Wednesday, 8 May 2019

Haidir Beri Sinyal Siap Tempur Pilbup Mukomuko

METRO – Wakil Bupati Mukomuko, Haidir, S.Ip beri sinyal akan maju sebagai calon Bupati Mukomuko periode 2021-2025. Ditengah masyarakat sendiri, isu Haidir akan maju sudah menyebar dan kehadirannya di berbagai kegiatan masyarakat dikait-kaitkan dengan isu tersebut. Namun Haidir sendiri saat ditemui belum mau memberi keterangan pasti.
Ditanyai disela-sela menghadiri rapat pleno KPU Mukomuko kemarin, Haidir mengatakan sekarang belum waktunya bicara soal Pilkada, karena memang belum dimulai. Ia juga melihat KPU sendiri selaku penyelenggara masih disibukkan dengan rangkaian pemilu.
‘’Kita belum bisa bicara soal rencana untuk Pilkada, sekarang pemilu saja belum selesai. KPU pasti akan menyampaikan secara resmi, jika memang dimulainya tahapan Pilkada. Soal saya maju atau tidak, semua tergantung masyarakat dan kawan-kawan,’’ kata Haidir.
Politisi Partai Gerindra ini juga menegaskan, ia tidak akan maju lagi kalau untuk wakil bupati. Alasannya cukup satu periode menjabat wakil, ia lebih setuju munculnya generasi muda di Pilkada nanti, baik sebagai wakil ataupun mencalon bupati. Terus ditanyai soal partai politik, Haidir mengaku punya kedekatan dengan banyak pengurus partai, sebab sebagian besar pengurus adalah rekan-rekan seperjuangannya.
‘’Kalau dekat dengan partai, wajar karena saya memang pengurus partai di daerah ini. kawan-kawan kita semua, itu tidak ada kaitan dengan isu saya mencalon,’’ tegasnya.
Ketua DPC Gerindra, Armansyah,ST juga mengaku belum mendapat kabar, jika wakil bupati yang juga adalah kader Gerindra tersebut untuk maju calon bupati. Kalau memang maju, Gerindra tentu siap mengusung kader sendiri. Pasalnya sesuai dengan amanah pusat. Tapi menuirutnya, tentu saja, parpol punya penilaian tersendiri terhadap siapapun yang ingin diusung.
‘’Kita tentu lebih siap, kalau memang kader partai siap maju, tapi bagaimanapun tetap saja, partai punya pertimbangan matang, karena Gerindra adalah partai pemenang pada Pilkada sebelumnya,’’ tutupnya. (jar)

Tuesday, 23 April 2019

Rangking Parpol Final, Suara Caleg Masih Labil


METRO – Rangking partai pemenang pemilu untuk semua Dapil pemilihan anggota DPRD Mukomuko sudah hampir final. Antara data hitungan cepat yang dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko dan data masing-masing partai ataupun pihak lain yang melakukan hitungan cepat tidak banyak perbedaan. Selanjutnya yang masih diperdebatan, siapa caleg yang terpilih dari beberapa partai pemenang, karena data suara caleg masih berubah-rubah.
Untuk Dapil I yang masih berpeluang besar berubah adalah caleg pemenang diinternal PDI Perjuangan. Informasi terbaru, Tomi Jepisa yang awalnya disebut-sebut sebagai pemilik suara terbanyak, sudah disalip oleh Ansori Hardios calon nomor urut satu. Dimana suara Tomi masih diangka 700-san, sementara suara Ansori sudah diangka 850-an. Sedangkan total suara PDIP di Dapil I mencapai 2.780-an.
Adapun nama caleg dan partai yang masuk 9 besar sebagai pemenang sesuai data terakhir yaitu, pertama Ali Saftaini,SE dari Partai Golkar, kursi kedua milik Busril,S.IP dari NasDem. Kursi ketiga milik Maskur dari PKB, kursi keempat Aceng Zakaria dari Demokrat. Untuk kursi kelima dimenangkan Armansyah,ST dari Gerindra, kursi keenam milik Ansori dari PDIP, namun  masih dibayangi oleh calon nomor 3, Tomi Jepisa. Kursi ketujuh tetap milik Nopri Ardiantasari,SE dari Hanura, kursi kedelapan milik Perindo dengan caleg peraih suara terbanyak sementara Mustadin,M.Kom. Untuk kursi terakhir dimenangkan Fajar Anita Puspitasari,SE dari PAN, namun masih dibayang-bayangi oleh PKS dan PKPI.
‘’Memang kalau dapil I sesuai hitungan kami, rangking partainya sudah hampir final. Untuk calon yang duduk juga sudah terlihat. Memang di PDI Perjuangan ada keraguan antara Ansori dan Tomi, infonya Ansory suara terbanyak,’’ kata Ketua DPC Gerindra Armansyah,ST yang juga ketua DPRD Mukomuko.
Dapil II ragking partai pemenang juga sudah tidak bisa diganggu-gugat lagi. Yang masih menjadi isu panas di Dapil II adalah perebutan kursi terakhir atau nomor delapan. Demokrat sebagai peraih suara terbanyak bertekat melengkapi jumlah anggota dewannya menjadi tiga orang guna mengamankan jabatan ketua DPRD. Satu-satunya celah untuk menambah kursi adalah dengan merebut dua kursi di Dapil II, yaitu kursi pertama dan kursi nomor delapan. Peluang tersebut terbuka lebar, karena suara demokrat di Dapil II saat ini sudah mencapai 6.715 suara. Sedangkan PKPI yang berada pada angking kedelapan perolehan suara Dapil II belum kibarkan menyerah. Incumbent Ir. Zulfahni Jamal sebagai calon peraih suara terbanyak di PKPI masih terus mengincar jatah kursi terakhir.
‘’Sekarang PKPI jelas masuk dalam delapan besar sesuai kebutuhan kursi di Dapil II, maka kita yakin PKPI masih bisa meraih kursi. Soal aturan pembagian kursi nanti kita lihat dulu,’’ tuturnya.
Adapun urutan partai pemenang dan calon yang sudah hampir pasti terpilih di Dapil II yaitu, Pertama Demokrat atas nama Nursalim, kedua Nopi Yanto,SH dari Perindo. Ketiga Samsudin Sehite dari PDI Perjuangan dan kelima Damsir,SH partai Gerindra. Kelima diraih Suntoko dari Golkar dan kursi keenam milik Kabri dari PAN. Kursi ketujuh hampir dipastikan milik incumbent Safaat,S.Ag dari PKB. Sedangkan kursi ke delapan, jika berdasarkan urutan rangking partai masih dipegang Ir. Zulfahni Jamal dari PKPI, namun posisinya terancam oleh Partai Demokrat yang berpeluang meraih dua kursi, maka bisa jadi Sardiman,SIP kembali terpilih menjadi anggota dewan tiga periode berturut-turut.
Dapil III sendiri juga masih terjadi keraguan untuk caleg terpilih di internal PAN. Posisi Jafrie yang awalnya disebut-sebut sebagai pemilik suara terbanyak, infornya disalip oleh caleg nomor dua, Siswanto dan juga Syamsurizal caleg nomor empat tetap jaga peluang.
‘’Memang hitungan internal kami Siswanto suaranya lumayan besar, juga Syamsurizal. Maka sekarang belum bisa dipastikan siapa duduk dari PAN Dapil III,’’ tutur politisi Golkar Dahril yang juga anggota dewan dan caleg nomor satu Dapil III.
Sedangkan untuk partai lain kemungkinan tidak ada perubahan lagi di Dapil III. Kursi pertama Dapil III sudah positif milik Sukandi,SE,MM dari PKS. Untuk kursi kedua sudah dikunci oleh M. Yusak dari Golkar, kursi ketiga sudah terikat dengan incumbent Suwarno dari NasDem. Juara bertahan Wisnu Hadi dari PKPI kembali menjadi peraih suara terbanyak dan positif mendapat jatah kursi keempt. Kursi kelima milik mantan Kades Jafri dari PAN dan masih dibayang-bayangi Siswanto. Sedangkan mantan dewan 2009-2014 Antonius Dale sudah ngontrak kursi nomor tujuh lewat perahu Partai Perindo. Sedangkan kursi terakhir tetap menjadi milik incumbent Busra dari Gerindra.(jar)

Thursday, 27 September 2018

Banyak Pendaftar CPNS Gagal, Karena Ukuran File Salah


Ukuran Dokumen Yang Benar
KTP                           200KB/jpeg,Jpg
Pass Photo                200KB/jpeg,Jpg
Ijazah                        700KB/PDF
Transkrip Nilai        500KB/PDF
Surat Lamaran        300KB/PDF
Dokumen Lainnya  700KB/PDF


METRO
– Kabar penting bagi para pelamar tes CPNS di Kabupaten Mukomuko, informasinya dari beberapa pelamar yang sudah berhasil mendaftar, mayoritas terancam Tidak Memenuhi Syarat (TMS) alias gagal. Gawatanya lagi, pelamar tidak bisa melakukan perbaikan berkas, hingga bagi yang salah nyaris dipastikan gugur pada fase awal. Kesalahan terbesar pelamar adalah ukuran file dokumen yang dikirim tidak cocok.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukomuko, Jawoto,S.Pd,SE,M.Pd mengatakan, kemarin dari enam account pelamar yang mereka periksa, hanya satu pelamar yang lengkap. Empat pelamar dokumen syaratnya tidak komplit hingga sementara waktu di TMS-kan. Dimana syarat pelamar yang muncul hanya sebagian, kebanyakan yang tidak ada KTP, pas poto dan surat lamaran.
‘’Ini kesalahan sangat fatal, kasihan mereka sudah mendaftar tapi tidak lengkap dan gugur lantaran kesalahan waktu mengupload dokumen syaratnya. Kalau sudah begini kita jadi tidak bisa berbuat, sebab pendafar tidak dapat mengedit lamarannya,’’ kata Jawoto.
Lanjutnya, kemungkinan saat melakukan pendaftaran syarat yang mereka ajukan lengkap, semuanya dimasukkan. Tapi setelah dikirim hilang, lantaran ukurannya tidak cocok. Sebab di sistem semuanya otomatis, kalau tidak cocok langsung ditolak dan hilang. Maka diingatkan pada calon pelamar hati-hati baca dengan jelas petunjuknya.
‘’Kita menggunakan sistem online yang selalu otomatis, kalau salah maka langsung tidak terbaca saat diverifikasi oleh adminnya,’’ ungkapnya.
Kasubid pengadaan dan dokumentasi, Pria Perdana,S.Kom menjelaskan, pelamar harus memperhatikan dengan jelas durasi setiap dokumennya. Untuk pas poto dan KTP tidak boleh lebih dari 200 Kilo Byte (KB), surat lamaran 300 KB, Ijazah dan dokumen akreditasi 700 KB serta untuk transkrip nilai maksimal 500 KB. Kalau ukurannya berlebih maka otomatis hilang di sistem, dampaknya berkas pelamar dinyatakan tidak lengkap.
‘’Kalau lebih kecil tidak apa-apa, yang tidak boleh berlebih, misalnya pas poto maksimal 200 KB yang mereka upload 300 KB, maka gagal. Lihat dengan jelas ukuran setiap dokumen, sebab jika terlalu berat, secara otomatis ditolak sistem,’’ paparnya.
Lanjutnya, semestinya pelamar hati-hati, setelah melakukan upload berkas, tekan tombol pengecekan sebelum dikirim. Kemarin ada 6 pelamar sudah mendaftar, dari 6 ini empat orang tidak lengkap. Berkas mereka tidak muncul di sistem, maka gagal, sementara mendaftar kembali tidak bisa. Selain ukuran juga jenisnya, lihat petunjuk, jika minta jpeg jangan diupload PDF atau word.
‘’Melakukan pengecekan penting untuk memastikan semuanya masuk, biasanya sebelum kirim ada tombol pengecekan, tinggal ditekan, maka muncul semua berkas. Kalau tidak terlihat upload ulang. Juga jenisnya meski diperhatikan jpeg atau PDF,’’ tutupnya.(jar)

Wednesday, 19 September 2018

IPK Tes CPNS 2,75, Passing Grade 298



//Ada Jalur Khusus Bagi IPK Cumlaude
METRO – Pemerintah daerah menetapkan salah satu syarat khusus untuk tes CPNS adalah menetapkan nilai ijazah IPK pelamar minimal 2,75. Maka bagi sarjana IPK kurang dari 2,75 tidak bisa ikut. Kabar baiknya lagi ada 10 jatah khusus bagi calon pelamar dengan nilai IPK cumlaude. Sementara ambang batas nilai tes peserta atau passing grade ditetapkan minimal 298, bagi peserta saat tes nilai dibawah 298 otomatis gugur, tidak dapat lagi ikut tes tahap berikutnya yaitu tes kompetensi bidang.
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Jawoto,S.Pd,SE,M.Pd mengatakan untuk nilai IPK panitia sepakat 2,75 dan ini sudah disampaikan ke bupati. Ketetapan IPK ini berlaku untuk semua jurusan, maka bagi IPK dibawah 2,75 tidak bisa mendaftar. Petimbangannya karena kebutuhan tenaga pegawai yang punya kemampuan maksimal dalam berbagai hal, salah satunya dari sisi kemampuan keilmuan.
‘’IPK daerah yang menentukan, maka setelah dibahas bersama-sama disepakati minimal nilai IPK pelamar 2,75, sama dengan tahun-tahun sebelumnya,’’ kata Jawoto.
Terus ia juga mengakui ada jalur khusus untuk nilai IPK cumlaude diatas 3,50 sebanyak 10 orang. Selain itu ada dua jalur khusus penyandang disabilitas sebanyak dua orang. Jalur khusus disini tetap menyesuaikan dengan jurusan yang ada. Bedanya saat mendaftar peserta mengisi kolom jalur khusus yang tersedia. Tesnya tetap sama termasuk passing grade sama 298.
‘’Jalur khusus cumlaude nanti sama dengan umum tahapan tesnya, bedanya lawannya juga sama-sama cumlaude. Peserta bisa buka websate SCCN untuk mengetahuinya, nanti kala mengisi kolom pendaftaran secara online, ada kolom pilihan jalur diikuti,’’ tegasnya.
Selanjutnya mengenai passing grade, sudah ditetapkan 298 untuk semua jurusan tes. Walau sudah dibuat ambang batas nilai, namun panitia tetap punya kebijakan dengan pertimbangan menyesuaikan. Bila pada satu jurusan dari sekian banyak peserta tidak ada yang mencapai nilai 298, maka akan dipertimbangan tetap mengambil tiga nilai tertinggi untuk tes tahap berikutnya. Begitupun bila jumlah peserta yang mencapai passing grade lebih banyak, maka yang diambil kemungkinan tetap dirangking.
‘’Passing grade ini batas nilai terendah hasil tes, walau sudah ditetapkan, bisa saja ada kebijakan andai nanti terjadi ketidak cocokan,’’ pungkasnya.(jar)

Friday, 14 September 2018

CPNS Guru 13 Jurusan, Guru SD 44 dan PAI 13


Bup : Tes CPNS Bersih
METRO – Titik terang mengenai rincian formasi CPNS sudah keluar, dimana untuk pendidikan atau guru terdapat 13 jurusan. Terbanyak adalah untuk guru SD atau guru kelas yaitu 44 orang, sementara guru PAI 13 orang, Penjas dan Olahraga 12 orang Bahasa Indonesia 12, Matematika 12, jurusan lainnya dibawah 10. Sedangkan untuk tenaga kesehatan terdapat 19 jurusan, terbanyak dokter umum 8 orang, D3 farmasi 6, D3 perawat 6 orang, D3 ilmu  perawat S1 5, Analisis kesehatan 5, S1 perawat 4 dan selebihnya dibawah 4 untuk setiap jurusan. Untuk CPNS tekhnik sebanyak 13 jurusan, terbanyak untuk S1 Informatika 6 orang, S1 tekhnik lingkungan 4 orang dan S1 ekonomi manajemen 4 orang. Jurusan lainnya penerimaan dibawah 4 orang.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan SDM (BKPSDM) Mukomuko, Jawoto,S.Pd,SE,M.Pd mengatakan rincian jurusan sudah keluar untuk diumumkan ke publik. Sekarang masih menunggu pengesahan dari KemenPAN RB, sebelum diumumkan pada 19 September kelak. Jurusan yang akan diperebut oleh pelamar sesuai dengan kebutuhan daerah yang diusulkan.
‘’Nanti akan kita umumkan, masing-masing bisa melihat dengan jelas, berapa kuota untuk masing-masing jurusan. Memang guru SD jumlahnya paling banyak 44 orang,’’ kata Jawoto.
Disisi lain, Bupati H. Choirul Huda,SH menjamin tes penerimaan CPNS yang akan dibuka dalam waktu dekat, dijamin bersih. Kelulusan ditentukan oleh usaha dan kemampuan peserta sendiri saat menjalani tes menggunakan sistem CAT. Maka bupati mengingatkan pada masyarakat khususnya calon peserta tes untuk menghilangkan niat menyogok demi lulus. Ia juga minta jangan dilayani bila ada oknum tak bertanggungjawab meminta sejumlah uang dengan janji meluluskan peserta tes. Dikatakan bupati tes CPNS sifatnya terbuka, semua tahapan bisa diakses oleh peserta dan masyarakat dengan mudah. Tidak ada istilah sogok-menyogok, maka harus lupakan niat untuk menggunakan cara tidak benar demi kelulusan. Jikapun ada pihak-pihak yang menghubungi dan minta sejumlah uang dengan iming-iming lulus, itu semua dipastian penipuan, maka jangan dilayani, cepat konfirmasikan pada petugas terkait.
‘’Kita jamin seleksi CPNS bersih, maka jangan percaya kalau ada yang mengiming-ngimingi lulus CPNS, apalagi meminta sejumlah uang,’’ tegasnya.
Bupati juga meminta calon pelamar CPNS segera menyiapkan diri, belajar lebih banyak dan lihat kisi-kisi soal tes sebelumnya. karena yang bisa membantu peserta untuk lulus adalah kemampuan mereka sendiri saat mengerjakan soal.
‘’Siapkan diri dengan baik, banyak belajar dan membaca buku-buku berkaitan dengan kebangsaan, undang-undang dan kejuruan masing-masing,’’ tutupnya.(jar)

Perkiraan Formasi CPNS Guru
Jurusan                 Kuota  
Guru SD               44 Orang
PAI                       13 Orang
Penjas                   12 Orang
Matematika          12 Orang
B. Indonesia         12 Orang
B. Inggris             9 Orang
Fisika                   8 Orang
Guru Seni            5 Orang
Guru BK              7 Orang
IPS                      5 Orang
PPKN                  4 Orang
Teknelogi Pddkan    8 Orang

Wednesday, 12 September 2018

CPNS Mukomuko, Guru 145 dan Kesehatan 69



Tenaga Teknis 30 dan K2 6 Kursi
METRO – Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, dari 250 kuota CPNS untuk Kabupaten Mukomuko, mayoritas adalah guru yaitu 149 kursi, sementara kesehatan 69 orang, teknis 30, juga terdapat 6 orang untuk pengangkatan khusus honorer K2. Kabar baik lainnya, seluruh kabupaten kota se-Provinsi Bengkulu menerima kuota CPNS, dimana terbanyak untuk Provinsi 317 orang, kedua Kabupaten Kepahiang 292 orang dan ketiga Kabupaten Rejang Lebong 270 orang. Jatah CPNS Bengkulu Selatan, Kaur, Seluma termasuk Kota Bengkulu sama dengan Mukomuko, yaitu 250 orang. Di semua daerah, jatah kursi guru paling banyak, diikuti kesehatan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan SDM (BKPSDM), Jawoto,S.Pd,SE,M.Pd mengatakan kuota guru terbanyak, bukan saja di Mukomuko tapi juga daerah lain. Kondisi ini karena memang kekosongan guru merata di mana-mana, apalagi dengan terjadinya penambahan sekolah. Kedua untuk tenaga kesehatan juga sama di setiap daerah. Tujuannya untuk peningkatan kualitas pelayanan masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan.
‘’Di semua daerah sama, penerimaan guru terbanyak dan kedua kesehatan, sedangkan tenaga teknis tidak signifikan, ini sesuai usulan masing-masing daerah,’’ paparnya.
Lanjutnya, pembagian kuota masih bersifat umum, nanti saat pengumuman akan dibagi sesuai jurusan. Berapa guru olah raga, bahasa ingris, matematika BK dan lainnya, begitu juga untuk tenaga kesehatan dan teknis. Untuk pengangkatan khusus K2, hanya 6 orang, seluruhnya K2 guru. Ia juga kembali mengingatkan agar masing-masing peserta menyiapkan diri untuk tes, baik kesiapan syarat maupun pengetahuan dan mental.
‘’Intinya tes sudah tiba waktunya, persiapkan diri dengan baik, perbanyak membaca soal-soal dan buku, agar saat menjawab soal bisa lancar. Tes menggunakan sistem CAT, kelulusan murni hasil kerja peserta tes,’’ tegasnya.
Bupati H. Choirul Huda,SH juga mengatakan tes CPNS adalah kesempatan bagi pencari kerja khususnya putra-putri Mukomuko untuk mengabdi pada daerah. Maka persiapkan diri dengan baik untuk menghadapi soal tes, pemerintah daerah dalam hal ini, sebatas mengusulkan kuota dan memfasilitasi. Kelulusan ditentukan oleh peserta sendiri.
‘’Saya sudah berpesan pada panitia agar lakukan yang terbaik, beri pelayanan maksimal bagi peserta untuk ikut tes nanti. Pada pelamar silahkan jaga diri dan terus belajar agar lulus,’’ tutupnya.(jar)


FORMASI CPNS SE-PROVINSI BENGKULU TAHUN 2018
INSTANSI     KUOTA     GURU         KESEHATAN     TEKNIS     K2    
Provinsi          317         201         55         61         –
Mukomuko    250         145         69         30         6
Kota               245         114         89         42         –
Seluma          250         145         75         30        
Benteng         168         50         67         50         1
Kepahiang     292         160         100         30         2
R. Lebong     270         170         76         24         –
B. Selatan     250         160         32         50         8
Kaur              250         150         70         30         –
Lebong         209         100         78         30         1
B. Utara       149         98         35         15         1
TOTAL        2.650     1.493        746         392         19

Saturday, 18 August 2018

Tes CPNS Mukomuko Dibuka, Siapkan Syarat Mendaftar


MUKOMUKO – Lama ditunggu-tunggu, akhirnya tes CPNS 2018 dibuka. Untuk itu para pencari kerja yang berminat berkaris sebagai abdi negera, segera siapkan diri dan syarat mendaftar. Adapun pendaftaran melalui online lewat situs resmi Sistem seleksi CPNS Nasiona (SSCN). Untuk jadwal pengumuman dan pendaftaran dalam waktu dekat, saat ini pemerintah daerah tengah membentuk panitia penerimaan. Begitupun jumlah kuota untuk Kabupaten Mukomuko akan diumumkan setelah lebaran haji nanti.
Diantara syarat yang harus disiapkan oleh peminat, yaitu hasil scen ijazah asli dan sudah dilegalisir, scen KTP eletronik dan Kartu Keluarga dan pastpoto serta syarat lain. Peserta mendaftar sendiri melalui online situs SSCN BKN dengan mengusi data lengkap dan mengupload syarat yang diminta. Ingat umur minimal 18 tahun saat mendaftar dan paling tinggi 35 tahun. Paling penting diperhatikan pendaftar, syarat meski jelas dan benar, begitu juga saat mengisi data. Apabila salah, maka dipastikan peserta gagal mendaftar dan tidak dapat diulang kembali. Nanti bagi peserta yang syaratnya lengkap dan dinyatakan lulus administrai akan menerima nomor tes.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Jawoto,S.Pd,SE,M.Pd mengatakan, hasil pertemuan terakhir di BKN, didapat bawah tes CPNS akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Namun untuk kuota dan formasi belum dijelaskan, ia memperkirakan dalam beberapa hari kedepan sudah keluar.
‘’Kalau untuk kuota dan jadwal dalam beberapa hari kedepan baru disampaikan oleh pemerintah pusat. Adanya penundaan ini karena terjadi pergantian MenPAN dan RB. Intinya tes akan dilakukan dalam waktu dekat, bisa bulan ini, juga bisa awal bulan depan,’’ katanya.
Lanjutnya, sesuai instaruksi dari MenPAN RB, semua daerah yang menyelenggarakan CPNS diminta membentuk panitia, maka sekarang pihaknya tengah merang kepanitiaan. Bersamaan dengan itu, calon pendaftar juga diminta menyiapkan diri dan berkas yang diperlukan. Pendaftaran melalui online, bagi peserta lulus administrasi akan menerima nomor tes. Nanti pengumuman selama 7 hari, juga jadwal mendaftar selama 7 hari.
‘’Kita sedang membentuk kepanitiaan, semua warga yang berminat silahkan siap-siap, ingat kalau syarat tidak lengkap atau salah, bisa tidak lulus administrasi, akhirnya tidak bisa ikut. Dalam beberapa hari ini sudah diumumkan,’’ tutupnya.(atj)

Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...