Tuesday, 27 February 2018

Merajuk, Dewan Klaim untuk Kepentingan Daerah


Klarifikasi Tak Hadiri Paripurna HUT
METRO – Sebanyak 13 orang anggota DPRD naik pitam dan tantang eksekutif buka-bukaan terkait anggaran. Beberapa kesalahan pemerintah dianggap dewan bakal mengancam pembangunan. SILPA anggaran 2017 mencapai Rp 170 miliar hingga menyebabkan DAU berkurang dan APBD anjlok. Kebijakkan perubahan SBU dari nomor 22 tahun 2016 ke SBU nomor 28 Tahun 2018 juga bakal menyebabkan SILPA besar-besaran anggaran 2018, sehingga DAU bakal kembali dipangkas pusat. Dewan juga menduga ada perubahan program APBD yang dilakukan diluar pembahasan dan ini dianggap sebagai pelanggaran berat atas aturan. Pernyataan keras dewan ini disampaikan saat jumpa pers untuk mengklarifikasi ketidak hadiran mereka saat paripurna HUT Kabupaten Mukomuko ke-15 Sabtu (24/2) lalu.
Dewan Gerindra, Busra mengatakan, pertama ia minta maaf kepada masyarakat karena tidak hadir saat paripurna HUT. Pada dasarnya Pemerintah daerah terdiri dari eksekutif dan legislatif sesuai UU. Selama ini terkesan, pihak eksekutif memisahkan dewan dari pemerintahan, buktinya kebijakan diambil semaunya tanpa ada koordinasi. Yang menyebabkan dewan marah adalah sikap eksekutif tersebut, bukan semata karena uang DL. Pengurangan uang DL, bukan untuk dewan semata, tapi juga berimbas untuk pejabat dan seluruh pegawai. Masyarakat harus tahu, APBD 2018 ini jauh turun dibanding tahun sebelumnya karena dipenalti oleh pusat. 2016 dan 2017 APBD hampir Rp 1 Triliun, pada 2018 turun menjadi Rp 865 miliar, eksekutif tidak bisa membelanjakan anggaran. APBD 2018 ini juga terancam SILPA besar-besaran karena perubahan SBU 22 tahun 2016 ke SBU nomor 28 tahun 2018. Alasannya penganggaran dasarnya SBU lama, sementara penerapannya SBU berbeda, otomatis kelebihan biaya ini akan menjadi SILPA.
‘’Kami minta maaf tidak hadir paripurna, masyarakat dan para tokoh pemerhati pemerintah pahami secara benar apa yang terjadi. Tindakan dewan ini untuk menyelamatkan daerah, bukan karena misi pribadi. Tidak hadir paripurna, untuk menunjukkan kita kecewa dan sebagai warning bagi pemerintah. Ingat kalau SILPA kita kembali tinggi tepra merah, DAU akan dikurangi lagi oleh pusat, akhirnya kabupaten tidak punya APBD lagi untuk membangun dan membayar gaji pegawai,’’ kata Busra diamini Ir. Zulfahni.
Alfian,SE dari PKPI juga menegaskan, kalau soal pengurangan uang DL, sama sekali tidak berpengaruh dengan pribadi dewan, karena semua anggota dewan punya usaha atau penghasilan cukup sejak sebelum menjadi dewan. Intinya dewan tidak mau daerah ini hancur karena kebijakan-kebijakan yang tidak memihak. Perlu diketahui perubahan SBU ini bakal menyebabkan kinerja semua pejabat turun, akhirnya anggaran tak terserap. Kemudian ia menduga ada program yang dibuat oleh pemerintah diluar pembahasan dan ini adalah pelanggaran berat. Untk mencari tahu, maka mereka bakal membentuk Pansus penelitian APBD 2018.
‘’Kami akan rancang Pansus untuk membongkar dugaan pemunculan program diluar pembahasan oleh eksekutif. Ingat dewan sama sekali tidak mengandalkan uang DL, tapi kita merasa sebagai wakil rakyat kurang dianggap,’’ tegasnya didampingi H. Andy Suhary dari PKS.
Politisi PPP, Frengky Janas menuding kinerja pemerintah selama ini sudah buruk dan terus memunculkan kebijakan yang semakin memperburuk keadaan. Sebagai anggota dewan mereka kecewa berat dan sikap yang diambil semata agar eksekutif bisa membenahi. Sebagai bukti buruknya kinerja daerah, penyerapan anggaran tidak maksimal sehingga daerah dirugikan, banyak proyek tidak selesai tepat waktu bahkan berhenti sebelum selesai. Sekarang sebagai dewan mereka harus bersikap lebih tegas dan bakal menggunakan hak angket, jika sikap eksekutif semakin mengancam pembangunan.
‘’Bagi saya perubahan SBU adalah kebijakan bupati kerena itu adalah Perbup. Selama ini bupati selalu menghindar saat diajak duduk bersama oleh dewan. Ketimbang membiarkan daerah semakin terpuruk, maka kami dewan akan ambil sikap tegas, salah satunya bakal gunakan hak angket,’’ tegasnya.
Ketua DPRD Mukomuko, Armansyah,ST mengatakan masalah perubahan SBU semua anggota dewan kecewan dan marah, bukan 13 anggota dewan saja. Soal hadir paripurna, persoalannya lain, itu sikap masing-masing dewan.
‘’Kami semuanya marah dan kecewa dengan perubahan SBU tanpa koordinasi dan diluar pembahasan tersebut, bukan 13 orang dewan saja. Hadir dan tidak hadir saat paripurna, itu persoalannya lain,’’ tutup Armansyah.(jar)

Friday, 9 February 2018

Radar Mukomuko Terima Sertifikat Dewan Pers


Koran Lokal Mukomuko Pertama Diakui Dewan Pers
METRO – Kemarin, General Manager (GM) Harian Radar Mukomuko, A. Kartubi menerima sertifikat standar perusahaan pers yang diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo. Penyerahan sertifikat bersamaan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang berpusat di Kota Padang Sumbar. Selain membuktikan eksistensi Radar Mukomuko sebagai koran harian lokal terbesar di ‘’Kapuang sati ratau batuah’’, sertifikat tersebut juga mengukuhkan Radar Mukomuko sebagai koran lokal satu-satunya di Kaupaten Mukomuko sudah diakui oleh dewan pers.
Selain Radar Mukomuko, juga beberapa perusahaan media di Bengkulu sudah diakui dan menerima sertifikat standar perusahaan pers, diantaranya seluruh media yang tergabung dalam Rakyat Bengkulu Media Group (RBMG).
Untuk mendapat pengakuan dari dewan pers, sebuah perusahaan media harus berjuang keras, karena wajib memenuhi berbagai syarat profesionalisme media. Selain mampu membuktikan eksistensi di tengah masyarakat, juga wajib memiliki minimal dua orang wartawan dengan status sertifikasi utama dan beberapa jurnalis yang sudah sertifikasi muda dan madya.
GM Radar Mukomuko mengatakan. Sertifikat yang diterima Radar Mukomuko buah dari kerja keras yang dilakukan segenap keluarga besar Radar Mukomuko selama ini, mulai dari divisi redaksi, perusahaan, pemasaran, staff dan juga perwakilan di daerah. Selain itu, ini juga berkat dukungan pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh relasi terkhusus pembaca selama ini.
‘’Kita bersyukur menerima sertifikat dari dewan pers. Ini berkat kerja keras kita bersama dan dukungan banyak pihak selama ini,’’ kata Kartubi.
Ia juga mengatakan, dengan sudah diakui oleh dewan pers, ia meminta seluruh crew Radar Mukomuko meningkatkan produktifitas dan kualitas kerja. Ia ingin Radar Mukomuko betul-betul bisa memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat. Sajikan berita-berita yang mendidik, membangun yang seimbang dan menghibur.
‘’Pengakuan dewan pers bukan berarti kita bisa santai, bahkan harus bekerja lebih keras dan profesional. Tantangan akan semakin berat. Maka saya imbau seluruh karyawan meningkatkan kualitas kerjanya. Tingkatkan kemampuan individual dengan terus belajar. Jangan merasa puas dengan pencapaian hari ini, tetapi harus tetap berupaya,’’ tuturnya.
Dalam amanatnya, Ketua Dewan Pers menjelaskan program verifikasi Perusahaan Pers yang dilaksanakan Dewan Pers, sebagai amanat Pasal 15 ayat (2)g UU No 40 Tahun 1999 tentang pers yaitu mendata perusahaan pers, dengan melalui dua tahapan verifikasi, yakni verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Pendataan yang dilakukan Dewan Pers meliputi sejumlah indikator antara lain untuk memastikan pelaksanaan komitmen mereka dalam menegakkan profesionalitas, kesejahteraan, dan perlindungan terhadap wartawan, yang bertujuan untuk mewujudkan kemerdekaan pers. Dengan verifikasi Perusahaan Pers, diharapkan Perusahaan Pers yang sudah meratifikasi atau mengikatkan diri kepada ketentuan yang ada di Piagam Palembang dapat memenuhi etik jurnalistik dan kaidah jurnalistik dalam memproduksi karya jurnalistiknya, Juga perusahaan wajib memberi perlindungan terhadap wartawannya, khususnya apabila wartawannya mengalami intimidasi dan kekerasan saat meliput dan lainnya. Perusahaan Pers yang profesional dengan sendirinya menjalankan dan menghasilkan jurnalisme professional, menjadi penegak pilar demokrasi yang menjunjung tinggi kemerdekaan pers.(jar)

Thursday, 8 February 2018

Penerimaan CPNS Terbanyak untuk Guru

METRO – Kepala Badan Kepagawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukomuko, Jawoto,S.Pd,SE,M.Pd menegaskan, peluang Mukomuko mendapat kuota CPNS cukup besar. Namun berapa jumlah pastinya belum bisa dipastikan, bisa jadi 200 orang atau kurang dari itu. Khusus kuota diakuinya, terbanyak kemungkinan adalah guru, karena Mukomuko mengalami kekurangan guru PNS cukup banyak. Terbanyak kedua untuk tenaga kesehatan dan kemudian teknis lainnya.
Dihubungi, Jawoto mengatakan dalam rapat bersama dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Pelembang kemarin, rencana tes CPNS menjadi salah satu isu paling banyak dibahas. Peluang Mukomuko untuk mendapat jatah kuota besar, karena belanja pegawai dalam APBD masih dibahwah 50 persen. Daerah dengan belanja APBD sudah mencapai 50 persen, tidak dibolehkan lagi mengajukan kuota CPNS.
‘’Mudah-mudahan, karena belanja pegawai kita masih dibawah 50 persen, kemungkinan kita akan mendapat kuota tes CPNS tahun ini. Ini salah satu syarat utama, daerah yang belanja pegawainya di atas 50 persen tidak dapat,’’ kata Jawoto.
Mengenai kuota akan ditentukan langsung oleh MenPAN dan RB dengan melihat kemampuan daerah menggaji pegawai. Jika berdasarkan kondisi sekarang, kemungkinan Mukomuko bisa membayar gaji penambahan pegawai hingga 250 orang. Intinya berapapun yang diberikan nanti diterima. Sesuai pengajuan, kuota untuk guru terbanyak, rinciannya guru diajukan 455 orang. Selanjutnya untuk kesehatan 178 orang, tenaga teknis 101 orang, fungsional 97 orang. Terus tenaga admistrasi diusulkan 14 orang, tenaga pelayanan 41 orang dan untuk tenaga operasional 8 orang, total 2022 orang.
‘’Ini sesuai kebutuhan daerah, kita ajukan 2022 orang, tapi tidak mungkin semuanya dikabulkan. Sekarang ajuan disampaikan ke pusat, nanti MenPAN RB memutuskan jatah setiap daerah,’’ tegasnya.
Masih ia sampaikan, jika tes jadi dilaksanakan, prosesnya akan dimulai pada Mei nanti, sedangkan tes dilakukan sekitar bulan agustus kelak. Tes sendiri menggunakan Sistem Computer Assisted Test (CAT), untuk tempat bisa di Bengkulu atau di Mukomuko sendiri.
‘’Kalau tahapannya Mei sudah mulai, untuk tes sekitar agustus, karena sebelum itu akan ada beberapa persiapan, seperti pengumuman dan sebagainya,’’ tutup Jawoto.(jar)


Wednesday, 7 February 2018

Besaran TPP Masih Teka-Teki Dikalangan ASN

METRO – Penerapan sistem Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sudah berjalan satu bulan lebih, sesuai rencana awal, sekitar 10 februari kelak, TPP perdana diterima. Lucunya, hingga sekarang mayoritas PNS bahkan pejabat OPD masih bertanya-tanya atau belum tahu, berapa besaran TPP normal setiap bulannya. Perbup yang disampaikan ke OPD, belum disertai dengan lampiran rincian besaran TPP pegawai sesuai eselon atau golongannya.
Berdasarkan informasi awal, TPP PNS berdasarkan eselon dan golongan atau jabatan. TPP tertinggi untuk sekretaris daerah (Sekda) sebesar Rp 17 juta per bulan, seterusnya untuk eselon II, khusus asisten setdakab Rp 6 juta perbulan dan kepala dinas, badan dan staf ahli Rp 5 juta perbulan. Sementara TPP eselon III, Rp 2.200.000,- hingga Rp 3 juta berdasarkan golongan. TPP yang akan diterima eselon IV Rp 1.500.000,- hingga Rp 1.800.000,- perbulannya. TPP yang juga lumayan besar diterima oleh PNS dokter yaitu Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta, selanjutnya auditor Rp 1,8 juta hingga Rp 3 juta. Sedangkan TPP bagi staf lainnya beragam, disesuaikan dengan golongan, yaitu Rp 1 juta hingga Rp 1,2 juta perbulan. Terendah TPP bagi CPNS golongan I yaitu Rp 480 ribu per bulannya dan PNS golongan I hanya Rp 1 juta perbulan.
Salah seorang pejabat OPD mengaku kebingungan, karena mereka belum menerima rincian besaran TPP bagi pegawai, padahal sudah lewat satu bulan diberlakukan. Semestinya setiap OPD sudah memegang rincian salinan dari peraturan bupati. Untuk sementara kesannya dinas masih meraba-raba dalam menghitung TPP. Disisi lain, ia menilai penerapan TPP cukup berpengaruh dengan kedisiplinan PNS, buktinya hampir seluruh pegawai datang lebih awak ke kantor.
‘’Disiplin pegawai semakin nampak setelah TPP berlaku, saat pagi hari, pegawai lebih ramai dari sebelumnya. Tapi yang membingungkan, sampai sekarang kita di OPD belum mengetahui berapa besaran TPP tersebut untuk masing-masing, sesuai eselon atau golongan,’’ paparnya.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM),  Edy Suntono,SH mengakui sampai sekarang rincin besaran TPP untuk PNS belum disampaikan ke OPD, bahkan badan kepegawaian sendiri belum mengetahui. BKPSDM menangani bidang teknis saja, untuk masalah keuangan langsung di BKD. Namun kabarnya masih ada revisi-revisi, karena ini masih baru.
‘’Sama, kami juga belum tahu, berapa TPP untuk PNS sesuai eselon dan golongannya, kita sebatas menangani bidang teknis saja. Informasi kita terima, masih ada penyesuaian-penyesuaian, mudahan dalam waktu dekat sudah jelas,’’ ungkapnya.
Kepala BKPSDM, Jawoto,S.Pd,SE,M.Pd juga mengatakan untuk TPP kebetulan masih tahap awal, sehingga banyak revisi-revisi. Terkait pembayaran TPP rencananya setiap tanggal 10 tiap bulannya, diupayakan berjalan, namun untuk januari ada peluang molor, lantaran laporan yang disampaikan masing-masing banyak yang belum sesuai hingga perlu dirubah. Namun kuncinya, TPP pasti akan dibayar, karena itu hak PNS.
‘’Kitakan baru perdana, sehingga ada yang perlu pembenahan, seperti laporan masing-masing pegawai masih ada yang belum sesuai. Intinya jangan takut, TPP pasti dibayar sesuai ketentuan,’’ tutupnya.(jar)

Lowongan Kerja! KPU Buka Pendaftaran PPS


METRO – Kabar baik untuk masyarakat yang ingin berpartisipasi aktif pada pemilu dan pilpres 2019 kelak. Mulai sekarang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko membuka pendaftaran untuk Adhock yaitu Panitia Pemungutan Suara (PPS). Adapun jumlah PPS yang dibutukan sebanyak 3 orang per desa atau kelurahan. Bagi yang berminat, silahkan menyampaikan lamaran ke KPU Mukomuko atau lihat ketentuan yang terdapat di pengumuman KPU di Radar Mukomuko atau website KPU.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud,S.Ag menerangkan lamaran diserahkan langsung ke KPU mulai besok atau Selasa 2 Februari 2018. Penerimaan PPS tidak jauh beda dengan PPK, yaitu akan ada beberapa tahap tes, pertama adminstrasi, kedua tes tertulus dan wawancara. Nanti dalam setiap tahapan tes akan diambil beberapa orang. Untuk setiap desa akan diambil sebanyak 3 orang. Untuk persyaratan, bisa dilihat di pengumuman KPU, yang jelas harus berijazah minimal SMA sederajat.
‘’Bagi yang berminat silahkan, pendaftar diterima sebanyak-banyaknya mulai besok hingga tanggal 12 Februari. Untuk syarat silahkan lihat di pengumuman,’’ paparnya.
Masih disampaikan Dawud, ada beberapa hal perlu diperhatikan, pelamar wajib berasal dari desanya, tidak bisa melamar untuk PPS di desa lain. Kemudian belum pernah dua kali menjadi PPS sebelumnya. Juga PPS dilarang dari partai politik dan tim sukses salah seorang calon, baik caleg atau presiden dan kepala daerah. Intinya harus netral, karena tugas PPS menyukseskan pemilu, bukan menyukseskan calon atau partai tertentu.
‘’Nama-nama pelamar akan kita umumkan, masyarakat silahkan dicek, kalau ada pengurus partai atau tim sukses, laporkan ke KPU secara tertulis,’’ ungkapnya.
Komisioner KPU lainnya, Syofia Diana,SE juga mengatakan ada perbedaan sistem penerimaan PPS dengan tahun sebelumnya. Dimana dulu, PPS merupakan rekomendasi dari kepala desa setempat, sedangkan sekarang harus langsung menyerahkan lamaran ke KPU dan ikut tahapan tes. Kebijakan ini dari KPU pusat dengan berbagai pertimbangan untuk suksesnya pemilu. Bagi yang berminat, dipersilahkan menyerahkan lamaran mulai besok.
‘’Kalau dulu PPS harus ada rekomenasi dari kades, kalau sekarag tidak lagi, langsung menyerahkan lamaran ke KPU dan ikut seleksi,’’ tutupnya.(jar)

Monday, 5 February 2018

Tes CPNS Mukomuko Dilaksanakan Mei

METRO – Lama ditunggu-tunggu, akhirnya titik terang mengenai tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai terkuak. Informasi terbaru, tes akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang. Pelamar akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar dengan Sistem Computer Assisted Test (CAT). Sedangkan kuota CPNS untuk Kabupaten Mukomuko belum bisa dipastikan, gambaran awal sekitar 200-an orang.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Jawoto,S.Pd,SE,M.Pd diwakili sekretarisnya Edy Suntono,SH mengatakan sekarang Kaban sedang di Badan Kepegawain Nasional (BKN) dalam rangka menghadiri pembahasan penerimaan CPNS, sekaligus memaparkan kebutuhan daerah. Dimana jumlah pengajuan sebanyak 2.022 orang, kemungkinan yang akan diberikan 200 hingga 250 orang.
‘’Informasi awal, tesnya bulan lima, bisa saja berubah mundur dan dimajukan, tergantung dari pusat, sebab biasanya serentak se-Indonesia. Untuk kuota juga masih menunggu ketetapan final, kemungkinan dari sinyal awal kita akan diberi sekitar 200 orang,’’ kata Edy.
Lanjutnya, peluang Mukomuko mendapat kuota cukup besar ini lantaran belanja pegawai tahun ini dibawah 50 persen, yaitu 39 persen dari total APBD 2019. Berkurangnya belanja pegawai tersebut lantaran menggunakan sistem tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), honor-honor kegiatan semuanya di hapus. Tahun-tahun sebelumnya belanja pegawai mencapai 50 persen lebih. BKN dan MenPAN dan RB dalam memberi jatah CPNS, rumusnya melihat beban APBD setiap daerah, kalau belanja masih dibawah 50 persen, maka ada peluang, kalau sudah 50 persen, berat karena dalam aturannya APBD hanya boleh 50 persen untuk belanja pegawai.
‘’Kalau 200 hingga 250 orang penambahan PNS, APBD kita masih sanggup, karena sejak berlaku TPP, belanja pegawai hanya 39 persen. Orang pusat melihatnya dari situ, maka saya katakan ada peluang kita akan mendapat jatah lebih banyak dari tes sebelumnya,’’ ungkapnya.
Kepala BKPSDM, Jawoto menambahkan hari ini dirinya akan menghadiri rapat koordinasi kepegawaian wilayah BKN regional VII Palembang. Kemungkinan besar, setelah pertemuan ini semuanya sudah bisa dijelaskan dengan rinci. Intinya daerah berupaya sekuat tenaga untuk bisa menggelar penerimaan CPNS tahun ini.
‘’Nanti rapat dulu dengan BKN, seluruh badan kepegawain Bengkulu, Jambi, Babel dan Palembang akan hadir. Mudah-mudahan setelah pertemuan semua sudah jelas,’’ tutupnya.(jjr)

Wismen Dukung Penuh Acara Motor Cross



Sirkuit Permanen TLB Karya Mulya Tunggang
METRO – Tertunda menjadi bupati Mukomuko karena belum terpilih pada Pilkada lalu, lantas tidak membuat nama Wismen A Razak tenggelam seperti kebanyakan politisi lainnya. Sosoknya tetap dikenal dan makin dikenali oleh semua kalangan. Bahkan sekarang Wismen sudah dikenal seantero Provinsi Bengkulu, karena ia cukup aktif sosialisasi di semua kabupaten kota, terkait rencananya maju sebagai calon anggota DPR RI dari NasDem. Satu hal yang membuat sosok pria berparas ganteng dan murah senyum ini makin disukai, karena ia sangat peduli dengan berbagai kegiatan masyarakat dan tak segan-segan mensponsorinya. Seperti sekarang, kabarnya Wismen menjadi sponsor utama motor cross atau Dirt Bike Competition 2018 Kejurda Mukomuko Serie Round I. Acara dilaksanakan di Sirkuit Permanen TLB Karya Mulya Tunggang Kecamatan Pondok Suguh pada 25 Februari nanti.
Kades Karya Mulya, Edy Zainal mengatakan acara ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh penghobi motor cross di desanya yang dipimpin Sekdes. Ia juga membenarkan sponsor utamanya adalah Wismen A Razak, selain itu juga ada beberapa sponsor lain yang akan ikut menyukseskan acara. Ia juga menegaskan, tidak ada unsur politis pada kegiatan tersebut, majunya Wismen sebagai sponsor atas permohonan panitia acara resmi. Sebetulnya banyak yang diminta mensponsori tapi belum ada jawaban sesuai harapan penyelenggara.
‘’Kita berterimakasih kepada Wismen yang peduli dan mau mendukung kegiatan anak-anak muda dan masyarakat. Perlu diketahui, selain Wismen juga ada sponsor lain ikut menyukseskan, seperti Pemda, Polres dan lainnya,’’ kata Kades.
Lanjutnya, kegiatan motor cross hampir setiap tahun dilaksanakan di serikut Karya Mula Tunggang. Tujuannya tidak lain untuk mencari bakat-bakat anak muda, juga tempat resmi bagi yang hobi motor cross adu kemampuan, ketimbang kebut-kebutan di jalan raya dan membahayakan. Kejurda kali ini, kemungkinan bakal rutin diselenggarakan.
‘’Kita punya sirkuit yang legal dan memenuhi standar, maka sangat mendukung setiap tahun ada kegiatan, ini bagus untuk tempat menyalurkan bakat bagi yang hobi cross,’’ ungkapnya.
Wismen sendiri saat dihubungi, mengatakan dirinya sebatas mendukung kegiatan masyarakat dan anak-anak muda yang punya hobi. Saat melihat proposal dan penjelasan dari panitia, ia menilai itu positif dan layak diberi suport. Bukan kali ini saja, apapun kegiatan yang diselenggarakan, jika tujuannya bagus dan membangun, dirinya senantiasa ikut membantu selagi diberi kesempatan.
‘’Kalau bagus harus kita dukunglah, kebetulan untuk motor saya juga hobi dan bukan kali ini saja kita ikut menyukseskan,’’ tutupnya.(jar)

Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...