Thursday, 11 December 2014

Kalender Sapuan Jadi Andalan


Kalender Parpol Hanya Mendekati Pemilu
POLITIK RM – Saat memasuki tahun baru 2014 lalu, masyarakat kewalahan menerima jatah kalender geratis, dari partai politik dan dari calon anggota legislatif (Caleg). Bahkan di setiap rumah, bisa menerima belasan kalender caleg dengan berbagai ukuran. Namun jelang tahun 2015, semunya tidak terlihat lagi, untungnya masih ada H. Sapuan, SE, Ak, MM, CA yang rutin membagikan kalender geratis.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD-PKS) Kabupaten Mukomuko, Andy Suhary, SE, M.Pd tidak menafik hal tersebut. Namun untuk PKS sendiri setiap tahun rutin membagikan kalender pada masyarakat. Tidak hanya dilakukan pada saat jelang pemilu atau pilkada saja. Untuk kalender 2015 memang belum mereka bagikan, namun rencananya akan segera dicetak, hingga jelang pertukaran tahun kalender sudah dibagikan kepada masyarakat.
‘’Kami dari PKS tetap bagi kalender, karena itu rutin dilakukan setiap tahun. Memang kalau dibanding dengan saat pemilu, sudah tidak banyak lagi yang membuat kalender,’’ katanya.
Andy juga menilai wajar, jika masyarakat mempertanyakannya, karena ada kesan jika partai dan politisi hanya ingat pada saat pemilu saja. Namun barangkali pada dasarnya tidak begitu. Fokus partai atau politisi adalah untuk bekerja. Ia juga mengakui yang sudah banyak beredar kalender milik Sapuan dan beberapa kalender lainnya.
‘’Kalau masyarakat mengira demikian wajar, karena kenyataannya dulu kalender ramai, sekarang sudah tidak banyak. Kalau tidak salah, yang ada saat ini kalender Sapuan,’’ paparnya.
Novesta Herman, mengakui jika Sapuan sudah membagikan kalender di setiap rumah warga sejak beberapa waktu yang lalu. Pembagian kalender ini tidak politis, karena rutin dilakukan Sapuan setiap tahunnya. Tujuannya untuk membantu masyarakat, agar tidak lagi perlu membeli kalender.
‘’Sapuan sudah bagikan kalender sejak lama, ini rutin dilakukan, tidak ada hubungannya dengan isu pencalonan. Tujuannya untuk membantu warga, supaya tidak lagi memberi kalender di rumahnya,’’ tutupnya.(jar)

Gerindra Pindah Markas
POLITIK RM – Mendekati tahapan pemilihan kepala daerah, Partai Gerindra mulai berbenah. Langkah pertama yang sudah dilakukan adalah, pindah markas atau kantor sekretariat partai ke tempat yang baru. Sejak kemarin, sekretariat Gerindra bukan lagi di tempat yang sama, namun masih di Desa Ujung Padang Kecamatan Kota Mukomuko. Kantor yang baru ini, di kontrak khusus untuk partai, dengan dilengkapi ruang rapat, ruang ketua dan sekretaris juga ruang staf lainnya.
Ketua Dewan Pinpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Mukomuko, Bassendri menjelaskan sekretariat yang baru ini memang disiapkan secara khusus bagi keperluan partai. Sebelumnya tetap sebagai sekretariat resmi, namun sifatnya masih menumpang di rumah pribadi keluarganya. Langkah ini dilakukan, untuk meningkatkan koordinasi antar kader partai kedepannya. Apalagi jelang pilkada, tentu banyak persiapan akan dilakukan. Selain itu pengurus atau kader dan masyarakat bisa mampir beristirahat di sekretariat yang baru ini dengan leluasa.
‘’Kita sudah pindah ke tempat yang baru, ini akan menjadi markas khusus Gerindra, juga bisa menjadi tempat beristirahat bagi kader yang sedang ada kegiatan dan sebagainya,’’ kata Bas.
Lanjutnya, saat ini perlengkapan kantor sedang diusahakan, dalam waktu dekat semuanya lengkap dan mereka mulai bekerja di kantor baru ini. Jika tidak ada kendala pada awal tahun kantor ini, juga akan menjadi posko pendaftaran calon bupati yang akan maju. Karena Gerindra membuka pendaftaran secara terbuka. Kandidat yang benar-banar siap dan diinginkan partai dan masyarakat, itulah yang akan diusung.
‘’Semuanya akan dipusatkan disini, mulai dari rapat partai hingga persiapan penjaringan kandidat calon bupati,’’ papar Bas.
Ketua DPRD Mukomuko yang juga adalah sekretarus DPC Gerindra, Armansyah, ST menyampaikan hal senada partainya akan lebih dekat dengan masyarakat kedepannya. Banyak kegiatan yang bakal dilakukan, salah satunya menggelar rapat rutin seluruh pengurus satu bulan sekali dan juga rapat tahunan. Setiap kegiatan direncanakan dan laksanakan di kantor ini.
‘’Mudahan dengan kantor baru ini Gerindra bisa melakukan banyak hal di tengah masyarakat. Kita akan jadikan kantor ini sebagai pusat informasi dan juga aspirasi masyarakat,’’ tutupnya diamini Gerindra.(jar)

DPD Kompak, Pilkada Dipastikan Langsung


METRO – Walau DPR RI belum ketuk palu, terkait dengan Perpu Pilkada, namun pemilihan kepada daerah yang direncakan serentak 2015 hampir bisa dipastikan menggunakan sistem langsung. Kembalinya pemilihan oleh rakyat ini, setelah anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) memastikan kompak mendukung Perppu tersebut. Diperkuat lagi dengan isu dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat (PD) serta kabar Golkar juga siap mendukung Pilkada langsung ini.
Salah seorang anggota DPD RI, H. Ahmad Kanedi, MH dihubungi Via telepon genggam, menjelaskan pilkada dipilih langsung oleh masyarakat sudah bisa dikatakan pasti. Ini andai pada penetapan nanti anggota DPD tetap kompak mendukung pemilihan oleh rakyat, ditambah dukungan dari PAN, Demokrat dan juga Golkar yang dikabarkan mulai mendua. Kepastiannya akan diketahui pada januari kelak. Sebagai anggota DPD, Bang Ken sudah yakin, jika sistem  pemilihan tidak akan berubah lagi.
‘’Kita sudah hampir bisa memastikan pemilihan akan menggunakan sistem langsung. Karena kami dari DPD sudah kompak dengan sistem ini, juga PAN dan PD sudah punya pendapat yang sama, termasuk Golkar ada kemungkinan mendukung Pilkada langsung,’’ kata Bang Ken.
Lanjutnya, para kandidat calon sudah saatnya mempersiapkan diri pemilihan secara serentak pada 2015 kelak. Karena memang sudah waktunya menunjukkan diri, agar masyarakat bisa mengenali dengan baik orang yang akan mereka dukung. Jika dari sekarang belum dikenal, maka sulit mendapat dukungan secara ikhlas dari masyarakat. Kepada warga, wakil Provinsi Bengkulu di DPD RI ini, berharap bisa tenang dan memberi dukungan pada Pilkada secara langsung.
‘’Mari kita bersama-sama menyiapkan diri menghadapi Pilkada ini, dengan menjaga keamanan dan ketertiban. Kepada kandidat yang serius maju sudah dapat bergerak, karena sistem pemilihan sesuai yang diinginkan oleh masyarakat nantinya,’’ paparnya.
Dikutib dari berita online Partai Golkar berubah sikap mendukung Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada. Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie mencuit mengenai Perppu Pilkada dalam akun Twitternya @aburizalbakrie. Ical, sapaan akrab Aburizal, menyatakan Golkar mendukung Perppu Pilkada.
Ical menjelaskan, Golkar mendukung Perppu Pilkada karena melihat keinginan masyarakat luas untuk tetap melaksanakan pilkada langsung. Selain itu, partai berlambang pohon beringin itu ingin menjalankan kesepakatan yang telah dibuat pada awal Oktober 2014.
Kesepakatan itu dibuat Golkar, Gerindra, PAN, PKS, PPP, dan Demokrat. Isinya adalah kesepakatan untuk bersama-sama mensukseskan pemilihan pimpinan DPR dan seluruh alat kelengkapannya secara proporsional serta kepemimpinan MPR dengan menetapkan susunannya. Hal itu tercantum dalam pasal pertama kesepakatan tersebut.
Dalam pasal dua kesepakatan tersebut, Ical mengungkapkan, ada kesepakatan untuk mendukung Perppu yang merupakan usul pemerintah terhadap UU Pilkada. "Maka Partai Golkar akan mendukung Perppu usul pemerintah tentang UU Pilkada tersebut," tulis Ical dalam akun Twitternya.
Terpisah, Ketua Umum DPP Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai memberi kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (10/12) mengajak semua parpol dan tokoh politik berjuang untuk kepentingan rakyat.
"Marilah kita berjuang untuk rakyat. Rakyat suka Pilkada langsung dengan 10 perbaikan. Jadi, mari kita wujudkan," kata SBY.
Karena itu SBY berharap DPR menerima Perppu yang diterbitkan oleh SBY di akhir masa jabatannya, awal Oktober 2014 lalu, dengan 10 perbaikan. "Semoga DPR bisa menerima untuk rakyat semua," pungkasnya.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan bahwa Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) sudah memberi sinyal akan mendukung Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Dukungan itu terkait keberadaan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota yang akan dibahas di DPR.
JK menegaskan, dengan bergabungnya PD dan PAN ke KIH maka kekuatan pendukung perppu di parlemen akan mayoritas. Hitungan JK, jika KIH yang terdiri PDIP, NasDem, Hanura, PPP dan PKB digabung dengan jumlah kursi PD serta PAN, maka akan mencapai 70 persen kursi parlemen.
"Kalau masuk Demokrat, PAN kan kira-kira sudah 70 persen. Bukan hanya sinyal. Sudah disampaikan terbuka kan. Dan itu kalau ditambah itukan sudah hampir 70 persen," ujarnya.(jar/jp)


Bang Ken Putuskan Tidak Maju Pilgub
POLITIK RM – Ban Ken atau Ahmad Kanedi memastikan diri tidak akan ikut serta sebagai kandidat pada Pemilihan kepala daerah (pilkada) 2015 kelak. Alasannya masih tetap sama, yaitu ingin fokus melaksanakan kepercayaan yang sudah diberikan masyarakat, selaku anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik indonesia.Bang Ken hanya memposisikan diri sebagai pemantau ataupun mengwasi jalannya Pilkada.
Dikatakan Bang Ken, ia  sudah sampaikan kepada segenap pendukung dan masyarakat juga keluarganya. Bahwa untuk saat ini, ia belum punya rencana untuk maju sebagai kontestan Pilkada, baik sebagai Gubernur, Wali Kota dan bupati. Sebab masih sangat banyak tugas mesti ia lakukan sebagai anggota DPD RI, sesuai dengan kepercayaan yang sudah diberikan oleh masyarakat. Ia tetap akan memantau pelaksanaan pilkada bersama masyarakat, demi terpilihnya kepala daerah yang lebih baik lagi.
‘’Saya sudah memutuskan, semuanya telah melalui berbagai pertimbangan. Bahwa atas nama Bang Ken tidak akan maju pada Pilkada kelak, sebaik sebagai Gubernur, wali kota atau bupati. Karena saya ingin fokus melaksanakan tugas sebagai anggota DPD RI,’’ kata Bang Ken.
Terus siapa calon yang akan ia jagokan pada Pilkada kelak? Bang Ken juga berjanji tidak akan berpihak kepada calon manapun. Ia akan memberi kesempatan pada para calon untuk bersaing. Siapapun yang terpilih kelak akan didukungnya sebagai Gubernur Bengkulu, wali kota/bupati daerah masing-masing.  Karena pemenang adalah orang terbaik yang diinginkan oleh masyarakat. Bang Ken juga belum mau memberi penjelasan, siapa kandidat paling kuta untuk memimpin Bengkulu.
‘’Bang Ken tidak memihak kemanapun, biarlah kawan-kawan bersaing, siapa yang menang itulah gubernur kita kelak. Mereka menang karena sukses memberi kepercayaan kepada masyarakat,’’ katanya.
Masih Bang Ken, harapannya Pilkada kelak bisa berlangsung dengan baik dan sukses. Masyarakat harus bersama-sama menyukseskannya dengan cara berpartisipasi aktif dan juga mengawasi jalannya pemilihan secara maksimal. Karena Pilkada menentukan langkah pembangunan ke depan.
‘’Kita harus bersama-sama mengawasi jalannya Pilkada, karena ini untuk kepentingan daerah sendiri,’’ tutupnya.(jar)

Monday, 8 December 2014

PKPI Belum Membuka Hati


Untuk Kandidat Bupati Manapun
POLITIK RM – Hingga saat ini pihak Partai Keadilan dan Pembangunan Indonesia (PKPI) belum membuka hati kepada kandidat bupati yang bakal mereka usung pada Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati Mukomuko.  Alasannya belum ada kandidat yang betul-betul serius untuk menerima tantangan dari PKPI. Namun demikian, mereka memastikan akan mengusung salah satu kandidat bupati pada pilkada kelak.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKPI Kabupaten Mukomuko, Alpian, SE mengatakan sampai sekarang belum ada ketetapan kandidat yang akan diusung. Selain masih menunggu rangkaian pilkada, juga belum ada kandidat yang berani menerima tantangan. Ada beberapa syarat untuk diusung PKPI, pertama calon tersebut harus siap memenangi pemilu. Kemudian punya visi dan misi yang betul-betul menyentuh rakyat. Juga banyak tantangan lain bagi calon untuk maju bersama PKPI.
‘’Kalau mereka siap tentu bisa bersama dengan PKPI, banyak syarat harus dipenuhi kandidat. Karena kita pasang target memenangi pilkada secara utuh dan ingin membangun daerah demi kesejahteraan masyarakat dengan serius,’’ kata Alpian.
Lanjutnya, calon yang akan diusung oleh PKPI tidak ada menyesal, karena semua kader dan simpatisan partai yang memiliki 3 kursi di DPRD Mukomuko ini akan turun full memenangkan calon. Maka mereka betul-betul selektif mengusung kandidat bupati.
‘’Kami siap full memenangkan kandidat yang diusung, maka kami sangat selektif dalam memilih kandidat bupati. Calon yang tidak siap menang dan hanya bermodal mencoba untuk mencalon tidak cocok dengan PKPI,’’ tegasnya.
Alfian juga mengakui, saat ini sudah cukup banyak kandidat bupati yang datang dengan PKPI dan menanyakan mengenai arah politik kedepan. Namun belum ada pembicaraan serius, baru sebatas memperkenalkan diri dan  silaturahmi. Dari sekian banyak calon yang datang, peluang mereka bergabung dengan PKPI masih tetap sama.
‘’Sudah banyak yang datang dan menanyakan soal kesiapan kita. Yang jelas semuanya kita terima dengan baik, namun belum ada pembicaraan serius,’’ tutupnya.(jar)

Partai Politik Masih Wait and See
POLITIK RM – Partai politik belum menetapkan siapa kandidat yang bakal mereka usung untuk calon bupati kelak. Meski sudah ada pendekatan dan pembicaraan dengan kandidat, partai baru akan mengumumkan calonnya beberapa bulan sebelum pemilihan dilakukan. Karena semua pengurus partai masih menunggu kepastian aturan Pilkada dan juga melihat-lihat calon yang tepat.
Seperti disampaikan oleh tokoh Mukomuko sekaligus dosen fakultas hukum Unib, H. Hamdani Makir, SH, M.Hum pada dasarnya semua partai sudah punya sinyal, kandidat yang akan mereka usung. Namun masih berpeluang berubah-rubah, karena akan ada tawar menawar. Sebelum memutuskan sama-sama dalam pilkada, banyak hal yang ditempuh oleh calon dan partai. Secara umum visi dan misi calon harus disesuaikan dulu dengan partai pengusungnya.
‘’Kalau kita melihat partai masih wait and see, walau pada dasarnya sebagian parpol sudah punya bidikan siapa kandidat yang bakal mereka usung, namun karena waktu masih panjang, pelung berubah masih besar. Yang jelas ada proses untuk mencapai kesepakatan tersebut,’’ katanya.
Lanjutnya, tahun depan diperkirakan partai politik mulai terbuka untuk menjelaskan arah dukungan mereka. Juga calon sendiri mulai semakin gencar bergerak untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat dan menetapkan orang-orang yang akan diterjunkan untuk sosialisasi. Jika melihat dari jumlah anggota dewan dan kesiapan tokoh yang ada, maka diperkirakan jumlah kanidat akan maju paling banyak 4 dan kemungkinan hanya 3 orang saja.
‘’Kalau sekarang ini belum begitu jelas, mungkin awal tahun depan mulai gencar. Partai membuka diri mengenai kandidatnya, kemudian calon sendiri akan turun langsung,’’ tutupnya.(jar)


Januari Rangkaian Pilkada Langsung Bergulir
POLITIK RM – Rangkaian pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung akan bergulir pada awal yahun 2015 atau bulan januari kelak. Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih menunggu proses pembahasan Perppu oleh DPR RI. Namun demikian, penyesuaian dalam berbagai segi sudah mulai dilakukan oleh pihak KPU Mukomuko.
Disampaikan oleh Komisioner KPU Mukomuko, Syofia Diana, SE untuk pelaksanaan Pilkada belum ada kepastian. Namun ia mengakui diperkirakan Januari kelak sudah mulai memasuki tahapan inti dari pemilihan tersebu. Saat ini Perppu sedang dibahas di DPR RI, sesuai informasi dari pusat, Januari aturan pasti pemilihan sudah ketuk palu dan bisa diterapkan untuk pemilihan.
‘’Untuk pemilihan kita belum terima informasi, yang jelas Januari akan memasuki tahapan, langkah-langkah inti dari pilkada tersebut. Sekarang kita belum bisa jelaskan rinciannya, karena peraturan masih dikaji di pusat,’’ kata Diana.
Lanjutnya, kemungkinan besar Pilkada dilakukan secara langsung sesuai dengan Perppu. Sebab banyak desakan dari masyarakat yang meminta tidak dilakukan Pilkada oleh dewan. Namun tidak menutup kemungkinan tetap dilakukan melalui DPRD. KPU selalu siap dengan sistem pemilihan yang diputuskan oleh DPR kelak.
‘’Kalau melihat isunya, mungkin Pilkada dilakukan secara langsung, tapi kita belum bisa memastikannya, semuanya akan diputuskan oleh DPR RI, sekarang sedang gencar dibahas. Kita selalu siap, langsung atau oleh DPR,’’ lanjut Diana.
Masih disampaikan Diana, sebetulnya sejak awal mereka sudah memulai persiapan untuk Pilkada. Bahkan beberapa tahapan untuk memuluskan pelaksanaan pemilihan sudah dilakukan. Koordinasi juga terus dilakukan dengan KPU provinsi ataupun KPU pusat. Januari hingga hari H pilkada nanti, KPU sudah matang dan semua rangkaiannya teratur.
‘’Kita terus mematangkan persiapan, memang tahapan intinya baru januari kelak,’’ tutupnya.(jar)

Wednesday, 3 December 2014

Mahyudin Yacub Bagikan Kartu ‘’Sakti’’


POLITIK RM – Jurus ‘’kartu sakti’’ Jokowi bakal merembet ke daerah. Kabarnya tim pemenangan bakal calon (Balon) Bupati Mukomuko, Mahyudin Yacub,SIP mulai bergerak membagikan puluhan ribu kartu. Mereka turun ke desa, bertemu langsung dengan masyarakat.  Mulai dari kalangan tokoh masyarakat, pemerintah desa hingga masyarakat biasa. Kemarin, tokoh masyarakat pekal, Saidil Ma’rub, tokoh masyarakat Malin Deman, Hamdan bersama ketua tim pemenangan, Drs. Gunawan Nur menyempatkan diri singgah ke redaksi Radar Mukomuko (RM) untuk menyatakan kesiapan Mahyudin alias Jhon untuk menjadi calon Bupati Mukomuko periode 2015-2020. 
Saidil Ma’rub menyampaikan, pihaknya akan mengunjungi sejumlah desa di dareah ini dengan tujuan menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Selain itu, sekaligus mengenal sosok calon bupati yang bakal didukung pada periode Pilkada mendatang.
‘’Kita mencoba untuk berjuang, dengan bertemu langsung dengan masyarakat. Dengan demikian, kita sekaligus memperkenalkan sosok calon yang akan maju pada Pilkada nanti. Kita dari masyarakat pekal, yang siap memberi dukungan kepada Mahyudin,’’ kata Saidil.
Hamdan selaku tim keluarga, ia juga menyampaikan keseriusan Mahyudin untuk maju juga mendapat dukungan dari pihak keluarga. Bahkan telah dirapatkan sebelumnya, bahwa dari pihak keluarga besar siap untuk pasang badan memberi dukungan kepada Mahyudin.
‘’Setelah kami mempertimbangkan, insyaallah Mahyudin tidak mengecewakan keluarga untuk maju menjadi bupati. Dengan demikian, kami dari pihak keluarga besar telah menemukan kata sepakat untuk mendorong keinginan beliau,’’ kata Hamdan.
Baik dari kemampuan mental, fisik, kecerdasan dan kemampuan,menurut Hamdan, Mahyudin diperkirakan memiliki kesiapan untuk memimpin daerah ini. Begitu juga dari sisi pendanaan, ia mengakui Mahyudin telah mempersiapkan hal itu.
‘’Mangkanya kami dari tim juga tidak ragu lagi, apakah dipilih rakyat atau melalui dewan. Yang lebih menguatkan niat kami untuk memberi dukungan, adalah ketika Mahyudin menyebutkan bahwa dirinya tidak mencari kekayaan jika amanah menjadi pemimpin itu dititipkan kepadanya. Kalau soal kekayaan, mungkin sudah cukup melalui bisnis dan usaha yang sedang dijalaninya saat ini,’’ papar Hamdan.
Selain itu, Gunawan Nur, juga menyampaikan, tim sudah bergerak dan bertatap muka langsung dengan masyarakat sejak pekan lalu. Menurut Gunawan, pihaknya mencoba untuk memberikan pandangan sekaligus meminta infput dari masyarakat, sosok pemimpin yang diinginkan masyarakat.
‘’Kita memang sudah mulai bergerak untuk mensosialisasikan bakal calon bupati yang siap untuk membangun daerah ini. Di samping itu, kita juga mencoba untuk menampung aspirasi masyarakat, bagaimana sosok seorang pemimpin yang layak menurut mereka untuk membangun daeah ini kedepan. Untuk sementara ini, kita sudah mengunjungi beberapa desa, dan ini terus berlanjut hingga Pilkada mendatang. Adapun dalam kegiatan ini, kami tetap menjaga keharmonisan dengan tim calon yang lain, dijamin tidak ada politik hitam,’’ demikian Gunawan. (nek)

Sapuan Dinilai Lebih Unggul
POLITIK RM – Menurut penilaian dari tokoh masyarakat Kecamatan Pondok Suguh, Syahril untuk saat ini, H. Sapuan, SE, MM, Ak, CA lebih unggul dari kandidat calon bupati lainnya. Alasannya Sapuan yang bukan seorang pejabat, sudah melakukan banyak hal untuk masyarakat. Sebagai contoh adalah keberadaan 3 unit ambulance dan juga perhatiannya kepada masyarakat, yang selalu ada setiap saat.
Dikatakan Suahril, sebagai tokoh yang tidak memihak kepada calon manapun untuk sementara ini, menurutnya posisi Sapuan saat ini lebih unggul dari kandidat manapun. Jika Pilkada dilakukan sekarang, ia yakin Sapuan akan mendapat dukungan maksimal. Sebab masyarakat mengakui, jika Sapuan cukup peduli dengan masyarakat. Sebagai tokoh dan bukan pejabat, menyediakan ambulan dan rutin menyerahkan bantuan saat ada bencana dan berbagai dengan anak yatim dan orang miskin merupakan hal yang sangat luar biasa.
‘’Saya bukan timnya, namun secara jujur kita harus akui, karena berani berbuat dan pedulu dengan warga, saat ini Sapuan jauh lebih unggul dari kandidat lainnya,’’ kata Syahril.
Masih disampaikan Syahril, kandidat lain selama ini juga terus melakukan pendekatan kepada masyarakat. Namun karena baru sebatas menyampaikan ingin maju, tapi belum berbuat nyata, tanggapan warga masih minim. Meski nama mereka dikenal, tapi bukan berarti akan mendapat dukungan. Posisi paling kuat kandidat bupati dapat berubah setiap saat, semua tergantung gerakan yang dilakukan oleh yang  bersangkutan.
‘’Ini sementara, kita lihat saja kedepannya, semua bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kegiatan sosialisasi yang dilakukan calon tersebut,’’ tutupnya.(jar)


PKS dan Balon-Bup Masih Saling Lirik
POLITIK RM – Sampai saat ini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum menetapkan, siapa kandidat bupati Mukomuko yang bakal diusungnya. Alasannya tetap serupa, masih menunggu kepastian kedudukan aturan pemilihan kepala daerah. Namun demikian, partai beridiologi islam ini mengaku sudah melirik beberapa kandidat untuk diseleksi sebagai calon bupati. Dilain sisi beberapa tokoh, baik dari kader atau non kader sudah melakukan pendekatan dengan PKS.
Disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Mukomuko, Andy Suhary, SE, M.Pd untuk calon yang mendekati partainya sudah cukup banyak. Namun belum ada deal untuk sama-sama memenangi Pilkada kelak. Dilain sisi, ia juga mengakui jika ada beberapa tokoh yang tengah dipelajari oleh PKS.
‘’Kita tentu terus menyiapkan diri untuk menghadapi Pilkada, ada beberapa kandidat bupati yang tengah kita pelajari, baik kesiapannya maupun keinginan dari masyarakat terhadap bersangkutan. Mudahan akan ada salah satu yang sesuai dengan misi dan visi partai,’’ kata Andy.
Lanjutnya, PKS akan menetapkan calon bupati setelah ada kepastian sistem pemilihan dari pusat. Karena segala sesuatunya harus jelas, itu akan mempengaruhi bagaimana kesiapan partai untuk memenangkan calon bupati. Target dari PKS, calon bupati yang diusung harus keluar sebagai pemenang  pemilu dan siap membangun daerah secara maksimal.
‘’Kalau kita menargetkan calon bupati yang diusung menang, memenangkannya adalah tugas dari PKS. Maka kita perlu kepastian sistem pemilihan, rumusnya akan beda, antara pemilihan oleh dewan dengan dipilih rakyat,’’ tegas Andy.
Masih Andy calon bupati akan ditetapkan lewat musyawarah partai dari tingkat kabupaten hingga tingkat pusat. Mereka dari DPD akan mengusulkan beberapa nama, kemudian disampaikan ke DPW dan DPP. Baru setelah itu dilakukan musyawarah bersama. Siapapun calon yang diusung, harus dimenangkan oleh setiap kader.
‘’Tentau ada jenjangnya, kalau untuk calon bupati berasal dari kita dibahas bersama. Karena calon itu kedepan bakal menjadi tanggungjawab bersama memenangkannya,’’ tutup Andy.(jar)

Thursday, 27 November 2014

Kans Mahyudin Yacub Diusung Gerindra Lebih Besar


POLITIK RM – Selain H. Sapuan, SE,MM,Ak,CA, Choirul Huda, SH dan Burhandari, S.Pd, M.Si, dua kandidat calon bupati lainnya juga berpeluang diusung Gerindra. Keduanya adalah Mahyudin Yacub atau Jhon Yacub dengan Gafrie Zainuddin. Kans Jhon Yacub diprediksi lebih besar untuk mendapat mandat sebagai calon bupati Mukomuko pada pemilihan bupati kelak dari partai berlambang kepala garuda ini.
Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Mukomuko, Bassendri, SE. Menurutnya semua kandidat calon bupati yang sudah berani unjuk diri di media massa maupun depan umum, kemungkinan benar-benar siap maju. Namun menurutnya peluang terbesar sebagai calon bupati ada pada kandidat asal Dapil III. Selain penduduknya lebih banyak, sejauh ini kekompakan warga Dapil III lebih menonjol dalam mengusung tokohnya sendiri.
‘’Saya pikir Jhon Yacub berpeluang, karena ia saat ini cukup diminati di Dapil III. Kami dari Gerindra tidak menutup kemungkinan mengusungnya, ataupun Gafrie Zainuddin. Semua  calon sebetulnya punya peluang yang sama, karena sekarang kita belum putuskan,’’ katanya.
Lanjutnya, pada dasarnya semua orang belum dapat mengukur kekuatan dukungan dan juga kemampuan pembiayaan pilkada setiap calon. Kandidat yang mengklaim punya dana besar dan berani umbar kemampuan, belum tahu yang sebenarnya. Yang jelas Gerindra selalu terbuka dan akan mengusung kandidat yang berani menghadapi tantangan untuk memenangi pemilukada.
‘’Kita belum tahu siapa calon yang benar-benar siap secara dukungan dan finansial. Kita akui calon butuh anggaran, kalau tidak maka bakal jadi pelengkap saat pilkada,’’ tegasnya.
Terkait dengan isu dukungan pada Sapuan, Huda dan Burhandari lebih kuat, menurutnya untuk saat ini secara kasat mata bisa jadi demikian. Yang jelas sebagaimana yang disampaikan ketua DPRD sebelumnya, Gerinra menginginkan calon yang siap menang. Dalam hal ini harus dekat dengan masyarakat dan sudah dikenal.
‘’Namanya juga kita targetkan menang, calon yang kita usung meski dekat dengan masyarakat, bisa jadi tiga nama tersebut lebih dikenal saat ini, namun bisa saja berubah, kita selalu memantau perkembangannya,’’ tutupnya.(jar)

Wednesday, 26 November 2014

Kalender Sapuan Bertebaran


POLITIK RM - Sebagaimana yang diinformasikan sebelumnya, sejak beberapa hari lalu alat peraga untuk sosialisasi pencalonan H. Sapuan, SE, MM, Ak, CA sebagai calon bupati Mukomuko mulai bertebaran. Saat ini yang mulai beredar luas di rumah-rumah penduduk adalah kalender tahun 2015 bergambarkan Sapuan dan gambar-gambar komunity lainnya. Selain itu, baliho terbaru juga kabarnya segera hiasi berbagai tempat di Kabupaten Mukomuko.
Dalam setiap kalender, di bagian tenganya terdapat poto Sapuan disertai nama lengkap. Selanjutnya bertuliskan ‘’Isyaallah Sapuan sebagai calon bupati Mukomuko’’. Ini membukti jika Sapuan mulai kibar bendera untuk memenangi pemilihan bupati kelak.
Novesta Herman saat ditanyai mengenai bertebarnya gambar Sapuan ini, mengaku semuanya untuk menyapa masyarakat. Khusus kalender Sapuan, bukan hal yang baru lagi. Terlepas dari isu pencalonan, setiap tahun SPN selalu membagikan kalender kepada masyarakat sebelum memasuki tahun baru. Tujuannya agar masyarakat tidak menghabiskan anggaran sekedar untuk membeli kalender saja.
‘’Memang ada baliho dan spanduk juga, namun khusus kalender itu sudah setiap tahun dibagikan, tujuannya agar masyarakat tidak perlu membeli kalender. Apalagi saat ini kalender sangat penting bagi setiap orang,’’ katanya.
Terkait rencana pencalonannya, Sapuan dipastikan terus mempersiapkan diri untuk maju. Diantaranya dengan ‘’mengunci’’ beberapa partai politik, sebagai partai pengusungnya. Selain itu tim keluarga dan sahabat Sapuan terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana kedepan. Awal tahun depan, Sapuan akan turun langsung dan mulai menyampaikan kepada publik tentang rencananya untuk maju.
‘’Yang jelas awal tahun, kemungkinan SPN mulai bergerak untuk mempersiapkan segalas sesuatunya di tengah masyarakat. Untuk saat ini selain fokus dengan bisnis, Sapuan juga berusaha untuk mengajak banyak partai bersama-sama,’’ tutupnya.(jar)

Sapuan, Huda dan Burhandari Masuk Kategori Gerindra


POLITIK RM – Meski belum menetapkan siapa kandidat bupati yang akan diusungnya, namun Partai Gerindra mulai mengerucutkan calon bupati yang berpeluang diusungnya. Yaitu ada 3 nama yang dianggap layak dan pantas untuk mendapat tanda tangan dari partai berlambang kepala geruda ini. Ketiganya tidak jauh beda yang diprediksi banyak pihak lainnya, yaitu H. Sapuan, SE, MM. Ak, CA, Choirul Huda, SH dan Burhandari, S .Pd, M.Si.
Ketiganya dianggap punya potensi mendapat dukungan dari masyarakat, karena mereka sudah berbuat kepada masyarakat dan namanya juga sudah sangat akrab dimulut warga. Selain itu ketiganya dianggap punya kemampuan dan keuletan untuk memenangi Pemilihan bupati dam diprediksi dapat membangun daerah secara bersama-sama dengan masyarakat kedepannya. Juga ada spesifik lain yang melatarbelakangi Gerindra menilai ketiganya layak diusung.
Sekjen Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Mukomuko, Armansyah, ST menjelaskan untuk proses penjaringan tetap berlangsung secara alami. Namun diakuinya sejauh ini Gerindra belum begitu fokus, karena menunggu sistem pasti pemilihan dan juga masih fokus dengan kegiatan lainnya. Namun demikian, ia mengakui pandangan sementara 3 nama tersebut yang paling berpotensi saat ini. Apakah nanti akan dipilih salah satunya oleh Gerindra atau ada kebijakan lain belum dapat ditebak.
‘’Kalau penjaringan tetap berjalan secara alami, sejauh ini ada 3 nama yang kita anggap cukup dikenal masyarakat dan kemungkinan lebih diinginkan sebagai calon bupati. Yaitu Sapuan, Choirul Huda dan Burhandari, namun kita belum mengatakan mendukung,’’ katanya.
Siapa yang paling dijagokan dari ketiganya? Ketua DPRD Mukomuko ini belum mau menjelaskannya, karena belum ada kemunikasi yang betul-betul serius dengan ketiganya. Yang jelas sebagai partai pemenang pemilu, Gerindra akan mengutus calon bupati untuk berlaga pada pilkada kelak. Kuncinya hanya satu, agar bisa bersama Gerindra, calon tersebut harus mendapat dukungan dari masyarakat secara maksimal. Maka penilaian terhadap kandidat, ukurannya isu di lapangan, terutama yang disebarkan oleh media massa.
‘’Kalau cuman Gerindra yang dukung, jelas calon tersebut tidak akan menang, maka kami mengambil ukuran adalah isu di lapangan, terutama melalui informasi media. Belakangan ini dari media massa, tiga kandidat ini cukup potensial,’’ tutupnya.(jar)


Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...