Monday, 21 November 2016

HUT Radar Mukomuko ke 7, Senam Massal Spektakuler


HUT Radar Mukomuko ke-7, PGRI ke-71 dan HGN
METRO – Senam massal penuh warna dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Radar Mukomuko dan HUT PGRI ke-71 serta HGN ke-12 berlangsung spektakuler. Ribuan peserta tumpah di halaman Pemda Mukomuko, hadir langsung Bupati, Wabup beserta jajaran, Kapolres diwakili Wakapolres dan jajaran, ketua TP-PKK dan anggota serta dari berbagai ormas dan instansi lainnya. Senam massal ‘’bak pesta Holi’’, saat bubuk powder warna-warni ditaburkan ke udara, diiringi musik DJ Riko. Para peserta histeris dan hanyut dalam kegembiraan, baju hingga rambut peserta dalam sekejap berwarna-warni. Senam sendiri dipimpin oleh instruktur dari bayangkari Polres Mukomuko dan PGRI. Bupati berharap acara ini menjadi awal kebersamaan untuk terus bersatu membangun daerah.
Suasana tegang mulai terasa saat pengundian puluhan doorprize dilakukan. Peserta mulai fokus melihat formulirnya dan menunggu nama-nama yang beruntung dibacakan. Pengundian diawali dari hadiah terkecil, yaitu Setrika, paket belajar dari GO, kipas angin, majicom, dispenser hingga pengundian, sepeda, Mesin Cuci, Kulkas, DP Umroh dan terakhir Sapi sebagai doorprize Utama. Sebagian besar doorprize ini merupakan persembahan dari para donatur. Dan semuanya langsung dibawa pulang oleh peserta.
Bupati juga mengucapkan selamat HUT ke-7 Radar Mukomuko dan HUT ke-71 PGRI. Ia memberi apresiasi atas suksesnya acara senam massal ini. Untuk Mukomuko, hanya Radar Mukomuko yang selalu memberi kejutan lewat acara spektakuler dan ditunggu oleh masyarakat Mukomuko. Terkhusus pada PGRI ia juga sangat berterimakasih dan berharap terus memberi yang terbaik untuk pendidikan dan mendukung majunya Kabupaten Mukomuko. Dihadapan ribuan peserta senam ini, bup juga berharap ini menjadi awal untuk kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
‘’Saya begitu bangga dan senang, ini sangat luar biasa, menjadi awal yang baik untuk kebersamaan kita dalam menjaga keutuhan bangsa dan untuk membangun bersama-sama. Saya berterimakasih pada Radar Mukomuko dan para guru yang begitu peduli dengan daerah ini,’’ kata Bupati.
Wabup juga, begitu terpukau dan memuji jalannya acara, pakaian bahkan rambutnya tampak berwarna-warna oleh bubuk powder. Ia berharap kedepan Radar Mukomuko terus memberi yang terbaik untuk masyarakat dan daerah, serta terus bersinergi dengan pemerintah untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
‘’Kami sangat bangga dan ini luar biasa, harapan kita semua Radar Mukomuko terus maju dan menyajikan informasi yang membangun untuk kemajuan. Juga pada para guru teruslah beri yang terbaik untuk pendidikan dan daerah,’’ ungkap Haidir.
GM Radar Mukomuko A. Kartubi mengucapkan banyak terimakasih kepada segenap penyumbang untuk suksesnya acara senam massal ini. Menurutnya doorprize yang dibagikan melebihi dari target awal panitia. Kepada pemerintah daerah, polres Mukomuko, dewan, kejaksaan, PGRI dan lainnya juga ia ucapkan terimakasih atas dukungannya untuk suksesnya HUT RM ke-7 dan PGRI ke-71 ini. Terkhusus pada peserta senam Kartubi juga mengucapkan banyak terimakasih atas partisipasinya, kepada yang beruntung membawa doorprize diucapkan selamat yang belum beruntung jangan berkecil hati, karena Tahun Depan Radar Mukomuko kembali menyelenggarakan HUT yang juga tak kalah meriahnya.
‘’Kami sangat berterimakasih atas dukungan pemerintah daerah, Polres dan semua pihak yang sudah berpartisipasi. Terselenggaranya acara yang begitu besar ini berkat kita semua. Kepada peserta yang beruntung kami ucapkan selamat, untuk yang belum membawa pulang doorprize mudah-mudahan tahun depan akan beruntung,’’ tutupnya.(jar)

Galeri HUT






















Friday, 29 July 2016

''Ada Pokemon'' DAMRI Terjun ke Irigasi

AIR MANJUTO – Kecelakaan tunggal terjadi di perbatasan antara Desa Agung Jaya dengan Tirta Mulya, Kecamatan Air Manjuto. Bus angkutan umum DAMRI BD 7109 AN yang dikemudian Bambang (25) nyemplung ke saluran irigasi primer. Peristiwa yang sempat mengagetkan warga sekitar ini terjadi Rabu malam sekitar pukul 19.10 WIB. Cerita yang berkembang, DAMRI ini dikerjai hantu alias makhluk halus (pokemon, red). Sopir mobil mengaku, kendaraannya tiba-tiba masuk ke siring dalam keadaan mesin yang mati.
Dilihat dari kondisi di TKP memang sedikit aneh. Semestinya jika berpedoman pada arah laju kendaraan, seharunya sebelum masuk ke irigasi lebih dahulu menabrak pembatas berupa leneng dan pengaman kiri kanan jembatan yang berupa tembok. Sementara fakta yang terjadi, mobil ini tiba mutar 90 derajat dari arah awalnya. Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Sebab saat kejadian di dalam mobil hanya ada sopir Bambang (25) dan kerneknya Taslim (20).
Kronologis kejadian dari data terhimpum. DAMRI meluncur dari Kota Bengkulu menuju Agung Jaya, loket yang biasa dijadikan tempat mangkal. Setelah melintasi jalan homix sopir mengurangi laju kendaraan. Berlahan berbelok kearah kiri, sebelum masuk badan jembatan yang ada di atas siring. Tidak diketahui bagaimana pastinya tiba-tiba mesin mati dan bus terjun bebas ke dalam siring. Posisi bus berdiri lurus, kaca depan pecah, bemper bagian belakang mengalami kerusakan.
Kenek Damri, Taslim, mengatakan kejadiannya begitu cepat. Bus yang melaju dengan kecematan dibawah 20 Km/jam tiba-tiba mati mesin dan masuk siring.
‘’Posisi saya dibelakang jadi tidak tahu pasti. Yang saya tahu mesin tiba-tiba mati dan masuk siring,’’ jelas Taslim.
Pemilik loket Damri, Sutarto, menyampaikan berdasarkan cerita yang disampaikan Bambang selaku sopir, sebelum kejadian sopir melihat bayangan yang diduga mahluk halus di atas jembatan. Sutarto mengatakan alasan ini cukup masuk akal, karena kejadian tersebut bertepatan dengan waktu magrib. ‘’Kejadiannya pas setelah orang selesai azan magrib. Orang tua sering menasehati supaya jangan keluar rumah serta menutup pintu waktu magrib. Diwaktu-waktu itulah mahluk halus keluar dari sarangnya,’’ ungkap Sutarto.
Sutarto menambahkan, disiring tersebut sudah beberapa kali menelan korban jiwa. Dalam kurun waktu 2 tahun terkahir, setidaknya ada 3 nyawa melayang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) akibat tenggelam.
‘’Dulu dua orang anak mati tenggelam secara bersamaan. Akhir 2015 lalu, juga ada yang mati tenggelam disekitar situ, wajar kalau tempat itu jadi angker,’’ tambah Sutarto.
Salah seorang warga, Purba, mengatakan posisi jembatan perlu dipertimbangkan karena letaknya menyulitkan kendaraan besar. Ia tidak yakin, kecelakaan ini karena ada gangguan gaib.
‘’Pendapat saya, posisi jembatan perlu diubah, karena menyulitkan pengendara, terutama mobil besar. Wajar kalau rawan kecelakaan,’’ demikian Purba.(dul)

Monday, 25 July 2016

4 Desa Laporkan Pabrik CPO MPRA

//Manager Pabrik Harus Minta Maaf Via Media
METRO – Kemarin, pemerintah 4 Desa penyangga pabrik CPO PT. Mukomuko Panen Raya Abadi (MPRA) mendatangi pemerintah daerah dan dewan. Mereka menyampaikan permasalahan dengan perusahaan yang masih dalam tahap pembangunan ini, juga menyerahkan hasil kesepakatan bersama desa penyangga. Masing-masing Desa Batu Ejung, Bunga Tanjung dan Teramang Jaya Kecamatan Teramang Jaya dan Desa Air Bikuk Kecamatan Pondok Suguh.
Di DPRD Mukomuko, utusan masyarakat yang langsung dipimpin kades ini disambut oleh Komisi I. Mereka sempat berkonsultasi dan menjelaskan secara lisan, kronologis timbulnya persoalan antara warga dengan pihak pabrik. Seperti diketahui, beberapa hari lalu warga mendatangi perusahaan ini dan nyaris terjadi kericuhan, karena ada kesalahpahaman.
Alfian,SE mewakili dewan Komisi I dihadapan utusan 4 desa ini menyampaikan kesiapan mereka untuk menindaklanjuti surat yang masuk. Nanti laporan ini akan dibahas dalam forum dewan untuk dicari solusi terbaiknya. Jika memang diperlukan, kelak dewan akan turun langsung ke lokasi dan memanggil pihak terkait.
‘’Apa yang bapak-bapak sampai sudah kami terima, nanti kita akan bahas ini dalam forum dewan untuk dicari solusi terbaiknya. Yang jelas dewan ingin semua kelar, masyarakat bisa mendapatkan haknya dan perusahaan juga bisa buka usaha di daerah kita,’’ papar Alfian.
Pewakilan dari desa penyangga, Nurdin mengatakan 4 desa yang jadi penyangga perusahaan ini sudah melakukan rapat bersama. Ada beberapa poin rekomendasi dan kesepakatan yang ditujukan terharap pabrik tersebut. Pertama aktivitas pekerjaan perusahaan harus dihentikan dulu, sebelum ada kesepakatan dengan desa penyangganya. Kemudian manager perusahaan harus meminta maaf kepada warga dan pemerintah desa penyangganya atas tragedi pada 23 Juli 2016 lalu. Dimana saat itu, manager perusahaan ini diduga memukul meja depan kades, BPD dan karang taruna dalam bertemuan memecahkan masalah. Permintaan maaf dianjurkan melalui media Radar Mukomuko selama 3 hari berturut-turut, atau bisa minta maaf secara adat. Sebelum ini dilakukan, maka warga kompak menolak pabrik ini didirikan. ‘’Kami minta aktivitas dihentikan dulu sebelum ada kesepakatan, jangan sampai nanti masyarakat marah besar. Kemudian pihak perusahaan wajib minta maaf atas kejadian pada 23 Juli lalu, dimana dengan tidak hormat managernya menggebrak meja depan pemerintah 4 desa,’’ paparnya.
Selain itu ada beberapa poin lain, seperti Desa Air Bikuk dan Teramang Jaya, meminta perjanjian sesuai UPL-UKL atau yang dibuat pada masa manager yang lama tetap diberlakukan olah manager sekarang dan seterusnya. Kemudian dari Batu Ejung juga demikian, meminta perjanjian lama diberlakukan dan ada masukan poin baru. Untuk Desa Bunga Tanjung karena pada waktu sebelumnya ternyata belum masuk, maka mereka punya usulan yang sudah disiapkan. Semua ini akan dibicarakan dengan perusahaan dan diminta agar dikabulkan.
‘’Permintaan desa-desa penyangga ini masuk akal dan wajar, sebab pabrik ini berada di tengah kita. Jangan nanti kita dapat masalah dan pencemarannya saja. Maka kami minta pada pemerintah maupun dewan membantu menyelesaikannya,’’ tutup Nurdin diamini, Kabri, Buyung Bujag dan lainnya.(jar)

Pihak Pabrik CPO MPRA Dinilai Tak Konsekwen
PONDOK SUGUH – Managemen pabrik baru CPO PT. Mukomuko Panen Raya Abadi (MPRA) yang berada di perbatasan di Desa Batu Ejung Kecamatan Teramang Jaya dengan Air Bikuk Kecamatan Pondok Suguh Dinilai tidak Konsekwen. Pada saat perencanaan pembangunan, sudah disepakati mereka menyanggupi beberapa permintaah dari masyarakat desa penyangganya. Namun belakangan saat pabrik ini mulai dibangun, mereka berbelit dan melupakan kesepakatan. Atas dasar ini, warga 4 desa, melakukan demo ke pabrik dan nyaris ricuh pada Jumat lalu.
Dikatakan oleh Kades Batu Ejung, B. Bujang sejak awal masyarakat sangat mendukung pendirian pabrik ini, bahkan karena menginginkan pabrik tersebut, sempat terjadi selisih paham dengan desa lainnya. Alasan warga mendukung saat itu, pihak pabrik berjanji akan memperhatikan desa penyangganya dan menyetujui beberapa permintaan desa. Faktanya sekarang mereka malah membelot dari kesepakatan, maka atas dasar itu warga mendatangi perusahaan.
‘’Dulu kita semua mendukung dan sepakat dengan pabrik ini, bahkan kita memperjuangkannya sama-sama. Tapi sekarang semuanya dilupakan, managernya sudah diganti. Manager yang baru saat ditanya soal kesepakatan sebelumnya, mengatakan tidak ada urusan, itu dengan manager yang lama, silahkan tanya pada manager yang dulu,’’ kata kades.
Lanjutnya, adapun beberapa permintaan warga dan sudah disetujui oleh manager yang lama, diantaranya, bahwa pabrik bersedia menetapkan 30 persen pekerjanya dari desa penyangga. Kemudian menyumbangkan 1 rupiah dari setiap pembelian sawit untuk kepentingan desa penyangganya, bersedia membantu biaya berobat warga yang sakit akibat dari aktivitas pabrik dan beberapa tuntutan lain. Semua ini, oleh manager yang sekarang dilupakan dan dianggap tidak bisa, karena itu kesepakatan dengan manager yang lama.
‘’Janjinya setelah kesepakatan ini dipastikan, baru pembangunan pabrik dimulai, tapi malah tidak digubrisnya. Seharunya walau bos nya diganti, kesepakatan tetap dijalankan,’’ kata Kades.
Kades Bunga Tanjung, Kabri juga menyapaikan kekecewaannya terhadap pabrik ini. Yang ia sayangkan lagi sikap pimpinan pabrik yang arogan dan kekanak-kanakan dengan memukul meja saat pertemuan. Juga ada upaya memecah belahkan masyarakat dengan mempercayakan beberapa orang untuk membelanya dari desa. Ia ingatkan, untuk menyelesaikan masalah dan agar pabrik ini tetap nyaman berada di desa penyangganya, bukan dengan cara demikian.
‘’Seharunya pabrik ini berbuat sesuai kesepakatan dan tidak memecahkan warga. Jangan mereka beranggapan dengan memanfaatkan beberapa orang, bisa semena-mena, kalau masyarakat marah, tidak terbendung oleh segelintir orang,’’ tutupnya.(jar)

Thursday, 21 July 2016

Gafrie Dapat Mandat Pimpin PAN Mukomuko


METRO – Sebagaimana prediksi awal, akhirnya Ir. H.M. Gafrie Zainuddin, mendapat mandat sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD-PAN) Mukomuko. Gafrie menyingkirkan beberapa kandidat kuat lainnya, seperti tiga anggota dewan, Ery Zulhayat,ST, H.Badrun Hasani,SH,MH dan Fajar Anita Puspitasari,SE serta kandidat lainnya. Bersamaan dengan mandat ini, maka maju-mundurnya partai berlambang matahari putih ini untuk satu periode kedepan ada pada dirinya bersama punggawa PAN lainnya.
Gafrie via telepon genggam mengaku senang bisa diberi mandat untuk memimpin partai PAN yang merupakan salah satu parpol besar di Mukomuko. Ia yakin, bisa membawa PAN lebih baik lagi kedepannya. Targetnya, PAN bisa berkembang dan memenangi pemilihan umum pada 2019 kelak, sehingga bisa mengusung calon bupati secara mandiri atau tanpa harus berkolaborasi dengan partai lain. Ia sangat yakin ini bisa terwujud, sebab PAN sudah begitu disenangi warga.
‘’Kita siap bawa PAN lebih baik lagi, target kita pada Pilkada kelak, PAN bisa memperoleh kursi hingga 5 kursi di DPRD Mukomuko dan memenangi kembali pemilihan untuk DPRD Provinsi. Sehingga pada Pilkada kelak, PAN bisa mengutus calon bupati sendiri,’’ tuturnya.
Adapun langkah-langkah yang akan segera dilakukannya, diantaranya berkoordinasi dengan seluruh tokoh PAN di Mukomuko untuk penyusunan pengurus. Selanjutnya mengaktifkan semua bidang dan pimpinan kecamatan hingga desa. Karena tumbuh kembangnya PAN menjadi tanggungjawab semua pengurus dan kader, yang dimulai dari pengurus terbawah hingga kabupaten.
‘’Kita akan ajak semua kawan-kawan bersama-sama melakukan berbagai langkah untuk partai ini. Yang jelas kami akan aktifkan semua pengurus desa dan kecamatan,’’ lanjutnya.
Tokoh PAN lainnya, Ery Zulhayat mengaku legowo atas terpilihnya Gafrie. Siapapun yang ditetapkan merupakan keputusan mutlak partai dan harus mendapat dukungan dari semua kader dan pengurus. Ia yakin Gafrie bisa membawa PAN di Mukomuko lebih baik lagi. Sebab Gafrie merupakan sosok yang sudah berpengalaman dan senior dalam beroganisasi.
‘’Kita dukung dan ini merupakan yang terbaik untuk partai kedepannya. Kita yakin PAN bisa terus maju dan besar di Mukomuko,’’ tutupnya.(jar)

Dibantu Agromuko, Akhir Tahun Listrik Normal

PLN Mendapat Tambahan Daya 3 MW
METRO – Kabar baik bagi pelanggan PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Rayon Mukomuko. Dimana pada akhir tahun kelak, penyalaan listrik di ‘’kampung sakti ratau batuah’’ ini bakal normal, alias tidak lagi terjadi byarpet. Pasalnya PLN Mukomuko akan menerima tambahan daya untuk melayani pelanggan sekitar 3 Mega Watt (MW).
Penambahan daya ini merupakan kerjasama PT. PLN dengan PT. Agromuko serta didukung oleh Pemerintah daerah (Pemda) Mukomuko. Penambahan daya listrik ini, menggunakan biogas pengelolaan dari limbah cair kelapa sawit PT. Agromuko.
Manager PT.PLN Rayon Mukomuko, Asep Suherman mengakui, direncanakan pada akhir tahun ini adanya penambahan daya listrik 3 MW. Merupakan kerjasama dengan PT. Agromuko dan didukung oleh pemerintah. Dalam hal ini pemerintah sangat mendukung dan mensuport. Jika terlaksana penambahan daya, maka kedepan PLN mempunyai daya 11 megawatt, dimana selama ini hanya 8 megawatt. Ia optimis dengan daya ini PLN bisa memaksimalkan pelayanan bagi pelanggan.
‘’Memang kerjasama PLN dengan PT. Agromuko penambahan daya listrik untuk wilayah Mukomuko. Realisasinya direncanakan pada akhir tahun ini, kalau tidak ada kendala,’’tuturnya.
Lanjutnya, daya yang digunakan merupakan hasil pengelolaan limbah cair kelapa sawit. Dimana setiap pabrik menghasilkan limbah biomassa dengan jumlah yang cukup besar. Berbentuk limbah organik berupa tandan kosong kelapa sawit, cangkang dan sabut serta limbah cair. Limbah ini bisa menghasilkan biogas sebagai bahan bakar.
‘’Ini sangat bagus, listrik berasal dari pengelolaan limbah cair. Pemanfaatan ini bisa dilakukan oleh seluruh pabrik sawit yang ada,’’ paparnya.
Masih ia jelaskan, sebetulnya penggunaan daya 3 megawatt tersebut cukup untuk wilayah Kecamatan Penarik saja. Namun ini sangat membantu PLN dalam mengatasi krisisi listrik di seluruh kabupaten. Selain kerjasama dengan PT. Agromuko, PLN juga bekerja sama dengan PT Puding Mas Kabupaten Bengkulu Utara. Dimana juga adanya penambahan daya sebanyak 3 megawatt.
‘’Penambahan daya ini bukan diprioritaskan untuk wilayah Penarik saja tapi untuk seluruhnya, walaupun daya 3 megawatt tersebut cukup untuk Penarik. Mudah-mudahan dengan adanya penambahan daya ini terpenuhinya kebutuhan masyarakat Mukomuko,’’tutup Asep.(dom)

Sunday, 17 July 2016

PT.BMK Makin Ngeyel, Ada Jalur Pembuangan Limbah Siluman Baru

SUNGAI RUMBAI – Tampaknya pihak pabrik CPO PT. BMK tidak ada takutnya sama sekali dengan kemarahan anggota dewan, malah terkesan makin ngeyel dan berani. Kabar terbaru, kembali ditemukan oleh warga bersama kades, lokasi pembuangan limbah siluman yang baru ke aliran sungai Air Hitam oleh pihak pabrik. Disisi lain, di lokasi pembuangan limbah yang ditemukan sebelumnya, hingga menyebab ratusan ikan mati, sudah dipasangi garis line polisi.
Rencananya dalam waktu dekat, dewan akan memanggil pihak managemen BMK untuk mempertanyakannya. Selain itu dewan juga mempertimbangkan untuk mengeluarkan rekomendasi kepada pemda dan pihak terkait, agar membekukan sementara izin pabrik, hingga mereka membenahi sistim pembuangan limbahnya. Juga wajib ada sanksi tegas bagi perusahaan yang diduga sudah melanggar aturan ini.
Ketua Komisi III DPRD Mukomuko, Suwarno menjelaskan, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Bengkulu sudah mengetahui informasoi ini, dan memang pada kenyataannya, BMK masuk dalam data LH Provinsi sebagai salah satu pabrik yang bandel. Menindaklanjuti laporan warga dan temuan langsung di lapangan, dewan akan menempuh berbagai cara. Tahap awal akan memanggil LH Mukomuko dan managemen pabrik itu sendiri. Setelah itu dewan akan menyurati pemda agar mengambil langkah yang jelas. Bersamaan dengan itu, dewan akan koordinasi lagi ke kementrian lingkungan hidup.
‘’Prosesnya terus belanjut, dewan ingin kedepan BMK dan pabrik lain mematuhi aturan. Siapapun mereka tidak boleh semena-mena, walau dibutuhkan. Dalam waktu dekat kita akan panggil pimpinannya,’’ papar Suwarno.
Lebih lanjut, politisi NasDem ini juga mengakui, mereka baru saja menerima laporan dari kades, bahwa ditemukan lokasi pembuangan limbah baru BMK ke Sungai Air Hitam dan ini merupakan jalur pembuangan siluman. Dokumennya lengkap, baik berupa poto maupun video. Terus mengenai langkah penyelidikan oleh kepolisian, ia juga mendukung penuh dan berharap tuntas. Walau demikian, dewan tetap bertindak disisi lain sesuai tugas dan wewenang.
‘’Ada laporan terbaru dari kades, mereka menemukan pembuangan siluman limbah ke sungai oleh BMK. Kita kecewa, ternyata perusahaan ini sama sekali tidak menggubris permintaan kita. Harapan kami pengusutan oleh pihak Polres juga sampai kepengadilan,’’ tutuprnya.
Kades Padang Gading, Tejo juga membenarkan bahwa BMK diduga terus melakukan pembuangan limbah ke sungai melalui berbagai cara, termasuk menggunakan pipa rahasia atau siluman. Ia minta pihak terkait serius mengusut persoalan ini, sehingga masyarakat tidak dirugikan. Perlu diketahui, aliran Air Hitam yang tercemar ini, dimanfaatkan untuk pertanian dan kebutuhan lainnya, termasuk tempat mencari ikan. Pencemaran sungai juga berdampak pada tercemarnya laut, karena air sungai ini jatuh ke laut.
‘’Dugaan pembuangan limbah ke sungai selalu dilakukan oleh BMK, saya sudah cek langsung ke lokasi, ada dokumennya. Maka kita sangat berharap pengusutannya tuntas,’’ tutupnya.(jar)

Laporan Bagus Semua, LH Prov Akui PT BMK Bandel
//Dewan Lanjutkan Pengusutan Limbah BMK ke Pusat
SUNGAI RUMBAI – Hasil penelusuran dewan ke Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Bengkulu, terkait masalah limbah pabrik CPO mengejutkan. Laporan pengolahan limbah perusahaan yang diterima LH Provinsi setiap bulan dari LH Mukomuko semuanya bagus dan steril. Informasi ini berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan, hasil krosscek langsung oleh dewan. Namun demikian Kepala BLH Provinsi mengakui banyak perusahaan yang bandel, salah satunya pabrik PT. Bumi Mentari Karya (MBK) dan pabrik lain yang tidak memiliki kebun sendiri. Wakil ketua Komisi III yang juga ketua fraksi Gerindra, Busra menjelaskan hasil peninjauan mereka di BLH Provinsi kemarin.
Dikatakannya, data laporan limbah pabrik di Mukomuko lengkap di BLH provinsi dan setiap bulan ada pembaruan laporan dari LH Mukomuko. Yang jadi pertanyaan, laporan yang diberikan semuanya bagus, bahkan diduga ada pembohongan terkait kelengkapan pengelolaan limbah oleh beberapa perusahaan. Seperti pabrik BMK, laporan di provinsi, punya sistim pengelolahan limbah yang baik dan dibuang ke kebun. Padahal BMK tidak memiliki kebun sendiri dan limbahnya dibiarkan begitu saja hingga mencemari sungai. Busra mengakui, masalah limbah ini bukan saja BMK, menurut LH  provinsi, pabrik tanpa kebun inti, umumnya pengelolaan limbahnya kurang baik.
‘’Kalau laporan yang diterima BLH Provinsi dari Mukomuko, masalah limbah perusahaan bagus semua. Bahkan dilaporkan ada sistim pengelolaan limbah yang modern, ini menjadi pertanyaan besar kita semua. Data di lapangan amburadul, kita sudah cek langsung ke lokasi, terutama BMK. Sebetulnya LH provinsi juga meragui laporan ini, mereka mengakui BMK salah satu pabrik yang bandel, juga pabrik lain yang tidak punya kebun sendiri, umumnya kurang steril pengelolaan limbahnya,’’ kata Busra.
Lanjut Busra, LH provinsi sesuai permintaan dewan, kedepan akan turun langsung melakukan pemantauan di lapangan. Juga diminta meningkatkan status LH Mukomuko menjadi lebih baik, sehingga perannya maksimal. Selain itu, Busra juga menegaskan, minggu depan mereka akan menghadap kementrian lingkungan hidup untuk membahas mesalah limbah pabruk CPO di Mukomuko, yang diutamakan BMK dan perusahaan tanpa kebun lainnya. Tujuannya agar kedepan, pengelolaan limbah di Mukomuko betul-betul baik dan tidak membahayakan bagi masyarakat.
‘’LH provinsi cukup serius dalam hal ini, nanti untuk lebih tegas dan jelasnya, dewan akan berang ke Jakarta. Harapan kita ini sebagai contoh, kedepan bisa lebih baik,’’ paparnya.
Dewan lainnya, Hermansyah,S.Kom.M.Kom manyampaikan hal senada, laporan ke Bengkulu rutin dilakukan, tapi semuanya dilaporkan baik, sehingga dewan menilai berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan. Dewan juga sudah meminta LH Mukomuko ditingkatkan statusnya supaya wewenangnya lebih tinggi. Soal labor, LH Mukomuko paling lengkap, tapi tidak bisa difungsikan. Kedepan LH provinsi akan rutin turun ke lapangan, untuk cek langsung sistim pengelolaan limbah oleh perusahaan. Perlu diketahui pabrik yang sudah punya AMDAL di Mukomuko hanya PT. DDP dan Agromuko, yang lain baru berupa UPL-UKL.
‘’Kami sudah minta, kalau nanti mereka turun ikutkan dewan, supaya bisa nyambung dan tidak salah menilai,’’ tutupnya.(jar)

Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...