Thursday, 20 November 2014

Mukomuko Akan Dipimpin Karateker


POLITIK RM – Bupati dam wakil bupati, bila maju sebagai kandidat Pilkada wajib menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatannya. Ketetapan ini tercantum dengan jelas dalam Perpu Pilkada atau undang-undang pilkada yang sudah disahkan. Artinya, Kabupaten Mukomuko berpeluang dipimpin oleh Karateker bupati atau Pls, karena bupati akan maju sebagai calon Gubernur dan wakil bupati akan maju sebagai calon bupati.
Disampaikan oleh tokoh Mukomuko sekaligus dosen Fakultas Hukum Unib, H. Hamdani Makir, SH, M.Hum. Dijelaskannya mau tidak mau Mukomuko akan dipimpin Karateker. Sebab kepala daerah dan wakil kepala daerah sudah hampir memastikan diri meju kembali pada Pilkada kelak. Sesuai aturan yang berlaku, mereka tidak sebatas istirahaan sesaat melainkan harus mundur total.
‘’Kalau dulu bisa cuti saja, kalau sekarang tidak begitu, bila maju kembali maka wajib mengundurkan diri secara permanen dari jabatannya, dilantik lagi kalau menang,’’ kata Hamdani.
Mengenai siapa yang berpeluang menjabat karateker ini sendiri, Hamdani berpendapat harus pejabat senior dan sudah memahami kondisi daerah. Besar kemungkinan, lebih berpeluang dari provinsi. Sebab karateker diangkat oleh Gubernur atas persetujuan dari Menteri Dalam negeri. Kepala daerah harus mundur 3 bulan sebelum pemilihan dilakukan. Jika pilkada Mukomuko ditunda pada september, artinya bupati dan wakil bupati mundur 2 bulan sebelum masa jabatannya berakhir.
‘’Sesuai aturan bupati dan wakil bupati harus mundur 3 bulan sebelum Pilkada dilakukan. Jika memang pilkada ditunda, maka bupati Mukomuko mundur 2 bulan sebelum masa jabatannya berakhir,’’ tutupnya.(jar)

Tiga Kandidat Siap Maju, 2 Calon Masih Diragukan
//Kata Hamdani Makir
POLITIK RM – Tokoh Mukomuko sekaligus dosen Fakultas Hukum Unib, H. Hamdani Makir, SH, M.Hum menilai baru 3 kandidat yang dipredisi siap maju sebakal calon bupati Mukomuko 2015 kelak. Tiga kandidat tersebut adalah, H. Sapuan, SE, Ak, MM, CA, Ir. H Gafri Zainuddin dan Choirul Huda, SH. Sementara dua kandidat lainnya, yaitu Burhandari, S.Pd, M.Si dan Wismen A Razak masih diragukan untuk maju.
Dikatakannya, untuk Gafri dan Sapuan hampir dipastikan bakal maju dan diprediksi akan segera mendapat dukungan dari partai politik. Terkait pendanaan keduanya cukup mapan, jika dilihat secara kasat mata. Sementara Choirul Huda bisa dipastikan maju, jika ia siap mengundurkan diri dari jabatan wakil bupati saat ini, juga bila mendapat dukungan dari partai politik. Sedangkan Wismen dan Burhandari menurutnya jika pemilihan langsung, sulit untuk bisa maju. Meski masing-masing mempunyai partai, namun belum cukup untuk mengantarnya sebagai calon.
‘’Kalau Sapuan dan Gafri maju tanpa resiko, untuk Huda harus ambil resiko, mundur dari jabatannya. Untuk Burhandari dan Wismen, kita tidak mengecilkan, hanya saja kalau dilihat persiapannya belum begitu serius sejauh ini,’’ katanya.
Terus bagaimana dengan nama lain, seperti Jhon Yacub dan Edi Nevian? Hamdani berpendapat kemungkinan untuk putaran sekarang belum begitu siap. Edi Nevian cukup berat resiko yang harus diambilnya, yaitu mundur dari status PNS disaat karirnya sedang baik. Namun tidak menutup kemungkinan keduanya serius dan termasuk calon-calon lain yang selama ini pernah diisukan bakal maju.
‘’Kita tentu punya alasan, mengapa kita ragu dengan keseriusan mereka, karena selama ini belum begitu tampak, gerakannya yang mengarah pada pencalonan, juga terlalu banyak  resiko harus diambil untuk memutusakan mencalon,’’ katanya.
Lanjutnya, ada banyak hal yang membuat orang yakin atau tidak yakin seseorang betul-betul maju sebagai calon bupati atau Gubernur mendatang. Jika sekeda mengatakan ingin maju, semua orang bisa melakukannya. Orang yang betul-betul siap maju, kunci utamanya adalah siap mengeluarkan dana besar. Kemudian rencananya sudah terbaca oleh masyarakat sejak lama, bukan dadakan.
‘’Kalau kita ragu dengan seseorang untuk maju itu wajar, karena banyak sisi yang kita lihat untuk mengatakan seseorang akan maju. Sekedar mengatakan siap maju, semua bisa lakukan, saya juga bisa demikian. Namun kita tetap mengukur dari semua hal,’’ tutupnya.(jar)

Monday, 17 November 2014

Ikuti Pilbup 2015, NasDem Sudak Kukuh Usung Wismen


POLITIK RM – Partai NasDem untuk sementara ini sudah kukuh, mengusung kader terbaiknya yang, Wismen A Razak sebagai calon bupati Mukomuko. Selain putra daerah, Wismen merupakan dewan pendiri partai yang juga memiliki hak membuat keputusan dalam partai, terutama untuk tingkat Kabupaten Mukomuko. Wismen sendiri, informasinya sudah sangat siap memimpin Mukomuko kedepan.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) NasDem Kabupaten Mukomuko, Busril menjelaskan. Untuk saat ini, NasDem tidak akan melakukan penjaringan calon bupati. Sebab kader NasDem sendiri sudah sangat siap membawa perubahan bagi daerah ini. Kecuali jika Wismen batal maju, dan dirinya bersama kader lain juga belum maju, maka ada peluang bagi calon dari luar kader menggunakan partai ini.
‘’Kami sudah putuskan mengusung Wismen sebagai bupati Mukomuko mendatang. Maka apapun alasannya, kita tetap kukuh dengan putusan ini. Kalau Wismen tidak maju, akan ada kader lain yang maju, saya sendiri sudah siap, kalau memang itu yang terjadi,’’ kata Busril.
Lanjutnya, untuk persiapan sejauh ini sama dengan kebanyakan partai lain, yaitu masih menunggu ketetapan sistem pemilihan kepala daerah yang akan digunakan. Namun demikian sosialisasi pencalonan Wismen terus disuarakan oleh kader NasDem dan para relawan dari Wismen sendiri. Targetnya adalah memenangi Pilkada dan membawa perubahan besar untuk pembangunan dan pelayanan bagi masyarakat Mukomuko.
‘’NasDem tetap dengan pendirian awal, kita ingin membawa perubahan besar bagi pembangunan dan pelayanan untuk masyarakat. Wismen sebagai putra daerah, jelas punya potensi besar. Dari sekarang sosialisasi kita giatkan,’’ tegasnya.
Politisi NasDem lainnya, H M. Maril juga menyampaikan hal senada, untuk persiapan partai secara bertahap dilakukan. Yang jelas rencana pengusungan Wismen sudah menjadi ketetapan partai. Bisa saja berubah, jika Wismen urung maju. Ia juga mengakui, persiapan dari Wismen tidak diragukan, baik secara finansial ataupun mengenai dukungan dari berbagai pihak.
‘’Kalau sekarang tidak ada perubahan, Wismen tampaknya sudah sangat siap bertarung. Kami sebagai kader tentu wajib membela beliau pada saatnya,’’ tutup Maril.(jar)

PKS Sudah Siap Hadapi Pilkada
POLITIK RM – Meski sampai sekarang belum mempublikasikan siapa kandidat yang bakal diusungnya, namun Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  sudah siap menghadapi pemilihan kepala daerah serentak 2015 mendatang. Calon yang diutamakan adalah kader sendiri, namun tidak menutup kemungkinan mengusung non kader.Untuk pemilihan bupati Mukomuko, PKS siap berklaborasi dengan beberapa partai politik lain. Karena dengan hanya 2 kursi, PKS dipastikan tidak bisa mengusung kandidat sendiri.
Politisi PKS, Burhandari, S.Pd, M.Si mengatakan untuk kesiapan, sebetulnya partai islam ini selalu siap. Meski belum diumumkan ke public, ia yakin PKS akan mengusung dirinya sebagai calon bupati. Saat ini selain menunggu kepastian sistem pemilihan, PKS juga terus melakukan pemantauan terhadap semua tokoh Mukomuko untuk disaring sebagai kandidat bupati atau pendamping.
‘’Mudahan PKS akan memberi kesempatan kepada saya, yang jelas saat ini tengah melakukan berbagai langkah. Karena kita masih menunggu sistem pemilihan yang bakal berlaku kelak,’’ katanya.
Lanjutnya, untuk persiapan pribadi ia sudah tidak ada kendala, baik dari segi dukungan ataupun pendanaan Pilkada. Ia yakin masyarakat sudah sangat pintar dalam mementukan keputusan kedepan. Dalam waktu dekat, ia akan kembali menerjunkan tim untuk melakukan sosialisasi, sekaligus bersiap menyebarkan kalender dan alat peraga lainnya.
‘’Secara pribadi saya akan terus melakukan penguatan, kita yakin masyarakat sangat paham dengan calon yang bakal mereka pilih. Kepentingan daerah adalah yang paling utama,’’ tutupnya.(jar)

Wednesday, 12 November 2014

Isyaallah Sapuan Calon Bupati


Mulai Cetak Stiker dan Spanduk
POLITIK RM – H. Sapuan, SE, Ak, MM, CA makin matang menuju pemilihan bupati Mukomuko 2015. Kabarnya pengusaha sukses asal Kecamatan Teramang Jaya ini telah menyiapkan segala sesuatunya untuk maju. Selain telah mendekati kata sepakat dengan 3 partai politik, tim-timnya mulai merancang stiker, baliho dan peraga sosialisasi lainnya untuk disebarkan ke masyarakat. Bahkan dalam waktu dekat, kalender Sapuan bakal dibagikan ke setiap rumah di Mukomuko.
Novesta Herman, menjelaskan saat ini setidaknya ada 2 atau 3 partai yang tengah dalam proses dan hampir deal untuk bersama-sama dengan Sapuan. Untuk sementara memang, partai sesuai kebutuhan. Namun tidak menutup kemungkinan, Sapuan akan bersama dengan banyak partai politik. Sebab lobi dengan pengurus partai dari tingkat kabupaten hingga pusat tengah ia lakukan.
‘’Yang jelas untuk maju, sesuai persyaratan dukungan sudah ada, Sapuan berupaya banyak partai akan bersamanya, maka lobi masih terus dilakukan,’’ katanya.
Ia juga mengakui sekarang tengah mendesain dan mencetak stiker, kalender dan peraga lainnya untuk dibagikan ke masyarakat. Ia memperkirakan paling lambat awal tahun, gambar-gambar Sapuan sudah bertebaran di Mukomuko. Tidak ada kalimat ajakan memilih atau kampanye lainnya, hanya baca dari stiker yang disiapkan, ‘’Isya Allah bakal calon bupati Kabupaten Mukomuko’’. Untuk kalender sama seperti sebelumnya, Sapuan akan bagikan sebelum tahun baru.
‘’Ada rencana bagi-bagi kalender dan peraga sosialisasi, ini baru sebatas pengenalan, untuk kalender memang setiap tahun dilakukan oleh Sapuan, bukan dalam rangka kampanye dan sebagainya,’’ tegas Herman.
Masih disampaikan Herman, kalau tidak ada perubahan awal tahun Sapuan sudah pulang ke kampung halamannya dan mulai mengambil langkah kongkrit untuk maju sebagai calon bupati. Namun apakah ia akan langsung turun untuk sosialisasi, Herman mengaku masih sebatas meninjau. Untuk sistem pemilihan sendiri, Sapuan tidak mempersoalkan langsung atau tidak.
‘’Kalau sistem pemilihan tergantung aturan, apapun bentuknya Sapuan tidak masalahkan, awal tahun mulai bergerak,’’ tutupnya.(jar)

Huda Segera Publikasikan Parpol Pengusung


POLITIK RM – Choirul Huda, SH tidak mau kalah dalam hal mematangkan persiapan menuju BD 1 N. Kabarnya bulan depan atau paling lambat awal tahun, wakil bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini akan segera menandatangai kesepakatan dengan partai pengusungnya. Setelah itu, ia langsung mempublikasikan partai tersebut ke publik. Selain itu, persiapan dalam berbagai sektor juga tengah ia lakukan dengan metang, diantaranya sosialisasi langsung atau melalui penyebaran spanduk dan stiker termasuk kalender.
Ditemui Huda mengaku sekarang terus menyiapkan segala sesuatunya dengan tidak menunda atau mengganggu kegiatan dinasnya selaku wakil bupati. Ia juga mengakui untuk partai, sudah melakukan penbicaraan serius dengan banyak partai politik dari semua tingkatan. Jika tidak ada kendala dan perubahan rencana, bulan depan ia akan sampaikan sejumlah partai yang sepakat mengusung dirinnya selaku bupati.
‘’Mudahan bulan depan atau sebentar lagi, kita akan deal dengan partai politik. Yang jelas  kita terus berupaya dengan maksimal untuk maju, walau demikian, fokus utama tetap kegiatan dinas, karena melayani masyarakat lebih penting,’’ katanya.
Lanjutnya, untuk pembuatan alat peraga akan diusahakan semaksimal mungkin, namun yang paling penting baginya adalah turun ke masyarakat dan bertatap muka. Selain bisa menyampaikan keinginannya untuk maju sebagai bupati, juga ia dapat mensosialisasikan berbagai program daerah. Seperti mengenai kesehatan, pembangunan, pendidikan dan lingkungan. Karena dengan demikian, masyarakat bisa cepat paham dan tugas pemerintah makin ringan dengan adanya kesadaran masyarakat yang baik.
‘’Kita berusaha semaksimal mungkin, yang jelas tugas utama adalah melayani masyarakat, bahkan saat kegiatan pribadi di lapangan, kita berusaha mensosialisasikan program daerah ke masyarakat,’’ tutupnya.(jar)

Awal Tahun PKB Kibar Bendera


POLITIK RM – Partai politik (Parpol) yang sudah menentukan arah politik mulai bergerak. Seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mukomuko, yang diisukan sudah deal dengan salah seorang kandidat kuat bupati Mukomuko. Mulai awal tahun partai yang disebut-sebut lahir dari ‘’rahim’’ Nauhdatul Ulama (NU) ini mulai kibarkan bendera dan mensosialisasikan kandidat yang mereka usung.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Mukomuko Adrizon N menerangkan, pihaknya hampir deal dengan salah satu kandidat. Namun siapa sosok tersebut, Adrizon mengaku belum bisa dipublikasikan ke pablik. Sebab deal antara PKB dengan yang bersangkutan masih berpeluang berbeda. Yang jelas untuk informasi awal, arah kebersamaan antara PKB dengan calon sudah tahap penyelesaian.
‘’Memang kita sudah ada arah politik, namun ini belum seratus persen, peluang untuk berubah masih bisa. Kepastiannya setelah penandatanganan kesepakatan dan proses pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum,’’ kata Adrizon.
Lebih lanjut, mantan anggota DPRD Mukomuko ini menjelaskan dalam mengusung kandidat, PKB lebih mengutamakan kualitas calon dan kesamaan visi dan misi untuk pembangunan daerah ke depan. Kandidat yang diusung partai adalah kandidat yang sesuai dengan usulan dari DPC PKB Kabupaten, DPW dan DPP memberi masukan dan melakukan penilaian.
‘’Siapa kandidat bupati PKB, akan kita prolamirkan pada awal tahun depan, bersamaan dengan mulai bergeraknya partai untuk mesosialisasikan calon tersebut,’’ lanjutnya.
Masih Adrizon semua kader dan simpatisan PKB bakal turun full untuk memenangkan kandidat yang mereka usung. Karena sejak awal PKB di Mukomuko sudah teruji, buktinya periode ini PKB merupakan 3 besar pemenang pemilu di Mukomuko dan juga sukses mengantar Jokowi-Jk sebagai presiden RI.
‘’Target kita adalah memenangi pilkada kelak, maka semua kader akan turun menggelar sosialisasi terhadap calon bupati yang kami usung,’’ tutupnya.(jar)

Monday, 20 October 2014

KPU Siapkan Pilkada Langsung Sesuai Perppu



METRO – Walau Perppu masih butuh persetujuan dari dewan sebelum diberlakukan, namun pada dasarnya arah pemilihan jelas, yaitu Pilkada langsung oleh rakyat. Bahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku pelaksana Pilkada mulai mempersiapan segala hal yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Pilkada kelak. Termasuk KPU Mukomuko sendiri, telah merancang persiapan pemilihan secara langsung, bukan melalui DPRD.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag dihubungi kemarin mengaku beberapa hari lalu ia bersama KPU lainnya, dipanggil ke Jakarta. Salah satu pembahasan mereka adalah, untuk menghadapi Pilkada. Arahnya pemilihan langsung secara keseluruhan, dengan berdasarkan Perppu. Sekarang sedang dirancang PKPU sebagai dasar kerja KPU pada Pilkada menurut Perppu tersebut.
‘’Kita dipanggil KPU, salah satu bahasannya memang mengenai pelaksanaan Pilkada. Persiapan yang dianjurkan adalah dengan dasar Perppu, yaitu pemilihan langsung oleh rakyat. Sebagai dasar kerja KPU nantinya, kini di pusat sedang dirancang PKPU,’’ kata Dawud.
Dawud juga mengaku untuk saat ini, KPU diminta menghentikan semua kegiatan pelaksanaan Pilkada, terutama di daerah yang sudah bersiap melakukan pemilihan, hingga pembahasan Perppu di DPR selesai. Untuk Mukomuko, kebetulan pelaksaannya masih jauh. Namun semua langkah yang diambil, mengarah pada pemilihan langsung, termasuk mengenai penyiapan anggaran dan sebagainya.
‘’Karena arahnya masih pilkada langsung, anggaran yang kita siapkan sesuai dengan kebutuhan. Dengan pemda dan dewan sudah dibicarakan, berapa dana yang dibutuhkan. Untuk sementara kita akui, persiapan dihentikan lebih dahulu,’’ lanjutnya.
Sebelumnya, tokoh Mukomuko sekaligus Dosen Fakultas Hukum Unib, H Hamdani Makir, SH, M.Hum mengjelaskan seriing dengan keluarnya Perppu, maka pemilihan hampir bisa dipastikan kembali kepada rakyat. Karena UU yang disahkan DPR telah dibatalkan. Namun apakah akan ada keputusan lain nantinya, tentu sesuai dengan hasil pembahasan di DPR.
‘’Undang-undang sudah dibatalkan oleh Perppu  tersebut, maka besar kemungkinan pemilihan kembali pada masyarakat,’’ tutupnya.(jar)

Burhandari Terjunkan Seribu Tim Pamitan
POLITIK RM – Salah satu calon bupati Mukomuko asal Dapil III, Burhandari, S.Pd, M.Si mulai unjuk keseriusannya menghadang Pilkada 2015. Sejak beberapa hari lalu, politisi PKS yang juga mantan anggota DPRD Provinsi ini telah menerjujan seribu orang, yang disebut sebagai tim pamitan. Setiap orang bertugas mendatangi sebuah rumah untuk menyampaikan pamit Burhandari untuk maju sebagai calon bupati mendatang.
Dikatakan Burhandari tim yang diterjunkan ini merupakan rekan, sahabat dan pendukung setianya yang menginginkan ia sebagai bupati Mukomuko kelak. Setiap orang mendatangi satu rumah di daerah masing-masing untuk menyampaikan, bahwa Burhandari sebagai calon bupati. 1000 rumah yang didatangi tersebar disemua desa se kabupaten. Laporan sementara dari tim ini, cukup beragam, ada yang sangat sepakat dan ada pula warga belum yakin.
‘’Mereka yang terun langsung memberi laporan, kita akui masih ada yang belum mengetahui dan sebagian besar sangat sepakat kita memimpin Mukomuko mendatang,’’ kata Burhandari.
Dari hasil penelursuran di lapangan ini pula, Burhandari mengaku ia belum berada paling atas dalam jajaran calon bupati Mukomuko mendatang, ada satu nama menurutnya masih di atas. Untuk saat ini kekuatannya masih terfokus di Dapil III dan Dapil II, untuk dapil I belum begitu merata. Maka kedepan ia bakal lebih giat lagi bersosialisasi.
‘’Dari tim ini pula kita dapat banyak informasi, memang untuk saat ini kita masih perlu kerja keras, sebab belum berada pada level calon paling diinginkan masyarakat. Dari sini kita dapat tahu bagaimana kekuatan kandidat lain,’’ tegas Burhandari.
Terkait dengan system pemilihan, Burhandari mengikuti alur saja, jika memang dikembalikan ke masyarakat, maka ia siap bersaing mendapat dukungan dari warga. Jikapun nanti dipilih oleh dewan, maka ia harus berusaha mendapat kepercayaan dari wakil rakyat di DPRD dan mohon dukungan dari partai.
‘’Kita siap dipilih oleh rakyat ataupun oleh dewan, maka seluruh lini kita coba dekati dan pahami,’’ tutupnya.(jar)


Choirul Huda Paling Siap Hadapi Pilbup
POLITIK RM – Calon Bupati sekaligus wakil bupati aktif Mukomuko, Choirul Huda, SH merupakan kandidat paling siap menghadapi pemilihan kepala daerah 2015 kelak. Selain sudah menyiapkan posko untuk kemenangannya, ia juga telah mengumpulkan seluruh data lengkap pemilih sekalgus dengan peta kekuatan suara yang bakal diraih. Setiap desa, ada 5 tokoh penting yang ia masukkan dalam data dan bakal menjadi orang kepercayaannya.
Pada RM sosok yang dikenal tegas dan ramah dengan semua orang ini mengakui kesiapannya untuk maju sebagai calon bupati mendatang. Namun ini ia belum mau terlalu membuka diri mengenai politik kedepan, karena masih fokus dengan kegiatan sebagai wakil bupati. Terkait peta kekuatan politik di semua wilayah yang sudah dipetakannya, Huda mengaku itu sebagai rekapan jumlah penduduk saja, agar muda ia kenalai dengan baik.
‘’Mengenai data penduduk dan nama-nama tokoh yang kita siapkan, sebatas mengenali, ini sekaligus melancarkan tugas. Tidak mungkin kita tidak kenal wilayah sendiri dan nama-nama kawan-kawan yang ada di setiap desa,’’ kata Huda.
Huda juga mengakui saat ini tengah menunggu ketetapan pasti aturan pemilihan kepala daerah mendatang. Harapannya bupati bisa dipilih masyarakat, sehingga ia dapat langsung bersosialisasi kepada masyaran dan semua rekan dan sahabatnya bisa ikut membantu. Kalaupun dipilih dewan, Huda berharap semua berjalan dengan baik dan sesuai keinginan dari masyarakat.
‘’Kita tunggu saja bagaimana aturan pemilihan kelak, mudahan Perppu bisa berlaku dan masyarakat kembali punya hak untuk memilih, jikapun tidak kita harapkan semuanya sejalan,’’ tutupnya.(jar)

Sunday, 19 October 2014

Choirul Huda, Sosok Pemimpin Yang Menyatukan

METRO – ‘’Jangan pernah membedakan dan mengelompokkan suku, asal, bahasa ataupun tempat tinggal. Kita adalah satu yang punya tanggungjawab dan kewajiban sama pada daerah ini,’’. Ungkapan yang meluncur dari Wakil Bupati Mukomuko Choirul Huda, SH membuktikan jika sosoknya adalah pemimpin dan negarawan sejati. Ia tidak ingin masyarakat Kabupaten Mukomuko terkotak-kotak oleh kepentingan atau kerakusan sekelompok orang.
Calon kuat Bupati Mukomuko mendatang ini, mengaku miris dengan penggunaan istilah, mudik, Jawa, Minang, Batak dan sebagainya di daerah ini. Menurutnya siapapun itu, semuanya satu daerah, punya hak dan tanggungjawab yang sama. Seorang pemimpin, harus menyatukan dan memperlakukan masyarakat dengan baik tanpa ada membedakan jauh atau dekat. Juga harus memandu bawahan dengan baik sesuai standar tugas dan kemampuan masing-masing. Tugas pemimpin yang paling utama adalah menanamkan keyakinan terhadap masa depan yang lebih baik dan kemudian mengajak warga bersama mencapai tujuan masa depan tersebut. Untuk mampu mengemban tugas tersebut seorang pemimpin harus memiliki kapasitas moral, kapasitas mental dan kapasitas intelektual yang tinggi.
‘’Kenapa harus ada kata-kata yang mengkotak-kotakkan. Jangan sampai untuk kepentingan kelompok atau pribadi kita terpecah. Setiap sesuatu disesuaikan dengan standar kemampuan,’’ kata Wabup.
Sebagai mantan prajurit TNI, ia sudah melalang buana ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan sebagian besar daerah sudah ia diami. Tidak ada yang lebih baik, dimana dan kapan saja, selain adanya kebersamaan sesama. Maka sejak awal, baginya tidak ada lagi pemisah pribumi dan non pribumi di Mukomuko. Sejarah telah membuktikan bahwa bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan berkat semangat kesetiakawanan sosial dan kebersamaan yang tinggi. Oleh karena itu, semangat kesetiakawanan sosial dan kebersamaan harus senantiasa ditanamkan, ditingkatkan dan dikukuhkan melalui berbagai kegiatan.
‘’Saya sudah kema-mana menjalankan tugas, kebersamaanlah yang membuat kita menjadi kuat dan nyaman, biar ada istilah koalisi di pusat, di daerah kita tetap sama, jangan malah membuat terpecah,’’ tegasnya.
Maka sebagai wakil bupati dan seorang bakal calon bupati mendatang, Huda sangat mengutamakan sikap kesetiakawanan sosial sebagai pengejawantahan dari sikap, perilaku dan jati diri bangsa.  Karena dapat menjadi modal yang besar dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial yang dihadapi untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(jar)

Masyarakat Berharap Bisa Pilih Bupati
POLITIK RM – Masyarakat Kabupaten Mukomuko punya harapan besar agar pemilihan kepala daerah bisa dikembalikan pada masyarakat. Mereka ingin menentukan sendiri, siapa orang  yang layak tempat mengadu dan mengeluh. Hal ini  terbaca dari percakapan warga dalam berbagai kesempatan. Alasannya warga takut, jika bupati dipilih oleh dewan, mereka akan ditinggalkan, bahkan mereka tidak lagi mengenal jelas siapa yang punya kebijakan di daerahnya.
Salah seorang tokoh masyarakat, Burhan mengatakan pemilihan oleh dewan jelas akan membuat masyarakat ditinggalkan. Karena bupati hanya merujuk dengan dewan, mereka lebih banyak membawa anggaran kampanyeke pusat, untuk biaya lobi dengan parpol. Beda halnya jika bupati dipilih oleh masyarakat, anggaran untuk kampanye digunakan dalam rangka pendekatan dengan masyarakat. Soal jumlah biaya  yang dihabiskan, belum tentu biaya dipilih dewan lebih sedikit.
‘’Belum tentu biaya dipilih dewan lebih sedikit, karena calon bupati banyak pulang balik ke Bengkulu dan Jakarta dalam rangka lobi politik. Jauh lebih baik dipilih rakyat, dana kampanye untuk operasional calon ke masyarakat,’’ katanya.
Senada disampaikan oleh, Firdaus pemilihan langsung oleh masyarakat, banyan keuntungannya. Bupati bakal tetap dekat dengan masyarakat, hingga tidak susah saat diundang atau ditemui. Andai dipilih dewan, ia takut bupati lebih banyak berada dikantor dan ke luar daerah, kebijakan pembangunan hanya atas kepentingan dewan atau orang-orang tertentu saja.
‘’Yang ditakutkan bupati akan renggang hubungannya dengan masyarakat, sebab ia merasa tidak ada kepentingan lagi. Bisa jadi bupati susah datang saat diundang, kecuali dewan yang mengundangnya,’’ tegas Firdaus.
Wakil bupati Chirul Huda, SH mengakui pemilihan oleh masyarakat jauh lebih baik bagi warga ataupun bagi calon sendiri. Karena masyarakat bisa mengukur kemampuan dan keseriusan seorang calon. Juga calon bupati bisa melihat dukungan nyata dari warga terhadapnya. Namun demikian, semua tetap menjadi putusan pusat dengan berbagai kajian dan pertimbangan.
‘’Kita tentu inginnya bupati dipilih rakyat, karena banyak kebaikannya saat kempanye ataupun dalam pembangunan kedepan. Namun kita serahkan ke pusat, apapun system yang berlaku harus diikuti,’’ tutupnya.(jar)

Rio Belum Terpikir Maju Pilgup
POLITIK RM – Sosok Patrice Rio Capella tentu bukan asing lagi bagi masyarakat Mukomuko dan Provinsi Bengkulu pada umumnya. Apalagi sekarang sekjen DPP NasDem ini tercatat sebagai anggota DPR RI dan disebut-sebut sebagai salah satu kandidat menteri di kabinet Jokowi – Jk kelak. Terus apakah Rio punya keinginan untuk menjadi Gubernur Bengkulu?.
Dihubungi via telepon genggam, Rio Capella mengaku tidak berpikir tentang itu. Banyak hal lain yang ia pikirkan, terutama bagaimana agar terus membesarkan parpol yang didirikannya bersama dengan pendiri NasDem lainnya. Namun menurutnya semua kemungkinan bisa terjadi, karena membangun Bengkulu bahkan Indonesia lebih baik adalah keinginannya sama dengan negarawan dan masyarakat lainnya.
‘’Kita belum pikirkan hal ini, entah kalau nanti. Semua kemungkinan bisa saja terjadi, karena kita bercita-cita membangun Bengkulu jauh lebih baik lagi,’’ katanya.
Yang jelas, Rio mengaturkan banyak terima kasih bagi masyarakat Bengkulu yang sudah memberi dukungan dan menitip harapan kepadanya agar bisa berbuat lebih baik lagi. Ia akan tetap memikirkan yang terbaik bagi kemajuan daerah dan bangsa. Mengenai siapa calon Gubernur Bengkulu kelak, Rio belum juga mau membahasnya, karena proses penetapan system pilkada masih berlangsung.
‘’Belum ada pemilihan kepala daerah, karena aturannya masih dibahas di pusat. Masyarakat tetap bersabar, Bengkulu punya banyak tokoh yang siap membawa perubahan,’’ tutupnya.(jar)

Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...