasil rekapan sementara DPS, jumlah mata pilih berkurang dari DP4 yang dikeluarkan pemerintah daerah.
Dimana dalam DP4 mata pilih Kabupaten Mukomuko mencapai 121.292 pemilih. Sedangkan hasil rekapan sementara DPS dari 15 kecamatan kemarin hanya 119.870 pemilih. Artinya terdapat selisih sebanyak 1.422 jiwa.
Adapun jumlah DPS per kecamatan adalah, Kecamatan Sungai Rumbai total 5.543, Pondok Suguh 9.561, Teras Terunjam 4.835, Malin Deman 5.196, Selagan Raya 6.279. Berikutnya Ipuh 12.262, Teramang Jaya 7.806, Air Rami 7.966, Penarik 15.303, Kota Mukomuko 10.904, V Koto, 4.654. Berikutnya Lubuk Pinang 8.993, Air Manjuto 7.331, XIV Koto 8.593 dan Air Dikit 4.733.
Sekretaris KPU, Junhari, B.Sc, ditemui di ruangannya kemarin mengatakan perbedaan jumlah untuk sementara ini masih dalam kategori wajar, hanya ada perbedaan sekitar 1.000 lebih saja. Sebelumnya cukup besar, dimana selisih data KPU dengan DP4 mencapai 15 ribu jiwa. Data yang ada sekarang belum pasti, sebab kemungkinan hingga hari ini bisa berubah sesuai dengan hasil rekapan terakhir. Besoknya lagi data ini harus sudah disampaikan ke parpol dan tidak aka nada perubahan lagi.
‘’Dibanding DP4 ada pengurangan, setelah diloncing besok (hari ini red) tidak ada perubahan kembali. Masyarakat yang namanya belum masuk bisa diajukan pada saat DPT nanti. Data ini akan disampaikan ke parpol dan provinsi,’’ kata Junhari.
Lanjutnya, yang jadi persoalan dan sempat membuat mereka kewalahan, adalah format data yang disampaikan oleh pantarlih tidak seluruhnya benar. Hal ini dampak dari kemampuan SDM petugas mengoperasikan computer masih lemah. Hingga mereka harus bekerja siang malam untuk melakukan perapian kembali. Font seharusnya 10 dijadikan 12 dan juga semestinya diketik di program excel malah diketik di word.
‘’Kita tidak menyalahkan mereka, hanya standar data yang ditetapkan mendagri terlalu tinggi, hingga SDM kita sulit menjangkau. Mau tidak mau kita bekerja melakukan penyusunan ulang,’’ lanjutnya.
Juga salah seorang anggota KPU, Dedi Desponsori, SH.i mengatakan, mereka tengah mengejar penyusunan rekap akhir DPS. Besok merupakan batas akhir dan DPS yang sudah digandakan disampaikan ke masing-masing parpol dan KPU Provinsi. DPS ini sebagai gambaran awal mata pilih Mukomuko pada pemilu 2014.
‘’Pemilih yang belum masuk dalam DCS tidak usah ragu, mereka tetap bisa masuk dalam DPT dengan syarat melaporkan ketidak masuknya nama mereka,’’ demikian Dedi.(jar)

3 PPK Baru Ditetapkan
POLITIK RM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko baru saja menetapkan pengganti 3 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang sudah mengajukan pengunduran diri beberapa waktu lalu. Dedi Desponsori, SH.i, Ketua PPK Ipuh digantikan oleh Rosmalina. Tabrani, PPK Air Rami digantikan oleh Azhar dan Efrida Rahmawati, PPK Kecamatan XIV Koto digantikan oleh Daryani, S.Pdi. 3 PPK baru ini diambil dari 10 besar peserta tes PPK lalu, sistimnya dengan melakukan tes administrasi hingga perbandingan hasil tes tertulis dan wawancara yang dilakukan sebelumnya. Ke tiganya ditetapkan dalam rapat pleno yang diselenggarakan KPU Mukomuko kemarin lusa.
Salah seorang anggota KPU, Dedi Desponsori, S.HI, mewakili ketua KPU, Dawud, S.Ag, menerangkan penetapan 3 anggota PPK baru ini sesuai kebutuhan, usai surat pengunduran diri 3 PPK yang lama diproses.  Penetapan mereka sesuai dengan cek ulang terhadap persyarakat yang mereka ajukan dan juga hasil tes sebelumnya.
‘’Sudah kita tetapkan pengganti 3 PPK yang mengundurkan diri, mereka diambil dari 10 besar hasil tes awal PPK. Kami hanya mengecek persyarakat administrasi dan juga hasil-hasil peninjauan langsung terhadap calon,’’ kata Dedi.
Lanjutnya, dalam minggu ini rencananya PPK yang baru saja ditetapkan akan segera dilantik. Kemarin atau paling lambat hari ini akan diberitahukan kepada yang bersangkutan untuk bersiap-siap menghadapi pelantikan. Harapannya dengan penetapan petugas baru ini, dapat meningkatkan kinerja PPK asal masing. Sejauh ini tidak ada masalah yang terjadi di lapangan menyangkut kinerja PPK.
‘’Untuk jadwal pelantikan, saya belum tahu pasti mungkin ketua yang jelas. Kita baru akan beritahukan kepada PPK yang baru untuk bersiap-siap dilantik, jadwalnya menyusul,’’ demikian Dedi.(jar)

Mobnas Baru Anggota KPU Tiba Bulan Ini
POLITIK RM – Informasi dihimpun, tanggal 15 Juli mendatang atau sekitar 5 hari lagi, sudah ada kepastian dari KPU Provinsi untuk pengadaan mobnas bagi komisioner KPU Kabupaten Mukomuko. Sesuai anggaran besar kemungkinan mobnas KPU yang baru bermerk Toyota Innova. Sementara untuk pembangunan kantor baru, PPTK sudah dibentuk dan telah berada di tangan Dinas PU, tinggal menunggu Dipa anggaran dari KPU pusat.
Disampaikan oleh Sekretaris KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc, untuk pembangunan gedung anggarannya lebih besar dari rencana sebelumnya. Dari bocoran yang ia terima senilai Rp 3 Miliar lebih. Untuk RAB kemungkinan tetap sama, kenaikan ini seiring dengan harga barang yang juga melonjak disebabkan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).
‘’Kita belum tahu apakah jadi atau tidak, tetapi sesuai instruksi PPTK sudah dibentuk dan telah disampaikan dengan PU. Memang dari rencana awal ada peningkatan, mungkin seiring dengan kenaikan BBM,’’ kata Junhari.
Lanjutnya, untuk pengadaan mobil dinas, sudah ada informasi dari KPU Provinsi. Jika tidak ada halangan, bulan ini sudah dibelikan itupun jika jadi. Sesuai anggaran kemungkin Inova atau jenis mobil lain. Sesuai kebutuhan, KPU memang layak ada mobnas baru, sebab kedaraan operasional KPU sekarang ada yang pinjaman dari pemda.
‘’Kalau dibelikan, mobil itu untuk KPU, sebab kendaraan mereka ada yang pinjaman ke pemda. Kita belum bisa memastikan apakah iya atau tidak, sebelum dipa anggarannya di pegang,’’ demikian Junhari.(jar)