Tuesday, 24 December 2013

Bengkulu Barat



Pemekaran Bengkulu Barat Sejak 13 Th Lalu 
IPUH 24 JAM – Meski bagi beberapa pihak, wacana pemekaran Kabupaten  Bengkulu Barat terdengar baru namun rupanya di kalangan masyarakat Ipuh terutama tokoh-tokoh Ipuh, perjuangan untuk memekarkan diri dari Kabupaten Mukomuko sampai sekarang sudah berusia 13 tahun.
Seperti disampaikan oleh Sekretaris I Presidium Bengkulu Barat, Zulfikar saat ini adalah penguatan dan melanjutkan rencana yang sudah berjalan cukup lama. Pergerakan yang dilakukan, bukan tanpa persiapan dan pemikiran. Pergerakan saat ini dengan tekad bulat untuk mencapai pemekaran dalam waktu secepatnya.
‘’Kalau dikatakan baru itu tidak benar, kami sudah bergerak sejak jauh sebelumnya. Hanya saja nampaknya untuk kali ini adalah puncak dari persiapan pemekaran tersebut,’’ kata Zulfikar.
Zulfikar selanjutnya mengklaim bahwa dukungan dari masyarakat sudah hampir bulat untuk memekarkan diri. Sebab setelah dikaji dari berbagai segi, pemekaran bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat dan juga kemajuan begi daerah. Kalau ini terwujud menurutnya, bukan saja prestasi bagi masyarakat di Bengkulu Barat, melainkan keberhasilan bersama Kabupaten Mukomuko, dari semula hanya ada satu kabupaten, berkembang menjadi dua kabupaten.
‘’Mudah-mudahan dengan semangat yang dimiliki masyarakat saat ini, perjuangan yang sudah belasan tahun akan membuah hasil. Ini adalah keinginan bersama,’’ tutup Zulfikar.(jar)

Digelar Rapat Akbar  Bahas Bengkulu Barat
IPUH – Jika tidak ada aral melintang, besok akan dilangsungkan rapat akbar membahas persiapan pemekaran Kabupaten Bengkulu Barat. Rencananya rapat yang bertempat di sekretariat Bengkulu Barat di Kecamatan Ipuh ini, dihadiri oleh tokoh masyarakat yang berasal dari 6 kecamatan atau eks Kecamatan Mukomuko Selatan. Diantaranya Kecamatan Ipuh, Malin Deman, Air Rami, Sungai Rumbai, Pondok Suguh dan Teramang Jaya.
Sekretaris I Presidium Pemekaran Bengkulu Barat, Zulfikar via telepon, kemarin menjelaskan, saat ini mereka tengah merampungkan persiapan rapat bersama tokoh masyarakat eks Mukomuko Selatan ini. Undangan mulai disebarkan sejak kemarin dan juga pemberitahuan secara lisan sudah disampaikan. Belum tahu pasti apa saja pembicaraan pokok dalam pertemuan ini, yang jelas terkait dengan langkah kedepannya.
‘’Untuk kesiapan pertemuan hampir rampung seluruhnya, undangan dan pemberitahuan juga sedang disampaikan kepada tokoh masyarakat yang ada di 6 kecamatan ini, isi rapat belum jelas,’’ kata Zulfikar yang akrab disapa Ujang ini.
Pemekaran yang sudah dirancang sejak lama harus terwujud, meskipun perjuangan yang bakal mereka hadapi cukup berat. Maka dalam rapat akbar yang dihelat besok, semua langkah ke depan dan wancana lain tentang pemekaran ini akan dibahas. Untuk dukungan dari masyarakat mereka sudah tidak ragu, tinggal lagi bagaimana mengupayan perjuangan ini tidak sia-sia.
‘’Setelah rapat ini akan jelas, kemana arah Bengkulu Barat ini kita bawa. Yang jelas tekad sementara, masyarakat mendukung pembentukan kabupaten baru. Tinggal lagi presidium kedepannya melakukan perjuangan lebih nyata dari tingkat bawah hingga ke pusat,’’ tutupnya.(jar)

Ini Sekretariat Pemekaran Bengkulu Barat
IPUH – Wacana pemekaran Bengkulu Barat sudah menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat eks Mukomuko selatan. Baik dari kalangan muda, dewasa hingga tokoh-tokoh tua. Informasi terakhir rapat membahas wacana ini hampir setiap saat dilaksanakan, terutama yang bertempat di sekretariat Bengkulu Barat, Kecamatan Ipuh. Pembahasan dalam rapat sendiri, sudah mengarah pada pematangan persiapan dari berbagai segi, termasuk penyusunan struktur organisasi dan sebagainya.
Salah seorang tokoh masyarakat Ipuh, H Muhsinin diminta tanggapannya terkait wacana ini belum bisa bicara lebih banyak. Ia mengakui beberapa kali diundang dalam pertemuan membahas masalah pemekaran, namun ia belum bisa hadir.
‘’Kalau diundang untuk rapat sudah beberapa kali, sore ini (kemarin red) juga ada undangan. Sebelumnya saya tidak pernah hadir, karena beberapa alasan dan juga belum tahu banyak mengenai rencana ini,’’ kata Muhsinin.
Mengenai dukungan, Muhsinin mengaku masih menunggu keseriusan dan kejelasan tujuan dari pemekaran itu sendiri. Kalau memang serius, tentu ia siap ikut andil secara penuh dalam pembentukan Bengkulu Barat. Untuk saat ini ia merasa masih terlalu dini, untuk memastikan dukungan kepada Bengkulu Barat. Sebab untuk mekar tidak cukup hanya dengan rencana dan semangat semata.
‘’Saya rasa terlalu dini kalau kita membahas dukungan penuh, sebab untuk merencanakan pemekaran perlu pemikiran matang dan kesiapan dari berbagai sisi,’’ lanjutnya.
Masih Muhsinin ada beberapa hal mendasar yang harus dipikirkan untuk memperjuangkan pemekaran ini, pertama adalah untuk lokasi pusat kabupaten, ini bukan gampang, untuk mencari lahan 2 ha saja saat ini sangat susah. Selain itu juga kesiapan secara kewilayahan, jumlah penduduk dan persiapan SDM juga sangat penting. Kalau ini belum siap, percuma berusaha keras dari sekarang.
‘’Kalau SDM tidak mendukung dan hal lain masih kurang, mubazir saja kita berjuang. Maka kita meski merancang ini dulu untuk betul-betul terjun dalam perjuangan pemekaran ini,’’ tutupnya.(jar)