Wednesday, 9 March 2016

Gerhana Lahir di RSUD Mukomuko

AIR MANJUTO – Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT), yang terjadi pagi kemarin 9 Maret 2016 mungkin sangat istimewa dan memikili sejarah tersendiri bagi pasangan Krisdayanti (19) dan Ibrahim (25) asal Desa Sumber Mulya, Kecamatan Penarik. Dimana tepat Pukul 10.30 WIB kemarin, pasangan ini melahirkan anak pertamanya. Bayi laki-laki ini pun diberi nama unik yaitu Gerhana, dengan nama panjangnya Aldino Gerhana Nazril Ilham.
Krisdayanti melahirkan secara normal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko dengan berat 3,8 Kg. Kabarnya sang ibu yang beruntung ini, mulai sakit sejak pagi kemarin, ia langsung dibawa ke RSUD Mukomuko. Setelah berjuang keras, akhirnya ia melahirkan Gerhana dengan selamat.
Dokter spesialis kebidanan, dr. Dodi Hendra, SpOg yang langsung menangani kelahiran bayi ini, menjelaskan bahwa sang ibu melahir normal. Semua ini tidak diagendakan, karena secara kebetulan Krisdayanti mengalami sakit melahirkan bersamaan dengan terjadinya fenomena alam yang hanya terjadi 350 tahun sekali pada titik yang sama ini. Dodi juga mengakui usia kandungannya sudah sempurna yaitu 9 bulan.
‘’Hanya kebutulan saja, waktu lahir terjadi gerhana matahari total. Usia kandungan sudah cukup. Ibu ini melahirkan dengan normal dan kondisi bayi sangat sehat saat keluar,’’ katanya
Terkait dengan nama bayi tersebut, Dodi menjelaskan dari awal orang tuanya sudah menyiapkan nama Aldino Nazril Ilham. Untuk mengenang momen gerhana, ia mengusulkan agar ditambah kata gerhana. Orang tua bayi nampaknya setuju dan sangat senang, sehingga diberi nama lengkap Aldino Gerhana Nazril Ilham.
‘’Sebetulnya orang tuanya sudah menyiapkan nama, saya cuma mengusulkan ada kata gerhananya, mereka setuju. Ini sangat bagus, momennya pas,’’ papar Dodi.
Masih disampaikan, Dodi seharian kemarin, ia hanya menangani 1 pasien melahirkan. Artinya tidak ada warga lain yang mengaja memanfaatkan momen GMT untuk melahirkan. Baik secara normal maupun sesar.
‘’Sampai sore ini, (Kemarin, red) baru satu pasien melahirkan. Yang sengaja ingin melahirkan secara sesar juga tidak ada,’’ demikian Dodi.(dul)