Friday, 7 March 2014

Mukomuko New 2



4 Orang PSK dan 3 Pria Hidung Belang Diangkut
Lagi, Polsek Lubuk Pinang Bongkar Tempat Esek-Esek
24 JAM LUBUK PINANG – Untuk memberi rasa nyaman bagi masyarakat, jajaran Polsek Lubuk Pinang terus bergerak. Jika sebelumnya Polsek bersama anggotanya menutup sebuah Kafe yang diduga meperjualbelikan miras dan menyediakan wanita penghibur. Kemarin giliran tempat urut tradisional yang digrebek. Alhasil 4 orang wanita diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) dan 3 laki-laki hidung belang berhasil diamankan. Termasuk seorang mucikarinya diangkut ke Mapolsek Lubuk Pinang. Adapun lokasi tempat diduga mesum berkedik urut tradisional ini, di Desa Lubuk Pinang atau pinggir jalan menuju salah satu pabrik CPO setempat.
Masing-masing yang diamankan tersebut, Ri (40), Ye (25) dan Mi (26) ketiganya mengaku asal Kota Bengkulu dan Sa (26) dari Seluma. 3 Pria hidung berlang yang digrebek bersamaan adalah R, (28) dari Silaut, I (26) dari Kecamatan XIV Koto, dan M (35) dari XIV Koto. Sedangkan pria yang diduga sebagai Mucikari berinisal Mu Warga Sungai Serik.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kapolsek Lubuk Pinang Iptu. I Mades Indra Wijaya, SH membenarkan, penggerekan dilakukan malam kemarin sekitar Pukul 21.30 WIB. Aksi ini berawal dari laporan warga yang merasa resah atas keberadaan tempat urut tradisional tersebut. Terang saja, saat anggota tiba di TKP, ditemukan 4 wanita diduga PSK tersebut dan 3 pria hidung belang. Mereka tidak bisa mengelak lagi, bahkan salah satu pasangan diketahui tengah berduaan dalam sembuah ruangan. Rencananya 4 wanita ini akan dikembalikan ke tempat asalnya, sedangkan para pria hidung belang ini akan diserahkan kepada keluarganya. Sementara mucikarinya akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.
‘’Dari pengakuan salah satu wanita itu, sekali main tarifnya berkisar Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu. Sebagian dikasihkan ke mucikari dan sebagian lagi sebagai jasa pelayanan. Untuk mucikarinya akan kita laukan proses hukum. Kita jerat dengan pasal 296 sub pasal 506 KUHP. Dengan ancaman 1,4 tahun,’’ terang Made.
Ketua karang taruna Desa Arah Tiga, Kecamatan Lubuk Pinang, Andun mengakui jika tempat pijat plus-plus tersebut sudah ada sejak lama. Namun selama ini tidak pernah tersentuh oleh aparat. Keberadaan pijat tradisional ini juga sangat meresahkan warga. Maka atas pengerebekan ini, masyarakat sangat mengapresiasi kinerja Kapolsek Lubuk Pinang yang baru.
‘’Kalau tempat pijat yang ada di Lubuk Pinang itu sudah ada lebih dari 8 tahun. Sebelum kafe didirikan tempat pijat itu sudah ada. Sekarang juga ada satu lagi yang baru buka,’’ pungkas Andun.(dul)

Dinsosnaketrans Janji Sambangi Sulimin
24 JAM XIV KOTO – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnaketrans) berjanji segera mendatangi, rumah Sulimin (57) yang menderita stroke. Tujuannya untuk meninjau dan mencari informasi falid mengenai kondisi korban dan keluarganya. Tak menutup kemungkinan pemerintah daerah akan membantu Sulimin dan keluarga sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Mukomuko, HM.Badri Rusli, SH mengatakan, mereka ingin melihat langsung kondisi Sulimin dan kehidupan mereka. Banyak program pemerintah yang bisa membantu warga miskin yang menderita sakit yang bisa diberikan kalau memang dibutuhkan. Selama ini dinas belum mengetahui adanya penderita stroke sebagaimana yang diinformasikan media.
‘’Besok atau lusa, paling lambat senin kami akan datang langsung ke rumah Sulimin. Untuk mengetahui kondisinya, setelah itu baru diketahui apa yang bisa diperbuat pemerintah,’’ ungkap Badri.
Anak sulung Sulimin, saat ditemui ditempat kerjanya, mengaku tidak bisa berbuat banyak. Demi membantu keluarga, gadis yang baru saja menamatkan SMP ini berencana segera menikah. Harapannya setelah menikah dapat membantu keluarganya termasuk untuk mengobati bapaknya yang sakit. Ia dan keluarganya sangat berharap pemerintah atau ada dermawan yang bisa ikut membantu kemalangan keluarganya ini.
‘’Sekitar 10 hari lagi, Saya akan segera bertunangan, pernikahannya direncanakan awal tahun ini,’’ ungkap gadis berkulit hitam manis ini.
Untuk diketahui sebelumnya, Sulimin sejak 5 bulan lalu, divonis menderita stroke. Jangankan untuk mencari nafkah, pria malang ini, sekarang hanya bisa terbaring di tempat tidur. Untuk makan sehari-hari mereka mengandalkan pemberian dari tetangga dan dibantu hasil kerja anak sulungnya Mutia (18) yang terpaksa putus sekolah. Sulimin hanya bisa berbaring di tempat tidurnya, badannya tak bisa digerakkan bahkan suaranya sulit keluar. Namun ia tak henti mengeluarkan air mata, karena melihat kondisi keluarganya dan anaknya yang harus putus sekolah.(dul)

Bina Keluaga untuk Wujudkan Penduduk Berkualitas 

//Novizar : Kita Libatkan Banyak Unsur
METRO – Persoalan kependudukan tidak hanya sebatas pengendalian jumlah penduduk.  Yang tak kalah pentingnya, bagaimana meningkatkan kualitas penduduk itu sendiri. Untuk itu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (BKKB-PP) Kabupaten Mukomuko, punya rencana besar kedepannya. Berbagai program untuk mewujudkan penduduk berkualitas ini akan dilaksanakan sesuai Instruksi Bupati Drs. H Ichwan Yunus, CPA MM dan program yang dilaksanakan secara nasional.
Kepala BKKB-PP Kabupaten Mukomuko, Drs. Novizar Eka Putra menerangkan, beberapa waktu lalu mereka sudah melakukan rapat koordinasi dan mendapat bimbingan dari BKKB Provinsi Bengkulu. Secara keseluruhan program pemerintah kedepan untuk kependudukan ini, adalah bagaimana meningkatkan kualitas keluarga. Banyak program kedepan akan dilakukan untuk mewujudkannya. Penduduk yang hebar berasal dari keluarga yang kuat, maka target utama adalah bagaimana membangun keluar yang baik. Untuk melaksanakan semua ini, Novizar mengaku tidak mungkin bisa bekerja sendiri, butuh peran besar dari banyak lembaga, terutama TP-PKK, unsure kesehatan, kelompok pemerhati rumah tangga, lembaga pendidikan, dan lembaga lainnya, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh perempuan.
‘’Meningkatkan kualitas penduduk itu sangat penting, sesuai petunjuk kami berusaha melakukan yang terbaik. Pada dasarnya jauh sebelum itu, kami sudah punya wacana yang sedemikian, maka sesuai perintah bapak bupati, kami yakin bisa melakukannya,’’ kata Novizar.
Penekanan untuk giat KB dan Vasektomi serta program keluarga lainnya. BPJS merupakan salah satu wujud untuk meningkatkan kualitas penduduk, dimana kedepan program KB dibebankan pada BPJS. Sebab langkah awal mewujudkan penduduk yang baik adalah dengan meningkatkan kualitas keluarga. Keluarga yang kuat akan menjalan fungsinya dengan baik. Diantaranya fungsi keorganisasian, fungsi sosial, fungsi budaya, fungsi pembangunan, fungsi pendidikan, fungsi ekonomi dan fungsi lainnya.
‘’Kalau semua ini berjalan kami yakin, kemajuan yang diidamkan tercapai dengan baik. Untuk mencapai ini kami akan melakukan beberapa langkah awal, pertama perlu persiapan tenaga yang profesional. Juga peran serta dari ketua PKK yang selama ini aktif di masyarakat terutama menyangkut dengan perempuan atau rumah tangga sangat besar, dan kita akan masuk melalui berbagai kegiatan lain dan kelompok masyarakat, sebab semua kita punya peran,’’ tutupnya.(jar)

Andalkan Tetangga, Anak Putus Sekolah

//Penderita Stroke Butuh Perhatian
XIV KOTO – Dengan maksut ingin merubah nasib, 3 tahun silam, Sulimin (57)bersama anak dan istrinya, meninggalkan kampung halaman mereka Bangka Belitung (Babel). Ia pindah ke Mukomuko, tepatnya di Desa Dusun Baru Pelokan, Kecamatan XIV Koto. Namun tampaknya, harapan itu belum terwujud. 5 bulan lalu, tulang punggung bagi istri dan 3 orang anaknya ini, divonis menderita stroke. Jangankan untuk mencari nafkah, pria malang ini, sekarang hanya bisa terbaring di tempat tidur. Untuk makan sehari-hari mereka mengandalkan pemberian dari tetangga dan dibantu hasil kerja anak sulungnya Mutia (18) yang terpaksa putus sekolah.
Saat Crew Radar Mukomuko mengunjunginya, Sulimin tampak terbaring lemah di atas tempat tidur lusuh dalam rumah dengan Didampingi istri dan anak bungsunya. Ia tak henti mengeluarkan air mata melihat kondisi keluarga dan 3 anaknya terpaksa putus sekolah.
Istrinya, Sularni (48) mengakui sekarang suaminya tidak bisa bergerak dan bicara. Ia bingung dan tidak bisa berbuat apa-apa, sebab sejak awal hanya suaminya yang mencari nafkah. Untuk makan, mereka hanya mengandalkan pemberian tetangga dan mengandalkan anaknya yang baru saja tamat SMP dan terpaksa putus sekolah untuk bekerja.
‘’Kalau mengandalkan gaji anak saya tidak cukup untuk menghidupi 5 orang. Kadang ada tetangga yang memberikan satunan dan beras. Kalau sedang tidak ada kami harus menahan lapar,’’ ungkap Sularni.
Saudara korban Suroso juga mengaku sangat terpukul melihat kondisi Sulimin. Rumah yang ditepatinya juga dibangun oleh warga secara gontong royong.
‘’Selama tiga tahun di sini, Kakak saya hidup menumpang di rumah warga. Rumah yang ditempati saat ini juga dibangun atas gotong-royong warga. tanah yang ditempati ini juga numpang,’’ ujar Suroso.
Kades Dusun Baru Pelokan, Suryadi membenarkan penderitaan yang dialami oleh warganya. Kondisi korban sangat butuh bantuan. Anak-anaknya terpaksa putus sekolah lantaran kondisi tersebut. Pemerintah desa telah mengupayakan pengobatan di RSUD Mukomuko. Namun setelah 15 hari menjalani perawatan tidak ada perubahan. Karena terbentur biaya hidup di rumah sakit, pihak keluarga memutuskan untuk dibawa pulang.
‘’Yang menjadi masalah saat ini adalah biaya hidup sehari-hari, lebih banyak mengandalkan pemberian tatangga. Untuk pengobatan meminta bantuan orang pintar. Kalau saya ke sana Pak Sulimin hanya bisa menagis,’’demikian Suryadi.(dul)

Politik Ringan Mukomuko


Kampanye Terbuka Bakal Sepi
POLITIK RM – Agaknya harapan pemilu lebih meriah, saat berlangsungnya pemilu terbuka mulai (16/3) tidak akan ditemukan. Paslanya beberapa parpol isunya memastikan diti tidak akan menggelar kampanye terbuka secara besar-besaran. Mereka hanya menggelar rapat atau menyerahkan kepada masing-masing caleg untuk menggelar kegiatan yang diinginkan pada jadwal yang diberikan KPU.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Mukomuko, Hermansyah, M.Kom mengatakan untuk melaksanakan kampanye terbuka mereka belum ada kepastian. Yang jelas dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar rapat lebih dahulu dengan pengurus dan sejumlah caleg Hanura. Pembahasannya mengenai persiapan menghadapi kampanye terbuka tersebut.
‘’Kita akan rapat dulu dengan kawan-kawan, kemana arahnya nanti, namun untuk kampanye besar – besaran kemungkinan tidak, kalau dibutuhkan kami hanya melaksanakan pawai bersama menelusuri perkampungan masyarakat, lewat berbagai kegiatan,’’ kata Hermansyah.
Lebih lanjutnya ketua Komisi III DPRD Mukomuko ini menerangkan, kampanye terbuka dengan dipusatkan di suatu tempat, dinilai tidak wakili daerah lainnya. Karena Mukomuko terbagi dalam beberapa wilayah pemilihan dan kecamatan. Ada kemungkinan setiap dapil diberi kebeban mengadakan kampanya terbuka sesuai keinginannya.
‘’Di Mukomuko kami hanya dapat jatah kampanye sehari saja, maka nanti kita serahkan kepada caleg, kalau memang akan mengadakan kegiatan di dapil masing-masing dipersilahkan,’’ lanjutnya.
Petinggi PAN, H. Syamsuri Rustam, ST yang nyaleg di Dapil III nomor urut 1 juga belum bisa memastikan, apa saja kegiatan dalam kampanye terbuka mendatang. Yang jelas ada kemungkinan dilakukan kampanye terpusat di setiap dapilnya. Sebab saat kampanye dilakukan, caleg dari pusat, seperti Marissa Haque akan hadir di Mukomuko bersama tim pemenangannya.
‘’Kami kemungkinan ada kampanye, namun dipusatkan di dapil masing-masing, entah gabung semua caleg atau ada kebijakan lain kita belum bisa pastikan,’’ tutupnya.(jar)



Saksi NasDem di Bekali
POLITIK RM – Untuk menjami dan memastikan suara NasDem aman pada pemilu 9 April mendatang, pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Mukomuko akan menggelar pelatihan saksi. Pelatihan akan dilangsungkan secara merata per kecamatan, yang langsung dipandu oleh tim dari DPD NasDem Kabupaten Mukomuko. Setiap TPS NasDem menyiapkan 1 saksi resmi begitu juga untuk PPK dan KPU masing-masing satu orang saksi.
Sekjen NasDem Mukomuko, Musfar Rusli mengatakan sekarang mereka lagi menyiapkan segala sesuatu untuk melaksanakan pelatihan saksi. Sesuai anjuran dari DPP, saksi NasDem harus betul-betul siap dan mempu mengemban amanah yang diberikan. Maka agar ada konsentarasi dalam menghadapi pelatihan, mereka akan langsung turun ke setiap kecamatan. Untuk tempatnya sudah dikoordinasikan kepada pengurus masing-masing kecamatan.
‘’Pelatihan per kecamatan rasanya lebih baik, saksi yang kita siapkan cepat memahami dan kita juga bisa lebih leluasa. Sebab kita dianjurkan memiliki saksi yang betul-betul siap dengan tanggungjawabnya,’’ kata Musfar.
Lanjutnya, untuk saksi sudah disiapkan secara keseluruhan, selain saksi resmi juga NasDem menyiapkan koordinator saksi setiap desanya. DPD juga akan rutin melakukan pemantauan langsung ke lapangan terutama saat pemilihan dan penghitungan suara. NasDem ingin membentuk pemilu dengan adil dan sejujur-jujurnya.
‘’Kita membantu tugas KPU dan panwaslu untuk menciptakan pemilu yang adil dan jujur. Caranya menyiapkan tim yang siap mengawal jalannya pemilu 2014 nanti,’’ tegasnya.
Ketua DPD NasDem, Busril menambahkan keberadaan saksi bagi NasDem sangat penting dan mereka punya tugas cukup berat. Selain untuk memenangkan, mengawal suara parpol juga punya tugas menyukseskan pemilu membantu KPU dan panwaslu. NasDem menargetkan menang dengan cara yang baik dan jujur, tidak dibenarkan memenangi pemulu dengan cara hitam.
‘’Kami parpol yang ingin menang dengan cara yang jujur dan adil, maka semua kita siapkan dengan matang,’’ tutupnya.(jar)

Jangan Menerima Uang Celeg
POLITIK RM – Pesan dari salah seorang tokoh Mukomuko yang juga adalah seorang pejabat tinggi di lingkungan pemerintahan Pemprov Provinsi Bengkulu, Ir. Edi Nevian. Masyarakat jangan menerima uang dari caleg yang siap bayar. Karena selain merusak demokrasi juga tindakan tersebut merupakan bagian dari kejahatan missal. Apalagi ada ungkapan “Ambil uangnya, jangan pilih orangnya”.
Dikatakan sosok yang digadang-gadangkan sebagai Bupati Mukomuko kedepan ini, masyarakat harus belajar jadi pemilih yang baik dan jujur. Jangan menerima uang dari caleg untuk mengharap pilihan, apalagi setelah ambil uang caleg bersangkutan tidak dipilih. Pemberian tersebut sebagai kejahatan politik, merusak demokrasi dan sisi agama juga adalah di larang.
‘’Jujurlah kita dalam menggunakan hak pada pemilu, jangan menerima pemberian caleg yang tujuannya minta dipilih, sebab itu bagian dari kejahatan demokrasi. Pilih caleg dengan tujuan untuk memberi kepercayaan memperjuangkan aspirasi masyarakat ke depan,’’ kata Edi.
Lanjutnya, pemilu tujuannya untuk mencari wakil yang berkualitas, karena dewan punya peran besar untuk mensejahterakan rakyat dan pengaturan pembangunan. Kalau orang yang dipilih tidak berkompeten, maka berdampak dengan masa depan daerah. Apalagi caleg yang duduk sudah mengeluarkan dana besar, kerugian bagi masuarakat dan daerah 5 tahun ke depan.
‘’Ada peluang mereka yang duduk karena membayar untuk membohongi rakyat, selain itu perbuatan itu salah. Pikirkan masa depan rakyat dan daerah dalam menetapkan pilihan, kami dalam ini tidak memihak kemana-mana, tetapi lebih mementingkan masa depan bagi kita semua,’’ tutupnya.(jar)

Jon Ramadahan Caleg PKB DPR RI
//Dari Dusan Untuk Desa
POLITIK RM -  Jhon Ramdahan, SH caleg DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu asal PKB nomor urut 1, sejak beberapa hari lalu turun ke desa-desa hingga ke dusun menemui masyarakat. Staf kementrian pembangunan Daerah tertinggal ini, selain dalam rangka mengecek pelaksanaan program kementrian di Mukomuko, juga tak menafik, pada saat tertentu bersosialisasi kepada masyarakat, terkait pencalonannya. Kemarin Jon meninjau Basos Komputer dan Lababor komputer di yayasan Pondok Pesantren al barqah di SP9 Mukomuko.
Ditemui kemarin, Jon Ramadhan yang sudah dikenal dekat oleh masyarakat Mukomuko melalui berbagai programnya untuk memajukan ekonomi masyarakat ini mengatakan, banyak program pembangunan dan bantuan sudah diturunkan ke Mukomuko. Sekarang ia meninjau sejauhmana pelaksanaannya dan apa saja kendala yang dihadapi. Diantaranya pembangunan jembatan di desa-desa, perbaikan jalan, bantuan bibit, bantuan fasilitas pertanian dan termasuk pembanguna ruang belajar bagi sekolah swasta.
‘’Kita ingin cek, apakah berjalan dengan baik atau ada kendala, kedepannya apa lagi yang harus ditingkatkan. Selaku putra daerah Bengkulu, kita berusaha melakukan yang terbaik untuk daerah sendiri,’’ kata Jon.
Ia juga mengaku menemui kembali masyarakat dalam rangka bersosialisasi mengencai pencalekannya dan juga bagaimana melaksanakan pemilu dengan baik. Maju sebagai anggota DPR RI, atas dasar keinginannya bebuat lebih besar lagi bagi Bengkulu kedepannya. Sejauh ini ia yakin akan mendapat kepercayaan dari masyarakat, apalagi di Mukomuko PKB cukup diperhitungkan sebagai salah satu partai pemenang pemilu.
‘’Saya juga dalam kesempatan berbeda selama di Mukomuko menyampaikan niat maju sebagai calon anggota DPR RI. Mohon doa, restu dan dukunganya, sama seperti sekarang, kami dari desa dengan tujuan membangun desa,’’ tutup Wakil Bendahara Umum DPP PKB ini.(jar)


Ikuti Jalan Santai Pemilu Damai

POLITIK RM – Jangan lupa 9 maret mendatang akan dilangsungkan jalan santai pemilu damai bertabur doorprize. Kupon jalan santai bisa didapatkan di sekretariat KPU Mukomuko secara gratis. Adapun doorprize yang disiapkan pihak pelaksana, berupa Kulkas, TV, HP, Dispenser, Kipas angin dan berbagai doorprize menarik lainnya.
Salah seorang anggota KPU Mukomuko, Abdul Hamid Siregar, SE mengatakan persiapan untuk jalan sehat pemilu damai ini tengah mereka matangkan. Sesuai rencana 9 maret jalan sehat ini dilangsungkan secara serentak se Indonesia. Untuk Mukomuko start dari Bundaran depan kantor camat Mukomuko, finish di halaman sekretariat KPU. Acara dimulai Pukul 6.30 WIB.
‘’Banyak doorprize kita siapkan secara Cuma-Cuma bagi peserta jalan sehat, maka jangan lupa untuk ikut kegiatan dalam rangka mewujudkan pemilu damai ini,’’ kata Siregar.
Lanjutnya, tujuan jalan santai ini untuk pendekatan dengan masyarakat agar ikut menyukseskan pemilu mendatang. Caranya datangi TPS saat pemilihan nanti dan sama-sama menjaga keamanan. Selanjutnya setelah jalan santai, dilanjutkan dengan karnaval menuju pemilu damai, juga dengan melibatkan seluruh peserta pemilu, masyarakat dan berbagai pihak lainnya.
‘’Jalan sehat ini bagian dari kegiatan sosialisasi KPU kepada masyarakat, banyak lagi kegiatan sosialisasi yang kita lakukan, termasuk nanti akan dilangsungkan karnaval pemilu damai,’’ tutupnya.(jar)

Mukomuko News Politik



Kejar Impian, Caleg Datangi Tempat Keramat
POLITIK RM – Ada-ada saja isu mengenai tingkah caleg jelang perhelatan akbar pesta demokrasi lima tahunan pemilu, yang jatuh pada 9 April mendatang. Kabarnya beberapa caleg selain berkampanye di berbagai tempat, juga mendatangi tempat keramat demi bisa mewujudkan cita-citannya untuk menjadi Wakil Rakyat terhomat. Tak tanggung-tanggung tempat yang mereka datangi tak hanya di Kabupaten Mukomuko, melainkan di daerah lain, seperi di pulau jawa, Kerinci dan Sumatera Barat.
Salah seorang caleg, Ismardi diminta tanggapannya, mengaku kurang mempercayai hal yang demikian. Namun ia mengakui jika beberapa kali ditawarkan dan diarahkan untuk mendatangi orang pintar maupun mendatangi tempat keramat. Ia lebih yakin dengan usahanya dengan meminta bantuan dipilih kepada masyarakat dan berdoa.
‘’Saya tidak yakin dengan yang demikian, namun pernah beberapa kali diarahkan. Apalagi tempat yang dituju cukup jauh, perlu dana besar, saya pikir kalu ada dana lebih baik membantu masyarakat langsung,’’ kata caleg Hanura Dapil I ini.
Kerapnya caleg menggunakan jasa orang pintar ini juga tidak dibantah oleh salah seorang incumbent, Adrizon N, sejak dulu kebiasaan  itu sudah ada. Ia sendiri meski tidak meyakini orang pintar atau tempat keramat bisa memenangkan, namun pernah melihat dan mendengar cerita caleg lain yang sudah mencoba. Biasanya dalam melakukan itu banyak syarat yang diminta oleh dukun.
‘’Itukan usaha caleg, kalau saya yakin kepada tuhan dan usaha dalam meyakinkan masyarakat. Tidak rahasia lagi sebenarnya, bukan caleg saja, mau milih kades saja, ada yang minta dibantu sama orang pintar,’’ paparnya.
Menanggapi ini salah seorang tokoh agama, Marjoni, S.Pd.I mengatakan pada dasarnya segala sesuatu itu kehendak yang maha kuasa. Apa yang dilakukan para politisi itu menunjukkan hilangnya kepercayaan diri.
“Yang bersangkutan tidak confident dengan kapasitas sendiri. Dia bahkan manusia beriman. Di zaman semaju sekarang kok masih menjunjung tinggi hal-hal tak logis begitu,” tutupnya.

Jalan Santai Bakal Diramaikan Politisi
POLITIK RM – Ratusan politisi Kabupaten Mukomuko bakal meriahkan Jalan santai pemilu damai yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko besok. Beberapa partai politik (Parpol) sudah menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan massa dan calegnya untuk mengikuti jalan santai pemilu damain bertabur doorprize ini. Sementara persiapan dari KPU sendiri hampir matang.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC-PPP) Kabupaten Mukomuko, Masripani Maas, SH mengatakan ia sudah menghubungi seluruh caleg untuk membawa timnya mengikuti jalan santai ini. Sebagai peserta pemilu dan masyarakat yang punya kewajiban ikut menyukseskan pemilu, sewajarnya untuk hadir meramaikan kegiatan tersebut.
‘’Kami kemungkinan akan ikut, saya sudah sampaikan kepada kawan-kawan agar memeriahkan acara ini, mudahan semuanya bisa hadir. Sebagai peserta pemilu sudah sewajarnya kita menyuksesan gerak jalan sehat pemilu damai ini,’’ kata Masri.
Caleg kuat Hanura Dapil I, Ismardi juga mengaku sudah mendapat undangan untuk mengikuti jalan santai ini, ia siap mengajak serta tim dan kader partai untuk ambil bagian. Ia tidak berharap mendapat doorprize tetapi lebih kepada menyukseskan acara KPU tersebut. Harapannya masyarakat juga bisa ramai-ramai mengikuti acara yang digelar serentak se Indonesia oleh KPU ini.
‘’Kita berharap acara berjalan dengan sukses, ikut serta merupakan bagian dari kepedilian kita dengan pelaksanaan pemilu nanti,’’ tegasnya.
Koordinator acara, AH Siregar, S.Ag, M.Pd mengatakan untuk persiapan sudah matang, mereka juga telah menyampaikan undangan kepada berbagai pihak untuk ikut jalan santai nanti. Ia yakin bakal sukses, sebab hingga kemarin tiket jalan santai yang mereka sediakan hanya tersisa sedikit saja. Jalan santai ini terbuka bagi masyarakat umum.
‘’Star dari bundaran sekitar Pukul 6.30 WIB, kita minta peserta sudah hadir 10 menit sebelum gerak jalan dimulai, undangan sudah disebarkan dan kupon juga telah dibagikan kepada masyarakat,’’ tutupnya.(jar)


Sukseskan Pemilu, Kesbangpol Surati Kades dan Camat
POLITIK RM – Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko, melalui Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Sandi (Kesbangpol dan Sandi), surati camat dan kades. Isi suratnya, agar camat dan kades selalu tangan kanan pemerintah daerah di tingkat bawah, bisa ikut mengajak masyarakat menyukseskan pemilu. Diantaranya ikut menggunakan hak suara dan mejaga kertiban dan keamanan masyarakat.
Kepala Kesbangpol dan Sandi, Yanzuri Nawawi, SE mengatakan menyukseskan pemilu bukan hanya tugas pelaksana pemilu, seperti KPU dan Panwaslu. Tetapi pemilu untuk rakyat, maka semua masyarakat meski ikut menyukseskannya. Caranya dengan menggunakan hak pilih dan sama-sama menjaga kantipmas. Atas dasaritu, pihaknya menyurati camat dan kades yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
‘’Ini tugas kita bersama, kita menyurati camat sebagai bentuk kerjasama, sebab camat dan kades bagian dari pemerintah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat setiap saatnya,’’ kata Yanzuri.
Yanzuri juga secara lansung mengajak masyarakat, LSM, Ormas dan pihak lainnya untuk ikut memperhatikan jalannya pemilu. Sebab kebersamaan masyarakat akan menghasilkan pemilu yang baik dan nyaman. Kepada peserta pemilu, juga eks Kabag Humas ini menitipkan harapan pemerintah, agar bersaing secara sehat dan giat mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suaranya.
‘’Kami yakin pelaksana pemilu mampu mengemban amanah yang diberikan negara, juga kepada peserta pemilu, kami ucapkan selamat berjuang dan mari sama-sama menyukseskan pelaksanaan pemilihan,’’ tutupnya.(jar)

Jelang Pemilu, Aktivitas Dewan di Kantor Berkurang
POLITIK RM – Mendekati pemilihan umum 9 april mendatang, aktivitas anggota DPRD Kabupaten Mukomuko di kantor berkurang. Kondisi ini terlihat dari minimnya jumlah anggota DPRD Mukomuko yang masuk kantor setiap harinya. Dalam sehari hampir dipastikan ada dewan yang tidak masuk ke kantor, bahkan beberapa hari belakangan hanya segelintir saja terlihat.
 Kondisi ini tidak dibantah oleh Sekretaris DPRD Mukomuko, Drs. H Bustari Maler, M.Hum, namun ia ia tetap membela dewan, jika dituding lebih mementingkan kampanye dari pada urusan kantor. Kondisi seperti ini terjadi di mana-mana, tidak hanya ada di Mukomuko. Sebab dewan adalah politisi, mereka tidak diwajibkan ngantor seperti PNS atau pegawai lainnya, kecuali saat ada agenda. Apalagi saat sekarang, selain banyak tahapan pemilu yang melibatkan dewan, agenda dewan memang tidak banyak di kantor.
‘’Mereka itukan wakil rakyat, tidak wajib masuk kantor, melainkan diharusnya senantiasa berada di tengah masyarakat. Saya rasa kondisi itu tidak hanya di Mukomuko saja, apalagi pemilu sekarang, dewan banyak yang terlibat di dalamnya,’’ kata Bustari.
Mestipun demikian, Bustari mengaku aktivitas di kantor ini tidak terganggu, pada saat ada pertemuan atau hearing dengan pihak tertentu dewan hadir. Kalau mengenai pekerjaan lain, di setwan memang bukan tugas dewan melainkan tugas sekretariat. Suatu hal yang dihindari, dewan tidak menyalahgunakan jabatannya  atau fasilitas daerah yang dipegang untuk kepentingan pemilu.
‘’Kalau ada agenda, dewan ada yang hadir, semuanya berjalan dengan baik, untuk kegiatan di sekretariat pada dasarnya merupakan tanggungjawan sekwan. Yang jelas kami selalu sampaikan, agar dewan tidak menggunakan fasilitas daerah untuk kampanye,’’ tutupnya.(jar)
Datang Tanpa Pengawalan
488.908 Surat Suara Pemilu Diolah di KPU Mukomuko
POLITIK RM – Sesuai dengan berita sebelumnya, Malam kemarin sekitar Pukul 21.40 WIB surat suara pemilu 2014 sampai ke Kabupaten Mukomuko. Jumlah total sebanyak 491 box atau dus, yang terdiri dari surat suara DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD. Jumlah ini sesuai dengan jumlah mata pilih di tambah 1 per dapil untuk cadangan dan ditambah dengan surat suara pemilu ulang, jika terdapat masalah saat pencoblosan terjadi.
Anehnya surat suara yang diangkut menggunakan mobil boks ini tanpa pengawalasan dari aparat ke amanan ataupun pengawas pemilu. Hanya terdapat sopir logistik KPU dan ditemani seorang kernek. Boks mobil diberi segel KPU yang bertuliskan dokumen Negara, juga di bagian depan kendaraan diberi merek yang sama dan lambang KPU.
Diminta keterangannya, Sopir mobil boks surat suara, Arifin mengatakan dari pusat logistik awalnya mereka di kawal. Namun dalam perjalanan dari Bengkulu ke Mukomuko tidak ada pengawalan, hanya saja sesuai petunjuk ia selalu melakukan kontak via telepon dengan pihak keamanan setempat termasuk dengan pihak Polres Mukomuko. Selama perjalanan ia juga mengakui tidak ada kendala yang didapati, hanya saja kondisi jalan yang sulit.
‘’Kalau pengawalan khusus tidak ada, kami selalu kontak dengan pihak keamanan dan KPU. Dalam perjalanan tidak ada kendala yang mereka temui, melainkan hanya kondisi jalan yang membuat sedikit lambat.  Namun tampaknya kedatangan kami sudah diketahui seluruh pos keamanan, mereka tahu kendaraan kita,’’ ujar Arifin.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag didampingi bagian logistik, Khairanzar, SE mengaku tidak mengetahui jelas, mereka hanya diberi tahukan surat suara menuju Mukomuko. Setelah berangkat, ia selalu melakukan kontak dengan sopir surat suara tersebut. Yang pasti surat suara datang dengan selamat, jumlahnyapun sesuai dengan pemberitahuan dari pusat. Boks kendaraan saat tiba masih di segel, dibuka dengan disaksikan panwaslu, pihak kemanana dan dari media massa.
‘’Semuanya terbuka dan disaksikan bersama, jumlah surat suara sama dengan yang diberutahukan sebelumnya. Kalau mengenai angkutan lainnya kami tidak tahu menahu. Kita bersukur karena semuanya aman sampai ke KPU, kita sudah hitung dengan rinci jumlahnya. Beruta acara serahterima juga dibuat,’’ paparnya.
Untuk selanjutnya, surat suara ini akan dikelola untuk persiapan pengiriman ke TPS. Dibawah pengawakan dan pengawasan nanti dibuka untuk di lakukan sortir dan pelipan. Kalau ada masalah atau rusak akan dilaporkan ke Provinsi hingga pusat.
‘’Semuanya ada di gudang KPU, dikawal setiap saatnya. Mungkin dalam waktu dekat segera kita olah untuk siap dikirim ke PPS,’’ lanjutnya.
Kapolres Mukomuko, AKBP Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kasat Intel Iptu. Mengatakan untuk pengamanan di perjalan tidak ada pemberitahuan. Namun selama surat suara ada di KPU hingga pencoblosan nanti, setiap prosesnya akan di kawal. Ia akan menepatkan anggota khusus untuk selalu memantau surat suara tersebut.
‘’Ya, kita akan selalu melakukan pengawalan setiap saatnya di KPU hingga nanti sampai pemilihan selesai. Ada anggota khusus yang kita siapkan setiap waktunya,’’ tutup Kapolres.(jar)

Demokrat Siap Ladeni Panwaslu
//Terkait Dugaan Pelanggaran Oleh Dian A Syagroza
POLITIK RM – Nampaknya petinggi Partai Demokrat Kabupaten Mukomuko mulai gerah dengan tudingan Panwaslu terhadap, Dian A Syahroza, yang dianggap melanggar aturan pemilu. Selain meminta panwaslu bekerja profesional, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Mukomuko, Ir. Muharamin menantang pihak Panwaslu untuk melanjutkan perkara ini. Mereka juga siap memperkarakan berbagai dugaan ketidak profesionalan Panwaslu Mukomuko  terhadap caleg maupun partai politik.
Dikatakan anggota DPRD Provinsi Bengkulu ini, Panwaslu jangan asal memojokkan caleg Demokrat. Kalau memang punya dasar dan bisa bertindak adil, silahkan laporkan caleg Demokrat sampai kemanapun. Namun Demokrat dipastikan tidak akan tinggal diam, mereka siap menuntut Panwaslu yang diduga membiarkan caleg lain melanggar aturan, padahal mengetahui kejadian tersebut dan malah berkilah dengan tidak masuk akal.
‘’Silahkan mereka laporkan kemana saja, kalau memang punya dasar dan bisa bekerja profesional. Kita kecewa, ada kesan terlalu memojokkan Partai Demokrat, padahal pelanggaran yang jelas-jelas tidak mereka anggap pelanggaran,’’ kata Muharamin.
Menurutnya ada caleg yang melanggar aturan, menghadiri acara resmi pemerintahan membawa embel pencalonannya. Bahkan melaksanakan program sosial dengan dana bersumber dari APBD/APBN. Padahal dalam aturan jelas-jelas disebutkan, dilarang tampil dengan menggunakan anggaran daerah. Kalau Panwaslu berasalan tidak mengetahui, maka kinerja mereka perlu dikaji kembali. Ia ingatkan, jika Panwaslu tidak adil dalam menjalankan tugas, akan ada protes dari seluruh partai politik atau caleg.
‘’Ini sudah keterlaluan, sikap panwalu bisa memancing kemarahan caleg lainnya, dampaknya mereka sendiri. Alasan yang dikemukakan tidak tahu, apalagi berkelik itu sudah bisa dilakukan sejak sebelum kampanye, tidak bisa diterima, panwaslu bekerja atas aturan bukan kebiasaan,’’ tegas Caleg DPRD Provinsi Nomor urut 1 ini.
Juga Sekjen DPC PKPI Mukomuko, Gustiadi Badi, SH menilai selama ini Panwaslu seakan tutup mata dengan pelanggaran yang dilakukan oleh seorang caleg yang ada hubungannya dengan penguasa atau embel-embel lainnya. Tampaknya sikap panwaslu ini perlu dikaji dan mendapat perhatian dari seluruh perserta pemilu dan masyarakat. Sebab dampaknya bisa menciptakan pemilu yang tidak adil bahkan tidak kondusif.
‘’Mau bukti apalagi Panwaslu, semua orang tahu dalam berbagai kegian resmi pemerintahan ada embel calegnya, bahkan mengadakan kegiatan dengan anggaran daerah tetapi dikaitkan dengan pencalonannya,’’ papar caleg PKPI Dapil I ini.
Dikonfirmasi Ketua Panwaslu Mukomuko, Muchtadir Munib, SE mengingatkan, sebaiknya tidak menerka-nerka kinerja panwaslu. Kalau memang ada protes atau merasa tidak diperlakukan secara adil, silahkan konfirmasi langsung dengan Panwaslu Mukomuko. Juga soal, ada caleg lain yang dituding tidak ditindak, sebaiknya laporkan dulu dengan Panwaslu. Ia yakin selama ini Panawaslu bekerja sesuai dengan aturan dan kapasitasnya.
‘’Jangan berkoar di belakang apalagi hanya memalui media, kalau ada ketidak puasan dan tidak jelas datang ke panwaslu, biar kami jelaskan. Sudahlah! Kami ini bekerja sesuai aturan, tidak ada yang disembunyikan, semua orang bisa menyampaikan laporan,’’ pungkasnya.(jar)



Dian A Syahroza Angkat Bicara
POLITIK RM – Merasa jadi bulan-bulan oleh Panwaslu Mukomuko, Anggota DPR RI, Dian A Syahroza akhirnya angkat bicara. Caleg DPR RI Partai Demokrat ini, membantah tuding kampanye terbuka sebelum waktunya dan money politik yang ditudinkan Panwaslu. Pasalnya kehadirannya dalam acara musik tradisional beberapa waktu lalu, tidak ada hubungannya dengan kampanye.
Via HP, Dian A Syahroza menjelaskan jika saat itu ia diminta hadir, karena ada keinginan dari masyarakat untuk menunjukkan musik tradisionalnya kepada dirinya, selaku wakil rakyat. Uang yang ia berikan kepada penari, bukan money politik melainkan sebagai penghargaan. Dian merasa musik tradisional Mukomuko cukup bagus dan pantas dikembangkan. ‘’Kalau itu yang dipersoalkan oleh Panwaslu, sangat disayangkannya. Wajar dong selaku anggota dewan melihat pertunjukan itu, saya merasa ini harus dikembangkan. Uang yang saya berikan hanya sebatas penghargaan dan keinginan untuk mengembangkannya, masa dikatakan money politik,’’ kata Dian.
Mengenai keberadaan gambarnya di tempat acara, menurut Dian itu bukan kampanye. Lokasi acara di rumah caleg Demokrat untuk kabupaten, maka wajar memasang atribut di rumahnya. Yang perlu dipertanyakan itu kecintaan panwaslu Mukomuko terhadap kebudayaan daerahnya sendiri. Tidak bagus kalau anggota dewan yang tertarik dengan kebudayaan daeraah, malah dipolitisi.
‘’Itukan ibu Ermawati yang mengadakan acara, bukan kampanye, melainkan kegiatan pribadi di rumahnya. Perlu ditanyakan, kepedulian panwaslu terhadap budayanya. Soal gambar, itukan rumah pribadi caleg Demokrat. Maka harus jelas dong, jangan sepihak saja,’’ tutupnya.(jar)

Friday, 28 February 2014

Mukomuko Hadapi Pemilu dan Pilkada

  Jumpa Petani, Edi Nevian Direstui Maju Pilbup


POLITIK RM – Sejak kemarin lusa, Ir. Edi Nevian, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu tengah menjalankan tugas dinasnya di Kabupaten Mukomuko. Putra Mukomuko ini berkeliling ke desa-desa untuk menampung aspirasi petani dan mengecek realisasi setiap bantuan dan programnya yang sudah dilaksanakan para petani. Ada yang menarik dari kunjungannya, Edi mendapat dukungan dari masyarakat terutama petani untuk benar-benar maju sebagai calon bupati pada pilkada 2015 mendatang.
Dimulai saat ia melintasi Ipuh, mobil yang ditumpanginya diberhentikan oleh masyarakat saat menuju Mukomuko. Selain menyangkut persoalan pertanian, masyarakat Ipuh mendesaknya untuk maju sebagai calon bupati. Begitu juga dengan kunjungannya ke XIV Koto, Air Manjuto, Selagan Raya dan daerah lainnya, masyarakat secara langsung menyampaikan harapan untuknya maju sebagai calon bupati.
Diminta jawabannya atas usulan dari masyarakat ini, Edi enggan terlalu banyak membahas soal politik. Menurutnya wajar saja kalau masyarakat petani berpendapat demikian. Karena selalu Kadis Pertanian provinsi, sejak awal ia dekat dengan petani dan mereka masih punya harapan besar kepada dirinya. Namun inti dari kehadirannya di tengah petani Mukomuko, bukan untuk itu melainkan dalam rangka menjalankan tugas dinas.
‘’Soal ada usulan saya maju sebagai bupati dari petani, menurut saya hak mereka, tidak perlu ada pihak yang usil dengan itu, yang jelas saya datang ke petani sudah rutin dalam rangka menjalankan misi dinas selaku kepala dinas pertanian,’’ tegas Edi.(jar)

Persaingan Politik Bukan Perpecahan
POLITIK RM – Persaingan politik antar caleg, baik berbeda partai politik (parpol) maupun dalam perahu yang sama. Tingginya tingkat persaingan ini tak lepas dari aturan penrhitungan suara berdasarkan peraih suara terbanyak. Namun diharapkan, persaingan yang terjadi cukup dalam konteks politik menuju pemilu, jangan sampai persaingan mengejar kemenangan pemilu berubah menjadi perpecahan antar masyarakat.
Seperti disampaikan ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, Drs. Arnadi Pelam, persaingan dalam politik hal yang biasa dan memang sudah harus demikian adanya. Namun jangan sampai persoalan politik merembet ke persoalan keluarga atau sesama masyarakat. Apalagi caleg yang bersaing, sebagian besarnya masih punya tali persaudaraan. Jika tidak hati-hati, perpecahan akan terjadi, hingga kenyamanan bermasyarakat tidak lagi terjaga.
‘’Bagi kawan-kawan yang sudah biasa dengan persaingan politik mungkin dapat memahami. Namun bagi yang beru mencoba sebaiknya tetap membatasi yang mana politik dan urusan di luar politik. Jangan sampai gara-gara kita yang bersaing, sanak saudara jadi bertengkar, apa enaknya sesama saudara saja tidak ada kebaikan,’’ kata Arnadi.
Lanjutnya caleg harus memberi pelajaran politik kepada masyarakat, bagaimana cara melakukan pemilihan yang baik. Selanjutnya mencontohkan cara berpolitik yang sportif dan santun. Jangan malah mengajari pemilih untuk berpolitik kotor, seperti praktik money politik, jual beli suara dan pelanggaran lainnya.
‘’Beri contoh berpolitik yang santun dan cara memilih yang bagus, jangan malah mengajari pemilih untuk melakukan politik uang dan pelanggaran lainnya,’’ tegas Arnadi.
Terkait dengan pendapatnya mengenai perbedaan persaingan politik 2009 dengan politik sekarang, Caleg Demokrat nomor urut 7 ini, mengaku lebih berat pemilu 2009, sebab persaingan antar parpol untuk memenangi pemilu lebih ketat. Dimana peserta pemilu saat 2009 mencapai 36 parpol, sementara saat ini hanya ada 12 partai. Namun kebutuhan suara aman untuk menjadi pemenang pemilu lebih tinggi pada pemilu 2014 ini.
‘’Kalau ketatnya persaingan saya merasa lebih ketat pada 2009 lalu, sebab saat itu persaingan antar partai itu cukup berat. Sedangkan sekarang hanya 12 partai, namun untuk mengamankan 1 kursi caleg butuh suara lebih besar dari sebelumnya,’’ tutup Arnadi.(jar)

Pemilu, KNPI Pilih Netral
POLITIK RM – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Kabupaten Mukomuko menegaskan, organisasi kepemudaan ini tidak akan memihak pada salah satu partai politik ataupun caleg perserta pemilu. Meskipun pada dasarnya beberapa kader mereka tercatat sebagai caleg di beberapa partai, diantaranya di PAN, Partai Demokrat, Golkar dan NasDem serta beberapa parpol lainnya.
Disampaikan langsung oleh Ketua DPD KNPI Mukomuko, Agus Harvinda, ST. M.Si, meski ada beberapa pengurus yang maju sebagai caleg, namun mereka bukan utusan organisasi, melainkan keinginan pribadi. Sebab KNPI tidak membatasi caleg dalam menyalurkan hobi atau haknya, baik berpolitik maupun bidang lainnya. KNPI tetap netral dan memberi kebebasan kepada caleg untuk bersaing. Meski ada kadernya yang mendukung salah satu partai, itu bukan atas nama KNPI.
‘’Silakan saja terjun ke dunia politik, namun bukan atas nama organisasi kita. KNPI tetap netral meskipun kader kita maju sebagai caleg, apalagi mereka ada di beberapa partai yang berbeda,’’ kata Harvinda.
Bukan berarti sikap netral KNPI menunjukkan ketidak pedulian pihak, ia  tetap meminta anggotanya ikut menyukseskan pemilu dengan mengajak masyarakat menggunakan hak suaranya. Jadi pemilih yang cerdas, jangan memilih caleg yang tidak berkualitas untuk menjadi wakil rakyat. Sebab keberadaan seorang dewan sangat penting bagi pembangunan daerah. Pendidikan dan kemampuan seornag dewan sangat dituntut untuk bisa menampung aspirasi masyarakat.
‘’Kita tetap dengan cara sendiri mengajak masyarakat ikut menyukseskan pemilu, gunakan hak pilih untuk mengangkat wakil yang berkualitas, hingga aspirasi ke depan bisa diperjuangkan,’’ tutupnya.(jar)

Bertekad Dudukkan Rio di DPR RI
POLITIK RM - Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Patrice Rio Capella optimis dirinya dan partai mendapat dukungan dari masyarakat di seluruh penjuru termasuk masyarakat Kabupaten Mukomuko. Dengan itu Rio yakin dalam pemilu mendatang NasDem mampu bersaing dengan partai lain. Bahkan NasDem diklaim bakal mampu meraih banyak kursi dan mendudukkan para Calon Legislatif (Caleg).
‘’Dukungan masyarakat amat penting sekali. Kita tahu tanpa kedekatan, pemahaman, keyakinan dan dukungan masyarakat, tidak ada apa-apanya suatu partai. Jadi bagi NasDem sangat penting sekali dukungan ini. Dan kita optimis NasDem mampu bersaing serta banyak meraih kursi di dewan mulai di tingkat daerah, provinsi dan pusat,’’ kata Rio.
Tokoh Masyarakat Kota Mukomuko, Sudirman yang juga kader NasDem mengaku siap untuk ikut serta membesarkan NasDem. Dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) nanti, ia optimis banyak caleg meraih suara dan duduk di kursi dewan. Termasuk dukungan terhadap Rio yang maju sebagai Caleg DPR RI. Ia bersama masyarakat, simpatisan dan kader NasDem akan berupaya keras untuk mendudukkan Rio.
"Meski baru sebagai peserta pemilu, kita optimis NasDem mampu bersaing dan mendapat dukungan masyarakat. Dan kita yakin caleg banyak yang duduk. Kita terus bergerak untuk membesarkan NasDem dan meminta dukungan penuh dari masyarakat. Kita juga akan berjuang untuk mendudukkan Rio di DPR RI. Karena Rio mempunyai potensi dan kemampuan untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik," ungkap Sudirman.
Tokoh Masyarakat Penarik, Maulana turut mengatakan bahwa khusus di Daerah Pemilihan (Dapil) 2, NasDem diyakini banyak mendapat dukungan masyarakat. Ia pun siap untuk mendukung untuk perubahan. Termasuk mendukung Rio untuk bisa duduk di kursi DPR RI.
"Dapil 2 ini termasuk berat, tetapi kita yakin NasDem mampu mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Kita akan mendudukkan caleg yang pro rakyat dan membawa perubahan. Dan kita juga siap mngirim Rio ke DPR RI," demikian Maulana diamini Kamal, simpatisan NasDem.(red)

Di Medan Jaya, Caleg Bebas Berkampanye
POLITIK RM – Berbeda halnya dengan kebijakan Kades Manunggal Jaya, Kades Medan Jaya, Kecamatan Ipuh, Agus Wandi tidak memberi batasan kepada peserta pemilu menggelar kampanye di wilayah kekuasaannya. Selagi tidak melanggar aturan dan mengganggu ketentraman masyarakat Medan Jaya caleg dapat berkampanye kapan saja ataupun memasang alat peraga kampanye.
Dikatakan Wandi, caleg DPRD Mukomuko, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD RI darimanapun bisa masuk ke desa ini untuk kampanye. Ia tidak membatasi, caleg dan tidak membedakan antara caleg luar dengan caleg asal Medan Jaya sendiri. Namun ia tegaskan harus sesuai dengan aturan, serta mendapat izin. Apalagi lapangan hijau ipuh merdeka merupakan aset desa. 
‘’Saya memberikan kekebasan kepada seluruh caleg untuk berkampanye di lapangan namun harus meminta izin dari pihak desa. Karena lapangan tersebut merupakan aset desa, selain itu, semua kerusakan yang terjadi setelah melakukan kampanye harus ditanggung oleh caleg tersebut,” kata Agus Wandi
Dilanjut Wandi selain panggung yang telah di sediakan oleh pihak desa, umbul-umbul, keperbersihan lapangan serta Keamanan desa juga harus di jaga saat melakukan kampanye. Karena pihak desa tidak menginginkan terjadi kerugian kepada masyarakat.
‘’Jika nanti caleg membawa masa sebanyak-banyaknya silahkan. Saya tidak melarang karena kita dunia berdemokrasasi namun saya tidak mau nantinya masyarakat dirugikan,’’ Tutup Wandi.(ae)


Parpol Dideadline Hingga 2 Maret
//Serahkan Laporan Dana Kampanye
POLITIK RM – Kemarin berlangsung rapat para petinggi Partai politik (parpol) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, yang turut dihadiri Panwalu Mukomuko. Agenda rapat yaitu penyelesaian laporan dana kampanye caleg dan partai politik. Menyesuaikan dengan aturan Pemilu 2014, seluruh pengurus parpol diminta menyerahkan laporan lengkap dana kampanyenya pada 2 Maret mendatang.
Salah seorang anggota KPU Mukomuko, Dedi Desponsori, S.HI mengatakan jika sampai jatuh tempo belum lengkap, masih ditunggu hingga 3 Maret. Selanjutnya KPU akan melakukan pengecekan setiap laporan yang masuk. Jika masih ada yang dinilai kurang, maka diminta memperbaiki kembali dalam waktu yang tidak terlalu lama. Rapat kemarin merupakan penjelasan kepada parpol, jika dana kampanye harus diserahkan.
‘’Kita sudah sampaikan kepada semua pengurus partai dalam rapat ini, maka mereka harus mematuhinya, kalau ada yang tidak melengkapi laporan kampanye sesuai waktu ditetapkan, maka mereka harus siap dengan dampanya,’’ kata Dedi.
Laporan dana kampanya harus sesuai dengan anggaran yang dimiliki, jangan sampai ada pengeluaran yang disembunyikan, begitu juga dana masuk harus terbuka. Sebab dana kampanya akan diaudit oleh tim audit, jika ada ketidak sesuaian akan menimbulkan masalah bagi parpol atau caleg bersangkutan. Sangsi terberatnya jika diketahui melanggar adalah pencoretan sebagai peserta pemilu.
‘’Untuk audit itu ada timnya, kita dalam hal ini menyampaikan aturan pemilu menyangkut dana kampanye. Bisa saja ada sangsi tegas bagi partai atau caleg yang tidak mengikuti aturan pemilu tersebut,’’ tegas Dedi.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kabupaten Mukomuko, Hermansyah, M.Kom mengaku dana kampanye parpolnya belum dilengkapi. Namun ia optimis akan menyelesaikan laporan dana kampanye sesuai waktu yang ditetapkan KPU. Dana kampanye Hanura secara total belum bisa disebutkan, sebab masih melengkapi laporan dari caleg.
‘’Kalau kita siap, sesuai waktu yang ditetapkan, kami akan berusaha menyelesaikan semua laporan keuangan secara lengkap,’’ tutupnya.(jar)

Songsong Pemilu, KPU Gelar Jalan Sehat dan Karnaval
POLITIK RM – Dalam rangka menyukseskan Pemilu 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko akan menggelar kegiatan jalan sehat pemilu damai, yang dilanjutkan dengan karnaval. Keseluruhan kegiatan ini dalam rangka mengajak masyarakat sama-sama memberi perhatian besar terhadap pemilu.
Anggota KPU Mukomuko bagian sosialisasi, Abdul Hamid Siregar, S.Ag, M.Pd mengatakan pihaknya bertekad menyukseskan pemilu, dalam hal ini mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya merupakan tugas penting. Jalan sehat dan karnaval salah satu upaya KPU mendekatkan masyarakat dengan pentingnya pemilu. Pihaknya menargetkan ribuan warga andil dalam kegiatan yang mereka gelar tersebut. Juga berharap kegiatan itu dapat diikuti para peserta pemilu, baik atas nama perorangan atau partai politik.
‘’Untuk jalan sehat akan dilangsungkan pada 9 Maret serentak se Indonesia, namun untuk karnaval kami belum bisa pastikan waktunya. Yang jelas kita ingin melibatkan semua lapisan dalam kegiatan ini. Hingga sosialisasi pemilu sampai kepada masyarakat luas,’’ kata Siregar.
Untuk menarik peminat jalan sehat, KPU menyediakan berbagai doorprize bagi peserta yang beruntung berupa kulkas, dispenser, magic jar, setrika dan berbagai doorprize menarik lainnya. Mereka akan menggandeng media massa untuk menyukseskan acara ini. Selain itu juga petugas KPU terus melakukan sosialisasi secara door to door ke rumah-rumah masyarakat.
‘’Kita akan menyediakan berbagai doorprize menarik bagi peserta jalan sehat nantinya, banyak lagi kegiatan lain yang kita laksanakan dalam menyukseskan pemilu, dan di sisi lain petugas terus bergerak,’’ tutupnya.(jar)

Panwaslu Tunda Kasus PPP dan Demokrat
POLITIK RM – Hingga kemarin, dua kasus dugaan pelanggaran pemilu oleh caleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil II dan caleg Demokrat untuk DPR RI belum diplenokan oleh Panwaslu Mukomuko. Alasannya masih ada beberapa barang bukti yang perlu dilengkapi dan kesiapan dari panwaslu sendiri belum matang.
Diminta keterangannya kemarin, Ketua Panwaslu Mukomuko Muchtadir Munib, SE mengatakan, untuk sekarang pihaknya masih perlu banyak bukti dan keterangan dari saksi. Maka rencana mengadakan pleno untuk menetapkan kategori pelanggaran ini ditunda lebih dahulu. Yang jelas dugaan sementara sudah terjadi pelanggaran pemilu. Dimana untuk caleg PPP diduga masih digaji bersumber dari APBD dan kasus caleg Demokrat, kampanye terbuka diluar jadwal.
‘’Kita perlu melengkapi segala hal untuk melakukan pleno, yang jelas dua kasus yang tengah kita tangani ini akan diselesaikan sesuai aturan pemilu,’’ kata Muchtadir.
Untuk saat ini, nasib caleg PPP masih ngambang, begitu juga dengan kasus caleg Demokrat. Yang jelas Panwaslu memastikan setiap pelanggaran ada konsekwensinya bagi caleg bersangkutan. Untuk pelanggaran lain, sejauh ini masih terus dikaji oleh Panwaslu, terutama terkait dengan pemasangan atribut kampanye oleh caleg.
‘’Kita tidak pandang bulu, setiap dugaan pelanggaran kita catat dan akan ditindak lanjuti, sangsi terberat pembatalan pelantikan setelah memenangi pemilu,’’ tutupnya.(jar)


Tuesday, 25 February 2014

Mukomuko 11 Tahun Sudah



Kabupaten Mukomuko Maju Pesat di Usia ke-11 Th
METRO – Secara umum, pelaksanaan sidang paripurna Istimewa memperingati HUT Kabupaten Mukomuko ke-XI kemarin berjalan dengan lancar dan sukses. Dalam penyampaiannya di hadapan seluruh yang hadir di ruang sidang Sekretariat DPRD, Bupati, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM yang mengenakan pakaian adat menjelaskan prestasi-prestasi yang sudah dicapai pemerintahannya di segala sektor.
Sektor pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan misalnya. Sepanjang tahun 2013 lalu, pemerintah sudah membanguan 18 paket irigasi, Jalan Usaha Tani (JUT) sekitar 27 Km, rehabilitasi sepadan sungai dan hutan seluas 90 hektare (Ha) serta membagikan bibit unggul sebanyak 35.000 batang. Pemerintah juga menggalakkan program pengembangan sapi jenis bali sebanyak 24 ekor, unggas skala pedesaan 1.450 ekor dan itik sebanyak 5.000 ekor. Total anggaran untuk sektor ini sebesar Rp 14. 556.939.183. Sementara pada sektor kelautan dan perikanan, pemerintah sudah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 3.073.792.997.
‘’Untuk sektor pertanian, memang sejak awal merupakan sektor penting yang kita upayakan. Begitu juga dengan peternakan, perkebunan,  kehutanan serta kelautan dan perikanan. Untuk selanjutnya, desa-desa di Kabupaten Mukomuko sudah siap secara keseluruhan menyambut realisasi undang-undang desa yang sudah disahkan. Mudah-mudahan Kabupaten Mukomuko akan menjadi yang pertama menerima bantuan desa,’’ harapan Bup.
Berlanjut ke sektor pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, pemerintah sudah mengucurkan dana Rp 38.165.453.700. Ditambah lagi dana senilai Rp 3.706.499.999 untuk irigasi. Untuk drainase, pemerintah menghabiskan dana Rp 1.686.345.000 dan prasarana air bersih  Rp 2.678.234.000.
Pada sektor kesehatan, total dana yang sudah dikeluarkan pemerintah  mencapai Rp 9,8 miliar. Lebih besar lagi pada sektor pendidikan, Rp 17,1 miliar ditambah dengan pengadaan-pengadaan fasilitas yang menguras Rp 15.1 miliar.
Mengenai pendapatan daerah disebutkan mengalami kenaikan. Dimana  jumlah pendapatan pada tahun 2013 sebesar Rp 575. 646.417.880,49 dengan jumlah belanja sebesar Rp 673.054.893.857.39. Pada tahun ini,  pemerintah telah mengelola dana pendapatan daerah Rp  648.401.766.180,30 dengan nilai belanja sebesar Rp 635.901.766.180,30.
Di lain sisi, sidang paripurna istimewa kemarin merupakan yang terakhir bagi para anggota DPRD Kabupaten Mukomuko. Paripurna istimewa tahun mendatang, atau saat kabupaten ini berusia ke-XII, sudah dihadiri oleh dewan terpilih hasil dari pemilihan pada tanggal 9 April nanti.
Pantauan Radar Mukomuko (RM), keseluruhan anggota dewan hadir dalam sidang. Raut wajah mereka tidak menunjukkan raut kesedihan, sebaliknya mereka begitu antusias mengikuti jalannya sidang sedari awal hingga selesai.
Selaku pimpinan sidang, Drs. Arnadi Pelam didampingi H Yusmardi, SH  dan I Wayan Adnyana mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh undangan yang sudah hadir. Seterusnya, Arnadi juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang sudah memberi dukungan kepada dewan selama menjalankan tugasnya.
‘’Berkat dukungan dan kerjasama yang baik, pembangunan Kabupaten Mukomuko dapat dilaksanakan sesuai yang diharapkan,’’ kata Arnadi.
Pujian datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu atas nama Gubernur yang diwakili Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum, H Pahmi, SH. Sejak memekarkan diri menjadi kabupaten 11 tahun silam, Kabupaten Mukomuko mengalami kemajuan pesat dari tahun ke tahun.
‘’Kemajuan Mukomuko saat ini jauh lebih baik, meski masih tergolong baru namun mampu menyamai kabupaten lain yang usianya lebih tua.  Semuanya tak lepas dari keseriusan pemerintah, dewan dan dukungan dari masyarakatnya. Atas nama Gubernur Bengkulu yang sangat ingin hadir pada acara ini, saya mengucapkan selamat HUT ke-11 Kabupaten Mukomuko,’’ tutupnya.(jar)


Dilarang Sombong, Polisi Dituntut Jujur & Kreatif
METRO – Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Drs. Tatang Somantri, MH mewarning kepada seluruh jajarannya yang bertugas di wilayah hukum Polres Mukomuko untuk tidak menerima apapun bentuknya yang bukan hak, terlebih terkait kasus yang ditangani. Kapolda juga tidak menghendaki seorang anggota polri yang tidak aktif dan tidak kreatif. Sebab yang seperti itu rawan memunculkan pikiran negatif yang pada akhirnya diikuti dengan perbuatan.
Sempat Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik dan jajaran tersenyum saat kapolda memuji keindahan markasnya. Dari seluruh mapolres yang dikunjungi, kapolda menilai Mapolres Mukomuko yang terindah. Suasana ini tentunya menjadi perangsang untuk anggota bekerja nyaman dan semangat setiap waktu.
‘’Dalam menegakkan hukum dilarang untuk menerima yang bukan hak kita,  apalagi dalam masalah kasus. Jangan sampai menerima uang agar si tersangka diberatkan dengan menambah pasal yang memberatkan. Harus  disesuaikan dengan kesalahan yang dilakukan. Tahanan yang berada di dalam sel juga harus dijaga dengan baik. Kalau kita hanya bengong dan berdiam diri maka, yang timbul adalah pikiran negatif. Sibukkan diri dengan kerasi dan terus belatih, dari sekian banyak polres yang saya kunjungi, Mukomuko yang kita lihat paling indah, suasana ini akan membuat kerja kita menjadi nyaman,’’ puji Jenderal Bintang Satu ini.
Tidak kalah pentingnya, kapolda berpesan untuk seluruh anggota polri  melaksanakan tugas menjunjung tinggi nama baik polri serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat.
‘’Kedepannya bagaimana kita meningkatkan hubungan baik dengan masyarakat sehingga tidak menimbulkan kebencian di masyarakat. Dengan menjalin hubungan baik itu banyak hal yang bisa kita dapatkan dan membantu dalam menjalankan tugas polri,’’ imbuh kapolda.
Mengenai jalinan hubungan yang baik antara polri dengan masyarakat, kapolda menyanjung apa yang sudah diperbuat oleh Kapolres Mukomuko. Kapolda mengharapkan program yang sudah berjalan terus dilaksanakan dan ditingkatkan lagi. Kapolda tidak menginginkan personel yang minim menjadi alasan rendahnya kinerja.
‘’Bentuk program rencana yang telah dibuat harus dirancang secara matang, silahkan laksanakan sebaik mungkin. Hasilnya nanti bisa menjadi pilot projec bagi polres-polres lainnya,kumpulkan hasil evaluasi itu nantinya dalam bentuk buku untuk dijadikan bahan kajian kedepan. Sehingga program itu tidak akan sia-sia,’’ tegas kapolda.
Masih dipesankan kapolda, dalam bekerja, seorang polisi harus mempunyai skala prioritas serta melakukan identifikasi suatu permasalahan dengan detail, rinci serta mendalam. Pada akhir sambutannya, kapolda mencoba menyadarkan seluruh jajarannya bahwa tugas seorang anggota polri adalah mulia. Karenanya, kapolres mengharapkan dalam menjalankan tugas harus didasari dengan hati tulus dan ikhlas.
‘’Menjadi polisi itu merupakan tugas mulia. Laksanakanlah dengan sepenuh hati. Keamanan negara ini adalah tugas polri. Jaga solidaritas interal, harmonis dengan masyarakat. Jangan sombong dan angkuh. Polri  harus berada di tengah masyarakat,’’ pesan kapolda.
Selepas mengunjungi mapolres, kapolda dan rombongan kembali ke penginapan sebelum akhirnya bertolak menuju Kota

Sunday, 23 February 2014

HUT Kabupaten Mukomuko

Evaluasi Lebih Penting dari Perayaan
METRO – Melakukan evaluasi terhadap pembangunan, kinerja selama setahun dan mencari ide pembangunan ke depan lebih penting dilakukan pemerintah, saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 11 Kabupaten Mukomuko ini. Tidak hanya sekedar menggelar sidang paripurna dan upacara peringatan dengan membaca sejarah Mukomuko. Hal ini disampaikan oleh tokoh Mukomuko, H. Hamdani Makir, SH, M.Hum.
Perayaan dengan mendatangkan artis dan  keramaian, ada baiknya juga, sebagai bentuk perpelayanan kepada masyarakat. Namun ada hal yang lebih penting, bagaimana mengevaluasi secara total setiap segi pekerjaan pemerintah daerah selama ini. Caranya dengan melibatkan seluruh tokoh, mulai dari tokoh presidium, adat, syarak, pemuda, tokoh perempuan dan tokoh Mukomuko yang ada di rantau. Undang mereka dalam forum untuk membicarakan apa yang perlu dibenahi lagi dan dilakukan kedepannya.
‘’Melakukan evaluasi itu lebih penting saat perayaan HUT seperti sejarang, hingga pemerintah punya dasar melangkah. Apa salahnya duduk bersama dengan tokoh-tokoh yang ada untuk mendengar pendapat mereka mengenai kabupaten ini dan meminta usul apa yang lebih untuk kedepannya,’’ kata Hamdani.
Dosen Unib ini, menilai selama ini pembangunan dilakukan lebih banyak menggunakan ide dari kepala daerah sendiri. Sehingga ada kritikan yang muncul, pembangunan untuk kepentingan kelompok dan politis semata. Juga penilaian hanya berdasarkan laporan pejabat selama setahun. Padahal seperti diketahui, banyak pejabat yang menyampaikan laporan Asal Bapak Senang (ABS). Dampaknya banyak yang bagus dalam laporan dan secara fisik nilainya masih dibawah standar.
‘’Kepala daerah mungkin banyak ide, namun manusia ada batasnya, sehingga perlu ada pendapat dari tokoh lain. Juga mengenai hasil, tidak cukup mengandalkan laporan dari pejabat sematan. Karena tak dipungkiri ada yang ABS,’’ tegasnya.
Hamdani juga tak menafik, jika secara fisik atau kasat mata Kabupaten Mukomuko jauh lebih maju dibanding dengan sebelumnya. Namun ia mengharap, jangan sampai di dalamnya keropos. Yang masih kurang saat ini, tata kota kabupaten masih jauh dari bagus. Semestinya saat memasuki kota kabupaten ada kesan tersendiri. Untuk saat ini, itu belum nampak sama sekali.
‘’Kalau secara fisik pembangunan sudah nampak, namun itu tidak cukup, kita harus punya kejutan awal untuk pendatang. Sama halnya rumah kita sendiri, kalau baru datang orang melihat tumpukan sampah, maka di dalamnya sudah tampak tidak begitu bagus,’’ tutupnya.(jar)









Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...