Friday, 14 March 2014

Antisipasi Kecurangan Surat Suara Dapil I Dilipat KPU


POLITIK RM  - Proses pelipatan dan penyortiran surat suara hampir selesai dilakukan. Kemarin terakgir pelipatan surat suara dengan melibatkan masyarakat umum, yaitu untuk surat suara pemilihan Kabupaten Dapil Mukomuko 2 dan Mukomuko 3. Tersisa surat suara untuk Mukomuko 1, rencananya hanya dilaksanakan oleh pihak internal Komisi Pemilihan Umum (KPU) saja. Tujuannya mengantisipasi terjadinya kecurigaan banyak pihak ada keterlibatan tim pemenangan caleg.
Sekretaris KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc menerangkan untuk proses penyortiran dan pelipatan tidak banyak lagi. Surat suara DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi sudah selesai secara keseluruhan. Sedangkan surat suara untuk pemilihan tingkat kabupaten masih dalam prsoses, karena khusus untuk Dapil I hanya diizinkan kepada internal KPU melakukan pelipatan. Tujuannya menghindari adanya kecurigaan dari bannyak pihak, ada pendukung caleg yang bermain. Untuk dapil II dan III tetap warga, karena daerah pemilihannya bukan di Kota Mukomuko.
‘’Kita mewaspadai saja, yang melipat suara warga sekitar kecamatan kota ini, mereka nantinya akan memilih di wilayah ini. Kita tidak menuduh, hanya mengatisipasi kecurigaan, maka untuk melipat surat sura dapil I ini, kita ambil posisi netral,’’ kata Junhari.
Lanjutnya, mengenai surat suara yang rusak, lantaran belum selesai di seortir seluruhnya, maka KPU belum membuat rekapan. Yang pasti kerusakan bukan kesalahan dari KPU, melainkan diterima dengan kondisi demikian. Untuk logistik lain, sebagian besar sudah dating, namun juga banyak yang belum. Diantaranya formulir sama sekali belum mereka terima, juga beberapa jenis logistik lainnya.
‘’Ini belum serapa sebenar, usai surat suara adalah yang harus dioleh, yaitu formulir, jumlahnya cukup banyak dan dibagi-bagikan per TPS. Masih ada beberapa logistik sekarang dalam proses pengiriman,’’ tutupnya.(jar)


Kasus Pelanggaran Pemilu Basi
POLITIK RM – Sejak tahun 2013 lalu, Panwaslu Kabupaten Mukomuko sudah menangani puluhan kasis pemilu, dengan rincian 38 kasus pada tahun 2013 dan ditambah beberapa kasus di 2014. Sebagian besarnya sudah terselesaikan, beberapa kasus masih ditindak lanjuti dan sebagian besar kasus pemilu kadaluarsa alias basi sebelum terselesaikan.
Dikatakan oleh salah seorang anggota Panwaslu Mukomuko, Ita Hartati, M.BA, semua kasus yang mereka tangani dilakukan secara terbuka. Pada tahun 2013 ada 37 kasus temuan dan 1 laporan. Semuanya sudah terselesaikan dengan baik. Seperti pemasangan atribut, langsung ditertipkan oleh caleg dan beberapa kasus dilaporkan ke Banwaslu dan ada yang basi karena habis waktu berdasarkan aturan. Pada tahun 2014, sendiri ada 5 kasus yang ditangani, diantaranya pemasangan baliho oleh caleg dan dugaan pelanggaran lainnya.
‘’Yang sudah kadaluarsa tetap kami pelajari, yang jelas semuanya kita lakukan secara terbuka. Ada puluhan kasus sejak 2013 yang kita tangani, sebagian besarnya pelanggaran oleh caleg saat memasang atribut, juga laporan lainnya,’’ kata Ita Hartati.
Lanjutnya, untuk yang masih ditangani sekarang adalah mengenai adanya caleg yang memasang baliho dengan disertai gambar. Apapun dasarnya, selagi ada gambar caleg dalam baliho merupakan pelanggaran. Yang diizinkan gambar tokoh parti yang tidak mencalonkan diri. Yang jedi masalah untuk menertipkan, baliho dan atribut lain tersebut anggarannya tidak pada panwaslu melainkan pada Satpol-PP. Pihaknya telah menyurati pemda dan KPU untuk ditindak lanjuti.
‘’Untuk menertipkan baliho dan atribut caleg yang melanggar seharusnya pihak pemda melalui aparatnya, sebab anggara penertiban ada pada mereka. Namun sejauh ini nampaknya belum berjalan dengan baik. Caleg sendiri menganggap itu bukan pelanggaran. Padahal dalam aturan KPU nomor 15 tahun 2013 jelas-jelas, apapun alasannya pemasangan gambar caleg dalam bentuk baliho tidak boleh,’’ tutupnya.(jar)


Hari Pertama, Kampanye Terbuka Dipastikan Sepi

//Hermansyah : Kami Memilih Door To Door
POLITIK RM – Besok adalah hari pertama jadwal kampanye atau rapat terbuka peserta pemilu 2014. Dimana sesuai dengan jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hanura menjadi parpol pertama yang diberi kesempatan menggelar kampanye secara bebas, terbuka dan tertip. Namun sebelum itu, pihak partai  Hanura sudah memastikan, jika mereka tidak akan memanfaatkan jadwal dari KPU tersebut untuk kampanye terbuka.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kabupaten Mukomuko, Hermansyah, M.Kom, ditemui kemarin memastikan mereka tidak akan menggelar kampenye secara terbuka. Kesepakatan ini diambil dalam rapat partai yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya. Alasannya kampanye terbuka tidak efektif untuk menarik perhatian pemilih. Caleg Hanura diminta lebih menguatakan kampanye dengan sistim door to door.
‘’Tidak ada kampanye terbuka yang menghadirkan massa atau kegiatan lainnya, kami sudah sepakat caleg bergerak di basis masing-masing dengan sistim door to door saja. Sesuai jadwal hari pertama kampanye adalah Hanura,’’ kata Hermansyah.
Suatu hal yang harus diingat oleh para caleg dan kader Hanura, sambung Ketua Komisi III DPRD Mukomuko ini, setiap saat mereka tetap semangat dan yakin Hanura akan memang. Ajak masyarakat memilih dengan Hati Nurani untuk kebaikan ke depan. Kepada semua peserta pemilu, caleg DPRD Kabupaten Nomor urut 1 Dapil I Hanura ini, juga mengaja untuk sama-sama menjaga ketertiban dan saling menghargai dalam menjalankan misi masing-masing.
‘’Mari kita mengajak masyarakat dengan cara yang baik, biar masyarakat memilih dengan hati nuraninya. Dengan demikian siapa yang dinilai layak dan pantas menjadi wakil rakyat akan mendapat dukungan,’’ tutupnya.(jar)


12 Parpol Dikumpulkan di Terminal

POLITIK RM – Karnaval pemilu 2014, tidak dipusatkan di secretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, melainkan di terminal Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko. Dimana Pukul 9.00 WIB pagi ini dilakukan penandatangan kesepakatan pemilu damai oleh ketua 12 partai politik peserta pemilu, selanjutnya pawai yang dipimpin kendaraan KPU dan kendaraan peserta pemilu.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag mengatakan persiapan sudah dilakukan, tinggal menunggu pelaksanaannya. Disepakati dipusatkan di terminal, sesuai hasil rapat yang dilaksanakan KPU sebelumnya. Rangkaian acaranya, pagi ada beberapa pengarahan dan selanjutnya penandatanganan MoU kesepakatan menggelar pemilu damai oleh peserta pemilu.
‘’Setelah dilakukan penandatanganan MoU pemilu damai, akan diadakan pawai keliling sepanjang jalan Kota Mukomuko oleh kendaraan KPU dan Partai Politik. Kita start dari terminal mengarah ke kantor bupati, selanjutnya bubar,’’ kata Dawud.
Salah seorang caleg dan pengurus DPC Hanura Mukomuko, Ismardi mengatakan jika Hanura sudah siap memeriahkan karnaval. Mereka menyiapkan beberapa kendaraan caleg untuk ikut pawai. Bagi mereka karnaval ini sangat penting demi menciptakan pemilu yang baik dan berkualitas kedepannya. Ia juga berharap semua peserta pemilu dapat menjadikan karnaval sebagai ajang silaturahmi jelang pemilu terbuka.
‘’Kami dari Hanura akan memeriahkan karnaval dengan kendaraan roda dua dan empat yang dilengkapi atribut. Ini kesempatan bagi kita bersilaturahmi,’’ tutupnya.(jar)

Thursday, 13 March 2014

Paksa Petugas TPS, Warga Mukomuko Diamankan


Simulasi Pencoblosan Pemilu

METRO - Demi menjamin pelaksanaan pemilu yang damai, tertib dan aman serta jujur dan adil. Polres Mukomuko kemarin menggelar pelatihan Pra Operasi Mantap Brata 2014 sekaligus simulasi pelaksanaan pemilu. Dalam simulasi, sempat diwarnai ketegangan lantaran salah seorang peserta yang berniat mencoblos tidak diperkenankan karena tidak memiliki KTP sebagai identitas persyaratan.
Namun setelah mendapatkan kejelasan dari petugas keributan dapat diatasi. Tak hanya dalam simulasi juga di peragakan untuk kaum yang kekurangan seperti buta, tuli serta cacat pun ikut berpartisipasi demi menyalurkan suaranya. Karena setiap suara tidak ada bedanya. Dalam simulasi tersebut dihadiri oleh seluruh petinggi Polres Mukomuko dan jajaran, ketua dan anggota KPU serta petugas KPPS.
Dalam pembukaan pelatihan yang dipimpin langsung oleh Kasubag Sarpras, AKP. M Sahin mewakili Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik mengamanatkan agar seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan serta menerapkannya agar pelaksanaan pemilu berjalan sebagaimana mestinya sesuai harapan bersama.
‘’Kita harapkan seluruh peserta yang nantinya akan ditugaskan dapat menjaga situasi agar selalu dapat kondusi. Sehingga pelaksanaan pemilu kali ini dapat sukses seperti seharusnya,’’ ujar Kasubag Sarpras.
Tak hanya itu Kasat Intel, AKP. Harsono selaku pemberi materi turut menyampaikan agar setiap peserta selalu melakukan minitoring. Dan jangan sampai lengah agar tidak ada kecurangan yang terjadi dalam pelaksanaan pemilu.
‘’Kita tekankan selalu monitor segala hal yang terjadi. Dan segera laporkan ke atasan masing-masing agar dapat cepat diambil tindakan. Terutama jangan sampai terjadinya aksi money politic atau politik uang. Sehingga esensi pelaksanaan pemilu yang sebenarnya dapat tercapai,’’ ungkap kasat.
Kasat Sabhara, Iptu. Djaliman selaku koordinator simulasi turut menjalankan tugasnya dengan baik. Dimana dirinya memantau pelaksanaan simulasi dari awal hingga akhir agar dapat menjadi gambaran bagi para peserta guna mengambil tindakan nanti ketika pelaksanaan pemilu dilakukan.
‘’Setelah penyampaian materi. Kita langsung lakukan simulasi. Dimana tujuannya agar setiap peserta dapat melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan ketika pelaksanaan pemilu,’’ tutup kasat.(dum)




Caleg dan Parpol Pemenang Sudah Terbaca
POLITIK RM – Hari pencoblosan pemilu legislatif 2014, kurang dari 1 bulan lagi. Namun demikian, Partai Politik (Parpol) mana yang bakal masuk dalam lingkaran pemenang di masing-masing dapil pemilu untuk DPRD Kabupaten Mukomuko mulai terbaca dengan jelas. Seiring dengan itu, juga siapa caleg yang bereluang duduk mewakili rakyat nyaris bisa ditebak. Dari 296 orang caleg kabupaten yang tercatat dalam surat suara pemilu, hanya sekitar 25 persen saja yang berusaha dan berjuang dengan segenap kemampuan dan cara untuk duduk dan mereka diperediksi berpeluang.
Apakah yang lain tidak berusaha? Pada dasarnya yang masih berjuang tak lebih dari 35 persen, baik yang berjuang secara full ataupun sekedar berusa dengan harapan masyarakat sipatik. Bahkan sebagian besar caleg pasrah dan sudah yakin, jika peluangnya untuk mewakili masyarakat di DPRD Mukomuko sangat tipis.
Seperti diakui oleh caleg PKPI, Gustiadi Badi ia mengakui jika untuk duduk sangat berat dan ia tidak akan terlalu banyak berharap. Disamping kurang yakin dengan kamampuannya dalam mendekati masyarakat, juga factor amunisi menjadi kendala utamanya. Sebab tak difungkiri, terjun ke dunia politik, butuh nama besar, anggaran dan juga kemampuan dalam berbagai hal. Selain itu masyarakat dalam memilih dengan berbagai alasan yang harus dipenuhi oleh caleg.
‘’Kalau ditanya apakah saya mau duduk, tentu jawabannya mau duduk, namun kita tetap mengukur kemampuan dalam mencari dukungan. Untuk sosialisasi, dalam arti kata bukan money politik, anggaran yang dimiliki meski puluhan juta. Sebab perlu alat peraga yang tentunya didapat dengan cara menggeluarkan anggaran,’’ kata aktifis yang kerap bersuara nyaring mengkritik berbagai kebijakan yang dinilainya tidak memihak pada masyarakat ini.
Salah seorang tokoh Mukomuko H. Hamdani Makir, M.Hum mengatakan masyarakat sudah punya pilihan untuk 9 april nanti. Orang yang mereka pilih adalah, caleg dengan kemampuan yang jelas dalam berbagai segi dan dikenal dekat. Kalau calegnya saja sudah terlihat melemahkan diri sendiri, tidak melakukan banyak usaha, masyarakat juga tidak akan memilihnya. Partai yang akan menang adalah partai yang didukung oleh kreatifitas calegnya. Tidak menutup kemungkinan partai besar bisa kehilangan kursi.
‘’Masyarakat kita mayoritas bukan memilih partai, melainkan memilih caleg yang mereka anggap mampu dan punya kedekatan. Kalau calegnya saja sudah tidak diterima masyarakat, maka partai itu tidak pula menang,’’ tutupnya.(jar)


Mobnas Dewan Akan Dikandang
//Selama Kampanye Terbuka
POLITIK RM – Kendaraan dinas dewan mulai (16/3) sampai berakhirnya kampanye atau rapat terbuka pemilu 2014 dikandangkan. Sekretari dewan (Sekwan) akan menyurati setiap dewan yang memegang mobil dinas atau aset daerah lainnya untuk dilepas sementara. Namun apakah akan dikandangkan di sekretariat dewan atau di rumah masing-masing, belum bisa dipastikan, yang jelas dewan dilarang gunakan mobnas selama kampanye.
Selain itu, terhitung sejak kampanye terbuka dimulai, anggaran perjalanan dinas dewan tidak diizinkan untuk digunakan. Juga aktivitas dewan dikantor di kurang, dimana tidak ada rapat pembahasan, paripurna dan kegiatan lainnya. Namun bukan berarti libur, masyarakat juga dapat datang untuk berkonsultasi dengan dewan atau hearing.
Disampaikan Sekwan, Drs. H Bustari Maler, M.Hum mereka akan menyurati dewan mengenai permintaan ini. Kalau memang memungkinkan kendaraan dinas dikandangkan di kantor. Namun jika ada alasan lain, maka bisa diparkiran di rumah saja. Namun intinya dewan dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan kampanye.
‘’Yang jelas, kami dari sekretariat sesuai dengan fungsinya, mengingatkan dewan untuk tidak menggunakan kendaraan dinas atau aset lainnya untuk kepentingan politik. Jika memang memungkinkan dikandangkan di sekretariat, namun kalu ada hal lain bisa di rumah,’’ kata Sekwan.
Bagaimana jika dewan tetap menggunakan mobnas?, Bustari mengatakan itu terpelas dari kendali mereka. Sebagai pihak penanggungjawab aset di sekretariat, ia sudah mengingatkan setiap anggota dewan. Untuk sangsi dan lainnya itu bukan tugas mereka, melainkan tanggungjawab pelaksana pemilu dalam hal ini panwaslu.
‘’Itu bukan tugas kami, yang jelas tanggungjawab sudah kita jalankan, mudahan saja itu tidak terjadi, sebab semua kita mengetahui larangan menggunakan aset Negara untuk kempanye,’’ tutupnya.(jar)


Wednesday, 12 March 2014

Surat Suara Rusak dan Berlebih


POLITIK RM – Sejak kemarin lusa,  488.908 surat suara pemilu mulai dilipat dan disortir. Diketahui dari jumlah yang sudah dilipat, ditemukan beberapa lembar surat suara yang rusak dan juga jumlah isi kotak yang tidak sesuai dengan berita acara. Untuk mengejar target, menyelesaikan proses pelipan, KPU melibatkan masyarakat dan pelajar. Untuk satu lembar surat suara biaya atau upah melipatnya Rp 150.
Sekretaris KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc menerangkan jadwal melipat surat suara ini 4 hari, sampai kemarin baru sebagiannya selesau dilipat dan disortir. Untuk masyarakat, diberi waktu melipat surat suara pada malam harinya yang bertempat di sekretariat KPU. Sementara siangnya diserahkan kepada pelajar, dimana pihak sekretariat langsung mengantar surat suara ke sekolah setelah berkoordinasi dengan pihak guru. Untuk surat suara yang kurang, berlebih maupun rusak, itu didata dan diselamatkan.
‘’Kita undang masyarakat yang mau, kalau anggaran melipat surat suara ini sesuai dengan aturan KPU, yaitu Rp 150 perlembarnya. Untuk pelajar siang hari, kita yang mengantarkan langsung ke sekolah setelah ada koordinasi dan mereka siap melakukannya. Setiap ada kejanggalan dalam setiap boxs dibuat berita acaranya,’’ kata Junhari.
Proses sortir dan pelipatan ini mendapat pengawasan ketat dari petugas Panwaslu Mukomuko, kepolisian, masyarakat, pihak keamanan dan juga dari media. Artinya dalam hal ini tipis terjadi kesalahan ataupun masalah. Untuk surat suara yang rusak nantinya akan dimusnahkan dengan berita acara yang jelas. Saat ini baru proses pelipatan, mengenai jumlah itu akan dihitung kembali, saat akan dibagikan ke TPS. Ada surat suara cadangan disiapkan, jika memang terdapat kekurangan.
‘’Kalau jumlah yang ada sekarang belum bisa jadi patokan, nanti akan kita bagikan, dari satu kotak kurang bisa diambil dari kotak lain yang berlebih. Selain itu ada surat suara cadangan dan pemilu ulang untuk antisipasi. Kalau yang rusak akan kita musnahkan,’’ terangnya.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag juga menegaskan untuk temuan adanya isi kardus surat suara yang semestinya seribu, kemudian ada yang kurang dan berlebih, itu akan di data. Mereka akan laporkan dengan jelas kepada Provinsi yang diketahui panwaslu dan pihak keamanan. Yang jelas proses sortir dan melipat saat ini masih berjalan dengan baik.
‘’Kita terbuka dan disaksikan banyak pihak, maka apapun kejanggalan dan sesuatu yang ditemukan, akan dibahas bersama dan ada catatanya.setiap rangkaian proses yang kita lalui, mendapat pengawasan dari berbagai pihak,’’ tutupnya.(jar)

KPU Terima Logitik Pemilu Basah
POLITIK RM – Logistik pemilu terus berdatangan ke sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko. Jika sebelumnya surat suara dan logistik lain sudah datang, malam kemarin giliran beberapa bilik suara, kotak suara dan brosur yang tiba. Diketahui sejumlah logistik yang diangkut dari Kota Bengkulu menggunakan truk ini dalam kondisi basah, terutama bilik suara yang terbuat dari bahan karton.
Mengetahui kondisi ini, terpaksa dibuat berita acara yang menjelaskan kondisi logistik saat diterima oleh KPU dari Provinsi, yang diketahui pihak pendistribusi logistik, panwaslu dan kepolisian. Selain itu jumlah logistik yang masuk acap kali tidak sesuai dengan berita acara pengiriman logistik yang ada pada KPU.
Sekretaris KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc mengakui adanya logistik yang terbuat dari kardus biasa ini dalam kondisi lembap. Namun tetap mereka terima dan akan dibersihkan dan dijemur agar kering. Untuk detai kondisi logistik yang masuk selalu dibuat berita acaranya. Hingga kedepannya jika ada protes dan pertanyaan, mereka punya dasar.
‘’Kalau rusak tidak, hanya kondisinya agak lembap. Tetap kita terima dengan disertai penjelasan, kalau memang bisa diatasi akan kita atasi untuk membenahinya,’’ kata Junhari.
Lanjutnya, kota dan bilik suara ini, jumlahnya tidak banyak, masing-masing hanya 28 unit saja. Sebab mereka masih menggunakan kota suara yang lama. Setiap logistik yang datang sebelum dilakukan serahterima, mereka periksa dengan teliti dan dibahas bersama-sama dengan panwaslu dan pihak kemanan. Sejauh ini belum ada masalah fatal yang mereka temui terkait dengan logistik ini.
‘’Secara keseluruhan tidak ada masalah yang fatal, semuanya masih dalam kewajaran. Namun kita selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait,’’ tutupnya.(jar)

Khairanzar Harus Memilih, KPU atau CPNS
POLITIK RM – Sesuai dengan aturan yang berlaku, Khairanzar, SE salah seorang komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko yang lolos tes K2 harus memilih, menjadi CPNS atau melepas status anggota KPU-nya.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag mengaku belum bisa bicara banyak. Namun satuhal yang pasti, sesuai aturan Khairanzar harus memilih antara Komisioner KPU atau memilih mengabdi sebagai CPNS.
‘’Kalau aturan harus memilih, namun kita belum bisa membahas itu, Karena sekarang kami fokus dengan persiapan pemilu, banyak tahapan harus kita lakukan,’’ kata Dawud.
Eks Ketua KPU, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si memberi penjelasan panjang lebar terkait dengan hal ini. Apapun dasarnya, Komisioner KPU yang lulus CPNS harus memilih, antara tetap sebagai anggota KPU atau CPNS. Ia tidak dapat berdiri pada dua posisi itu secara bersamaan. Sementara untuk mekanisme penggantian, berdasarkan aturan, bila terjadi pergantian anggota KPU, maka nomor terdekat yang akan menggantinya. Dalam ini adalah peserta tes rangking 6. Kalau tidak bisa atau syaratnya kurang, maka diberi kesempatan kepada rangking 7 dan seterusnya.
‘’Maka penetapan anggota KPU dirangking, dari 10 besar, nama yang berada pada 5 besar adalah mereka yang terpilih. Maka kalau dari 5 ini ada lagi penggantian, naik ke nomor berikutnya. Yang jelas memilih antara dua itu harus dilakukan,’’ kata Nasir.
Namun bisa saja tidak diganti berdasarkan rangking, tergantung dengan berita acara KPU Provinsi saat penetapan anggota KPU. Apakah urutan nama tersebut ada dalam berita acara pengangkatan atau tidak. Jika penetapan sebelumnya bukan sistim rangking, maka KPU Provinsi akan melakukan tes ulang terhadap calon-calon yang masuk 10 besar sebelumnya.
‘’Kita tidak melihat berita acara penetapan komisioner KPU oleh KPU Provinsi, apakah berdasarkan urutan atau tidak. Kalau memang sistim urut aturannya demikian adanya,’’ tegasnya.
Juga eks anggota KPU lainnya, Merida Susanti, SH mengatakan, calon pengganti diambil berdasarkan urutan peringkat calon yang sebelumnya mengikuti fit and propertest sebagai anggota KPU. Selanjutnya, anggota KPU provinsi akan melakukan verifikasi faktual untuk menyelidiki apakah yang bersangkutan terlibat dalam aktivitas yang dilarang, seperti menjadi anggota partai politik atau tidak.
‘’Itu ada aturannya, penggantian berdasarkan peringkat. Untuk komisioner yang lolos CPNS wajib memilih,’’ tutupnya.(jar)

Mukomuko Amris


Bangunan Cepat Ghusak, Tanggungjawab Konsultan
METRO – Banyaknya bangunan kantor di lingkungan perkantoran Mukomuko yang diduga rusak berat dalam usia muda, mendapat tanggapan dari anggota DPRD Kabupaten Mukomuko. Orang yang paling bertanggungjawab atas ketahanan dan kelayakan bangunan adalah konsultan proyek, baru selanjutnya pihak pelaksana pembangunan. Sebuah bangunan akan bagus jika konsultannya bisa melaksanakan tugas dan fungsinya dengan maksimal
Seperti disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Mukomuko, Husni Tamrin menanggapi terjadinya dugaan kerusakan pada beberapa bangunan kantor ini. Karena sudah di PHO dan masa pemeliharaannya telah berakhir, maka tanggungjawab kontrak tidak ada lagi. Untuk perbaikan pemerintah harus membuat usulan anggaran baru, yaitu anggaran rehab bangunan. Kenapa itu terjadi? Husni berpendapat, kesalahan utama ada pada konsultan.
‘’Sekarang kita lihat, masa pemerliharaan sudah berakhir atau belum, kalau sudah, maka kontraktor tidak bisa disalahkan lagi. Kesalahan itu ada pada konsultan, yang merancang bangunan dan mengawasi pekerjaan tidak professional,’’ kata Husni.
Lebihlanjut Husni menerangkan peran dan fungsi konsultan dalam pembangunan sangatlah strategis. Sebab di manapun pelaksanaan pembangunan, tidak dapat dilaksanakan begitu saja tanpa didahului oleh tahapan perencanaan, begitu juga dalam pelaksanaan, diperlukan pengawasan dan evaluasi agar efisien serta optimalisasi manfaatnya. Kalau dewan untuk sekarang tidak ada lagi hak untuk turun mengecek pekerjaan bangunan yang sudah kelar ini.
‘’Kalau eksekutif mengajukan anggaran baru untuk rehab, baru kita turun melakukan pengecekan, sesuai apa tidak pengajuan dengan kebutuhan. Kalau konsultannya menjalankan tugas dengan baik dan kontraktornya suportif, maka semuanya jadi baik,’’ tegas Husni.
Juga anggota Komisi II lainnya, H. Syamsuri Rustam, ST menerangkan penyimpangan proyek terjadi sebagai akibat tak matangnya perencanaan dan lemahnya intensitas pengawasan proyek di lapangan. Penyimpangan dan kesalahan pelaksanaan proyek tidak terlepas dari peran kontraktor itu sendiri dan konsultan Pengawas. Konsultan Pengawas sebagai pendamping jangan seperti tukang parkir yang hanya minta bayaran.
‘’Kontraktor melaksanakan tugas membangun, sebelumnya ada konsultan yang merancang pekerjaan mereka, selanjutnya pekerjaan diawasli, artinya jika semuanya beres tidak ada masalah dengan hasil pekerjaan. Kondisi lokasi bangunan harus disesuaikan, juga dalam pengawasan meski teliti,’’ tutupnya.(jar)

Peserta Jalan Sehat Pemilu Lebihi Target
POLITIK RM - Gerak jalan sehat menuju pemilu damai, jujur dan adil yang diselenggarakan serentak se-indonesia oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) berjalan sukses. Di Kabupaten Mukomuko sendiri, peserta jalan santai sesuai target KPU, yaitu diikuti sekitar 1500 peserta. Peserta diri dari masyarakat, pejabat dan para tokoh partai politik termasuk politisi.
Bendera start dikibarkan oleh Bupati Drs. Ichwan Yunus, CPA, MM yang diwakili asisten 1, Ir. Kasmidi Kasim yang didampingi  Komisioner KPU Mukomuko. Peserta jalan sehat tampak bersemangat mengikuti jalannya acara, apalagi saat kupon jalan sehat mulai diundi. Seluruh doorprize yang disediakan panitia ludes dibawa pulang oleh belasan peserta yang beruntung.
Ketua KPU Mukomuko dalam sambutannya, mengaku bahagia, karena acara jalan sehat ini berjalan sebagaimana mestinya. Lebih penting kagi, Dawud menjelaskan kegitan serentak secara nasional ini, tujuannya untuk mengajak semua unsur ikut menyukseskan pemilu 9 April mendatang. Ia juga berterimakasih kepada bupati yang mendukung kegiatan ini dan ikut menyumbangkan 2 unit sepeda untuk peserta.
''Khusus untuk komisioner KPU tidak berhak mendapat doorprize. Kepada yang beruntung kita ucapkan selamat. Satu hal yang penting mari sukseskan pemilu legislatif 2014,'' kata Dawud.
Sekretaris KPU Junhari, BSc mengklaim jalan sehat ini sukses. Peserta yang ikut melebihi angka 1500 orang sebagaimana target awal. Ia mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah daerah, partai politik dan seluruh elemen yang sudah ikut menyukseskan acara ini.
''Kalau dilihat dari kondisinya, peserta yang hadir mencapai 2 ribu orang. Kita berterimakasih atas dukungan semua masyakat dan pemerintah daerah,'' ungkapnya diampingi Devisi Sosialisasi Abdul Hamid Soregar, S.Ag, M.Pd.
Kasmidi Kasim yang mewakili bupati, didaulat untuk mencabut kupon hadiah utama. Peserta yang memegang kupon sempat tegang dan harap-harap cemas. Apalagi usai dicabut, asisten 1 Setakab ini sempat tarik-tarik uluar membaca nama pemenangnya. Kupon lainnya diundi oleh waka polres Mukomuko, I Wayan Adnyana mewakili dewan dan Partai politik juga dari pers diwakili Budi, BE dan perwakilan lainnya.(Jar)


Caleg Lolos Sertifikasi
//KPU : Kami Sudah Datangi
POLITIK RM – Informasinya salah seorang caleg perempuan yang berstatus guru honor murni, dinyatakan lolos guru sertifikasi. Ia tes sebelum mendaftar sebagai caleg di salah satu partai, beberapa waktu lalu saat pengumumannya, namanya masuk kategori. Secara otomatis mengingat gaji setifikasi bersumber dari APBN/APBD, ia tidak lagi memenuhi syarat sebagai seorang caleg.
Dikonfirmasi dengan Devisi Sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, Abdul Hamid Siregar, S.Ag, M.Pd tidak membatah informasi tersebut. Menurutnya caleg perempuan berstatus guru di sekolah agama ini, sudah didatangi. Yang bersangkutan dihadapan KPU sudah menyatakan tetap dengan pencalonan sebagai caleg dan berjanji tidak akan menerima gaji sertifikasi tersebut.
‘’Kami sudah datangi yang bersangkutan, ia menyatakan tetap nyaleg dan membuat surat perjanjian, jika yang bersangkutan tidak akan menerima gaji sebagai guru sertifikasi selama masih sebagai caleg,’’ kata Siregar.
Lanjut Siregar, yang bersangkutan sebelumnya hanya guru biasa saja, hingga tidak menghalangi dirinya terdaftar sebagai caleg. Sebab honor yang ia terima di sekolah tempatnya mengajar bersumber dari komite sekolah bukan APBD atau APBN. Isi surat perjanjian yang dibuat, dimana yang bersangkutan tidak akan menerima honor tersebut. Mengenai kedepannya, ia belum mengetahui, yang jelas apabila melanggar yang bersangkutan harus siap dengan komitmennya.
‘’Yang jelas bersangkutan sudah menyatakan diri tidak akan melanggar aturan dan kesepakatan. Kalau kedepannya kita belum bisa bicara banyak,’’ tegas Siregar.
Eks Ketua KPU Mukomuko, Bodi Ramhat Sentosa, SH diminta tanggapannya, dengan lugas menyatakan setiap caleg yang digaji bersumber dari APBN dan APBD wajib mengundurkan diri. Untuk kasus ini, sebaiknya KPU melakukan krocek lebih jauh dan memastikannya. Sebab sertifikasi itu digaji oleh nergara.
‘’Kalau memang benar harus mundur, sebab aturan dengan tegas sudah menyebutkan, caleg yang digaji oleh negera wajib mundur untuk maju sebagai caleg. Untuk kasus seperti ini sebainya KPU lebih teliti,’’ tutupnya.(jar)

Rumah Eks Sekda Digarong
METRO – Rumah mantan Sekda Kabupaten Mukomuko, BM. Hafrizal, SH diduga dikunjungi tamu tak diundang. Diketahui 1 unit motor Suzuki FU Nopol BD 6038 N yang berada di lokasi parkir raib. Kejadiannya malam kemarin, sekitar Pukul 00.30 WIB. Selain itu, pelaku sempat berniat mencokel jendela rumah, namun mengurungkan niatnya, lantaran melihat di kamar ada orang.
Kronologisnya, pelaku diduga sudah mempelajari kondisi TKP sebelum melancarkan aksinya. Suzuki FU yang hilang terparkir di teras samping rumah, bersama 6 unit motor lainnya dan satu unit mobil Toyota Yaris. Karena lokasinya terbuka, korban langsung masuk dari depan menuju motor. Pelaku memilih motor FU dan langsung membawanya ke pinggir jalan. Belum puas dengan itu, korban diduga masuk kembali dengan maksud ingin mencokel jendela. Namun aksinya ini gagal, karena Fitri yang sedang berada dalam kamar terbangun dan mengintip keluar jendela. Pelaku langsung cabut dan menghidupkan motornya di pinggir jalan dan kabur.
Istri BM Hafrizal, yang juga adalah eks anggota KPU, Merida Susanti, SH membenarkan, jika rumahnya sudah dimasuki orang tak dikenal (OTD) dan membawa kabur motor milik anaknya. Kejadian ini sudah dilaporkannya kepada pihak kepolisian. Ia mengakui motor terparkir di luar atau teras yang memang khusus untuk tempat kendaraan. Kejadian ini baru pertama kali terjadi dalam rumahnya.
‘’Seperti biasa, kendaraan kita perkirkan di tempatnya, memang tidak ditutup. Kami tidak menyangka saja bisa terjadi demikian, sebab sejak lama sudah begitu dan aman-aman saja. Mungkin juga pelaku sudah pernah datang kesini,’’ kata Merida.
Kejadian ini menjadi pelajaran bagi keluarganya, ia yakin ada hikmah dibalik semua itu. Meski sudah melapor kepada pihak yang berwajib, Merida mengaku sudah ikhlas menerima musibah tersebut. Karena semua itu sebagai bentuk teguran dan ujian bagi yang maha kuasa.
‘’Kami sudah ikhlas atas kejadian  ini, anggap saja mengeluarkan zakat atas nikmat yang diberikan selama ini,’’ paparnya.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui kapolsek Kecamatan Kota Mukomuko, AKP. Yun Iswandi membenarkan kejadian ini. Pihaknya sudah melakukan oleh TKP dan tengah melakukan penyelidikan lebih jauh.(jar)

Curnak Embat 2 Ekor Sapi
//Kerugian Rp 40 juta
METRO – Pelaku pencurian ternak (curnak) diduga embat  2 ekor sapi segmental milik Sutriadi Eka Putra warga Kelurahan Pasar Mukomuko. Kejadiannya malam kemarin, saat sapi senilai Rp 40 juta ini tengah ditambangkan di pasar hewan yang terletak di Desa Tanah Rekah Kecamatan Mukomuko. Peristiwa ini baru diketahui pemiliknya pagi kemarin, saat akan memberi makan pada ternaknya. Korban langsung melaporkan kehilangan ini kepada pihak berwajib.
Diceritakan Sutriadi, sapi miliknya ditambangkan di kawasan pasar hewan, karena dalam proses penggemukan. Biasanya sapi lain juga banyak yang terdapat di lokasi tersebut, namun malam kemarin hanya ada sapi miliknya. Sekitar Pukul 23.15 WIB sebelum hilang, korban sempat mengecek ternaknya dan setiap hari memberi pakan. Ia memperkirakan sapi miliknya hilang dari Pukul 00.00 WIB hingga Pukul 5.00 WIB kemarin. Ia baru mengetahuinya pagi saat akan memberi makan kembali.
‘’Malam tadi (kemarin red) sekitar jam sebelas, sapi saya masih ada, saya tidak menyangka bisa hilang. Tapi memang saat saya datang ada menemukan orang yang melintas di sekitar tempat itu dengan berjalan kaki, saya tidak curiga, sebab jalan itu adalah pelintasan warga setiap saatnya,’’ kata Sutriadi.
Pagi kemarin, selain melapor kepada pihak berwajib, korban juga langsung berangkat mencari sapinya, ke daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Ia mendatangi beberapa pasar ternak dan lokasi lainnya untuk mengecek keberadaan sapinya tersebut. Karena logikanya pelaku mencuri sapi untuk diperjual belikan. Sutriadi menambahkan, kedua sapi tersebut baru dipelihara sekitar 2 minggu lalu. Sapi dibelikannya dengan harga Rp 35 juta.
‘’Saya sekarang di Pesisir, mencari dibeberapa tempat, karena setiap hari ada pasar ternak. Kita menduga kedua sapi itu di bawa ke arah Padang,’’ paparnya.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kapolsek Kota Mukomuko, AKP Yun Iswandi membenarkan adanya laporan kehilangan 2 ekor sapi simental tersebut. Dan pihaknya telah melakukan oleh TKP serta melakukan penyelidikan.
‘’Kita memang telah menerima laporan tersebut. Dan anggota sudah melakukan oleh TKP. Dan kasus ini masih kita selidiki lebih jauh,’’ terang Kapolsek.(dum)

Mini Bus Masuk Jurang, 7 Penumpang Selamat
METRO – Sekitar Pukul 6.10 WIB kemarin, telah terjadi kecelakaan tunggal di jalinbar Pantai Abrasi Air Punggur, Kelurahan Koto Jaya. Mobil mini bus merk KIA BK 7425 DO yang mengangkut 7 orang penumpnang, yang diketahui merupakan rombongan peserta kejuaraan nasional (Kejurnas) road race di Sentul International Karting & Motorcycle Circuit (SIKMC) masuk jurang. Beruntung penumpang dan sopirnya selamat.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kasat Lantas, AKP. Marwan Pajrin, S.Ik membenarkan kejadian tersebut. Dugaan sementara kecelakaan terjadi lantaran sopir mengantuk dan tidak menguasai kondisi jalan. Tidak ada korban jiwa, beberapa orang penumpang dan sopirnya luring.
‘’Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil pengangkut rombongan Kejurnas itu mengalami Lakatunggal karena diduga sopir ngantuk dan tak paham kondisi jalan. Korban hanya mengalami luka ringan saja, sementara mobil mengalami kerusakan dan segera dievakuasi,’’ ungkap Kasat kepada Radar Mukomuko (RM) kemarin.
Kronologis kejadiannya, mobil mini bus berisi 7 orang penumpang ini datang dari Kota Bengkulu, menuju Kota Medan Sumatera Utara (Sumut). Diduga karena ngantuk, saat melintasi jalan lurus menjelang SPBU Air Punggur, mobil keluar dari badan jalan dan langsung terjun ke siring jalan dengan kedalaman mencapai 3 meter.
Menurut keterangan dari sopir mini bus ini, Toni ia sempat ngebut karena kondisi jalannya lurus. Karena jarang melewati jalur, saat di jalan menikung ia terkejut dan keluar dari badan jalan.
‘’Tambah lagi di depannya ada terlihat seperti lobang, karena suasana pagi masih terlihat gelap,’’ tutupnya.(nek)

Friday, 7 March 2014

Mukomuko New 2



4 Orang PSK dan 3 Pria Hidung Belang Diangkut
Lagi, Polsek Lubuk Pinang Bongkar Tempat Esek-Esek
24 JAM LUBUK PINANG – Untuk memberi rasa nyaman bagi masyarakat, jajaran Polsek Lubuk Pinang terus bergerak. Jika sebelumnya Polsek bersama anggotanya menutup sebuah Kafe yang diduga meperjualbelikan miras dan menyediakan wanita penghibur. Kemarin giliran tempat urut tradisional yang digrebek. Alhasil 4 orang wanita diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) dan 3 laki-laki hidung belang berhasil diamankan. Termasuk seorang mucikarinya diangkut ke Mapolsek Lubuk Pinang. Adapun lokasi tempat diduga mesum berkedik urut tradisional ini, di Desa Lubuk Pinang atau pinggir jalan menuju salah satu pabrik CPO setempat.
Masing-masing yang diamankan tersebut, Ri (40), Ye (25) dan Mi (26) ketiganya mengaku asal Kota Bengkulu dan Sa (26) dari Seluma. 3 Pria hidung berlang yang digrebek bersamaan adalah R, (28) dari Silaut, I (26) dari Kecamatan XIV Koto, dan M (35) dari XIV Koto. Sedangkan pria yang diduga sebagai Mucikari berinisal Mu Warga Sungai Serik.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kapolsek Lubuk Pinang Iptu. I Mades Indra Wijaya, SH membenarkan, penggerekan dilakukan malam kemarin sekitar Pukul 21.30 WIB. Aksi ini berawal dari laporan warga yang merasa resah atas keberadaan tempat urut tradisional tersebut. Terang saja, saat anggota tiba di TKP, ditemukan 4 wanita diduga PSK tersebut dan 3 pria hidung belang. Mereka tidak bisa mengelak lagi, bahkan salah satu pasangan diketahui tengah berduaan dalam sembuah ruangan. Rencananya 4 wanita ini akan dikembalikan ke tempat asalnya, sedangkan para pria hidung belang ini akan diserahkan kepada keluarganya. Sementara mucikarinya akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.
‘’Dari pengakuan salah satu wanita itu, sekali main tarifnya berkisar Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu. Sebagian dikasihkan ke mucikari dan sebagian lagi sebagai jasa pelayanan. Untuk mucikarinya akan kita laukan proses hukum. Kita jerat dengan pasal 296 sub pasal 506 KUHP. Dengan ancaman 1,4 tahun,’’ terang Made.
Ketua karang taruna Desa Arah Tiga, Kecamatan Lubuk Pinang, Andun mengakui jika tempat pijat plus-plus tersebut sudah ada sejak lama. Namun selama ini tidak pernah tersentuh oleh aparat. Keberadaan pijat tradisional ini juga sangat meresahkan warga. Maka atas pengerebekan ini, masyarakat sangat mengapresiasi kinerja Kapolsek Lubuk Pinang yang baru.
‘’Kalau tempat pijat yang ada di Lubuk Pinang itu sudah ada lebih dari 8 tahun. Sebelum kafe didirikan tempat pijat itu sudah ada. Sekarang juga ada satu lagi yang baru buka,’’ pungkas Andun.(dul)

Dinsosnaketrans Janji Sambangi Sulimin
24 JAM XIV KOTO – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnaketrans) berjanji segera mendatangi, rumah Sulimin (57) yang menderita stroke. Tujuannya untuk meninjau dan mencari informasi falid mengenai kondisi korban dan keluarganya. Tak menutup kemungkinan pemerintah daerah akan membantu Sulimin dan keluarga sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Mukomuko, HM.Badri Rusli, SH mengatakan, mereka ingin melihat langsung kondisi Sulimin dan kehidupan mereka. Banyak program pemerintah yang bisa membantu warga miskin yang menderita sakit yang bisa diberikan kalau memang dibutuhkan. Selama ini dinas belum mengetahui adanya penderita stroke sebagaimana yang diinformasikan media.
‘’Besok atau lusa, paling lambat senin kami akan datang langsung ke rumah Sulimin. Untuk mengetahui kondisinya, setelah itu baru diketahui apa yang bisa diperbuat pemerintah,’’ ungkap Badri.
Anak sulung Sulimin, saat ditemui ditempat kerjanya, mengaku tidak bisa berbuat banyak. Demi membantu keluarga, gadis yang baru saja menamatkan SMP ini berencana segera menikah. Harapannya setelah menikah dapat membantu keluarganya termasuk untuk mengobati bapaknya yang sakit. Ia dan keluarganya sangat berharap pemerintah atau ada dermawan yang bisa ikut membantu kemalangan keluarganya ini.
‘’Sekitar 10 hari lagi, Saya akan segera bertunangan, pernikahannya direncanakan awal tahun ini,’’ ungkap gadis berkulit hitam manis ini.
Untuk diketahui sebelumnya, Sulimin sejak 5 bulan lalu, divonis menderita stroke. Jangankan untuk mencari nafkah, pria malang ini, sekarang hanya bisa terbaring di tempat tidur. Untuk makan sehari-hari mereka mengandalkan pemberian dari tetangga dan dibantu hasil kerja anak sulungnya Mutia (18) yang terpaksa putus sekolah. Sulimin hanya bisa berbaring di tempat tidurnya, badannya tak bisa digerakkan bahkan suaranya sulit keluar. Namun ia tak henti mengeluarkan air mata, karena melihat kondisi keluarganya dan anaknya yang harus putus sekolah.(dul)

Bina Keluaga untuk Wujudkan Penduduk Berkualitas 

//Novizar : Kita Libatkan Banyak Unsur
METRO – Persoalan kependudukan tidak hanya sebatas pengendalian jumlah penduduk.  Yang tak kalah pentingnya, bagaimana meningkatkan kualitas penduduk itu sendiri. Untuk itu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (BKKB-PP) Kabupaten Mukomuko, punya rencana besar kedepannya. Berbagai program untuk mewujudkan penduduk berkualitas ini akan dilaksanakan sesuai Instruksi Bupati Drs. H Ichwan Yunus, CPA MM dan program yang dilaksanakan secara nasional.
Kepala BKKB-PP Kabupaten Mukomuko, Drs. Novizar Eka Putra menerangkan, beberapa waktu lalu mereka sudah melakukan rapat koordinasi dan mendapat bimbingan dari BKKB Provinsi Bengkulu. Secara keseluruhan program pemerintah kedepan untuk kependudukan ini, adalah bagaimana meningkatkan kualitas keluarga. Banyak program kedepan akan dilakukan untuk mewujudkannya. Penduduk yang hebar berasal dari keluarga yang kuat, maka target utama adalah bagaimana membangun keluar yang baik. Untuk melaksanakan semua ini, Novizar mengaku tidak mungkin bisa bekerja sendiri, butuh peran besar dari banyak lembaga, terutama TP-PKK, unsure kesehatan, kelompok pemerhati rumah tangga, lembaga pendidikan, dan lembaga lainnya, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh perempuan.
‘’Meningkatkan kualitas penduduk itu sangat penting, sesuai petunjuk kami berusaha melakukan yang terbaik. Pada dasarnya jauh sebelum itu, kami sudah punya wacana yang sedemikian, maka sesuai perintah bapak bupati, kami yakin bisa melakukannya,’’ kata Novizar.
Penekanan untuk giat KB dan Vasektomi serta program keluarga lainnya. BPJS merupakan salah satu wujud untuk meningkatkan kualitas penduduk, dimana kedepan program KB dibebankan pada BPJS. Sebab langkah awal mewujudkan penduduk yang baik adalah dengan meningkatkan kualitas keluarga. Keluarga yang kuat akan menjalan fungsinya dengan baik. Diantaranya fungsi keorganisasian, fungsi sosial, fungsi budaya, fungsi pembangunan, fungsi pendidikan, fungsi ekonomi dan fungsi lainnya.
‘’Kalau semua ini berjalan kami yakin, kemajuan yang diidamkan tercapai dengan baik. Untuk mencapai ini kami akan melakukan beberapa langkah awal, pertama perlu persiapan tenaga yang profesional. Juga peran serta dari ketua PKK yang selama ini aktif di masyarakat terutama menyangkut dengan perempuan atau rumah tangga sangat besar, dan kita akan masuk melalui berbagai kegiatan lain dan kelompok masyarakat, sebab semua kita punya peran,’’ tutupnya.(jar)

Andalkan Tetangga, Anak Putus Sekolah

//Penderita Stroke Butuh Perhatian
XIV KOTO – Dengan maksut ingin merubah nasib, 3 tahun silam, Sulimin (57)bersama anak dan istrinya, meninggalkan kampung halaman mereka Bangka Belitung (Babel). Ia pindah ke Mukomuko, tepatnya di Desa Dusun Baru Pelokan, Kecamatan XIV Koto. Namun tampaknya, harapan itu belum terwujud. 5 bulan lalu, tulang punggung bagi istri dan 3 orang anaknya ini, divonis menderita stroke. Jangankan untuk mencari nafkah, pria malang ini, sekarang hanya bisa terbaring di tempat tidur. Untuk makan sehari-hari mereka mengandalkan pemberian dari tetangga dan dibantu hasil kerja anak sulungnya Mutia (18) yang terpaksa putus sekolah.
Saat Crew Radar Mukomuko mengunjunginya, Sulimin tampak terbaring lemah di atas tempat tidur lusuh dalam rumah dengan Didampingi istri dan anak bungsunya. Ia tak henti mengeluarkan air mata melihat kondisi keluarga dan 3 anaknya terpaksa putus sekolah.
Istrinya, Sularni (48) mengakui sekarang suaminya tidak bisa bergerak dan bicara. Ia bingung dan tidak bisa berbuat apa-apa, sebab sejak awal hanya suaminya yang mencari nafkah. Untuk makan, mereka hanya mengandalkan pemberian tetangga dan mengandalkan anaknya yang baru saja tamat SMP dan terpaksa putus sekolah untuk bekerja.
‘’Kalau mengandalkan gaji anak saya tidak cukup untuk menghidupi 5 orang. Kadang ada tetangga yang memberikan satunan dan beras. Kalau sedang tidak ada kami harus menahan lapar,’’ ungkap Sularni.
Saudara korban Suroso juga mengaku sangat terpukul melihat kondisi Sulimin. Rumah yang ditepatinya juga dibangun oleh warga secara gontong royong.
‘’Selama tiga tahun di sini, Kakak saya hidup menumpang di rumah warga. Rumah yang ditempati saat ini juga dibangun atas gotong-royong warga. tanah yang ditempati ini juga numpang,’’ ujar Suroso.
Kades Dusun Baru Pelokan, Suryadi membenarkan penderitaan yang dialami oleh warganya. Kondisi korban sangat butuh bantuan. Anak-anaknya terpaksa putus sekolah lantaran kondisi tersebut. Pemerintah desa telah mengupayakan pengobatan di RSUD Mukomuko. Namun setelah 15 hari menjalani perawatan tidak ada perubahan. Karena terbentur biaya hidup di rumah sakit, pihak keluarga memutuskan untuk dibawa pulang.
‘’Yang menjadi masalah saat ini adalah biaya hidup sehari-hari, lebih banyak mengandalkan pemberian tatangga. Untuk pengobatan meminta bantuan orang pintar. Kalau saya ke sana Pak Sulimin hanya bisa menagis,’’demikian Suryadi.(dul)

Politik Ringan Mukomuko


Kampanye Terbuka Bakal Sepi
POLITIK RM – Agaknya harapan pemilu lebih meriah, saat berlangsungnya pemilu terbuka mulai (16/3) tidak akan ditemukan. Paslanya beberapa parpol isunya memastikan diti tidak akan menggelar kampanye terbuka secara besar-besaran. Mereka hanya menggelar rapat atau menyerahkan kepada masing-masing caleg untuk menggelar kegiatan yang diinginkan pada jadwal yang diberikan KPU.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Mukomuko, Hermansyah, M.Kom mengatakan untuk melaksanakan kampanye terbuka mereka belum ada kepastian. Yang jelas dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar rapat lebih dahulu dengan pengurus dan sejumlah caleg Hanura. Pembahasannya mengenai persiapan menghadapi kampanye terbuka tersebut.
‘’Kita akan rapat dulu dengan kawan-kawan, kemana arahnya nanti, namun untuk kampanye besar – besaran kemungkinan tidak, kalau dibutuhkan kami hanya melaksanakan pawai bersama menelusuri perkampungan masyarakat, lewat berbagai kegiatan,’’ kata Hermansyah.
Lebih lanjutnya ketua Komisi III DPRD Mukomuko ini menerangkan, kampanye terbuka dengan dipusatkan di suatu tempat, dinilai tidak wakili daerah lainnya. Karena Mukomuko terbagi dalam beberapa wilayah pemilihan dan kecamatan. Ada kemungkinan setiap dapil diberi kebeban mengadakan kampanya terbuka sesuai keinginannya.
‘’Di Mukomuko kami hanya dapat jatah kampanye sehari saja, maka nanti kita serahkan kepada caleg, kalau memang akan mengadakan kegiatan di dapil masing-masing dipersilahkan,’’ lanjutnya.
Petinggi PAN, H. Syamsuri Rustam, ST yang nyaleg di Dapil III nomor urut 1 juga belum bisa memastikan, apa saja kegiatan dalam kampanye terbuka mendatang. Yang jelas ada kemungkinan dilakukan kampanye terpusat di setiap dapilnya. Sebab saat kampanye dilakukan, caleg dari pusat, seperti Marissa Haque akan hadir di Mukomuko bersama tim pemenangannya.
‘’Kami kemungkinan ada kampanye, namun dipusatkan di dapil masing-masing, entah gabung semua caleg atau ada kebijakan lain kita belum bisa pastikan,’’ tutupnya.(jar)



Saksi NasDem di Bekali
POLITIK RM – Untuk menjami dan memastikan suara NasDem aman pada pemilu 9 April mendatang, pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Mukomuko akan menggelar pelatihan saksi. Pelatihan akan dilangsungkan secara merata per kecamatan, yang langsung dipandu oleh tim dari DPD NasDem Kabupaten Mukomuko. Setiap TPS NasDem menyiapkan 1 saksi resmi begitu juga untuk PPK dan KPU masing-masing satu orang saksi.
Sekjen NasDem Mukomuko, Musfar Rusli mengatakan sekarang mereka lagi menyiapkan segala sesuatu untuk melaksanakan pelatihan saksi. Sesuai anjuran dari DPP, saksi NasDem harus betul-betul siap dan mempu mengemban amanah yang diberikan. Maka agar ada konsentarasi dalam menghadapi pelatihan, mereka akan langsung turun ke setiap kecamatan. Untuk tempatnya sudah dikoordinasikan kepada pengurus masing-masing kecamatan.
‘’Pelatihan per kecamatan rasanya lebih baik, saksi yang kita siapkan cepat memahami dan kita juga bisa lebih leluasa. Sebab kita dianjurkan memiliki saksi yang betul-betul siap dengan tanggungjawabnya,’’ kata Musfar.
Lanjutnya, untuk saksi sudah disiapkan secara keseluruhan, selain saksi resmi juga NasDem menyiapkan koordinator saksi setiap desanya. DPD juga akan rutin melakukan pemantauan langsung ke lapangan terutama saat pemilihan dan penghitungan suara. NasDem ingin membentuk pemilu dengan adil dan sejujur-jujurnya.
‘’Kita membantu tugas KPU dan panwaslu untuk menciptakan pemilu yang adil dan jujur. Caranya menyiapkan tim yang siap mengawal jalannya pemilu 2014 nanti,’’ tegasnya.
Ketua DPD NasDem, Busril menambahkan keberadaan saksi bagi NasDem sangat penting dan mereka punya tugas cukup berat. Selain untuk memenangkan, mengawal suara parpol juga punya tugas menyukseskan pemilu membantu KPU dan panwaslu. NasDem menargetkan menang dengan cara yang baik dan jujur, tidak dibenarkan memenangi pemulu dengan cara hitam.
‘’Kami parpol yang ingin menang dengan cara yang jujur dan adil, maka semua kita siapkan dengan matang,’’ tutupnya.(jar)

Jangan Menerima Uang Celeg
POLITIK RM – Pesan dari salah seorang tokoh Mukomuko yang juga adalah seorang pejabat tinggi di lingkungan pemerintahan Pemprov Provinsi Bengkulu, Ir. Edi Nevian. Masyarakat jangan menerima uang dari caleg yang siap bayar. Karena selain merusak demokrasi juga tindakan tersebut merupakan bagian dari kejahatan missal. Apalagi ada ungkapan “Ambil uangnya, jangan pilih orangnya”.
Dikatakan sosok yang digadang-gadangkan sebagai Bupati Mukomuko kedepan ini, masyarakat harus belajar jadi pemilih yang baik dan jujur. Jangan menerima uang dari caleg untuk mengharap pilihan, apalagi setelah ambil uang caleg bersangkutan tidak dipilih. Pemberian tersebut sebagai kejahatan politik, merusak demokrasi dan sisi agama juga adalah di larang.
‘’Jujurlah kita dalam menggunakan hak pada pemilu, jangan menerima pemberian caleg yang tujuannya minta dipilih, sebab itu bagian dari kejahatan demokrasi. Pilih caleg dengan tujuan untuk memberi kepercayaan memperjuangkan aspirasi masyarakat ke depan,’’ kata Edi.
Lanjutnya, pemilu tujuannya untuk mencari wakil yang berkualitas, karena dewan punya peran besar untuk mensejahterakan rakyat dan pengaturan pembangunan. Kalau orang yang dipilih tidak berkompeten, maka berdampak dengan masa depan daerah. Apalagi caleg yang duduk sudah mengeluarkan dana besar, kerugian bagi masuarakat dan daerah 5 tahun ke depan.
‘’Ada peluang mereka yang duduk karena membayar untuk membohongi rakyat, selain itu perbuatan itu salah. Pikirkan masa depan rakyat dan daerah dalam menetapkan pilihan, kami dalam ini tidak memihak kemana-mana, tetapi lebih mementingkan masa depan bagi kita semua,’’ tutupnya.(jar)

Jon Ramadahan Caleg PKB DPR RI
//Dari Dusan Untuk Desa
POLITIK RM -  Jhon Ramdahan, SH caleg DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu asal PKB nomor urut 1, sejak beberapa hari lalu turun ke desa-desa hingga ke dusun menemui masyarakat. Staf kementrian pembangunan Daerah tertinggal ini, selain dalam rangka mengecek pelaksanaan program kementrian di Mukomuko, juga tak menafik, pada saat tertentu bersosialisasi kepada masyarakat, terkait pencalonannya. Kemarin Jon meninjau Basos Komputer dan Lababor komputer di yayasan Pondok Pesantren al barqah di SP9 Mukomuko.
Ditemui kemarin, Jon Ramadhan yang sudah dikenal dekat oleh masyarakat Mukomuko melalui berbagai programnya untuk memajukan ekonomi masyarakat ini mengatakan, banyak program pembangunan dan bantuan sudah diturunkan ke Mukomuko. Sekarang ia meninjau sejauhmana pelaksanaannya dan apa saja kendala yang dihadapi. Diantaranya pembangunan jembatan di desa-desa, perbaikan jalan, bantuan bibit, bantuan fasilitas pertanian dan termasuk pembanguna ruang belajar bagi sekolah swasta.
‘’Kita ingin cek, apakah berjalan dengan baik atau ada kendala, kedepannya apa lagi yang harus ditingkatkan. Selaku putra daerah Bengkulu, kita berusaha melakukan yang terbaik untuk daerah sendiri,’’ kata Jon.
Ia juga mengaku menemui kembali masyarakat dalam rangka bersosialisasi mengencai pencalekannya dan juga bagaimana melaksanakan pemilu dengan baik. Maju sebagai anggota DPR RI, atas dasar keinginannya bebuat lebih besar lagi bagi Bengkulu kedepannya. Sejauh ini ia yakin akan mendapat kepercayaan dari masyarakat, apalagi di Mukomuko PKB cukup diperhitungkan sebagai salah satu partai pemenang pemilu.
‘’Saya juga dalam kesempatan berbeda selama di Mukomuko menyampaikan niat maju sebagai calon anggota DPR RI. Mohon doa, restu dan dukunganya, sama seperti sekarang, kami dari desa dengan tujuan membangun desa,’’ tutup Wakil Bendahara Umum DPP PKB ini.(jar)


Ikuti Jalan Santai Pemilu Damai

POLITIK RM – Jangan lupa 9 maret mendatang akan dilangsungkan jalan santai pemilu damai bertabur doorprize. Kupon jalan santai bisa didapatkan di sekretariat KPU Mukomuko secara gratis. Adapun doorprize yang disiapkan pihak pelaksana, berupa Kulkas, TV, HP, Dispenser, Kipas angin dan berbagai doorprize menarik lainnya.
Salah seorang anggota KPU Mukomuko, Abdul Hamid Siregar, SE mengatakan persiapan untuk jalan sehat pemilu damai ini tengah mereka matangkan. Sesuai rencana 9 maret jalan sehat ini dilangsungkan secara serentak se Indonesia. Untuk Mukomuko start dari Bundaran depan kantor camat Mukomuko, finish di halaman sekretariat KPU. Acara dimulai Pukul 6.30 WIB.
‘’Banyak doorprize kita siapkan secara Cuma-Cuma bagi peserta jalan sehat, maka jangan lupa untuk ikut kegiatan dalam rangka mewujudkan pemilu damai ini,’’ kata Siregar.
Lanjutnya, tujuan jalan santai ini untuk pendekatan dengan masyarakat agar ikut menyukseskan pemilu mendatang. Caranya datangi TPS saat pemilihan nanti dan sama-sama menjaga keamanan. Selanjutnya setelah jalan santai, dilanjutkan dengan karnaval menuju pemilu damai, juga dengan melibatkan seluruh peserta pemilu, masyarakat dan berbagai pihak lainnya.
‘’Jalan sehat ini bagian dari kegiatan sosialisasi KPU kepada masyarakat, banyak lagi kegiatan sosialisasi yang kita lakukan, termasuk nanti akan dilangsungkan karnaval pemilu damai,’’ tutupnya.(jar)

Mukomuko News Politik



Kejar Impian, Caleg Datangi Tempat Keramat
POLITIK RM – Ada-ada saja isu mengenai tingkah caleg jelang perhelatan akbar pesta demokrasi lima tahunan pemilu, yang jatuh pada 9 April mendatang. Kabarnya beberapa caleg selain berkampanye di berbagai tempat, juga mendatangi tempat keramat demi bisa mewujudkan cita-citannya untuk menjadi Wakil Rakyat terhomat. Tak tanggung-tanggung tempat yang mereka datangi tak hanya di Kabupaten Mukomuko, melainkan di daerah lain, seperi di pulau jawa, Kerinci dan Sumatera Barat.
Salah seorang caleg, Ismardi diminta tanggapannya, mengaku kurang mempercayai hal yang demikian. Namun ia mengakui jika beberapa kali ditawarkan dan diarahkan untuk mendatangi orang pintar maupun mendatangi tempat keramat. Ia lebih yakin dengan usahanya dengan meminta bantuan dipilih kepada masyarakat dan berdoa.
‘’Saya tidak yakin dengan yang demikian, namun pernah beberapa kali diarahkan. Apalagi tempat yang dituju cukup jauh, perlu dana besar, saya pikir kalu ada dana lebih baik membantu masyarakat langsung,’’ kata caleg Hanura Dapil I ini.
Kerapnya caleg menggunakan jasa orang pintar ini juga tidak dibantah oleh salah seorang incumbent, Adrizon N, sejak dulu kebiasaan  itu sudah ada. Ia sendiri meski tidak meyakini orang pintar atau tempat keramat bisa memenangkan, namun pernah melihat dan mendengar cerita caleg lain yang sudah mencoba. Biasanya dalam melakukan itu banyak syarat yang diminta oleh dukun.
‘’Itukan usaha caleg, kalau saya yakin kepada tuhan dan usaha dalam meyakinkan masyarakat. Tidak rahasia lagi sebenarnya, bukan caleg saja, mau milih kades saja, ada yang minta dibantu sama orang pintar,’’ paparnya.
Menanggapi ini salah seorang tokoh agama, Marjoni, S.Pd.I mengatakan pada dasarnya segala sesuatu itu kehendak yang maha kuasa. Apa yang dilakukan para politisi itu menunjukkan hilangnya kepercayaan diri.
“Yang bersangkutan tidak confident dengan kapasitas sendiri. Dia bahkan manusia beriman. Di zaman semaju sekarang kok masih menjunjung tinggi hal-hal tak logis begitu,” tutupnya.

Jalan Santai Bakal Diramaikan Politisi
POLITIK RM – Ratusan politisi Kabupaten Mukomuko bakal meriahkan Jalan santai pemilu damai yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko besok. Beberapa partai politik (Parpol) sudah menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan massa dan calegnya untuk mengikuti jalan santai pemilu damain bertabur doorprize ini. Sementara persiapan dari KPU sendiri hampir matang.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC-PPP) Kabupaten Mukomuko, Masripani Maas, SH mengatakan ia sudah menghubungi seluruh caleg untuk membawa timnya mengikuti jalan santai ini. Sebagai peserta pemilu dan masyarakat yang punya kewajiban ikut menyukseskan pemilu, sewajarnya untuk hadir meramaikan kegiatan tersebut.
‘’Kami kemungkinan akan ikut, saya sudah sampaikan kepada kawan-kawan agar memeriahkan acara ini, mudahan semuanya bisa hadir. Sebagai peserta pemilu sudah sewajarnya kita menyuksesan gerak jalan sehat pemilu damai ini,’’ kata Masri.
Caleg kuat Hanura Dapil I, Ismardi juga mengaku sudah mendapat undangan untuk mengikuti jalan santai ini, ia siap mengajak serta tim dan kader partai untuk ambil bagian. Ia tidak berharap mendapat doorprize tetapi lebih kepada menyukseskan acara KPU tersebut. Harapannya masyarakat juga bisa ramai-ramai mengikuti acara yang digelar serentak se Indonesia oleh KPU ini.
‘’Kita berharap acara berjalan dengan sukses, ikut serta merupakan bagian dari kepedilian kita dengan pelaksanaan pemilu nanti,’’ tegasnya.
Koordinator acara, AH Siregar, S.Ag, M.Pd mengatakan untuk persiapan sudah matang, mereka juga telah menyampaikan undangan kepada berbagai pihak untuk ikut jalan santai nanti. Ia yakin bakal sukses, sebab hingga kemarin tiket jalan santai yang mereka sediakan hanya tersisa sedikit saja. Jalan santai ini terbuka bagi masyarakat umum.
‘’Star dari bundaran sekitar Pukul 6.30 WIB, kita minta peserta sudah hadir 10 menit sebelum gerak jalan dimulai, undangan sudah disebarkan dan kupon juga telah dibagikan kepada masyarakat,’’ tutupnya.(jar)


Sukseskan Pemilu, Kesbangpol Surati Kades dan Camat
POLITIK RM – Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko, melalui Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Sandi (Kesbangpol dan Sandi), surati camat dan kades. Isi suratnya, agar camat dan kades selalu tangan kanan pemerintah daerah di tingkat bawah, bisa ikut mengajak masyarakat menyukseskan pemilu. Diantaranya ikut menggunakan hak suara dan mejaga kertiban dan keamanan masyarakat.
Kepala Kesbangpol dan Sandi, Yanzuri Nawawi, SE mengatakan menyukseskan pemilu bukan hanya tugas pelaksana pemilu, seperti KPU dan Panwaslu. Tetapi pemilu untuk rakyat, maka semua masyarakat meski ikut menyukseskannya. Caranya dengan menggunakan hak pilih dan sama-sama menjaga kantipmas. Atas dasaritu, pihaknya menyurati camat dan kades yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
‘’Ini tugas kita bersama, kita menyurati camat sebagai bentuk kerjasama, sebab camat dan kades bagian dari pemerintah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat setiap saatnya,’’ kata Yanzuri.
Yanzuri juga secara lansung mengajak masyarakat, LSM, Ormas dan pihak lainnya untuk ikut memperhatikan jalannya pemilu. Sebab kebersamaan masyarakat akan menghasilkan pemilu yang baik dan nyaman. Kepada peserta pemilu, juga eks Kabag Humas ini menitipkan harapan pemerintah, agar bersaing secara sehat dan giat mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suaranya.
‘’Kami yakin pelaksana pemilu mampu mengemban amanah yang diberikan negara, juga kepada peserta pemilu, kami ucapkan selamat berjuang dan mari sama-sama menyukseskan pelaksanaan pemilihan,’’ tutupnya.(jar)

Jelang Pemilu, Aktivitas Dewan di Kantor Berkurang
POLITIK RM – Mendekati pemilihan umum 9 april mendatang, aktivitas anggota DPRD Kabupaten Mukomuko di kantor berkurang. Kondisi ini terlihat dari minimnya jumlah anggota DPRD Mukomuko yang masuk kantor setiap harinya. Dalam sehari hampir dipastikan ada dewan yang tidak masuk ke kantor, bahkan beberapa hari belakangan hanya segelintir saja terlihat.
 Kondisi ini tidak dibantah oleh Sekretaris DPRD Mukomuko, Drs. H Bustari Maler, M.Hum, namun ia ia tetap membela dewan, jika dituding lebih mementingkan kampanye dari pada urusan kantor. Kondisi seperti ini terjadi di mana-mana, tidak hanya ada di Mukomuko. Sebab dewan adalah politisi, mereka tidak diwajibkan ngantor seperti PNS atau pegawai lainnya, kecuali saat ada agenda. Apalagi saat sekarang, selain banyak tahapan pemilu yang melibatkan dewan, agenda dewan memang tidak banyak di kantor.
‘’Mereka itukan wakil rakyat, tidak wajib masuk kantor, melainkan diharusnya senantiasa berada di tengah masyarakat. Saya rasa kondisi itu tidak hanya di Mukomuko saja, apalagi pemilu sekarang, dewan banyak yang terlibat di dalamnya,’’ kata Bustari.
Mestipun demikian, Bustari mengaku aktivitas di kantor ini tidak terganggu, pada saat ada pertemuan atau hearing dengan pihak tertentu dewan hadir. Kalau mengenai pekerjaan lain, di setwan memang bukan tugas dewan melainkan tugas sekretariat. Suatu hal yang dihindari, dewan tidak menyalahgunakan jabatannya  atau fasilitas daerah yang dipegang untuk kepentingan pemilu.
‘’Kalau ada agenda, dewan ada yang hadir, semuanya berjalan dengan baik, untuk kegiatan di sekretariat pada dasarnya merupakan tanggungjawan sekwan. Yang jelas kami selalu sampaikan, agar dewan tidak menggunakan fasilitas daerah untuk kampanye,’’ tutupnya.(jar)
Datang Tanpa Pengawalan
488.908 Surat Suara Pemilu Diolah di KPU Mukomuko
POLITIK RM – Sesuai dengan berita sebelumnya, Malam kemarin sekitar Pukul 21.40 WIB surat suara pemilu 2014 sampai ke Kabupaten Mukomuko. Jumlah total sebanyak 491 box atau dus, yang terdiri dari surat suara DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD. Jumlah ini sesuai dengan jumlah mata pilih di tambah 1 per dapil untuk cadangan dan ditambah dengan surat suara pemilu ulang, jika terdapat masalah saat pencoblosan terjadi.
Anehnya surat suara yang diangkut menggunakan mobil boks ini tanpa pengawalasan dari aparat ke amanan ataupun pengawas pemilu. Hanya terdapat sopir logistik KPU dan ditemani seorang kernek. Boks mobil diberi segel KPU yang bertuliskan dokumen Negara, juga di bagian depan kendaraan diberi merek yang sama dan lambang KPU.
Diminta keterangannya, Sopir mobil boks surat suara, Arifin mengatakan dari pusat logistik awalnya mereka di kawal. Namun dalam perjalanan dari Bengkulu ke Mukomuko tidak ada pengawalan, hanya saja sesuai petunjuk ia selalu melakukan kontak via telepon dengan pihak keamanan setempat termasuk dengan pihak Polres Mukomuko. Selama perjalanan ia juga mengakui tidak ada kendala yang didapati, hanya saja kondisi jalan yang sulit.
‘’Kalau pengawalan khusus tidak ada, kami selalu kontak dengan pihak keamanan dan KPU. Dalam perjalanan tidak ada kendala yang mereka temui, melainkan hanya kondisi jalan yang membuat sedikit lambat.  Namun tampaknya kedatangan kami sudah diketahui seluruh pos keamanan, mereka tahu kendaraan kita,’’ ujar Arifin.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag didampingi bagian logistik, Khairanzar, SE mengaku tidak mengetahui jelas, mereka hanya diberi tahukan surat suara menuju Mukomuko. Setelah berangkat, ia selalu melakukan kontak dengan sopir surat suara tersebut. Yang pasti surat suara datang dengan selamat, jumlahnyapun sesuai dengan pemberitahuan dari pusat. Boks kendaraan saat tiba masih di segel, dibuka dengan disaksikan panwaslu, pihak kemanana dan dari media massa.
‘’Semuanya terbuka dan disaksikan bersama, jumlah surat suara sama dengan yang diberutahukan sebelumnya. Kalau mengenai angkutan lainnya kami tidak tahu menahu. Kita bersukur karena semuanya aman sampai ke KPU, kita sudah hitung dengan rinci jumlahnya. Beruta acara serahterima juga dibuat,’’ paparnya.
Untuk selanjutnya, surat suara ini akan dikelola untuk persiapan pengiriman ke TPS. Dibawah pengawakan dan pengawasan nanti dibuka untuk di lakukan sortir dan pelipan. Kalau ada masalah atau rusak akan dilaporkan ke Provinsi hingga pusat.
‘’Semuanya ada di gudang KPU, dikawal setiap saatnya. Mungkin dalam waktu dekat segera kita olah untuk siap dikirim ke PPS,’’ lanjutnya.
Kapolres Mukomuko, AKBP Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kasat Intel Iptu. Mengatakan untuk pengamanan di perjalan tidak ada pemberitahuan. Namun selama surat suara ada di KPU hingga pencoblosan nanti, setiap prosesnya akan di kawal. Ia akan menepatkan anggota khusus untuk selalu memantau surat suara tersebut.
‘’Ya, kita akan selalu melakukan pengawalan setiap saatnya di KPU hingga nanti sampai pemilihan selesai. Ada anggota khusus yang kita siapkan setiap waktunya,’’ tutup Kapolres.(jar)

Demokrat Siap Ladeni Panwaslu
//Terkait Dugaan Pelanggaran Oleh Dian A Syagroza
POLITIK RM – Nampaknya petinggi Partai Demokrat Kabupaten Mukomuko mulai gerah dengan tudingan Panwaslu terhadap, Dian A Syahroza, yang dianggap melanggar aturan pemilu. Selain meminta panwaslu bekerja profesional, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Mukomuko, Ir. Muharamin menantang pihak Panwaslu untuk melanjutkan perkara ini. Mereka juga siap memperkarakan berbagai dugaan ketidak profesionalan Panwaslu Mukomuko  terhadap caleg maupun partai politik.
Dikatakan anggota DPRD Provinsi Bengkulu ini, Panwaslu jangan asal memojokkan caleg Demokrat. Kalau memang punya dasar dan bisa bertindak adil, silahkan laporkan caleg Demokrat sampai kemanapun. Namun Demokrat dipastikan tidak akan tinggal diam, mereka siap menuntut Panwaslu yang diduga membiarkan caleg lain melanggar aturan, padahal mengetahui kejadian tersebut dan malah berkilah dengan tidak masuk akal.
‘’Silahkan mereka laporkan kemana saja, kalau memang punya dasar dan bisa bekerja profesional. Kita kecewa, ada kesan terlalu memojokkan Partai Demokrat, padahal pelanggaran yang jelas-jelas tidak mereka anggap pelanggaran,’’ kata Muharamin.
Menurutnya ada caleg yang melanggar aturan, menghadiri acara resmi pemerintahan membawa embel pencalonannya. Bahkan melaksanakan program sosial dengan dana bersumber dari APBD/APBN. Padahal dalam aturan jelas-jelas disebutkan, dilarang tampil dengan menggunakan anggaran daerah. Kalau Panwaslu berasalan tidak mengetahui, maka kinerja mereka perlu dikaji kembali. Ia ingatkan, jika Panwaslu tidak adil dalam menjalankan tugas, akan ada protes dari seluruh partai politik atau caleg.
‘’Ini sudah keterlaluan, sikap panwalu bisa memancing kemarahan caleg lainnya, dampaknya mereka sendiri. Alasan yang dikemukakan tidak tahu, apalagi berkelik itu sudah bisa dilakukan sejak sebelum kampanye, tidak bisa diterima, panwaslu bekerja atas aturan bukan kebiasaan,’’ tegas Caleg DPRD Provinsi Nomor urut 1 ini.
Juga Sekjen DPC PKPI Mukomuko, Gustiadi Badi, SH menilai selama ini Panwaslu seakan tutup mata dengan pelanggaran yang dilakukan oleh seorang caleg yang ada hubungannya dengan penguasa atau embel-embel lainnya. Tampaknya sikap panwaslu ini perlu dikaji dan mendapat perhatian dari seluruh perserta pemilu dan masyarakat. Sebab dampaknya bisa menciptakan pemilu yang tidak adil bahkan tidak kondusif.
‘’Mau bukti apalagi Panwaslu, semua orang tahu dalam berbagai kegian resmi pemerintahan ada embel calegnya, bahkan mengadakan kegiatan dengan anggaran daerah tetapi dikaitkan dengan pencalonannya,’’ papar caleg PKPI Dapil I ini.
Dikonfirmasi Ketua Panwaslu Mukomuko, Muchtadir Munib, SE mengingatkan, sebaiknya tidak menerka-nerka kinerja panwaslu. Kalau memang ada protes atau merasa tidak diperlakukan secara adil, silahkan konfirmasi langsung dengan Panwaslu Mukomuko. Juga soal, ada caleg lain yang dituding tidak ditindak, sebaiknya laporkan dulu dengan Panwaslu. Ia yakin selama ini Panawaslu bekerja sesuai dengan aturan dan kapasitasnya.
‘’Jangan berkoar di belakang apalagi hanya memalui media, kalau ada ketidak puasan dan tidak jelas datang ke panwaslu, biar kami jelaskan. Sudahlah! Kami ini bekerja sesuai aturan, tidak ada yang disembunyikan, semua orang bisa menyampaikan laporan,’’ pungkasnya.(jar)



Dian A Syahroza Angkat Bicara
POLITIK RM – Merasa jadi bulan-bulan oleh Panwaslu Mukomuko, Anggota DPR RI, Dian A Syahroza akhirnya angkat bicara. Caleg DPR RI Partai Demokrat ini, membantah tuding kampanye terbuka sebelum waktunya dan money politik yang ditudinkan Panwaslu. Pasalnya kehadirannya dalam acara musik tradisional beberapa waktu lalu, tidak ada hubungannya dengan kampanye.
Via HP, Dian A Syahroza menjelaskan jika saat itu ia diminta hadir, karena ada keinginan dari masyarakat untuk menunjukkan musik tradisionalnya kepada dirinya, selaku wakil rakyat. Uang yang ia berikan kepada penari, bukan money politik melainkan sebagai penghargaan. Dian merasa musik tradisional Mukomuko cukup bagus dan pantas dikembangkan. ‘’Kalau itu yang dipersoalkan oleh Panwaslu, sangat disayangkannya. Wajar dong selaku anggota dewan melihat pertunjukan itu, saya merasa ini harus dikembangkan. Uang yang saya berikan hanya sebatas penghargaan dan keinginan untuk mengembangkannya, masa dikatakan money politik,’’ kata Dian.
Mengenai keberadaan gambarnya di tempat acara, menurut Dian itu bukan kampanye. Lokasi acara di rumah caleg Demokrat untuk kabupaten, maka wajar memasang atribut di rumahnya. Yang perlu dipertanyakan itu kecintaan panwaslu Mukomuko terhadap kebudayaan daerahnya sendiri. Tidak bagus kalau anggota dewan yang tertarik dengan kebudayaan daeraah, malah dipolitisi.
‘’Itukan ibu Ermawati yang mengadakan acara, bukan kampanye, melainkan kegiatan pribadi di rumahnya. Perlu ditanyakan, kepedulian panwaslu terhadap budayanya. Soal gambar, itukan rumah pribadi caleg Demokrat. Maka harus jelas dong, jangan sepihak saja,’’ tutupnya.(jar)

Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...