Sunday, 10 May 2015

Sapuan Mulai Sisiri Warga Mukomuko di Rantau

Gelar Pertemuan di Bengkulu dan Menjadi Narasumber Unib
POLITIK RM – Bakal calon kuat Bupati Mukomuko, H. Sapuan,SE,Ak,MM,CA mulai menyisiri warga Mukomuko yang ada di luar daerah, terutama para sesepuh dan orang-orang berpengaruh lainnya.  Malam tadi kabarnya Sapuan menggelar pertemuan dengan sesepuh Kabupaten Mukomuko di Kota Bengkulu. Hadir beberapa praktisi, mahasiswa dan perantau asal ‘’Kapuang sakti ratau batuah’’ lainnya. Siang ini Sapuan dijadwalkan menjadi pemateri seminar nasional di Unib dengan materi berkaitan dengan perkembangan ekonomi global.
Meski hanya bersifat silaturahmi, namun tidak dipungkiri dibalik pertemuan ini tergambar misi politik menghadapi Pilkada akan datang. Apalagi seperti diketahui Sapuan adalah satu-satunya kandidat yang sudah berada di titik aman untuk mendaftar ke KPU, setelah beberapa partai merekomendasikan dirinya untuk memimpin Mukomuko periode mendatang.
Novesta Herman membernarkan adanya pertemuan Sapuan dengan beberapa tokoh dan warga Mukomuko di Bengkulu ini. Acara tersebut mendapat sambutan hangat dari warga, karena baru kali ini ada pertemuan yang dipromotori oleh tokoh yang peduli dengan daerah. kehadiran Sapuan di Bengkulu sekaligus memenuhi permintaan dari pihak Unib untuk mengisi seminar.
‘’Kabarnya pertemuan ini dihadiri sekitar 100 orang, memang tidak seluruhnya dilibarkan melainkan para sesepuh dan tokoh. Kemungkinan berikutnya akan ada pertemuan yang lebih luas. Kebetulan pula Sapuan hadir di Bengkulu lantaran diminta mengusi materi seminar di kampus Unib,’’ tuturnya.
Apakah ini pertanda Sapuan mulai mengerahkan kekuatannya untuk menghadapi Pilkada? Herman mengaku tidak  terlalu menjurus ke politik, melainkan silaturahmi dan untuk meminta pendapat dan searing tentang daerah lainnya. Karena orang-orang Mukomuko di luar, juga punya pemikiran gemilang dalam hal pembangunan. Untuk fokus ke daerah, kemungkinan akhir bulan ini, sebab Sapuan dalam waktu dekat ada agenda di Eropa dan beberapa negara lainnya.
‘’Kemungkinan untuk full menyiapkan Pilkada mulai akhir bulan ini, karena Sapuan masih banyak agenda di luar. Yang jelas komunikasi dengan semua pihak terus dilakukan,’’ tutupnya.(jar)

DPC Gerindra Tegaskan Belum Tetapkan Calon
//Bashendri : Semua Masih Berpeluang
POLITIK RM – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerinra Kabupaten Mukomuko, Bashenri,SE membantah keras pernyataan dari Korwil DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu untuk wilayah khusus Kabupaten Mukomuko, Risqan Nazar,SH, yang menyebutkan Gerindra sudah bulat usung Choirul Huda,SH berpasangan dengan Hadir,S.IP. Versi DPC Mukomuko, sakpai sekarang Gerindra belum membuat keputusan. Untuk calon yang paling gencar dan kemungkinan lebih berpeluang adalah Ir. Gafrie Zainuddin.
Dikatakan Bas, pernyataan tersebut salah, ia mempertanyakan kapasitas dari pemberi keterangan ini. Yang akan memutuskan adalah DPP, jika belum ada surat keputusan resmi, Gerindra masih terbuka bagi siapa saja. Bisa Huda, Gafrie dan Andy Suhary atau calon lainnya. Teknisnya DPC mengusulkan ke DPD dan DPP, nanti akan dijaring oleh DPP.
‘’Kalau Ketua DPD Provinsi mungkin bisa diterima karena bisa jadi sudah mendapat info resmi dari pusat. Saya pikir pemberi keterangan kapasitasnya tidak jelas, apa ada SK mereka. DPD sama DPP saja masih bekerja kok sudah memutuskan. Kalaupun ada, kami di DPC duluan diberi informasi,’’ kata Bas.
Lanjutnya kalau berdasarkan pantauan DPC, Gafrie memang calon yang paling gencar bergerak di Gerindra. Ia juga sebagai kader partai dengan posisi penasehat. Terus mengenai Huda sebagai wakil DPD Gerindra, Bas menilai ia kurang paham. Gerindra tetap profesional dalam menjaring calon, sebab targetnya menang bukan sebatas ingin maju. Untuk menang tentu kemapuan calon jadi patokan utama.
‘’Kalau pak Huda pengurus, Gafrie juga sama, tapi bukan itu patokannya, bisa saja Gerindra usung calon lainnya,’’ tegas Bas.
Gafrie saat diminta tanggapannya, enggan bicara banyak. Ia akan mengikuti mekanisme saja, mendaftar di DPC, kemudian diuji DPD dan pengurus pusat. Kalau memang dirinya dianggap layak maka akan diusung oleh partai Gerindra. Biarlah semuanya berjalan sesuai dengan aturan saja.
‘’Kita ikutu alurnya saja, mudahan nanti orang lain yang mengklaim, tapi SK akhirnya mengusung kami,’’ tutup Gafrie.(jar)





Sekarang Wismen Terlihat Dimana-Mana
POLITIK RM – Siapa calon Bupati Mukomuko? Jika pertanyaan ini timbul, nama Wismen A Razak kerap menjadi nomor satu disebutkan. Tidak hanya itu, diperkumpulan tidak resmi masyarakat, seperti di warung kopi dan lokasi lainnya, masyarakat kerap membahas calon bupati, nama Wismen juga paling sering disebutkan. Fakta ini membukti, dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan, Wismen mampu booming di ‘’kapuang sakti ratau batuah’’ ini.
Ada beberapa faktor pendukungnya, pertama gerakan perubahan yang diusung Wismen beriringan dengan gebrakan yang ia lakukan. Hampir setiap sudut, seperti di persimpangan,di pohon kayu, di warung dan di gerobak penjual es atau ikan keliling, selalu tampak hambar Wismen disertai dengan selogannya. Mungkin tidak berlebihan dikatakan, dimanapun melihat di daerah ini selalu tampak wajah Wismen.
Salah warga, Hendri mengatakan sekarang paling banyak memang gambar Wismen, dimana saja ditemukan. Mulai dari pinggir jalan, di pohon kayu, tiang listrik di rumah warga dan berbagai tempat lainnya. Mau di kota, di desa bahkan di ladang ada terlihat poto Wismen di pasang warga. Sekarang Wismen dianggap sebagai calon paling banyak dilihat.
‘’Wajar orang  mengenalnya dengan cepat, sebab dalam sekejap gambarnya ada di mana-mana. Kalau calon lain baru baliho dan spanduk, itupun di lokasi tertentu saja,’’ tuturnya.
Ketua DPD NasDem Busril, mengatakan kader NasDem selalu ingin menjadi yang terdepan. Wismen targetnya memenangi Pilkada, maka ia berusaha melakukan sosialisasi secara full. Sekarang memang sudah saatnya calon bergerak, apalagi Wismen yang notabenenya baru, sebelumnya tidak punya rencana seperti kandidat lain yang sudah bergerak. Berkat sambutan hangat dari masyarakat, dalam waktu singkat namanya bisa dikenal luas oleh masyarakat.
‘’Memang sudah waktunya, kalau sekarang calon berlum berbuat tentu masyarakat pertanyakan. Meski belum lama bergerak, sekarang nama Wismen sudah tidak asing, dimana-mana orang menyebutkan nama Wismen,’’ tutupnya.(jar)

Jelang Pilkada Banyak Isu Negatif

//Pemerintah Harus Cermat
POLITIK RM – Pemerintah harus cermat dalam menyikapi isu yang berkembang di masyarakat. Lebih lagi menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) dihelat, banyak isu yang sengaja diciptakan. Sehingga terbentuk suasana yang tidak kondusif di tengah-tengah masyarakat. Khusus di Kabupaten Mukomuko, banyak pemodal asing maupun lokal yang berinvestasi di daerah ini. Rentan dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan untuk menciptakan kisruh jelang pesta demokrasi berlangsung. Dengan demikian, setiap persoalan yang terjadi di masyarakat, pemerintah harus bersikap tegas.
‘’Jelang Pilkada, pemerintah harus mampu menciptakan suasana yang kondusif di tengah-tengah masyarakat. Sebab bakal banyak isu yang bakal dikembangkan. Lebih lagi di daerah kita banyak perusahaan investasi, dan cendrung dijadikan isu sebagai pemicu kisruh,’’ kata Sekretaris Camat Kota Mukomuko, Budi Yanto, S.Hut kepada Radar Mukomuko (RM) kemarin.
Saat ini mulai beriak, warga mulai mengembangkan isu sebuah perusahaan perkebunan yang diduga bermasalah dalam kegiatan pertambangan. Menurutnya, pemerintah sebagai pemangku kebijakan harus menyikapi serius persoalan ini. Disamping menjaga keamanan dan kenyamanan perusahaan investasi, ia berharap juga memperhatikan keinginan masyarakat. Sebagai penyelenggara pemerintahan yang baik, pengambil kebijakan mesti mengambil titik penyelesaiannya.
 ‘’Apapun persoalan yang diapungkan masyarakat, pemerintah harus cepat tanggap. Dengan mencari benang merah, sehingga terciptanya solusi terbaik. Pemerintah harus bersikap tegas, kalau salah katakan salah, jika benar harus disampaikan sesuai dengan realita yang ada. Sehingga tidak terjadi pemikiran lain di masyarakat yang bisa menjadi pemicu masalah di daerah ini,’’ imbuh mantan Kabid Kehutanan DP3K ini.
Budi Yanto yang juga salah seorang mahasiswa pasca sarjana Universitas Mercu Buana Jakarta ini, cukup menyayangkan jika iklim investasi di dareah ini tidak terjamin kenyamanan dan keamanannya. Begitu juga sebaliknya, munculnya gejolak di masyarakat berawal dari persoalan yang diakibatkan karena pihak invetasi yang kurang mentaati aturan. Menyikapi hal ini, ia menilai adalah tugas pemerintah, melalui dinas terkait dalam mengawasi dan mengontrol setiap kegiatan perusahaan.
‘’Sebagai penengah persoalan adalah pemerintah. Jika terbukti adanya kesalahan, harus ditindak. Apakah melalui tindakan preventif atau dituntut secara hukum pidana. Sehingga masyarakat tidak lagi dirong-rong dengan pemikiran lain-lain terhadap pemerintah. Kita yakin, jika pemerintah konsisten dan konsekuen dalam menegakkan aturan, akan memperkecil kemungkinan terjadinya gejolak di masyarakat. Kalau benar tidak sesuai dengan aturan, segera mengambil kebijakan nyata supaya masyarakat tidak bertanya-tanya dengan independensi pemerintah dalam menyikapi persoalan yang terjadi,’’ demikian Budi. (nek)