Tuesday, 4 June 2013

Mukomuko 5 Juni 2013

Kapal Terbalik, 3 Nelayan Selamat
METRO – Sebuah kapal penangkap ikan milik nelayan asal perumahan nelayan di Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko siang kemarin mengalami musibah. Kapal yang dinaiki oleh 3 orang nelayan masing-masing Muklis, Robi dan Satra Wijaya terbalik lalu karam di perairan dekat Padang Panaek, Desa Pasar Sebelah.
Beruntung ketiganya berhasil diselamatkan oleh nelayan lain. namun demikian, seluruh peralatan tangkap termasuk ikan hasil tangkapan hilang ditelan ombak.
Kapal yang mengalami kerusakan cukup parah baru berhasil dievakuasi ke tepi dengan ditarik menggunakan kapal lain dibantu anggota Polair Polres dan tim Tagana pada sorenya, sekitar pukul 16.45 WIB.
Diceritakan salah seorang korban, Robi, karamnya kapal usai diterjang ombak besak saat ingin berlabuh. Seketika itu kapal terbalik. Robi dan kedua rekannya terlempar ke air bersama dengan seluruh peralatan tangkap.
‘’Saat  kejadian, kita sempat terbenam di laut dan dihimpit oleh badan kapal. Ini berkat bantuan Tuhan YME hingga nyawa kita semua masih bisa selamat. Semua perlatan kami lenyap semuanya, termasuk kapal kami rusak parah,’’ ungkap Robi
Rasa syukur juga disampaikan korban lainnya, Satra. Atas kejadian yang dialami ia lebih memikirkan keselamatan diri ketimbang peralatan. Menurutnya, peralatan yang hilang dapat dicari ganti, sementara nyawa hanya 1. 
‘’Jelas semua barang-barang kami habis, kecuali mesin kapal yang hanya mengalami kerusakan dan badan kapal kami yang mengalami kerusakan,’’ imbuh Sat.
M Toha, S.Sos.I salah seorang tim tagana yang ikut serta dalam penyelamatan dan evakuasi kapal merasa lega lantaran dalam peristiwa tidak terdapat korban jiwa. Selaku pekerja sukarelawan, Toha bersama rekan-rekannya menyatakan siap membantu siapa saja yang terkena bencana ataupun kejadian. (cw1)

Kualitas Caleg Tak Menjanjikan
POLITIK RM – Kualitas calon anggota legislatif (Caleg) yang diusung sebagian besar parpol dinilai masih sangat lemah. Mulai dari tingkat pendidikan, pengalaman hingga jiwa saing mereka. Kondisi ini akan berdampak dengan kualitas wakil rakyat ke depannya. Disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, Drs. Arnadi Pelam.
Kualitas dewan itu sangat penting, sebab mereka adalah wakil dari sekian ribu warga Mukomuko untuk berpikir tentang pembangunan dan pembelaan kepada masyarakat. Jika kemampuan lemah, sama halnya masyarakat tidak terwakili dengan baik. Sementara tugas dari dewan makin lama bukan semakin membaik, sebab persaingan di tingkat nasional juga terus meningkat.
‘’Kita bukan sekedar duduk di dewan saja, melainkan banyak tugas besar diluar sana menunggu. Kalau kualitas calon lemah, maka dewan yang akan terpilih sudah jelas lemah pula. Ini berdampak sangat besar dengan pembangunan ke depan,’’ kata Arnadi.
Lanjutnya, hal ini tidak lepas dari ketatnya aturan KPU tentang syarat maju sebagai calon dewan dan juga kepiawaian parpol menjaring calonnya. Sebagian besar caleg hanya mengandalkan dukungan dari keluarga besar, sementara kemampuan mereka lemah bahkan masih buta. Masyarakat diingatkan jangan terjebak dengan kekeluargaan atau orang dekat. Utamakan memilih orang-orang yang berkualitas dan memang dipandang mampu menjalankan amanah. Bahkan ia menganggap memilih calon Incamebent yang sudah jelas kualitasnya lebih baik, sebab mereka bisa meneruskan pekerjaan yang sudah ada.
‘’Masyarakat juga harus paham, jangan memilih dengan alasan kedekatan semata, kualitas dan kemampuan seorang calon itu yang perlu diutamakan, sebab dewan bukan utusan keluarga melainkan perwakilan untuk membela hak kita sendiri dan daerah ini,’’ demikian Arnadi.(jar)


KPPD PAN Minta Caleg Aktif
POLITIK RM – Ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) Mukomuko, Partai Amanat Nasional (PAN) Eranardi, S.Ip, mulai bergerak. Seluruh kader dan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) PAN dikondisikan untuk aktif melakukan sosialisasi PAN di tengah masyarakat dan juga memperkenalkan setiap calon yang diusung parpol berlambang matahari putih ini.
Dijelaskannya, sekarang sudah saatnya setiap calon dan kader melakukan sosialisasi secara katif dan terbuka kepada masyarakat mengenai parpol ini. Sebab tidak dipungkiri persaingan sudah mulai tampak di kalangan caleg dan parpol. Jangan sampai basis PAN menjadi bulan-bulan parpol lain untuk mencari suara. Sebaliknya selain menjaga basis semua kader dan caleg juga meski terus mengembangkan sayap masing-masing.
‘’Kita minta kawan-kawan mulai beraksi dan menjaga basis serta terus mengembangkan sayap demi mencapai target memenangkan pemilu 2014. Untuk saat ini utamakan pengenalan PAN lebih jauh dulu, baru kita mengenal diri sebagai caleg,’’ kata Era.
 Lanjutnya, menang atau tidaknya PAN pada 2014 tergantung dengan kesiapan calon yang diusung. Maka jangan sampai lengah dan membiarkan caleg lain bebas mendapat suara di basis PAN. Secara terbuka kedepannya DPD dan DPW PAN akan turun langsung melakukan kempanye ke masyarakat terutama di setiap basis caleg. Selain itu juga ia minta semua bersatu dan saling member dukungan kepada sama-sama kader PAN.
‘’Sekarang utamakan parpol, semua harus punya tujuan yang jelas dan saling membantu, soal siapa yang akan duduk nanti tetap sama saja, yang artinya PAN berhasil keluar sebagai pemenang pemilu,’’ demikian Era.(jar)


DCS Diumumkan 13 Juni
//Masyarakat Diminta Beri Masukan
POLITIK RM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko telah kelar memverifikasi seluruh berkas perbaikan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) 12 Parpol peserta pemilu untuk Pileg 2014. Sesuai jadwal KPU akan mengumumkan Daftar Caleg Sementara (DCS) tanggal 13 Juni 2013 hingga 17 Juni.
Salah seorang anggota KPU Zulhazi, mengatakan saat ini KPU tengah merapikan susunan caleg untuk setiap parpol. Ada diantara mereka masuk dalam DCS dan ada yang bakal dihilangkan sebab tidak melengkai syarat.
‘’Sekarang masih melakukan penyusunan DCS Hasilnya, akan diumumkan pada tanggal 13 Juni di media massa," kata Komisioner KPU Zulhazi.
DCS yang akan diumumkan itu memuat gambar dan nomor parpol, serta nama-nama dan pas foto diri terbaru caleg. KPU akan meminta persetujuan pimpinan parpol atau petugas penghubung parpol sebelum merilis DCS tersebut. Menurut Zulhazi, setelah diumumkan maka tidak ada lagi masa perbaikan caleg. Perubahan DCS hanya dimungkinkan jika calon tersebut meninggal dunia atau adanya masukan atau tanggapan masyarakat yang mengakibatkan tidak terpenuhinya persyaratan administrasi caleg.
"Masyarakat diharapkan bisa memberi masukan dan tanggapan atas DCS yang ditetapkan," ucapnya.
Amrozi, SE, M.Pd menambahkan, jika masyarakat mengetahui ada caleg yang menggunakan ijazah palsu dan terbukti, maka caleg bersangkutan akan dibatalkan dari pencalonan alias dihapus dari DCS. Namun KPU akan memberi kesempatan kepada parpol untuk menyampaikan klarifikasi atas masukan dan tanggapan masyarakat tersebut. Baru setelah itu KPU mengumumkan Daftar Caleg Tetap (DCT).
‘’Parpol diberi hak memberi tanggapan atas setiap masukan dari masyarakat, hingga KPU menetapkan bakal calon tetap,’’ demikian Amrozi.(jar)


KPU Pastikan Caleg 2 Parpol Sama
POLITIK RM – Meski ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPD-PD), Ir. Muharamin membantah jika bacaleg parpolnya sama dengan caleg Partai NasDem, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko memastikan jika hanya 1 orang. Hal ini berdasarkan poto dan juga data bacaleg atas nama Hongli Sitonggang tersebut. Hanya perbedaannya daerah pemilihan saja.
Disampaikan oleh Ketua KPU MUkomuko, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si, pihaknya sudah memastikan dengan seksama seluruh data bacaleg tersebut. Maka mengenai keraguan dari Muharamin, terhadap kelitian KPU menurutnya tidak ada alasan. Selain itu permasalahan tersebut juga sudah diakui oleh pihak dari NasDem.
‘’Saya membantah apa yang disanggah oleh ketua Demokrat, kami sudah melakukan proses verifikasi dengan baik, daya 1 caleg tersebut yang terdaftar di NasDem dan Demokrat benar-benar sama, bisa dicek poto dan berkas lainnya,’’ kata Nasir.
Juga disampaikan anggotanya Amrozi, SE, M.Pd, terhadap calon bersangkutan sudah tidak bisa dibantah lagi. Ia sendiri sudah memastikan dengan calon tersebut  dan mengakui jika ia terdaftar di Demokrat dan NasDem. Pilihannya adalah melakukan penggantian dengan calon lain saat masa perubahan DCS ke DCT.
‘’Kami sudah memastikan jika nama yang terdapat disana sama dan orangnya adalah satu, yang jelas langkah berikutnya melakukan pergantian pada saatnya nanti,’’ papar Amrozi.
Sekjen DPC Demokrat, Nurrakhim, tidak membantah, sebab ia sudah memastikan dengan pihak KPU dan juga calon tersebut mengakui. Ia belum tahu apa motifnya, yang jelas saat penyerahan berkas, calon tersebut mengakui dan menyanggupi ketentuan yang ada. Dan ia tidak pernah memberitahukan, jika juga mendaftar melalui NasDem.
‘’Ya memang dengan ketua belum kami sampaikan, sebab beliau berada diluar daerah dalam rangka dinas,’’ demikian Nurrakhim.(jar)


3 Parpol Tak Penuhi 30 Persesn Perempuan
POLITIK RM – Tiga Partai Politik (Parpol) tidak memenuhi kuota calon perempuan 30 persen. 3 Parpol tersebut adalah PKPI, NasDem dan Golkar. Pasalnya 1 caleg perempuan masing-masing parpol ini dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai caleg sesuai dengan hasil verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko.
Dimana NasDem lehilangan calon perempuan Daerah Pemilihan (Dapil) 2 nomor urut 7. Golkar calon wanita Dapil 3 nomor urut 8 dan PKPI asal Dapil 1 nomor urut 8 juga perempuan. Pilihannya adalah melakukan penambahan caleg perempuan atau 2 caleg laki-laki masing-masing terancam ikut dicoret, agar tetap kuota perempuan mencukup 30 persen.
Salah seoarang anggota KPU, Amrozi, SE, M.Pd  mewakili ketuanya Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si, mengakui jika 3 caleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat adalah perempuan. Selain itu satu lagi asal PKS dinyatakan Belum Memenuhi suarat. Berdasarkan aturan perempuan harus 30 persen, maka kemungkinan pengurangan caleg laki-laki bisa saja. Waktu masih panjang dan masing-masing parpol dapat melakukan penggantian.
‘’Waktu masih panjang untuk melakukan penggantian, namun kalau memang tidak dilakukan penggantian, maka mau tidak mau caleg laki-laki dikurangi agar tetap 30 persen perempuan,’’ lata Amrozi.
Sementara itu, Ketua DPC PKPI membenarkan jika mereka sekarang kekurangan 1 orang caleg perempuan. Ia memastikan akan melakukan penggantian dengan caleg perempuan kembali agar kuota perempuan 30 persen bisa terpenuhi. Pada awalnya calon merek mencukup, namun lantaran ada permasalahan, akhirnya KPU menyatakan TMS.
‘’Sebetulnya tidak ada persoalan diawal, hanya kemudian nampaknya calon kita tidak melengkapi syarat dan dinyatakan tidak memenihi syarat, kita harus melakukan penggantian,’’ demikian Alpian.(jar)