Tuesday, 26 August 2014
Sapuan Mulai Bangun Kekuatan Politik
METRO – Diam-diam Sapuan, SE, MM, Ak salah satu calon bupati terkuat Kabupaten Mukomuko mulai membangun kekuatan. Buktinya, belakangan ini, Sapuan yang diketahui selaku pengusaha sukses di Jakarta mulai aktif bergerak di tanah kelahirannya Kabupaten Mukomuko. Kemarin, ia dikabarkan mengunjungi beberapa tokoh berpengaruh di Dapil III dan bersilaturahim dengan warga lainnya.
Selain itu, Sapuan juga diinformasikan sudah memiliki tim bayangan, anggotanya terdiri dari rekan-rekannya yang sama-sama berjuang pada Pilkada 2010 lalu. Selain itu juga ada tim keluarga yang setiap saat selalu aktif bergerak. Informasinya menjelang pemilihan Bupati 2015 Sapuan mulai banyak bergerak di Mukomuko.
Saat dihubungi, Sapuan mengakui sejak beberapa hari lalu sudah berada di Mukomuko. Namun ia menolak dikatakan sudah mulai berkampanye atau fokus pada persiapan pilkada. Kepulangannya ke Mukomuko, karena banyak pekerjaan yang harus ia lakukan, selain itu juga memenuhi undangan dari beberapa kelompok masyarakat. Sapuan kembali mengingatkan, agar masyarakat untuk saat ini tetap fokus dengan pekerjaan masing-masing dan memberi dukungan kepada pemerintah sekarang sampai akhir.
‘’Ya sekarang saya sedang berada di rumah, siang tadi (kemarin red) ada kegiatan di Ipuh,’’ kata Sapuan.
Novesta Herman yang merupakan orang dekat Sapuan, juga mengakui jika saat ini Sapuan sedang berada di Mukomuko. Kepulangannya dalam rangka silaturahim dengan masyarakat dan juga banyak pekerjaan lain. Sebab selain memiliki usaha di luar daerah, Sapuan juga punya usaha di Mukomuko yang setiap saat harus dipantaunya. Terkait dengan persiapan menghadapi pilkada, Herman mengakui, Sapuan sudah membahas rencana tersebut. Namun untuk saat ini ia belum fokus dengan politik, karena banyak pekerjaan yang harus ia lakukan. Terhadap bantuan ambulance dan mobil operasional Sapuan yang diturunkan Sapuan, menurutnya merupakan hal biasa. Sapuan sejak lama sudah dekat dengan masyarakat, meski sukses di Jakarta, Sapuan tidak lupa berbagi dengan warga di tanah kelahirannya.
‘’Kebetulan sejak beberapa hari lalu Sapuan ada di Mukomuko, ia menerima undangan dari masyarakat dan juga banyak tugas lain di tanah kelahirannya. Soal bantuan yang diturunkan, warga sudah tahu, tidak ada hubungannya dengan politik. Sapuan rutin berbagi kepada warga sejak lama,’’ tutup Herman.(jar)
Pemilihan Bupati Kemungkinan Oleh Dewan
POLITIK RM – Calon bupati dan masyarakat yang aktif memperhatikan perkembangan politik sebaiknya menunggu keputusan akhir dari pusat. Pasalnya peluang bupati dipilih langsung oleh rakyat dengan dipilih langsung oleh dewan masih sama. Saat ini sedang dikebut pembahasan di tingkatkan pusat, UU Pilkada di tingkat kabupaten-kota dapat digelar melalui perwakilan di DPRD.
Jika pemilihan oleh DPRD, maka dilakukan pada 2 masa transisi, masa transisi pertama yakni pemilu kepala daerah terjadi pada 2015 untuk daerah-daerah di Indonesia dengan masa jabatan kepala daerah yang berakhir jabatannya pada 2015 dan 2016, dimana terdapat sekitar 240 kepala daerah. Kemudian pada masa transisi kedua untuk daerah-daerah dengan masa jabatan berakhir tahun 2017 sampai 2019 yang berjumlah sekitar 250 kepala daerah serta pilkada baru dilakukan pada tahun 2018.
Ada beberapa pertimbangan yang kemungkinan besar dilakukan pemilihan oleh DPRD. Dimana selama pelaksanaan Pilkada bupati-walikota secara langsung menelan korban jiwa yang tidak sedikit. Catatan terakhir menunjukkan sedikitnya 100 orang meninggal akibat pemilihan langsung, selain itu juga ada sedikitnya 330 kepala daerah terlibat korupsi dan kasus hukum lainnya. Selain itu banyak bupati dan wali kota sulit diajak kerja sama dengan gubernur karena merasa dipilih langsung oleh rakyat.
Menanggapi hal ini, salah seorang calon kuat bupati Mukomuko, Sapuan, SE, MM, Ak mengakui belakangan ia aktif mengikuti perkembangan pembahasan UU Pilkada. Info terbaru, sekarang aturan ini dikebut pembahasannya agar kelar dalam masa pemerintahan SBY. Itu pula yang sekarang tengah ia persiapkan, sebab antara pemilihan langsung dengan pemilihan oleh dewan jauh berbeda.
‘’Itu memang sedang dibahas di pusat, kita menunggu dulu. Sebab jauh beda aura politiknya antara pemilihan langsung dengan pemilihan oleh dewan. Pada kawan-kawan dan masyarakat saya selalu pesankan, kita menungu dan melihat aturan terbaru kelak,’’ kata Sapuan.
DPR sudah menyetujui gagasan pihak pemerintah bahwa pilkada di seluruh Indonesia 2015 akan dilakukan serentak pada Oktober 2015.
"Pilkada serentak sudah disepakati sekitar Oktober 2015. Yang belum disepakati itu apakah dilakukan pilkada langsung atau tidak langsung (pemilihan oleh anggota DPRD, red)," ujar anggota Komisi II DPR Agus Purnomo kepada JPNN di Jakarta, kemarin (25/8).(jar)
Huda Didukung Pemuda Air Rami
POLITIK RM – Kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan Choirul Huda, SH untuk maju sebagai bupati Mukomuko tak diragukan lagi. Dukungan demi dukungan terus diterimanya dari berbagai kelompok masyarakat. Kali ini ia mendapat dukungan dari tokoh pemuda perbatasan yaitu Kecamatan Air Rami. Dimana Huda dianggap paling layak dan pantas memimpin Mukomuko ke depan dengan modal pengalaman dan juga perhatian yang sudah diberikan kepada masyarakat sejak awal.
Seperti disampaikan Abdul Gani, S.Pdi untuk mencapai kemajuan yang sempurna bagi Mukomuko, butuh pemimpin yang ideal dan punya kemampuan lebih. Kriteria tersebut ada pada Choirul Huda yang sekarang menjabat sebagai wakil bupati Mukomuko. Huda dikenalnya sebagai sosok yang merakyat dan peduli dengan masyarakat kecil, maka selayaknya dukungan diberikan sebagai bupati mendatang.
‘’Beliau pemimpin yang rendah hati dan merakyat, ini nilai plus sebagai calon pemimpin ideal untuk Mukomuko mendatang. Khusus di Air Rami diyakininya Huda akan mendapat dukungan penuh, sebab warga merindukan sosok pemimpin seperti beliau,’’ kata Gani.
Lebih jauh aktivis muda yang juga adalah penasehat Persatuan Mahasiswa Kecamatan Air Rami ini, mengatakan banyak percakapan di berbagai tempat di Air Rami menyatakan Huda adalah sosok yang ideal. Warga Air Rami juga mulai mengarahkan pilihannya kepada Huda sebagai bupati mendatang. Ia sendiri menyatakan memberi dukungan kepada Huda.
‘’Kami memberi dukungan kepadanya, bahkan tokoh Air Rami mulai ramai mengarahkan dukungan untuk pak Huda sebagai bupati kelak,’’ katanya.(jar)
Dukung Poling Calon Bupati di RM
POLITIK RM – Persaingan kandidat calon bupati Kabupaten Mukomuko melalui poling Radar Mukomuko makin sengit. Selain mengalirnya dukungan dari pendukung masing-masing, juga jumlah kandidat yang diinginkan pendukungnya untuk mencalonkan diri juga berdatangan. Terakhir nama pendatang baru, adalah Ahmad Setiabudi, M.Psi, Wismen A Razak dan Burhandari, S.Pd, M.Si.
Untuk posisi teratas, persaingan ketat terus terjadi antara 4 kandidat kuat bupati, yaitu antara Sapuan, SE, MM, Ak, Mahyudin Yacub, Drs. Arnadi Pelam dan Choirul Huda, SH. Setiap saat dukungan untuk mereka terus bertambah, hingga posisi nomor 1, nomor 2 dan nomor 3 terus berputar setiap harinya.
Pembaca dan pendukung setia pasangan ini dapat terus mengirim dukungan ke Radar Mukomuko setiap hari kerja, caranya dapatkan poling di Koran Harian Radar Mukomuko setiap terbit, gunting dan isikan biodata serta nama kandidat yang didukung. Kabar baik lain bagi pengirim poling, setiap bulan akan dilakukan pengundian poling, mereka yang beruntung berhak atas uang tunai Rp 500 ribu untuk 2 orang.
Koordinator poling, Fitriani mengatakan poling ini untuk membuka peluang bagi masyarakat menunjukkan dukungannya kepada kandidat dan juga kedulian mereka terhadap calon pemimpin daerah. Warga dapat setiap saat menyampaikan poling dukungannya ke kantor RM, atau melalui kariawan RM yang ditemui. Bagi 2 orang pengirim poling yang beruntung, akan mendapat uang tunai Rp 250 ribu per bulan.
‘’Silahkan langsung kirim polingnya, setiap saat jumlah poling akan dihitung dan diundi,’’ tutupnya.(jar)
Dilirik Banyak Kandidat, Mujiono Direstui PDIP
POLITIK RM – Sosok Mujiono, S.IP mantan anggota DPRD Kabupaten Mukomuko, yang sesaat lagi akan resmi dilantik sebagai anggota dewan Provinsi Bengkulu Dapil Mukomuko dari PDI Perjuangan, tak dipungkiri punya daya tarik tersendiri bagi para kandidat Calon kepala daerah (Cakada) Mukomuko. Selain ia dianggap bisa mewakil masyarakat Mukomuko darah Jawa, Mujiono juga punya kemampuan berpolitik yang tak perlu diragukan lagi. Kabarnya sejak beberapa waktu lalu, Mujiono sudah didekati oleh beberapa kandidat calon kuat bupati Mukomuko, untuk diajak berpasangan atau maju bersama-sama. Selain itu, Mujiono juga sudah mendapat restu dari partainya, yaitu PDI Perjuangan.
Dihubungi kemarin, Mujiono mengatakan untuk maju pada pilkada, ia belum berpikir terlalu jauh. Jika memang ia ditaktirkan maju, maka ia akan melakukannya. Sebab sementara ini, Mujiono ingin fokus menjalankan tugas selaku anggota dewam Provinsi untuk Mukomuko. Namun demikian, Mujiono yang belakangan diisukan bakal berpasangan dengan Sapuan, SE, MM, Ak mengaku banyak mendapat masukan dan juga ada ajakan dari tokoh Mukomuko untuk bersama-sama pada Pilbup.
‘’Kita lihat saja nanti, jika memang ditakdirkan maju, kita siap. Kalaupun tidak saya selaku dewan provinsi akan berusaha melakukan yang terbaik bagi daerah. Memang ada beberapa yang menghubungi saya, baik langsung atau melalui orang lain, mengajak bersama-sama,’’ kata Mujiono.
Soal kesiapannya sendiri, Mujiono mengklaim telah mendapat restu dari DPC dan DPD PDIP Provinsi Bengkulu. Dalam hal ini menjadi bupati bersama dengan parpol lain atau menjadi wakil bupati. Untuk menetapkan pasangan atau menerima tawaran berpasangan, Mujiono tidak mau gegabah. Ada berbagai kejian akan ia lakukan, sebab tergetnya adalah memenangi Pilkada, bukan sebatas meramaikan. Ia membuka peluang maju, lantaran Jokowi menjadi presiden Indonesia mendatang, yang diketahui juga dari PDIP.
‘’Kalau DPD dan DPC sudah mendukung, tinggal lagi yang perlu kita pertimbangkan, pasangan cocok atau tidak. Ikut pemilihan targetnya adalah menang, bukan meramaikan semata,’’ tutupnya.(jar)
Harga TBS, Harus Berdasarkan CPO, Cakang dan Inti Sawit
Dewan Minta Perusahaan Tak Rugikan Petani
METRO – Secara nasional, diakui terjadi penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang dipengaruhi oleh turunnya harga minyak kelapa sawit mentah CPO dari yang sebelumnya Rp 6.700/kg menjadi Rp 6.550/kg. Harga minyak inti sawit (PKO) juga turun dari Rp 3.400/kg menjadi Rp 3.275/kg. Persoalannya, penurunan harga yang dilakukan oleh hampir semua pabrik CPO di Mukomuko diduga lebih jauh dibanding dengan daerah lain. Harga CPO dunia tidak bisa jadi alasan pabrik menjatuhkan harga TBS secara besar-besaran. Sebab, menurut anggota DPRD Mukomuko, keuntungan yang didapat pihak pabrik sawit dari TBS bukan hanya miyak CPO, tapi untung besar mereka raih dari cakang (PKO) dan Inti sawit (KOC). Selama ini dalam penetapan harga TBS, pihak pabrik melupakan itu semua, dan hanya berpatokan pada CPO.
Untuk diketahui di Provinsi Jambi berdasarkan data disalah satu situs website, harga TBS untuk sawit umur 3 tahun di pabrik masih Rp 1.231,43/kg, umur 4 tahun Rp 1.302,00/kg, umur 5 tahun Rp 1.362,91/kg, umur 6 tahun Rp 1.420,61/kg dan selanjutnya 7 tahun ke atas dengan harga berbeda. Intinya masih jauh lebih tinggi dengan harga di Mukomuko.
Salah seorang anggota dewan Mukomuko, Ir. Zulfahni menjelaskan perbandingan harga TBS Mukomuko dengan daerah lain memang perlu ditelusuri secara mendalam. Dalih pihak pabrik berpedoman dengan harga CPO tidak bisa diterima begitu saja, karena dari satu biji sawit itu banyak yang dihasilkan. Diantaranya yang paling dikenal, cakang dan inti, juga ada pendapatan lain perusahaan, berupa limbah dan kaul. Dan memang pada dasarnya, juga ada persentase penguapan lain.
‘’Kita jangan dibohongi begitu saja, perusahaan hanya menunjukkan nilai CPO, kemana cakang, inti dan hasil lain dari pengolahan sawit tersebut. Kalau di daerah lain, tidak ada yang dibuang dari satu batang pohon sawit tersebut, termasuk batang, lidi dan pelepahnya digunakan,’’ kata politisi asal Teramang Jaya ini.
Juga disampaikan oleh dewan lainnya, Fitri, SE dan Maskur dari PKB, persoalan harga TBS sudah sangat serius. Merupakan kewajiban bagi pihaknya selaku wakil rakyat di DPRD Mukomuko untuk membela para petani. Kedepannya masyarakat harus mengetahui secara detail perubahan harga TBS dan sistem penetapan oleh pihak pabrik.
‘’Masalah harga sawit ini sangat serius, kita harus melakukan pengkajian lebih jauh dan akan membahasnya sampai ada titik terang dari berbagai pihak terkait,’’ kata Maskur.
Ketua sementara DPRD Mukomuko, Armansyah, ST didamping Wisnu Hadi, SE dan dewan lainnya juga menyampaikan hal senada. Dalam hearing yang sudah disiapkan dengan pihak investor sawit nantinya, harus ada hasil yang pasti. Yang pasti sebelum itu, dewan harus punya bahan untuk dipertanyakan, terutama terkait dengan perbandingan harga di luar Mukomuko.
‘’Ini sudah kita agendakan, selain pihak pabrik kita juga akan libatkan pihak yang berkompeten dalam pengendalian harga lainnya. Hingga pertemuan itu ada hasil yang pasti,’’ tutupnya.(jar)
Panggil Bos Pabrik CPO
Anggota Dewan Langsung ‘’Singsing Lengan Baju’’
METRO – Agaknya, sementara ini masyarakat bisa sedikit menggantungkan harap pada 25 anggota DPRD Kabupaten Mukomuko periode 2014-2019 yang baru saja dilantik. Angin segar keberpihakan mereka kepada rakyat terlihat dari semangat dan responnya pada berbagai persoalan ditengah masyarakat. Kemarin, hari pertama masuk kerja mereka langsung ‘’sising lengan baju’’, dimana untuk yang pertama dalam waktu dekat dewan akan memannggil seluruh investor, terkhusus pimpinan pabrik Tandan Buah Segar (TBS). Hal ini menyikapi murahnya harga buah sawit dan antrian panjang truk sawit disetiap pabrik.
Ketua sementara DPRD Mukomuko, Armansyah, ST mengatakan penurunan harga TBS ini menjadi persoalan yang paling menyakiti masyarakat. Ini terbukti, TBS selalu menjadi topik utama pembicaraan ditengah masyarakat. Yang jadi pertanyaan besar, diluar Kabupaten Mukomuko, harga TBS ditingkat petani masih diatas Rp 1.000/kg. Untuk mengkonfirmasi harga dan mempertanyakan antrian panjang di setiap pabrik, maka mereka akan mengundang seluruh bos pabrik CPO.
‘’Yang jelas untuk pertama kita akan undang semua pimpinan pabrik, kita ingin minta penjelasan dari mereka, mengapa harga sawit di daerah ini selalu jatuh. Juga mengapa antrian panjang selalu menghiasai pabrik hingga ke jalan raya,’’ kata Armansyah diamini oleh calon Waka II, Khusairi.
Senada disampaikan anggota dewan lainnya, Fitri, SE masyarakat mencurigai ada permainan harga yang sengaja dilakukan oleh pihak pabrik di kabupaten ini. Sebab isu yang mereka dapat, harga TBS di kabupaten lain jauh lebih tinggi. Juga untuk antrian panjang di pabrik, harus ada jalan keluarnya. Semua itu akan mereka pertanyakan dengan jelas kepada pihak pabrik, hingga masyarakat tidak dirugikan. Sebab sebagian besar warga Mukomuko menggantungkan ekonomi mereka dengan sawit.
‘’Persoalan harga sawit dan pengolahannya harus kita telaah dengan jelas, jangan sampai komunitas utama pertanian Mukomuko ini tidak ada harganya. Maka kita ingin jawab pertanyaan warga itu dengan langsung memanggil pihak pabrik,’’ tegas Fitri yang diiyakan oleh Hermansyah, M.Kom dan Andy Suhari, SE, M.Pd.
Sekretaris DPRD Mukomuko, Drs. H Bustari Maler, M.Hum terkait dengan agenda dewan pada tahap pertama menjelaskan, untuk pertama para wakil rakyat ini akan mengikuti pelatihan bersama di Jakarta dan juga selanjutnya di Bengkulu. Setelah itu mulai persiapan internal, dalam hal ini pembentukan perlengkapan dewan dan sebagainya. Terkait agenda untuk memanggil pihak pabrik dan agenda lain, menurut Bustari dapat dilakukan kapan saja oleh dewan.
‘’Kita menetapkan agenda sesuai protokoler dewan, untuk kegiatan mereka sebagai wakil rakyat, kapan saja bisa dilakukan,’’ tutup Bustari.(jar)
Investor Banyak Setoran, Maka Harga Sawit Anjlok?
//Dewan : Tudingan Negatif yang Perlu Diluruskan
METRO – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kerap turun menjelang atau setelah hari besar, seperti disaat lebaran, tahun baru atau momen besar lainnya. Apa hubungan harga TBS dengan hari besar? Beberapa pendapat menyebutkan, harga turun lantaran industri mengurangi produksi, atau karena pekerja pabrik mudik atau berlibur. Namun ada juga pendapat negatif yang tak diketahui pasti sumber dan kebenarannya. Yaitu tudingan, harga turun karena perusahaan banyak memberikan setoran kepada pejabat, aparat keamanan, anggota dewan ataupun lembaga lainnya.
Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Mukomuko, Armansyah, ST mengaku kerap mendengar tudingan demikian. Bahkan hampir sebagian besar petani atau pengelola sawit sering melontarkan tudingan negatif ini. Padahal penyebab sebenarnya kemungkinan besar bukan karena itu, namun alasan lain menyangkut dengan kegiatan produksi dan juga putaran ekonomi dunia lainnya.
‘’Prasangka negatif itu sudah ada sejak lama, saya sendiri dengar kata-kata harga turun karena perusahaan banyak diminta uang belanja oleh pejabat, aparat dan sebagainya. Padahal kemungkinan besar bukan karena itu,’’ kata Armansyah.
Untuk meluruskan prasangka negatif ini, ia minta pemda dalam hal ini melalui dinas perdagangan dan dinas terkait lainnya agar rutin mengumumkan di media, mengenai ketetapan harga yang berlaku dan alasannya. Juga dinas harus terus berkoordinasi dengan pihak pabrik dan perusahaan lainnya. Yang jelas saat hearing dengan bos-bos pabrik nanti, akan ditanyai langsung.
‘’Semestinya dinas rutin menyampaikan perkembangan harga dengan masyarakat, jangan sampai malah dinas sendiri tidak paham. Artinya peran mereka tidak berjalan sebagaimana mestinya,’’ tegas Armansyah diamini dewan lainnya, Saili, S.IP dan Safaat.
Ini juga diperkuat oleh dewan lain, Andy Suhary, SE, M.Pd dan Suwarno menurutnya ini perlu ditelusuri dengan jelas. Bisa jadi apa yang dituding masyarakat ada faktanya, atau hanya isu yang tidak beralasan. Hingga kedepannya, semua bisa rukun dan saling menghargai. Masyarakat jelas kecewa, jika karena setoran ke pihak lain, harga produk mereka yang diturunkan.
‘’Memang prasangka itu sudah muncul sejak lama, padahal kita tahu perusahaan punya anggaran untuk sosial bahkan dana pendidikan, tidak masuk akal karena mengeluarkan dana, mereka menjatuhkan harga semaunya,’’ tutup Andy.(jar)
Seluruh Pemda Diminta Kendalikan Harga Sawit
IPUH - Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang terus jatuh menjadi sorotan banyak pihak. Tak terkecuali bagi politisi Mukomuko yang duduk di DPRD Provinsi Bengkulu, Burhandari, S.Pd, M.Si. Ia mendesak pemerintah Provinsi Bengkulu bersama dengan pemerintah kabupaten turun secara langsung mengendalikan harga sawit di tingkat petani maupun pabrik. Karena dampak dari rendahnya harga sawit, sangat dirasakan oleh para petani.
Dijelaskannya, pemerintah daerah baik Kabupaten maupun Provinsi tidak boleh lepas tangan dengan harga TBS saat ini. Karena turunnya harga sudah menjadi bencana bagi para petani, apalagi di Mukomuko sawit menjadi andalan perekonomian masyarakatnya. Jika kondisi seperti ini terus menerus terjadi, maka dalam waktu singkat, angka kemiskinan di daerah ini akan kembali meningkat.
‘’Rakyat sangat tertekan dengan rendahnya harga sawit, maka pemda harus turun tangan melakukan tinjauan nilai jual TBS dan ikut mengendalikan harga ditingkat pabrik dan petani,’’ kata Burhandari.
Juga pemda Mukomuko diminta mempelopori pembentukan organisasi petani sawit. Organisasi ini nantinya diharapkan berperan memberi perlindungan terhadap petani sawit dari tekanan harga pabrik atau investor. Dan sudah saatnya pemda Mukomuko berpikir untuk kepentingan petani sawit, jika serius bertujuan mensejahterakan kehidupan rakyat. Kalau dibiarkan pihak investor mengendalikan seluruhnya, maka tudingan adanya permainan bisa menjadi kenyataan.
‘’Kebetulan kita baru saja merayakan HUT kemerdekaan, pemda meski berani mendeklarasikan kehidupan petani dari rendahnya harga jual TBS. Kapan lagi pemerintah berpikir serius terkait dengan kehidupan masyarakatnya,’’ tutur Burhandari.
Salah seorang tokoh masyarakat, Alazadini, SE juga meminta ada tindakan nyata dari pemerintah daerah dalam mengendalikan harga sawit. Sebab masyarakat sudah sangat menderita dengan jatuhnya nilai hasil kebun mereka. Ia yakin jika sawit terus turun, maka akan terjadi krisis ekonomi dikalangan petani Mukomuko. Yang mengherankannya, harga TBS di luar Mukomuko lebih tinggi.
‘’Perlu ada tindakan nyara dari pemerintah, kalau sekedar statemen tidak ada gunanya, buktinya kerja tim yang di SK gubernur saja tidak digubris pihak pabrik,’’ tutupnya.(jar)
Thursday, 21 August 2014
NasDem Pastikan Usung Wismen
POLITIK RM – DPD Partai NasDem Kabupaten Mukomuko, dipastikan mengusung Ir. Wismen A Razak, M.Si, selaku pengurus DPP NasDem sebagai bakal calon bupati. Pertimbangannya, Wismen dinilai mampu memajukan daerah kedepan. Untuk memperkuat barisan persiapan pemenangan Wismen, jajaran pengurus, simpatisan dan relawan partai NasDem akan memajang baliho disejumlah desa dari masing-masing dapil.
Kiprahnya di dunia politik, tak perlu diragukan lagi. Dia pernah menjabat sebagai Ketua KNPI, Ketua DPD PAN Mukomuko, hingga saat ini eksis di kepengurusan partai hingga ke tingkat pusat. Selain itu putra kelahiran Mukomuko, 6 Mei 1970 ini juga pernah menjadi Direktur LSM Topan RI.
Hal ini diakui Wismen, dirinya siap bersaing untuk menjadi calon kandidat bupati pada periode mendatang. Dia mengatakan, kesiapan itu juga mendapat dukungan penuh dari pengurus partai yang bakal dijadikan sebagai kereta pengusung.
‘’Kesiapan kita untuk maju sebagai calon bupati, tidak diragukan lagi. Tekat itu sudah bulat, karena kita memiliki niat untuk membangun daerah ini. Soal partai, kita pengurus partai mungkin memiliki peluang besar. Kesiapan kita untuk maju, juga berharap dukungan dari masyarakat, terutama doa restu,’’ kata alumni Pasca Sarjana Universitas Sudirman ini.
Ketua DPD NasDem Kabupaten Mukomuko, Busril, melalui Sekretarisnya, Musfar Rusli, mengatakan penetapan Wismen sebagai bakal calon kandidat yang akan diusung partai NasDem untuk sementara ini sudah final. Menurut Musfar, penetapan berdasarkan hasil kesepakatan pengurus partai untuk mengutuskan calon bupati dari kader partai. Dia menyebutkan salah satu kader yang memiliki niat membangun dareah ini dan memiliki kesiapan maju adalah Wismen, karena dinilai potensi untuk memajukan daerah kedepan.
‘’Boleh dikatakan seratus persen partai NasDem akan mengusung Wismen, karena dia sosok yang potensial. Penetapan ini berdasarkan kesiapan dari penilaian kader partai yang siap menghadapi Pilbup mendatang,’’ ujar Musfar.
Keseriusan mengusung kandidat bupati, dia mengatakan akan melakukan pemajangan sejumlah baliho berukuran besar disetiap desa. Menurut Musfar, tujuan pemasangan baliho berbentuk gambar calon, terutama memperkenalkan kader partai yang bakal diusung. Selain itu, ia mengaku sebagai bentuk permohonan doa restu kepada masyarakat untuk memuluskan proses politik.
‘’Bentuk keseriusan kami dari NasDem, akan memasang baliho bakal calon di sejumlah desa dan kelurahan,’’ tutur Musfar.
Musfar menjelaskan, jelang pertarungan politik Pilbup, ditubuh NasDem akan melakukan re organisasi, mulai dari tingkat DPD hingga ke ranting. Dia mengakui fase-fase yang akan dilakukan bertujuan untuk memperkuat barisan jelang pemilihan berlangsung.
‘’Menghadapi pemilihan bupati ini, ada fase yang harus kita lakukan di tubuh partai yang tujuannya untuk memenangkan calon kandidat yang akan diusung. Perlu kita lakukan, karena persaingan politik pada Pilbup nanti akan lebih sengit lagi. Dengan demikian, kita himbau seluruh kader dan simpatisan dari berbagai dapil, untuk membentuk relawan yang siap bergabung secara bersama-sama kedepan,’’ imbuh Musfar.
Terkait dengan siapa pasangan yang akan mendampingi Wismen, belum ditetapkan. Menurut Musfar, sebelumnya akan dilakukan penyeleksian secara politis melalui sistem komunikasi langsung.
‘’Sampai sekarang belum ada kepastian, siapa akan mendampingi Wismen. Sebelumnya, kita akan melakukan audiensi langsung dengan beberapa nama yang dinilai berpotensi dan memiliki niat untuk maju. Sebagai persyaratannya, lebih difokuskan kepada kesamaan visi dan misi,’’ terangnya.
Selain itu, dia mengatakan atas nama partai NasDem mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh anggota dewan terpilih dan ucapan terima kasih kepada dewan yang telah berakhir masa tugasnya. Harapannya, kedepan bisa lebih fokus untuk bersama-sama membangun daerah ini.
‘’Bukti keseriusan partai NasDem untuk kemajuan daerah, juga akan membuka posko aspirasi dan pengaduan publik terhitung 1 September nanti. Dengan harapan kepada seluruh anggota dewan yang sudah dilantik, selama menjalani masa tugasnya nanti juga aspiratif dalam menanggapi aspirasi masyarakat,’’ demikian Musfar. (nek/prw)
Gedung DPRD Dipadati Warga
//Sambut Kehadiran Wakil Baru
METRO – Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Mukomuko untuk masa bakti 2014-2019 dan menonaktifkan anggota dewan periode 2009-2014, jauh beda dengan sidang-sidang sebelumnya, dimana acap kali ruang paripurna dihiasi kursi kosong. Diperkirakan sejak pagi kemarin, lebih dari seribu pasang mata hadir di gedung DPRD Mukomuko menyambut kehadiran wakil rakyat yang baru. Sebagian warga yang mayoritas keluarga dan pendukung dewan terpilih terpaksa ditampung di luar ruang paripurna yang sudah padat sejak awal. Juga semua unsur muspida dan pejabat yang tegabung dalam FKPD tampak hadir, meski tanpa kehadiran bupati yang punya tugas di luar. Termasuk kades, Tim PKK dan tokoh masyarakat lain tak mau ketinggalan menyaksikan momen penting ini.
Acara diawali dengan menyanyi lagu Indonesia raya dan doa, selanjutnya ketua DPRD Mukomuko aktif saat itu, Drs. Arnadi Pelam menyampaikan pidato resmi, dilanjutkan dengan pembacaan SK Gubernur tentang pemberhentian dewan lama dan pelantikan dewan baru oleh Sekretaris Dewan, Drs. H Bustari Maler, M.Hum. Hingga kemudian ketua pengadilan negeri Argamakmur, Asep Sumirat Danaatmaja, SH, M.H melantik secara resmi 25 anggota dewan yang baru masa bakti 2014-2019. Seterusnya serahterima jabatan dewan lama dengan dewan baru dan pidato dari pimpinan dewan sementara dalam hal ini, Armansyah, ST dari Gerindra selaku ketua dan Eri Zulhayat, SE, M.Si selaku wakil ketua.
Tah terhenti disitu, banyak lagi rangkaian acara dilangsungkan hingga jamuan makan yang sudah disiapkam pihak sekretariat dewan. Bersamaan dengan itu masing-masing dewan bersama keluarganya tak henti-hentinya mengabadikan momen penting ini melalui kamera.
‘’Kita bersukur, acara pelantikan berlangsung dengan sangat meriah sesuai harapan semua. Selain itu dari awal, acara berjalan dengan baik, tanpa ada kendala maupun masalah hingga selesai,’’ kata Bustari.
Merasa puas atas kesuksesan pelantikan, kandidat doktor ini tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih kepada segenap pejabat dan staf secretariat yang sudah merancangnya dengan baik dari semula. Ia juga mengucapkan banyak terimakasih kepada, semua lapisan masyarakat, pejabat daerah dari semua unsur dan tamu undangan lainnya yang sudah menyempatkan diri untuk hadir. Dibalik itu, Bustari juga mengucapkan banyak maaf jika terdapat kekurangan, dalam penyambutan atau layanan lainnya.
‘’Kita berterimakasih atas semua pihak yang sudah mendukung suksesnya pelantikan dewan baru. Kita berharap kedepan, kerjasama yang baik terus terjalin,’’ ungkapnya.
Salah seorang anggota dewan, Fitri, SE mengaku bangga dan cukup puas dengan kegiatan pelantikan ini. Sambutan dari masyarakat luar biasa untuk mereka yang akan melaksanakan tugas daerah. Momen ini merupakan kebahagian bagi keluar, kerabat dan kawan-kawannya yang sama-sama berjuang selama ini.
‘’Saya cukup terharu melihat animo masyarakat untuk datang, mudahan menjadi awal yang baik untuk pembangunan kedepan,’’ tutupnya.(jar)
Mahyudin Ya’cub Diusung Tokoh 3 Kecamatan
AIR RAMI – Mendapat dukungan dari tokoh masyarakat 3 kecamatan, yakni Kecamatan Air Rami, Ipuh dan Malin Deman, Mahyudin Ya’cub alias Jhon Ya’cub makin percaya diri untuk maju sebagai calon Bupati Mukomuko periode 2015-2020. Diyakini, seiring dengan waktu dukungan dari kecamatan lain akan terus diterimanya. Sebab Mahyudin dikenal sebagai sosok yang layak dan pantas memimpin Mukomuko.
Disampaikan oleh tokoh masyarakat Desa Talang Rio Kecamatan Air Rami, Baihaki, dirinya siap mendukung bahkan untuk menjadi relawan kemenangan Mahyudin pada Pilbup mendatang. Sosok Mahyudin menurutnya,memiliki nilai jual untuk bersaing. Mahyudin juga dinilai memiliki kemampuan untuk memimpin daerah, berangkat dari ilmu pengetahuan yang cukup bahkan juga pernah menjadi seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu.
‘’Saya sudah dapat kabar, Mahyudin akan maju dan mencalon jadi Bupati. Ini suatu kebanggaan tersendiri bagi saya, bahkan siap untuk memberikan dukungan dan sekaligus menjadi tim pemenang. Dilihat dari figur, Mahyudin cukup memiliki ilmu pengetahuan dan mampu bersaing demi memajukan daerah ini,’’kata Baihaki.
Senada disampaikan, warga Lubuk Talang, Malin Deman, Hamdan. Menurutnya, dukungan kepada Mahyudin bukan hanya dipandang dari sosok kepemimpinan dan pengalaman, tetapi juga dinilai sebagai salah satu putra terbaik yang siap untuk memimpin daerah ini. Dia menambahkan, Mahyudin juga merupakan putra asli Malin Deman, dengan demikian ia sepakat untuk membantu kemenangan Mahyudin. Selain itu, Ia menilai elektabilitas dan kemampuan Mahyudin, cukup teruji. Yang lebih meyakinkan lagi, ia menerima kabar keseriusan Mahyudin untuk maju dan siap meningkatkan kemajuan daerah.
‘’Sudah sepantasnya kita mendukung Mahyudin untuk maju pada Pilkada mendatang. karena selain putra daerah, mahyudin juga sudah siap lahir batin untuk maju mencalonkan diri sebagai Bupati Mukomuko pada pilkada 2015 mendatang. disamping itu mahyudin sudah memiliki pengalaman yang luas, baik bidang politik ataupun pembangunan dan birokrassi lainnya,’’ujar Hamdan.
Selain itu juga disampaikan oleh warga Retak Ilir Kecamatan Ipuh, Hartoni. Dia juga mengatakan kesiapan dirinya untuk memberikan dukungan kepada Mahyudin, termasuk keluarga serta sanak familinya. Tidak hanya itu, ia juga siap mengajak warga untuk memilihnya supaya Mahyudin menang dan menjadi bupati Mukomuko lima tahun kedepan. Diantara Calon Bupati (cabup), ia menilai Mahyudin memiliki figur, ilmu politik, dan birokrasi, serta pengalaman yang tinggi. untuk itu ia berharap warga mendukung dengan sepenuhnya, Ia juga berharap warga desa lain juga memberikan dukungan yang sama supaya mahyudin menang dan membawa perubahan untuk kedepannya.
‘’Saya rasa untuk cabup dari dapil III Mahyudin lebih pantas dibandingkan dengan yang lainnya, karena mahyudin sudah punya pengalaman yang jauh lebih baik daripada yang lainnya. Diharapkan seluruh warga di dapil III mendukung mahyudin pada pilbup 2015 mendatang,’’tutup Hartoni.(cw6/prw)
Ketua Arman, Waka Eri, 18 Dewan Wajah Baru
//Dilantik Ketua PN dan Dihadiri Gubernur
METRO – Sesuai jadwal, hari ini akan berlangsung pelantikan anggota DPRD Mukomuko periode 2014-2019. Sekaligus serahterima jabatan antara dewan yang lama dengan wakil rakyat Kabupaten Mukomuko berikutnya. Pada pelantikan nanti Ketua sementara, politisi Gerindra Dapil I, Armansyah, ST dan Eri Zulhayat, SE, M.Si sebagai Waka. Yang akan melantik dewan baru, ketua Pengadilan Negeri (PN) Argamakmur Bengkulu Utara (BU) dan dijawalkan dihadiri Gubernur Bengkulu.
Dari 25 anggota dewan yang akan dilantik nanti, 4 orang dewan lama yang terpilih kembali, yaitu Hermansyah, S.Kom, M.Kom dari Dapil 1 Partai Hanura, kedua Ali Saftaini, SE asal Golkar Dapil I, ketiga Eri Zulhayat asal PAN dari Dapil II dan Sardiman, S.Pi asal Partai Demokrat juga dapil II. Sedangkan 3 lainnya merupakan mantan anggota dewan Mukomuko periode 2004-2009. Masing-masing Dadariun, S.Pd asal Golkar dari Dapil III, kedua Andy Suhary, SE, M.Pd asal PKS dapil I dan Badrun Hasani, SH dari PAN Dapil III. Artinya hanya 18 orang yang merupakan wajah baru.
Sekretaris DPRD Mukomuko, Drs. H Bustari Maler, M.Hum mengatakan, saat ini SK pengangkatan 25 dewan baru sudah disiapkan dan akan diserahkan pada saat pelantikan kelak. Disamping itu SK pemberhentian anggota dewan yang lama juga sudah ada. Yang akan melantik para anggota dewan ini, Ketua pengadilan sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang. Gubernur informasi sementara yang ia terima berencana hadir, namun untuk kepastian saat pelantikan nanti.
‘’Pelantikan 25 anggota dewan sama seperti sebelumnya, meski mereka dewan lama atau dewan baru, sama saja, karena ini jabatan baru. Untuk kehadiran Gubernur, rencana sementara memang akan hadir, namun kita lihat nanti,’’ kata Sekwan.
Untuk persiapan sudah 99 persen, ruangan paripurna telah dilengkapi dengan dekorasi dan posisi dewan yang dilantik dan akan lepas jabatan juga telah diatur dengan baik. Bahkan sejak kemarin, satu persatu nama dewan lama mulai dicopot dari dinding gedung dewan tersebut dan akan diganti dengan nama-nama dewan baru. Untuk undangan, mereka menyiapakan 1000 tempat duduk dan juga aka nada jamuan setelah acara selesai. Terkait dengan peluang dewan lama tidak hadir, Sekwan menyerahkan pada pribadi masing-masing.
‘’Kita siapkan dengan sempurna, meski pada dasarnya anggaran pelantikan ini sangat sedikit, yaitu sekitar Rp 45 juta saja. Mudahan acara bisa berlangsung dengan baik dan sukses. Dewan baru harus hadir semua, untuk dewan lama yang tidak hadir, diserahkan pada pribadi masing-masing yang jelas sudah diberitahukan,’’ tegasnya.
Salah seorang anggota DPRD Mukomuko yang akan mengakhiri masa jabatannya, Haidir, S.IP mengaku sudah siap. Ia berencana akan menghadiri pelantikan kelak. Soal ada yang tidak hadir, menurutnya itu adalah hak masing-masing dan bisa jadi terkendala.
‘’Kalau saya akan hadir, soal kawan-kawan ada yang tidak hadir itu kita berprasangka baik saja,’’ tegasnya.
Ketua DPD NasDem yang akan dilantik kelak, Busril mengaku sudah siap menjalani tugas sebagai dewan yang baru. Ia akan hadir saat pelantikan, karena itu adalah sejarah dalam hidupnya nanti dan bagi daerah ini. Namun pada dasarnya ia lebih memikirkan tugas berat akan dijalani selama menjabat kelak.
‘’Pasti kita hadir, yang jelas ini adalah waktunya bagi kita mulai bekerja untuk masyarakat dan daerah lebih baik,’’ tutupnya.(jar)
Tokoh Mudik Usulkan 1 Kandidat Cabup
POLITIK RM – Isu persatuan warga mudik kembali mencuat menjelang pemilihan kepala daerah 2015. Kali ini datang dari tokoh Pondok Suguh yang juga ikut serta memperjuangkan pemekaran Mukomuko, Katab. Ia mengajak para tokoh mudik berembuk membahas persiapan pilkada, yaitu dengan menunjuk salah satu tokoh mudik yang telah berjibaku untuk mengembangkan daerah ini sebagai perwakilan.
Dikatakannya, saatnya tokoh mudik merapatkan barisan untuk menetapkan satu kanidat bupati mendatang. Jika tidak sekarang, maka tidak ada lagi waktu bagi mereka bisa menunjukkan eksistensi yang selama ini berjuang keras untuk kemajuan daerah. Jangan sampai terus menerus menjadi penonton dari setiap perhelatan daerah.
‘’Kita harus bangkitkan rasa kebersamaan yang dulu menggebu-gebu membentuk daerah otonom. Banyak diantara kita dari mudik, yang ditinggalkan dalam berbagai perhelatan, seperti jatah pembangunan maupun dalam jatah pengangkatan pegawai,’’ kata Katab.
Terus siapa tokoh mudik yang layak untuk ditunjuk? Katab mengaku cukup banyak para tokoh mudik yang punya potensi untuk maju, baik dari warga pribumi maupun dari warga non pribumi, dalam hal ini warga asal Jawa, Minang dan daerah lainnya. Tinggal lagi sekarang, siap apa tidak untuk bersama-sama.
‘’Kalau soal siapa yang layak, kita punya segudang tokoh yang potensial dan kita kenal denal dengan baik bagaimana sepakterjangnya selama ini,’’ tutup Katab.(jar)
Edi Nevian Siap Mundur dari PNS
//Serius Ingin Bangun Mukomuko
POLITIK RM – Jika Djalaluddin sudah kibarkan bendera putih, bahwa ia tidak siap maju pada Pilkada mendatang lantaran harus mundur dari PNS, beda halnya dengan Ir. Edi Nevian. Dengan tegas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu ini menyatakan tekadnya untuk memimpin Mukomuko dan siap mengundurkan diri dari PNS, jika diharuskan oleh Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dikatakannya, bahwa ia telah mengambil sikap untuk tampil sebagai calon bupati, siap mundur dari PNS sesuai dengan UU ASN tersebut. Alasannya menjadi calon bupati merupakan tujuan sejak lama, karena ia ingin berbuat lebih banyak lagi dengan masyarakat.
‘’Saya berencana mencalonkan diri jadi Bupati Mukomuko ini jauh sebelum aturan UU ASN diterbitkan. Jadi tidak ada alasan bagi saya untuk mundur, dan apapun resikonya akan dihadapi. Meskipun harus mundur jadi PNS sekalipun, itu bukan masalah. Karena sudah diperhitungkan secara matang,’’ kata Edi.
Edi menilai, ada pihak-pihak yang sengaja untuk menebarkan isu dengan menyampaikan bahwa dirinya batal mencalonkan diri. Menurut Edi, mereka adalah bakal lawan politik yang juga memiliki niat yang sama untuk membangun daerah ini.
‘’Aneh memang, saya telah diisukan melalui jaringan politik dengan menebarkan bahwa saya batal nyalon dan lebih memilih jadi PNS. Sebenarnya itu sengaja diciptakan, agar kekuatan dan jaringan yang selama ini saya bangun secara bersama, bisa semakin lemah. Mestinya tidak demikian, malah sebaliknya, saya semakin kuat dan tetap melanjutkan niat untuk kemajuan daerah nantinya,’’ imbuh Edi.
Edi juga menyebutkan beberapa nama yang dinilai sangat berpotensi bakal diajak seiring sejalan dengannya pada Pilkada nanti. Untuk sementara calon wakil akan mengarah ke dapil dua dan tiga.
‘’Bisa saja dari dapil dua, ada Pak Sardiman, tokoh masyarakat dan juga seorang politisi. Kemudian juga berpotensi saudara Mujiono dari PDIP dan Syaikun. Dari beberapa nama yang menjadi topik pembahasan kita, lebih mengarah kepada tokoh non pribumi,’’ demikian Edi.(nek)
DPC Hanura Didesak Utus Calon Sendiri
POLITIK RM – Rencana Partai Hanura untuk mengusung Choirul Huda, SH sebagai calon bupati tidak semulus yang dibayangkan. Pasalnya ternyata saat ini belum semua kader dan pengurus Hanura di Mukomuko sepakat dan kompak untuk menyerahkan partai Hanti Nurani Rakyat ini kepada Huda. Buktinya beberapa hari lalu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura didatangi oleh beberapa Pengurus Anak Ranting (PAC) asal 5 kecamatan, mereka mendesak untuk mengusung calon sendiri, sebagai bupati atau wakil bupati.
Mereka berpendapat, dengan modal 2 kursi di dewan, sangat disayangkan jika mereka tidak mengusung calon sendiri. Partai yang hanya memiliki 1 kursi saja malah punya keinginan mengusung kandidat pada pilkada 2015 kelak. Sehebat apapun bupati atau wakil bupati yang diusung, jika bukan dari kader sendiri, maka tidak akan ada artinya bagi partai. Sudah hal yang biasa, kepala daerah meninggalkan parpol pengusungnya sendiri.
Diakui oleh ketua DPC Hanura Mukomuko, Hermansyah, S.Kom,M.Kom jika ia didesak agar mengutus calon sendiri, setidak-tidaknya selaku calon wakil bupati. Mereka menyatakan siap bergerak secara total apa bila yang maju adalah kader parpol. Terkait dengan siapa kandidat yang diinginkan oleh kader Hanura ini, Hermansyah mengaku banyak kader yang potensial untuk mencalonkan diri.
‘’Sebelumnya mereka membaca di koran terkait sikap Hanura untuk Pilkada kelak, maka ada yang datang minta Hanura mengusung calon sendiri. Semuanya akan kita pertimbangkan dengan matang-matang nantinya, kalau memungkinkan kita usulkan ke DPD dan DPP, soal calon yang siap dari Hanura cukup banyak,’’ kata Hermansyah.
Lanjutnya, jika memang nanti semua kader punya pendapat serupa, maka mau tidak mau bupati atau wakil bupati dari kader Hanura itu sendiri. Bisa jadi mereka positif mengusung Huda, namun wakilnya diserahkan kepada Hanura sendiri. Sejauh ini pembicaraan serius dengan Huda atau dalam internal parpol belum ada, sebab pencalonan baru berjalan pada 2015 kelak.
‘’Kita tentu tidak bisa menyepelekan masukan dari para pengurus dan kader ini, partai tidak ada apa-apanya jika tanpa ada mereka,’’ tutup Hermansyah.(jar)
Setiabudi Siap Jadi Cabup Termuda
POLITIK RM – Satu lagi putra Mukomuko yang tergolong sukses di rantau siap meramaikan pemilihan kepala daerah 2015 mendatang. Sosok tersebut adalah Ahmad Setiabudi, M.Psi jebolan Universitas Indonesia (UI) yang sekarang tengah meniti karir selaku dosen di salah satu universitas ternama Jakarta dan juga tercatat selaku direktur sebuah perusahaan asing. Ia berpeluang menjadi kandidat termuda, karena saat ini usianya baru menginjak 28 tahun.
Dihubungi kemarin, Setiabudi mengaku banyak mendapat masukan dari keluarga dan tokoh Mukomuko, agar ia mulai memikirkan pembangunan di daerah kelahirannya. Pesan tersebut, menjadi panggilan bagi dirinya untuk berkarya bagi daerah pada masa yang akan datang. Sebab kalau bukan generasi muda sekarang yang mau berbuat, siapa lagi.
‘’Saya mendapat masukan agar bisa memikirkan kemajuan daerah, semuanya tentu menjadi cambuk bagi saya, karena Kabupaten Mukomuko adalah tanah kelahiran yang selalu ada dalam sanubari,’’ kata adik kandung dari Armansyah ini.
Terkait dengan pengalaman, selaku alumni UI, Setiabudi sudah tidak perlu diragukan lagi. Selain itu, ia juga sudah berkeliling ke berbagai Negara dalam melaksanakan tugas kerjanya. Termasuk untuk anggaran politik, ia juga cukup mempuni, ditambah lagi dukungan dari orang-orang dekatnya selama ini.
‘’Kita akan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak, jika memang memungkinkan kita siap maju pada 2015 kelak, jikapun belum sekarang, kedepannya tetap kita ingin melakujan yang terbaik bagi daerah,’’ tutupnya.(jar)
Subscribe to:
Posts (Atom)
Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati
METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...
-
Inspektorat : Diakuinya Satu Kali METRO – Ujian berat tengah dihadapi oleh dunia pendidikan Kabupaten Mukomuko dan merupakan pukulan bagi p...
-
Pemilihan Bupati 2020 MUKOMUKO – Semakin dekatnya perhelatan pemilihan bupati dan wakil bupati Mukomuko, nama-nama tokoh yang benar...
-
Kerja Keras dan Cerdas KARMADI, SH lahir di Desa Pondok Lunang 8 Oktober 1980. Merupakan salah satu anggota dewan termuda di DPRD Muk...



