Sunday, 14 December 2014

Genrang Pilkada Ditabuh


Dilaksanakan Serentak Desember 2015
METRO – Seiring dengan hampir disahkannya peraturan pemilihan kepala daerah secara langsung, Genrang Pilkada ditabuh. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai menyusun persiapan tahapan Pilkada serentak. Awalnya, KPU memperkirakan pilkada dilaksanakan pada 11 atau 18 November 2015. Jadwal itu kemudian direvisi menjadi pertengahan Desember 2015 karena didapati ada beberapa tahap yang belum disertakan. Disisi lain para kandidat yang ‘’sir’’ dengan kursi kepala daerah termasuk BD 1 N Mukomuko, juga sudah siap-siap untuk star. Diperkirakan awal januari suhu politik menyambut Pilkada mulai memuncak.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag dihubungi via telepon kemarin, mengaku sedang di KPU Provinsi Bengkulu. Seluruh KPU kabupaten dan kota menggelar rapat bersama dengan KPU Provinsi. Agenda pertemuan penyelenggaraan pemilihan umum ini adalah membahas persiapan sekaligus menyesuaikan persiapan-persiapan Pilkada.
‘’Saya sedang di Provinsi, kami rapat dengan KPU Provinsi, membahas mengenai persiapan Pilkada,’’ kata Dawud.
Dikutip dari JPNN, anggota KPU Ferry Kurnia Rizkiansyah menjelaskan, ada satu tahapan yang belum masuk, yakni sengketa prapemilu. "Sengketa pencalonan kepala daerah ini, penyelesaiannya juga membutuhkan waktu," ujarnya di kantor KPU kemarin. Apalagi jika sengketa tersebut harus diselesaikan lewat jalur pengadilan tata usaha negara (PTUN). Karena itu, pihaknya menjadwalkan ulang pelaksanaan pemungutan suara pada pertengahan Desember. "Tanggalnya belum fixed, namun perkiraan yang paling mungkin tanggal 16 (Desember)," lanjutnya. Asumsi tersebut dikeluarkan karena pemungutan suara ditetapkan pada hari Rabu pekan kedua atau ketiga pada bulan pelaksanaan. 
Menyangkut dengan ini, salah seorang bakal calon bupati Mukomuko, Burhandari, S.Pd, M.Si mengaku sudah bersiap menghadapi Pilkada langsung. Selama ini mereka terpaksa sedikit ‘’ngerem’’ karena ada dualisme aturan pemilihan. Sekarang semuanya semakin terang, pemilihan oleh rakyat. Hasil kunjungannya ke masyarakat selama ini, memang diakui hampir sebagian besar warga menginginkan pemilihan dilakukan secara langsung.
‘’Ini kabar baik bagi kita semua, juga bagi masyarakat yang selama ini ragu dengan sistem pemilihan. Bersamaan dengan itu kami akan segera bergerak menyesuaikan dengan aturan pemilihan yang berlaku,’’ kata Burhandari.
Novesta Herman orang dekat calon kuat H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA juga mengaku sudah siap bergerak. Akhir bulan ini Sapuan akan pulang ke tanah kelahirannya untuk mempersiapkan segala sesuatunya menyambut tahapan pilkada langsung. Mereka sangat antusias dengan kembali pada pemilihan langsung. Karena masyarakat bisa secara langsung menilai dan menetapkan pemimpin mereka kedepan.
‘’Sejak awal kita berharap Pilkada dilakukan langsung, tentu dengan hampir pastinya pemilihan oleh rakyat, Sapuan sangat antusias menghadapinya. Akhir bulan ini akan bergerak,’’ tutupnya.(jar)