Friday, 4 October 2013

Bunga Tanjung Politik

Caleg PAN Bantu Karang Taruna
POLITIK RM – Turnamen voly ball Putri Akbar di Desa Bunga Tanjung Kecamatan Teramang Jaya berjalan sukses. Ditandai dengan keluarnya tim Voly putri Tanah Rekah  Kecamatan Mukomuko sebagai pemenang usai mengalahkan tim voli tuan rumah pada babak final kemarin lusa (1/10)) dan malam puncak bersama organ tunggal dan rabab DJ. Suksesnya acara ini tak lepas dari peran serta para donator, tak terkecuali caleg DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Mukomuko dari PAN, H Yusmardi SH dan Hj Rosna Ichwan.
Pada saat berlangsungnya final, Rosna langsung menyaksikan jalannya pertandingan, bersama dengan kabid Olah Raga, Ismael, SH. Rosna juga menyerahkan bantuan kepada panitia berupa uang tunai dan peralatan olah raga seperti bola voly dan net. Serta memberi kostum kepada para pemenang turnamen. Dalam sambutannya Rosna mengucapkan selamat dan berharap PKK Bunga Tanjung terus maju serta membina atlet yang berkualitas.
‘’Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada istri pak bupati yang juga caleg PAN karena sudah memberi dukungan untuk suksesnya acara ini. Mudahan ibu Rosna selalu sukses,’’ kata Ketua Panitia Acara Sakri alias Mambo.
Malamnya berlangsung acara puncak, dimana caleg PAN untuk DPRD Provinsi Nomor 1, Yusmardi yang hadir, selain ikut membantu hadiah, Yusmardi juga secara langsung menyediakan musik tersebut. Ia mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Sebab sosoknya sudah tidak asing lagi bagi warga setempat, ia memiliki keluarga besar dan rekan-rekan di desa dengan mata pilih sekitar 2000 orang ini.
‘’Kami bangga dengan kesediaan bapak Yusmardi hadir dan sekaligus menyediakan hiburan di malam puncak ini. Harapan kami pak Yusmardi bisa terus maju,’’ demikian ungkap ketua panitia Mukti Ali.
Sekedar untuk diketahui turnamen akbar ini sudah belangsung sejak 2 minggu lalu. Dimana ikut bertanding sebanyak 16 klub asal berbagai daerah. Hadiah utama Rp 5.300 000 dan hadiah nomor dua Rp 3. 200 000 disertai dengan piala. Pertandingan babak final yang mempertemukan tim tuan rumah dengan tim tanah rekah ini berlangsung seru. Kurang lebih seribu penonton hadir menyaksikan pertandingan. Masing-masing tim membawa sekuat terbaiknya.(jar)

PKB Targetkan 3 Besar
POLITIK RM – Kader-kader dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mukomuko terus bergerak. Target mereka adalah sebagai pemenang pemilu 2014 di Kabupaten Mukomuko menjadi harga mati. Salah satu lumbung suara parpol Nomor Urut 2 ini adalah Dapil III. Target tersebut tidak muluk-muluk rasanya jika melihat kemapuan delapan orang caleg yang diusung di daerah yang mencakup 5 kecamatan ini. Diantaranya ada Syamsurizal yang bedomisili di Ipuh kemudian Khusairi di Air Rami, Amrullah di Pondok Suguh dan nama-nama lainnya.
Seperti disampaikan Sekjen DPC PKB Mukomuko, Himawan Mufti, S.Pd semua caleg Dapil III berpotensi memenangi pemilu. Syamsurizal punya kans besar di Ipuh, sebab ia sudah cukup dikenal. Juga Khusairi kemampuannya dan pergaulannya di masyarakat sangat baik. Ia merupakan salah seorang caleg yang menjadi andalan warga Air Rami untuk mengakhiri krisis perwakilan di DPRD Mukomuko selama ini.
‘’Dapil III salah satu daerah yang kita jadikan target lumbung suara untuk memenangi pemilu. Setidak-tidaknya kita menargetkan masuk dalam 3 besar di 5 kecamatan ini,’’ kata Himawan.
Khusairi mengaku akan berusaha bersama-sama dengan calon lainnya membawa PKB keluar sebagai pemenang pemilu di Dapil III. Namun ia mengaku, perjuangan untuk mengejar itu semua berat. Sebab semua parpol juga punya keinginan yang sama. Semua tergantung dengan masyaakat. Yang jelas ia maju sebagai caleg dengan target memenangi pemilu untuk bisa membela hak masyarakat.
‘’Saya berusaha dengan terus minta dukungan dari keluarga, kerabat dan masyarakat. Soal saya menang atau tidak nanti itu tergantung dengan masyarakat. bagaimanapun saya tetap menjaga hubungan baik dengan warga dan ini sudah sejak lama,’’ demikian Khusairi.(jar)

KPU Segera Rekrut Tim Sosialisasi
POLITIK RM – Dalam bulan ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko segera menetapkan agen sosialisasi pemilih. Mereka terdiri dari 5 golongan pemilih yang dinilai mampu menjalankan tugas tersebut. Para agen ini akan dihorkan oleh KPU untuk masa tugas selama masa sosialisasi kepada masyarakat oleh pelaksana pemilu.
Adapun 5 kelompok agen pemilu yang dimaksud terdiri dari, golongan pemilih pemula, kelompok pemilih perempuan, kelompok agama, penyandang disabilitas atau penyandang cacat dan kaum marginal. Masing-masing Dari 5 kelompok ini diambil 3 orang agen. Mereka ditugaskan untuk menemui kalangannya guna mensosialisasikan agar menggunakan hak pilihnya.
Dihubungi Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag menjelaskan tanggal pasti penetapan agen ini belum tahu, sebab mereka masih menunggu petunjuk dari pusat dan juga persiapan perekrutan sendiri. Sistimnya kemungkinan ada dua cara, pertama ditunjuk langsung sesuai kelompoknya atau pemilihan dengan terbuka.
‘’Kita boleh menunjuk orang yang layak atau melakukan perekrutan secara terbuka. Semuanya tergantung dengan persiapan dan juga kemampuan dari anggaran KPU sendiri,’’ kata Dawud.
Masa tugas tim sendiri hanya selama 3 bulan, besar kemungkinan mengingat sesuai jumlahnya 5 orang, akan diambil 1 per kecamatan. Keberadaan mereka diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemilu mendatang.
‘’Kami tetap akan memberikan pembekalan terlebih dahulu kepada mereka, antara lain menyangkut tugas dan fungsi mereka, pola kerja, juga akan kami beri buku panduan untuk sosialisasi pemilu," tutup Dawud.(jar)

Caleg PBB Fokus Kuasai Basis

POLITIK RM – Setiap parpol dan caleg punya strategi politik sendiri dalam rangka mengejar target memenangi pemilu 2014. Jika beberapa calon gencar bergerilya kemana-mana di dapilnya, lain halnya dengan caleg Partai Bulan Bintang (PBB). Sebagian besar calegnya tidak tampak keluar, mereka fokus membina daerah lumbung suaranya sendiri. Jurus ini sesuai dengan target mereka, menimal meraih 1 kursi.
Dihubungi salah seorang caleg kuat PBB dapil I yang juga pernah memimpin DPD NasDem Mukomuko, Maihardi, SE mengaku belum banyak bergerak keluar. Ia sekarang lebih fokus membia daerahnya sendiri. Beberapa caleg PBB melalukan hal yang serupa sampai dengan hari ini. Namun bukan berarti mereka tidak memantau perkembangan politik di luar.
‘’Kita masih di sekitar ini saja, nanti mungkin akan keluar juga, yang jelas kami semua siap bersaing. Mulai dengan persaingan antar parpol maupun antar caleg dalam parpol sendiri,’’ kata Maihardi.
Ketua DPC PBB Mukomuko, Mukti Ali, S.IP juga mengaku semua caleg PBB sekarang sedang berjuang untuk mencari dukungan. Rencananya dalam waktu dekat akan menghadirkan pengurus DPD Provinsi dan politisi senior PBB lainnya ke Mukomuko dalam rangka memberi pembinaan dan pembelajaran politik bagi caleg dan kader PBB di Mukomuko.
‘’Kita menargetkan dapat ada perwakilan yang duduk setiap dapilnya, maka caleg akan kita bekali untuk lebih fokus dan memahami bagaimana teknik memenangkan pemilu,’’ demikian Mukti Ali.(jar)

 Parpol Islam Dinilai Masih Unggul
POLITIK RM – Isu politik di tingkat nasional maupun permasalahan lain parpol islam tidak banyak mempengaruhi dukungan pada pemilu di Kabupaten Mukomuko. Diperkirakan parpol islam masih menjadi pilihan bahkan berpeluang memenangi pemilu 2014. Pendapatan ini disampaikan oleh salah seorang tokoh Mukomuko sekaligus dosen senior Unib, H Hamdani Makir, SH,  M.Hum.
Dijelaskan Hamdani, berita politik di tingkat nasional tidak akan berpengaruh banyak terhadap parpol islam, sebab yang mendapat sorotan hampir semua parpol. Kalau caleg yang diusung parpol islam itu bagus, maka dipastikan bakal menjadi pilihan masyarakat. Warga Mukomuko masih kental dengam budaya keagamaannya. Seperti di trans-trans sejak lama mereka lebih tertarik dan biasa dengan parpol bernuansa agama.
‘’Saya rasa partai islam masih jaya di Mukomuko, sebab pro keagamaan itu masih tinggi, terutama masyarakat di desa-desa dan juga di pemukiman transmigrasi. Gambar parpol itu mempengaruhi mereka dalam menggunakan hak pilihnya,’’ kata Hamdani.
Pada dasarnya, masih diterangkan Hamdani, kunci kemenangan parpol itu ada  pada kader yang mereka usung, sebab sebagian masyarakat memilih bukan lantaran fanatisme pada partainya saja melainkan karena orang yang mencalon. Bagaimanapun orang dekat dan pernah berjasa dengan mereka akan menjadi pilihan pertama. Maka kalau selama ini tidak bergaul dengan baik dengan masyarakat jangan berharap banyak untuk dipilih,’’ tutup Hamdani.
Ketua DPC PKB Adrizon, juga merasa yakin parpol yang dipimpinnya akan keluar sebagai pemenang pemilu. Sebab selain PKB dikenal sebagai parpol yang lahir dari NU, parpol nomor 2 ini memiliki caleg yang bermutu dan siap bersaing. Hampir disemua dapil mereka memiliki kekuatan yang merata dan tersebar.
‘’Yang jelas kita optimis, sesuai dengan keseriusan kawan-kawan di lapangan, tidak ada yang tidak mungkin. Persaingan pasti berat namun itu biasa saja,’’ demikian Adrizon.(jar)

Incumbent dan Caleg Baru, 50:50
DI lain sisi, persaingan untuk merebut 4 jatah kursi DPRD Provinsi Bengkulu diperkirakan tak kalah serunya dengan perebutan kursi DPRD kabupaten. Pasalnya, isu sementara kekuatan antara caleg incumbent dan beberapa caleg baru masih sama kuat atau 50-50. Yang akan menentukan adalah kekuatan dari setiap caleg pendamping calon-calon kuat dari masing-masing parpol tersebut.
Salah seorang tokoh terkemuka Kabupaten Mukomuko dosen Unib H Hamdani Makir, SH, M.Hum mengatakan sejauh ini ia melihat peluang untuk dewan provinsi asal Mukomuko masih sama kuat. Dewan aktif sejauh ini masih konsisten turun ke masyarakat dan berkomentar tentang daerah asalnya. Juga calon baru diketahui punya kesiapan cukup matang sebelum terjun ke kancah ini.
‘’Saya rasa untuk provinsi ini akan ada persaingan ketat, sebab dewan aktif dengan calon lama sama-sama memiliki pengaruh. Saya melihat dewan  sekarang ini rajin ke lapangan dan banyak berbuat, juga calon baru punya kesiapan yang cukup matang sejak jauh-jauh hari,’’ ujar Hamdani.
Lanjutnya, dari keempat dewan provinsi aktif sekarang hampir dipastikan  masih ada yang bertahan. Namun mempertahankan itu bukan perkara mudah, nama Yusmadri, Bassendri, Rosna Ichwan dan caleg provinsi lainnya dipastikan akan bersaing dengan ketat. Sebab mereka punya parpol yang kuat dan juga dikenal oleh masyarakat. Termasuk dari segi pendanaan mereka sudah tidak diragukan lagi.
‘’Dana sama-sama punya, nama besar juga, maka persaingan itu akan menarik. Tinggal lagi nanti parpol mana yang masuk 4 besar ini,’’ tegasnya.
Salah seorang caleg kuat Provinsi asal PAN, H Yusmardi, SH mengatakan soal persaingan mereka akan berupaya sesuai kemampuan. Namun mengenai pengaruh dewan aktif asal provinsi baginya bukan hal yang perlu ditakuti. Sebab masyarakat yang akan menentukan siapa yang mereka yakini mampu membawa pembangunan ke daerah ini lebih lagi kedepannya.
‘’Saya berusaha, soal duduk atau tidak tergantung masyarakat. sebab tujuan kita maju adalah untuk meperjuangkan aspirasi daerah dan warga ke tingkat Provinsi,’’ tutup Yusmardi.(jar)

DPC PPP Terus Lakukan Penguatan
POLITIK RM – Gebrakan para politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) agaknya sudah tak terbendung lagi. Mereka termasuk barisan caleg yang paling solid saat ini dan gencar bersosialisasi kepada calon pemilih. Disamping itu koordinasi antar caleg terus mereka lakukan setiap minggunya, guna membahas berbagai isu yang terjadi di lapangan.
Ketua DPC PPP, Masripani Maas, SH menerangkan mereka selalu bergerak setiap saatnya. Namun tidak melakukan kampanye yang bersipat masa, melainkan lebih kepada pendekatan secara langsung kepada calon pemilih pada saat tertentu. Dan sejak awal caleg PPP diinstruksikan untuk terus menjaga basisnya dan berusaha melakukan pendekatan kepada masyarakat secara persuasif.
‘’Kita usahakan semua caleg bisa mendapat dukungan sebanyak-banyaknya, maka jauh-jauh hari mereka mulai bergerak melakukan pendekatan dengan calon pemilih. Dan semua caleg PPP merupakan tokoh masyarakat yang memang berdomisili di daerahnya masing-masing,’’ ungkap Masri.
Lanjutnya, caleg PPP saling berkoordinasi, siapapun yang duduk diantara mereka menjadi kemenangan bagi calon lainnya. Ia mengakui untuk memenangi pemilu bukan perkara mudah, sebab persaingan antar parpol cukup ketat. Masri menargetkan PPP meraih jatah kursi di setiap dapilnya.
‘’Kita harus berusaha, sebab persaingan sangat ketat. harapan kami dengan kerjasama caleg ini bisa meraih setidaknya 1 kursi per dapil,’’ demikian Masri.(jar)