Monday, 12 August 2013

POLITIK LEBARAN


Daftar Caleg Masih Kusut
POLITIK RM – Sekitar 10 hari lagi, Daftar Calon Tetap (DCT) segera ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun diketahui sampai karan kini Daftar Calon Sementara (DCS) beberapa partai politik (Parpol) masih kusut. Permasalahannya susunan caleg tidak sesuai aturan undang-undang, para caleg yang mengundurkan diri hingga ada dugaan caleg berstatus Honda belum menyerahkan surat pengunduran diri.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag, muali hari ini KPU akan menyusun ulang semua berkas yang ada dan menyesuaikannya. Sebab ada calon yang mundur juga caleg yang dilaporkan berstatus Honda oleh masyarakat. Tujuannya agar DCT yang tersusun nanti benar-benar sudah sesuai. Sebab bila DCT ditetapkan, tidak ada lagi peluang pergantian calon maupun perubahan lain.
‘’Ada beberapa partai susunan calegnya tidak sesuai aturan, juga ada dilaporkan calon yang masih berstatus Honda. Teramsuk kita masih memastikan caleg yang menyatakan mundur. Jangan sampai usai DCT masih ada yang tidak sesuai, akan berdampak pada parpol itu sendiri,’’ kata Dawud.
Lanjutnya, soal pergantian, berkas caleg baru sudah diverifikasi. Namun untuk calon yang memenuhi syarat (MS) pada saat DCS tidak lagi dapat digantikan dengan calon lain. Bagi caleg yang mundur juga tidak bisa diganti, hanya dapat disesuaikan nomor urut calon saja. Ia berencana mengundang beberapa pengurus partai yang bermasalah tersebut untuk disesuaikan dengan undang-undang.
‘’Kami akan undang pengurus parpol yang bermasalah untuk dilakukan penyesuaian daftar calon sebelum DCT ditetapkan. Harapan kita semua bisa memahaminya demi suksesnya pemilu mendatang,’’ demikian Dawud.(jar)


Hari ini, Silaturahmi SPN Dihelat
POLITIK RM – Sebagaimana yang sudah dijadwalkan sebelumnya, hari ini berlangsung silaturahmi keluarga besar SPN di Kelurahan Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko. Acara yang dipelopori oleh keluarga dan tim Sapuan, AK, SE, MM semasa mencalon bupati ini bakal berlangsung meriah. Sebab undangan sudah disebarkan oleh pihak panitia ke berbagai pelosok. Para undangan akan disuguhi berbagai menu dengan menu utamanya gulai kerbau. Apakah kegiatan ini ada hubungannya dengan rencana Sapuan untuk kembali maju pada pemilu 2015 nanti?
Sapuan dengan tegas menyatakan, jika kegiatan ini adalah dalam rangka silaturahmi antar keluarga dan rekan seperjuangannya. Sebab selama ini mereka jarang bisa bersama seperti sekarang. Masing-masing disibukkan dengan berbagai kegiatan di luar daerah. Selain itu kegiatan seperti ini bukan pertama kali ia lakukan bersama-sama, melainkan sudah rutin setiap tahunnya, terutama saat hari besar.
‘’Kegiatan silaturrahmi saja, sebab kita sekali-kali bisa bersama-sama. Saya kebetulan sedang ada di kampung bisa hadir, juga kawan-kawan yang lain. Yang lebih penting saat hari besar seperti sekarang merupakan kesempatang yang baik,’’ kata Sapuan.
Terus apakah Sapuan akan maju pada bursa pemilihan bupati 2015? Dengan sedikit tersenyum, putra kelahiran Teramang Jaya ini mengaku, belum berpikir serius untuk arah ke sana. Ia perlu melihat kesiapan dari rekan-rekannya dan juga mempelajari aturan yang akan berlaku pada saat itu. Yang jelas ia berharap semua masyarakat bisa mengantar pemerintahan sekarang ke akhir periodenya.
‘’Kita masih melihat dulu hasil survey dan dukungan dari masyarakat, untuk saat ini mari bersama-sama kita dukungan pemerintahan yang sedang berjalan demi kemajuan bersama,’’ ungkap Sapuan.
Lebihjauh pengusaha muda ini mengungkapkan, pada dasarnya untuk membangun dan memperhatikan masyarakat tidak harus mencalon bupati. Ia dari awal sudah bertindak seperti biasanya kepada masyarakat Mukomuko. Maka tidak ada hubungannya, kala ia menyerahkan kalender dan memasang spanduk dengan pencalonan dirinya. Selagi ia mampu dan ada kesempatan, ia akan terus berusaha berbagai dan saling sapa dengan masyarakat di Mukomuko.
‘’Saya inginnya terus bisa bersama masyarakat, namun tuntutan pekerjaan membuat kita harus tidak bersama setiap saat,’’ demikian Sapuan.(jar)


Caleg Manfaatkan Momen Lebaran
POLITIK RM – Para calon anggota legislatif (Caleg) dari berbagai partai politik termasuk calon DPD semakin gencar terbar pesona dengan cara menampilkan gambar dirinya di berbagai tempat. Media yang mereka gunakan mulai dari stiker, bagi-bagi kartu nama hingga pemasangan spanduk di setiap bengkolan agar terlihat oleh masyarakat. Paling banyak adalah memanfaatkan momen idul fitri dengan memasang ucapan selamat sepanjang jalan disertai poto dan parpolnya.
Sejauh mana pengaruhnya terhadap calon? Salah seorang warga, Madi mengatakan pada dasarnya untuk mempengaruhi pemilih saat mencoblos tidak terlalu signifikan. Sebab masyarakat sudah punya pilihan sendiri, yaitu orang-orang terdekatnya. Namun demikian juga bagus setidaknya untuk memperkenal seorang calon wakil kepada rakyatnya. Sebab siapa yang akan duduk sejauh ini belum diketahui.
‘’Kalau untuk kempanye pengaruhnya tidak banyak, sebab pada dasarnya setiap calon sudah ada pemilihnya. Warga yang tidak mengenalnya tetap tidak akan memilih yang bersangkutan. Tetap tetap bagus biar rame dan setidaknya kita tahu calon-calon yang akan mewakili kita,’’ ungkap Madi.
Salah seorang caleg, Nurul Huda menanggapi hal ini mengaku adalah hal yang biasa dan sudah menjadi tradisi bagi seorang calon baik itu dewan hingga presiden bahkan kades untuk menyampaikan pesan melalui stiker ataupun spanduk. Soal siapa yang akan memilih bukan masalah. Setidaknya tujuannya untuk memberitahu masyarakat jika seseorang mencalon. Untuk menyampaikan langsung dari rumah ke rumah tentu tidak mungkin dilakukan, maka cara tersebut efektif.
‘’Harus dilakukan, soal siapa yang akan memilih itu nanti. Setidaknya kita memberi tahu jika kita mencalonkan diri, sebab untuk menyampaikan langsung tidak mungkin dilakukan,’’ demikian Nurul.(jar)


Ribuan Warga Hadiri Silaturahmi SPN
Sapuan dan Boedi Santoso Santuni Anak Yatim
POLITIK RM – Hampir seribu warga yang terdiri dari kepala kaum, pegawai syarak, pegawai adat, ninik mamak tokoh masyarakat, tokoh pemuda, eks pejabat dan orang tua dalam desa serta undangan lainnya hadiri acara silaturahmi keluarga besar SPN. Hingga tempat yang disiapkan oleh panitia yang dikoordinatori oleh Khairum seakan tidam mampu menampung undangan yang hadir. Juga lokasi parkiran penuh sesak oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Para undangan yang hadir menikmati jamuan makan dengan menu gulai kerbau dan kambing yang disediakan pihak panitia. Sementara para perangakat adat, ninik mamak, kepala kaum dan orang syarak menggelar prosesi adat dan keagamaan di ruangan rumah. Ratusan bahkan ribuan undangan lain tampak bercengkrama akrab di tempat yang disediakan panitia hingga dibawah-bawah kerindangan pohon sambil berteduh. Suasana kekeluargaan sebagaimana prediksi awal sangat terasa dalam kegiatan ini.
Selanjutnya Sapuan, SE, MM, AK juga sempat menyerahkan santunan kepada anak yatim. Meski pada kesempatan ini hanya beberapa orang saja anak yatim yang hadir, tetapi sebelumnya Sapuan melalui rekan-rekannya sudah membagikan bantuan kepada kurang lebih 2984 orang anak yatim dan kaum duafa. Bantuan tersebut menurut pengakuannya, bekerjasama dengan CEO TMT Group Boedi Santoso. Seorang pengusaha yang dikenal agamis dan dermawan.
‘’Alahamdulillah acara berjalan dengan lancar, saya berterimakasih kepada kewan-kawan yang sudah menyiapkan acara ini sejak awal. Juga soal bantuan kepada anak yatim dan duafa, merupakan kerjasama saya dengan seorang dermawan Boedi Santoso. Kami ingin ucapkan terimakasih kepada kawan-kawan yang sudah menyalurkannya di 11 kecamatan di Kabupaten Mukomuko,’’ kata Sapuan.
Lanjutnya, silaturahmi ini akan terus kita tingkatkan pada masa-masa mendatang di tempat yang berbeda. Tujuannya lain tidak bukan untuk menyatukan masyarakat dalam suasana kekeluargaan dengan rasa yang memiliki tinggi terhadap daerah dan kepedulian sesama. Ia kembali menegaskan tidak ada unsur politis dalam acara ini, semata-mata untuk kebersamaan. Ia juga meminta seluruh masyarakat dan keluarganya memberi dukungan penuh kepada pemerintahan dibawah kepemimpinan Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM.
‘’Kita tidak ada hubungannya dengan politik, yang jelas satu pesan saya dukung pemerintahan sekarang sampai tuntas demi kemajuan bersama,’’ tegas pengusaha muda asal Mukomuko ini.
Salah seorang tokoh masyarakat, Amir mengaku bangga bisa hadir dalam silaturahmi SPN ini. harapannya kegiatan tersebut terus berlangsung hingga kedepannya. Juga ia mengaku bangga ada dermawan seperti Sapuan dan Doedi Santoso, yang bisa membantu orang-orang yang membutuhkan di daerah ini.
‘’Kami bangga bisa bisa hadir dalam acara seperti ini, juga atas nama masyarakat kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan kepada anak yatim dan kaum duafa di daerah ini,’’ tutup Amir.(jar)


Caleg Sudah Melanggar Aturan
Panwaslu : Sudah Kita Tegur
POLITIK RM – Para Calon anggota legislatif (Caleg) dinilai sudah melanggar aturan pemilu terkhusus menyangkut kampanye. Pasalnya banyak caleg yang memasang baliho difasilitas pemerintah, seperti jembatan dan lokasi lain termasuk di tempat ibadah. Selain itu pemasangan poto disertai logo parpol juga merupakan pelanggaran yang dapat menyebabkan  caleg dijatuhi sangsi. Apalagi beberapa caleg dikabarkan sudah memuatkan kata ajakan untuk memilih.
Disampaikan oleh salah seorang anggota panwaslu Mukomuko, Padlul Azmi, SH ia sudah memberi teguran dengan cara baik-baik kepada masing-masing caleg yang memasang spanduk dan baliho, terutama mereka yang sudah melewati batas aturan yang berlaku. Untuk Dapil III, sejak ia beri teguran, sekarang sebagian besar sudah dibuka dan dibenahi. Namun ia masih melihat beberapa peraga disepanjang jalan di Kabupaten Mukomuko.
‘’Aturannya jelas jangan mamasang spanduk di fasilitas pemerintah dan juga sekarang belum saatnya kampanye terbuka, hanya boleh sosialisasi saja. Kami masih melihat banyak ditemukan sepanjang jalan dan jembatan spanduk parpol dan caleg dan ini harus segera dibuka,’’ kata Padlul.
Lanjutnya, jika imbauan dan pemberitahuan dari mereka tidak digubris oleh caleg maupun parpol, maka pihaknya akan memberi teguran secara langsung. Jika tidak juga diindahkan, maka sangsi akan diberlakukan. Terberatnya calon bisa dibatalkan dari pencalonannya secara sepihak, sebab dianggap tidak patuh aturan yang berlaku.
‘’Kita untuk tahap awal, hanya sebatas memberi tahukan saja, bahwa itu tidak dibenarkan, kalau tidak diindahkan ada teguran, selanjutnya tentu berlaku sangsi. Mudahan saha semua bisa memahami aturan pemilu yang kita gunakan,’’ ungkap Padlul.
Lebih jauh, Padlul memaparkan boleh melakukan sosialisasi, namun jangan bergandengan dengan parpol dan tidak menggunakan kata-kata ajakan untuk memilih. Termasuk melalui media massa, bisa dilakukan dalam bentuk lain tanpa ada unsur kampanye. Tujuannya lain tidak bukan untuk kebaikan bagi semua pihak dan juga kenyamanan masyarakat dalam menyambut pemilu.
‘’Kita sama-sama menjaga dan menghormati aturan yang berlaku ini, tujuannya untuk kebaikan bersama juga,’’ demikian Padlul.(jar)

Berkas 8 Caleg Pengganti Usai Diverifikasi
POLITIK RM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko selesai memverifikasi berkas 8 orang caleg pengganti, calon yang tidak melengkapi syarat. Masing-masing 3 orang caleg PKS, 3 orang caleg PAN, 1 orang caleg Golkar dan 1 orang caleg PDI Perjuangan. Untuk tahap selanjutnya KPU akan menyusun kembali daftar calon untuk ditetapkan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT).
Salah seorang anggota KPU Dedy Desponsori, SHI mengatakan 8 orang caleg ini menggantikan calon yang menyatakan tidak siap mundur dari pekerjaan yang terdiri dari Honda dan BPD juga BUMN/BUMD. Sebab berdasarkan aturan mereka yang tidak melengkapi syarat bisa diganti dengan calon lain. sejauh ini dari sekitar 20 orang yang tidak lengkapi syarat hanya yang menyatakan mundur dari parpol.
‘’8 Orang adalah caleg baru mengganti calon yang mengundurkan diri lantaran tidak siap melengkapi syarat. berkas mereka sudah kita verifikasi dan sekarang dalam tahap penyusunan kembali seluruhnya sesuai dengan DCS,’’ kata Dedy.
Lanjutntnya selanjutnya KPU akan menyiapkan untuk penetapan DCT. Tidak ada lagi peluang untuk menggantikan calon maupun mengundurkan diri. Jika masih ditemukan calon berstatus Honda dan digaji dengan APBD dan APBN maka akan dicoret tanpa bisa digantikan. Soal nomor urut disesaikan dengan calon yang mundur, KPU tidak berhak mengganti ataupun memindahkan nomor urut caleg.
‘’Kalau ada permasalahan kita bicarakan langsung dengan parpol bersangkutan. Kami tidak berhak menentukan nomor urut caleg dan sebagainya,’’ demikian Dedy.(jar)