Sunday, 27 March 2016

Radar Mukomuko Buka Rubrik ‘’Jurnalis’’ Sekolah


METRO – Kabar bagi pelajar, mahasiswa, guru di Kabupaten Mukomuko. Mulai sekarang Radar Mukomuko akan membuka halaman khusus dengan nama ‘’Rubrik Jurnalis Sekolah’’. Dimana para siswa, mahasiswa dan guru dapat mengirim berbagai tulisan ke Radar Mukomuko melalui Email : redaksi21@yahoo.co.id. Juga bisa diantar langsung ke redaksi Radar Mukomuko lantai 1 graha pena Radar Mukomuko di Kelurahan Bandaratu, Kecamatan Kota Mukomuko, menggunakpan salinan flashdisk dalam format word atau plain text, bisa disertai foto penulis atau objek yang ditulis.
Tulisan yang dimaksud dalam hal ini, bisa berupa opini, berita siswa, puisi atau cerpen yang menyangkut dengan pendidikan. Juga dapat berupa tulisan atau rubrik lain menyangkut dengan gaya atau kegiatan siswa. Perlu diingat tulisan harus tetap menggunakan kode etik penulisan, dilarang tulisan yang bersifat menghujat, kata-kata kotor, bernuansa pornografi dan lainnya. Setiap 3 bulan sekali, tim Radar Mukomuko bersama dengan dinas pendidikan dan pemerintah daerah akan memilih 4 tulisan terbaik. Mereka yang terpilih berhak mendapatkan total beasiswa Rp 1 juta rupiah atau Rp 250 ribu per orang.
Pimpinan redaksi Radar Mukomuko, Amris Tanjung menjelaskan halaman ini khusus memuat tulisan dan gambar yang dikirim para ‘’wartawan’’ dunia pendidikan. Mudah-mudahan berguna bagi para siswa, guru maupun mahasiswa untuk melatih diri dalam menulis dan berpikir. Tahap awal sifatnya masih percobaan, kedepannya akan dikoordinasikan dengan pihak terkait. Jika memang diminati, bermanfaat maka bisa saja dimaksimalkan lagi.
‘’Bagi yang punya jiwa jurnalis, hobi menulis dan punya puisi dan catatan lain yang menarik silahkan kirim ke Radar Mukomuko. Upayakan tulisan yang dikirim menarik dan punya nilai untuk dunia pendidikan,’’ ungkapnya.
General Manager (GM) Radar Mukomuko, A. Kartubi juga menyampaikan program ini dalam rangka menjaring karya tulis siswa, mahasiswa atau guru. Mungkin contohnya guru ingin menulis sesuatu tentang pesan atau kesan pada murid-murid, atau sebaliknya. Mengenai tulisan atau karya yang disampaikan, nanti akan dicek kelayakannya oleh pihak redaksi, jangan sampai ada yang sifatnya mencela, mengandung unsur pornografi dan sebagainya. Penilaian dilakukan sistim poin, semakin baik tulisannya dan sering dikirimkan, maka poinnya makin tinggi.
‘’Kita memberi ruang bagi yang hobi menulis dan punya jiwa jurnalis, seperti pelajar, ketimbang melakukan hal yang tidak bermanfaat, ada baiknya belajar menulis,’’ tutupnya.(jar)


Poto Studi lapangan salah satu sekolah ke Graha Pena Radar Mukomuko




Dispora Mulai Rancang Wisata Danau Nibung


Ajukan Anggaran Awal Rp 5 M ke Menpar
METRO – Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pemuda, olahraga dan pariwisata (Disporapar) siap menyulap kawasan danau nibung menjadi tujuan wisata unggulan. Dimana langkah awal yang dilakukan, dibawah kepimpinan, Ir. Kasmidi Kasim, Disporapar akan ajukan anggaran Rp 5 miliar ke pemerintah pusat dalam hal ini meteri pariwisata (Menpar). Jika memang memungkinkan pada anggaran perubahan tahun ini sudah terlaksana.
Ditemui di ruangannya, Kasmidi mengatakan bidang olah raga dan pariwisata akan menjadi prioritas utamanya. Untuk pariwisata diselesaikan satu persatu, tahap awal kemungkinan danau nibung yang akan dikembangkan semaksimal mungkin. Alasannya danau nibung memiliki potensi sangat baik, juga didukungan oleh faktor lain, seperti lokasinya dekat dengan kota kabupaten, kemudian berapa pada posisi wilayah pengembangan pembangunan daerah. Kasmidi juga menyadari jika mengandalkan APBD Mukomuko itu sulit terlaksana, maka diajukan ke pusat dan ke APBD provinsi. Tindakan pengembangannya tidak bisa dengan anggaran tanggung, minimal pijakan awal harus punya Rp 5 miliar. Selanjutnya baru diajukan lagi atau dibantu melalui APBD setiap tahunnya.
‘’Kalau dana 200 hingga 500 juta percuma, hasil kerja kita tidak kelihatan. Maka pijakan awal setidaknya ada Rp 5 miliar. Dengan dana sebesar itu ada beberapa tindakan sudah dapat dilakukan untuk pembenahan. Kita harus fokus, jika danau nibung selesai berikutnya kawasan lain, agar ada yang jadi,’’ kata Kasmidi.
Kasmidi sudah memiliki beberapa rancangan rencana untuk menyulap danau nibung menjadi kawasan wisata ternama. Pertama membuat fasilitas bagi pengunjung, seperti tempat duduk-duduk santai bersama keluarga, rekan –rekan dan sebagainya. Kemudian melepas dan menjaga ikan di danau agar bisa dipancing oleh pengunjung sambil bersantai. Langkah selanjutnya koordinasi dengan pihak kehutanan atau BKSDA, untuk membuat jalan setapak yang bisa dilintasi motor mengelilingi danau. Juga mengganti beberapa pohon yang ada di sepadan sungai secara berkala dengan tumbuhan berbuah, seperti jambu, mangga, durian dan tanaman yang rimbun lainnya. Yang juga harus ada dermaga mini untuk perahu, dimana di danau akan disiapkan beberapa perahu yang bisa dipakai keliling. Danau Nibung cukup luas dan memiliki banyak sisi yang bisa dinikamti pengunjung.
‘’Harus dibangun tempat beristirahat yang cukup, sambil santai menikmati pemandangan sekitar danau. Yang penting juga membuat jalan keliling danau agar pengunjung bisa menjelajahi wilayah wisata ini. Itu harus ada izin dari pihak kehutanan atau terkait, sebab berapa pada simpadan danau. Termasuk kita perlu tanam pepohonan berbuah di sekitar danau, agar saat musim pengunjung bisa menikmatinya,’’ tegas Kasmidi.(jar)


Bisik-Bisik Pejabat Miliki WIL Terdengar Nyaring

METRO – Belakangan ini, kerap terdengar bisik-bisik di kalangan pegawai, terkait dengan isu perselingkuhan. Yang membuat penasaran banyak pihak, yang diisukan berselingkuh atau memiliki Wanita idaman lain (WIL) adalah pejabat dan juga anggota dewan. Bahkan WIL si pejabat bukan orang lain, tetapi kebanyakan orang dekatnya sendiri, seperti staf pribadi, staf kantor, honorer ataupun pegawai pada kantor yang sama dan berbeda. Namun sejauh ini belum ada kehebohan dampak dari WIL ini.
Menurut cerita dari salah seorang narasumber RM yang enggan di sebutkan namanya, bisik-bisik soal dugaan perselingkuhan pejabat ini memang sudah marak. Bahkan sudah ada rumah tangga pejabat yang retak karena mengetahui sang suami punya Wanita idaman lain. Ia juga mengakui, perselingkuhan kebanyakan terjadi dalam satu lingkungan atap kantor yang sama. Seperti antara staf dengan atasannya, juga ada honorer dengan pejabat dan sebagainya. Ia juga mencurigai, perselingkuhan ini terjadi karena uang, seorang pegawai rendahan bahkan honorer dengan gaji pas-pasan tergiur oleh janji manis atasannya yang diyakini punya banyak dana.
‘’Ini sudah lama sebenarnya, tapi belakangan bisik-bisik antara pegawai sudah agak nyaring dari sebelumnya. Kebanyakan perselingkungan yang diisukan adalah antara atasan dengan bawahannya, apakah benar atau tidak kita belum bisa pastikan,’’ ungkapnya.
Pegawai di salah satu kantor juga membenarkan bahwa kabar atasan selingkuh dengan bawahan tersebut sudah marak. Bahkan menurutnya bukan rahasia yang hanya diketahui beberapa orang, melainkan sudah menjadi rahasia bersama. Persoalan ini masih dianggap rahasia lantaran pejabat yang dicurigai dan lawan selingkuhnya belum buka mulut. Ia yakin akan ada waktunya, wanita selingkuhan ini buka mulut, bila kebutuhannya sudah tidak diberikan sesuai janji.
‘’Sebetulnya beberapa kasus sudah menjadi rahasia umum, mungkin pada waktunya akan ramai. Mungkin orang nunggu bukti jelas saja untuk mempublikasinya,’’ tuturnya.
Salah seorang pimpinan dewan, Khusairi mengaku tidak tahu menahu soal perselingkuhan. Namun diakuinya, sepintas pernah mendengar isu ini, bukan saja dari kalangan dewan, tetapi juga pejabat daerah lain. Ia tidak tahu karena memang tidak pernah mencari tahu lebih jauh tentang kabar ini. Bisa jadi isu tersebut dikembangkan pihak tertentu dengan sengaja ingin menjatuhkan seseorang.
‘’Sekarang ini banyak yang politis, bisa jadi isu selingkuh ini adalah politik seseorang ingin menjatuhkan yang lainnya. Maka kita berharap pada warga jangan terlalu cepat percaya. Apalagi zaman sudah canggih, poto seseorang bisa di edit, disandingkan dengan yang lain,’’ tutupnya.(jar)

Friday, 25 March 2016

Bup : Honorer Harus Disiplin


SK Perpanjangan Honda Segera Diproses
METRO – Bupati Mukomuko, Choirul Huda,SH memastikan perpanjangan SK tenaga Honor daerah (Honda) segera diproses. Tenaga Honda yang diutamakan adalah untuk tenaga pendidik dan pendidikan di sekolah-sekolah. Untuk tenaga honorer SKPD diupayakan seluruhnya bisa masuk, namun tetap mengacu pada kondisi darurat sebagai syarat berlakukan kebijakan Diskresi.
Dihubungi via telepon genggam, orang nomor wahid di Kabupaten Mukomuko ini mengatakan kebijakan Diskresi ini mau tidak mau harus ia lakukan. Tujuannya untuk menyelamatkan dunia pendidikan di Mukomuko, sebab berdasarkan data dari dinas terkait, bahwa guru Honda sangat dibutuhkan. Hampir dipastikan tanpa honorer ini, proses pendidikan di semua jenjang sekolah akan tersedat. Kemudian juga untuk memastikan semua program SKPD bisa berjalan, saat daerah masih kekurangan pegawai negeri sipil (PNS).
‘’Ini suka tidak suka harus kita lakukan, terlepas dari nasib mereka yang selama ini bekerja, tujuan utamanya untuk menyelamatkan pendidikan di Kabupaten Mukomuko, juga ingin memastikan semua program pemerintah untuk pembangunan tidak terganggu. Sesuai data sementara, memang selama ini tenaga honor sangat diandalkan, menutupi kekurangan tenaga PNS,’’ kata Bupati.
Lanjutnya, tenaga Honda yang diperpanjang kontraknya tidak hanya berdasarkan data kebutuhan, tetapi juga mengacu dengan kinerja dan kedisiplinannya selama ini. Maka ia sudah meminta pejabat terkait melakukan pendataan dan evaluasi kinerja masing-masing berdasarkan absen, kebutuhan, jam mengajar dan produktifitasnya. Jika tidak mendesak dan produktif, tugasnya bisa di handle petugas lain, maka tidak akan diperpanjang.
‘’Ada seleksi yang ketat, honorer yang tidak produktif dan tugasnya bisa dilakukan PNS yang ada atau honorer lain maka pemerintah tidak berani melanjutkan SK nya. Yang jelas saya akan tinjau dari data dan evaluasi yang dilakukan pejabat terkait,’’ tegas Bup.
Masih disampaikan Huda, setelah honorer yang di-SK kan berjalan, evaluasi terus dilakukan. Mereka yang tidak disiplin dan melalaikan tanggungjawabnya, secara otomatis akan diputus kontraknya. Begitupun dengan PNS atau pegawai lain, yang tidak disiplin dan produktif maka berlaku aturan.
‘’Sambil berjalan seleksi juga berlanjut, yang tidak melakukan tugas sesuai tanggungjawabnya harus dikurangi, ini berlaku untuk seluruhnya, termasuk PNS,’’ tuturnya.
Menyangkut dengan Diskresi sendiri, sesuai hasil koordinasikan dengan provinsi, pemerintah pusat dan daerah lain itu sah dilakukan jika memang mendesak. Diskresi sudah dilakukan oleh banyak kepala daerah, baik bupati, walikota maupun gubernur.
‘’Banyak daerah melakukan hal yang sama untuk menutupi kekurangan pegawai ini, dasar hukumnya jelas. Namun intinya tetap atas dasar keperluan mendesak untuk berjalannya program pemerintah,’’ pungkas Huda.
//Artis Diskresi
Sekedar untuk diketahui, dikutib dari beberapa sumber tentang Diskresi ini. Seperti menurut Saut P. Panjaitan, diskresi (pouvoir discretionnaire, Perancis) ataupun Freies Ermessen (Jerman) merupakan suatu bentuk penyimpangan terhadap asas legalitas dalam pengertian wet matigheid van bestuur, jadi merupakan ”kekecualian” dari asas legalitas.  Sementara menurut Benyamin, diskresi didefinisikan sebagai kebebasan pejabat mengambil keputusan menurut pertimbangannya sendiri. Dengan demikian, menurutnya setiap pejabat publik memiliki kewenangan diskresi. Selanjutnya Gayus T. Lumbuun mendefinisikan diskresi sebagai berikut: “Diskresi adalah kebijakan dari pejabat negara dari pusat sampai daerah yang intinya membolehkan pejabat publik melakukan sebuah kebijakan yang melanggar dengan undang-undang, dengan tiga syarat. Yakni, demi kepentingan umum, masih dalam batas wilayah kewenangannya, dan tidak melanggar Azas-azas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB).”
Sementara menurut Lawrence M Friedman dalam bukunya yang berjudul Sistem Hukum dari Perspektif Ilmu Sosial, bahwa Diskresi biasanya mengacu pada suatu kasus dimana seseorang subjek suatu peraturan memiliki kekuasaan untuk memilih diantara berbagai alternatif. 
Berdasarkan definisi yang diberikan oleh Syachran Basah, tersimpulkan bahwa unsur-unsur yang harus dipenuhi oleh suatu diskresi adalah:
a. Ada karena adanya tugas-tugas public service yang diemban oleh administratur negara;
b. Dalam menjalankan tugas tersebut, para administratur negara diberikan keleluasaan dalam menentukan kebijakan-kebijakan;
c. Kebijakan-kebijakan tersebut dapat dipertanggungjawabkan baik secara moral maupun hukum.
Sementara menurut Muchsan, bahwa pelaksanaan diskresi oleh aparat pemerintah (eksekutif) dibatasi oleh 4 (empat) hal, yaitu: pertama Apabila terjadi kekosongan hukum; kedua adanya kebebasan interprestasi/penafsiran; ketiga adanya delegasi perundang-undangan dan ke empat, demi pemenuhan kepentingan umum.(jar)

Friday, 18 March 2016

Dukung Melati, Asli Mukomuko Sebagai Ratu Dangdut


PONDOK SUGUH – Kabar gembira, salah seorang cewek asal Desa Air Bikuk Kecamatan Pondok Suguh atas nama Melati Okta Sari (20) masuk sepuluh besar sebagai ratu dangdut Provinsi Bengkulu. Yaitu dalam ajang Festival Pemilihan Raja dan Ratu Dangdut Provinsi Bengkulu. Untuk melancarkan langkah Melati menjadi Ratu dangdut Bengkulu dan berhak mengikuti pemilihan raja dan ratu dangdut di Jakarta yang ditayangkan di salah satu TV swasta nasional, maka mari dukung melalui SMS. Caranya mudah, ketik : FRDB#94, kirim ke 3939. Suksesnya Melati tentu akan menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat Mukomuko. Babak berikutnya vestival ini berlangsung pada  Minggu 27 Maret 2016 nanti, dimulai Pukul 19.00 WIB. Acara bertempat di hotel santika Bengkulu.
Untuk diketahui, Melati merupakan anak yatim, ia adalah anak tertua dari tiga bersaudara. Almarhum ayahnya bernama Munir dan ibunya yang sudah menikah lagi bernama Mardiana, hanya IRT biasa yang bekerja serabutan, bahkan termasuk keluarga kurang mampu. Melati sejak SD sudah memiliki bakat bernyanyi, bahkan sejak SMP Melati kerap diajak manggung di pesta-pesta oleh pemilik organ tunggal yang ada di Air Bikuk. Bahkan ia beberapa kali menjuarai lomba dangdut, seperti pernah menjadi juara 1 lomba nyanyi tingkat SMP se Kabupaten Mukomuko dan beberapa waktu lalu, menjadi juara 1 lomba dangdut yang diadakan BRI se Provinsi Bengkulu.
Melati yang menyambangi Graha Pena Radar Mukomuko siang kemarin dalam rangka minta dukungan, mengaku sangat berharap dukungan dari semua masyarakat melalui SMS. Karena itu termasuk salah satu penentu kemenangannya pada festival ini. Ia sudah meminta pertolongan ke mana-mana agar didukung melalui SMS dengan cara ketik, FRDB#94, kirim ke nomor 3939. Ia juga menyebutkan sangat ingin menjadi penyanyi dangdut yang terkenal seperti pedangdut lainnya di Jakarta.
‘’Dukungan masyarakat Mukomuko melalui SMS sangat menentukan langkah saya untuk menjuarai festival ini, maka mohon dukungannya dengan ketik FRDB#94 kirim ke 3939, sebelumnya dukungan yang diberikan saya berterimakasih,’’ katanya.
Kades Air Bikuk, Zainal yang langsung mendampingi Melati dalam rangka mohon dukungan ini, mengatakan ia sudah mendatangi dinas dan berbagai tempat untuk mohon dukungannya. Melihat kemampuan dari Melati dalam bernyanyi ia sangat yakin peluang menjadi juara sangat besar. Ini akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Mukomuko. Tapi kemenangan tidak mutlak oleh juri dan kemampuan semata, tapi juga dipengaruhi oleh dukungan masyarakat melalui SMS.
‘’Saya bersama keluarganya sudah berusaha keras agar dapat dukungan melalui SMS, soal kemampuan kita yakin bisa, tapi persoalannya, SMS salah salah penentu. Maka kami berharap dukungannya dengan cara ketik FRDB#94 kirim ke 3939,’’ tutupnya.(jar)

Wednesday, 9 March 2016

Gerhana Total di Mukomuko 105 Detik



Warga Gunakan Berbagai Cara Saksikan GMT
METRO – Kabupaten Mukomuko, pagi kemarin titik awal penampakan Gerhana Matahari Total (GMT) yang melintasi beberapa wilayah di Indonesia. Kondisi sempurna gerhana, dimana matahari tertutup total oleh bulan terjadi selama 103 detik, yaitu pada Pukul 07.19 WIB. Secara keseluruhan GMT terjadi dari Pukul 06.19 WIB dan berakhir pada Pukul 8.27 WIB. Fenomena langka yang hanya terjadi 350 tahun sekali pada titik yang sama ini disambut antusias masyarakat Mukomuko.
Suasana menunggu datangnya gerhana telah tampak dari Pukul 6.00 WIB kemarin, dimana diawali dengan sholat bersama hampir di seluruh masjid di Mukomuko. Mendekati waktu puncak gerhana warga mulai bersiap-siap untuk menatap arah matahari. Tidak hanya warga lokal, touris dari luar bahkan mancanegara juga tampak hadir menyaksikan fenomena langka ini di Mukomuko. Posisi pemantauan gerhana dilakukan di berbagai tempat terbuka dan di sepanjang jalan rumah masing-masing. Walau tidak punya kecamatan khusus atau kacamata hitam yang memadai, warga tetap semangat, melihat momen langka ini. Berbagai cara dilakukan, seperti memanfaatkan kaca film hitam yang dibentang ke arah matahari, kemudian menggunakan bekas klise poto dan berbagai alat lainnya. Walau diisukan dapat merusak kamera, warga tidak peduli, setiap saat mereka mengabadikan setiap momen yang terjadi. Sehingga dalam hitungan detik saja, poto-poto gerhana sudah berserakan di sosial media (Sosmed), seperti facebook, twitter dan lainnya.
Suasana meriah saat matahari mulai tertutup total, dalam kondisi gelap ini warga histeris, semuanya fokus menyaksikan matahari terutup bulan. Banyak yang histris mengucapkan rasa bangganya bisa menyaksikan peristiwa langka ini, juga terdengar pekikan ‘’Allahuakbar, Subhanalla’’.
Salah seorang warga, Firmansyah Zakaria mengatakan semua masyarakat sangat senang dilintasi gernaha ini. Saat terjadi kondisi total, masyarakat histris dengan mengucapkan berbagai kalimat sebagai kebanggaan dan juga syukur kepada yang kuasa.
‘’Kami semua keluar, saat gerhana pada puncaknya saya langsung bertabir, karena bersyukur dan takjub dengan kekuasaan Allah. Momen ini sangat menarik dan bagus,’’ tuturnya.
Warga lainnya, Toni selain senang, ia juga sedikit kecewa. Ia menilai pemerintah kurang respon memanfaatkan momen ini. Ia yakin jika diadakan pameran budaya dan wisata dan disosialisasikan dengan baik, maka akan banyak manfaatnya. Mukomuko bisa lebih dikenal lagi secara nasional hingga mancanegara. Karena kurang diekspos keluar, sangat sedikit turis yang datang ke Mukomuko, bahkan masyarakat tidak tidak bisa membeli kecamatan gerhana, karena tidak ada yang jual.
‘’Tidak disosialusasikan dengan baik saja turis luar masih datang, apalagi kalau dibuat spanduknya dan digencarkan kampanye di media. Semestinya kita bisa pamerkan budaya dan wisata di momen ini. Kenyaannya malah warga luar tidak tahu, bahwa sebenarnya wilayah Bengkulu yang dilintasi gerhana total itu sebenarnya Mukomuko,’’ paparnya.
Bupati Mukomuko, Choirul Huda,SH pada awak media mengaku sangat bangga atas fenomena yang terjadi langsung di Kabupaten ini. Seperti diketahui hanya sebagian kecil wilayah Indonesia yang mengalami gerhana matahari total dan Mukomuko salah satunya. Ia ingin masyarakat menjadikan momen ini untuk meningkatkan kepercayaan diri dan syukur kepada yang maha kuasa. Juga Huda berharap ada hikmahnya untuk kemajuan dan kebersamaan seluruh lapisan masyarakat.
‘’Ini peristiwa yang luar biasa dan perlu kita syukuri dan jadikan momen untuk bangkit membangun daerah lewat kebersamaan,’’ tutupnya.(jar)
Warga Histeris, Kumandangkan Takbir dan Tahmid
//Menangkap Pesona Gerhana Total di Mukomuko
GERGANA Matahari Total (GMT) melintasi Kabupaten Mukomuko dengan sempurna, dimulai Pukul 06.19 WIB hingga 8.27 WIB. Gerhana total hanya terjadi sekitar 1 menit 43 detik. Fenomena alam langka yang hanya terjadi 350 sekali pada titik yang sama ini betul-betul membuat warga Mukomuko terperangah. Bahkan banyak touris dari luar daerah juga hadir di Mukomuko. Berbagai sikap ditunjukkan warga saat kondisi gelap gerhana datang. Berikut pantauan Radar Mukomuko di lapangan.

AMRIS TANJUNG – Mukomuko

Sekitar Pukul 06.10 WIB masyarakat mulai menunggu munculnya matahari dari ufuk timur, sembari mengikuti sholat gerhana berjamaah. Sambil menunggu warga menyaksikan siaran langsung dari layar kaca. Mayoritas warga menyaksikan gerhana dari rumahnya masing-masing atau mencari lokasi yang dianggap strategis. Kantor bupati yang dijadikan tempat pengamatan dan penyiaran oleh BMKG yang fasilitasi pemda tidak banyak warga yang hadir, berkisaran ratusan orang saja, itupun sebagiannya pejabat daerah dan awak media. Bupati Choirul Huda,SH dan Wabup Haidir,S.IP bersama keluarganya juga tampak menyaksikan fenomena ini dari layar yang disiapkan di lantai 1 Setdakab.
Dari Pukul 6.20 WIB kondisi alam mulai sedikit berbeda dari terang pagi menuju suasana gelap gerhana. Saat ini warga mulai memakai kecamata hitam dan menggunakan berbagai alat pelindung dari silau matahari lainnya untuk melakukan pengamatan. Seperti memanfaatkan kaca film mobil berwarna gelap, melihat melalui air dalm nampan. Sesekali warga mengarahkan kameranya ke matahari untuk mengambil gambar. Namun tidak leluasa, selain memang hasilnya kurang maksimal, juga dari awal warga sudah diingatkan, bahwa sinar matahari gerhana ini dapat merusak kamera jika tanpa pelindung.
Sekitar Pukul 7.07 WIB gelap mulai terasa, masyarakat yang ingin menyaksikan gerhana berhamburan keluar rumah, namun juga ada yang malah tidak keluar karena merasa ngeri dengan fenomena ini. Anehnya lagi, masih ada warga yang sama sekali belum mnegetahui, jika kemarin diprediksi terjadi gerhana, sehingga saat fenomena ini terjadi merasa kaget. Mungkin ini juga dampak dari minimnya sosialisasi oleh pemda, beda dengan daerah lain yang mengadakan berbagai keramaian dan bertunjukan, bahkan jauh sebelumnya spanduk atau baliho kampanye gerhana sudah disebarkan di berbagai tempat.
Pukul 7.19 WIB seluruh bagian matahari tertutup oleh bulan, atau terjadi gerhana matahari total. Masyarakat histeris menyaksikan fenomena ini, diantaranya tampak mengumandangkan kalimat-kalimat ‘’Allahuakbar, maha besar Allah’’ juga ungkapan ‘’Subhanallah-subhanallah’’ berulang-ulang. Juga banyak yang mengeluarkan bagai kalimat kaget dan pujian lainnya. Yang jelas momen total yang terjadi 1 menit 43 detik ini bersamaan dibidik dengan kamera oleh warga, sehingga tidak sedikit yang selfie dan membuat aksi lainnya. Beberapa saat kemudian, bulan bergesar dan terang kembali terjadi secara spontan, warga besorak gembira dan merasa puas.
‘’Subhanallah, Allahuakbar, ini luar biasa kekuasaan Allah, sangat hebat dan menarik,’’ kata Payol yang menyaksikan gerhana dari kantor bupati.
Salah seorang warga, Jafri mengatakan saat gerhana datang warga ramai keluar rumah berdiri di pinggir jalan. Suasananya sangat heboh dan ramai, karena ada berbagai ungkapan yang dikeluarkan bersamaan. Tapi juga ada memilih tetap dalam rumah karena takut saat gelap tiba-tiba datang.
‘’Sepanjang jalan di tengah kota ini nampak warga berdiri depan rumahnya masing-masing, semua sangat antusias menyaksikannya, tapi ada yang kecewan karena kondisi total dirasakan sangat singkat,’’ ungkapnya.
Bupati Choirul Huda, pada awak media mengaku bersukur dan bangga karena daerah Mukomuko dilewati gerhana total. Ia berharap fenomena ini dijadikan pembangkit semangat dan peningkatan iman kepada Allah SWT. Bupati didampingi sejumlah pejabat lain, juga berharap gerhana menjadi awal yang baik untuk kebangkitan Mukomuko lebih baik.(**)







Gerhana Lahir di RSUD Mukomuko

AIR MANJUTO – Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT), yang terjadi pagi kemarin 9 Maret 2016 mungkin sangat istimewa dan memikili sejarah tersendiri bagi pasangan Krisdayanti (19) dan Ibrahim (25) asal Desa Sumber Mulya, Kecamatan Penarik. Dimana tepat Pukul 10.30 WIB kemarin, pasangan ini melahirkan anak pertamanya. Bayi laki-laki ini pun diberi nama unik yaitu Gerhana, dengan nama panjangnya Aldino Gerhana Nazril Ilham.
Krisdayanti melahirkan secara normal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko dengan berat 3,8 Kg. Kabarnya sang ibu yang beruntung ini, mulai sakit sejak pagi kemarin, ia langsung dibawa ke RSUD Mukomuko. Setelah berjuang keras, akhirnya ia melahirkan Gerhana dengan selamat.
Dokter spesialis kebidanan, dr. Dodi Hendra, SpOg yang langsung menangani kelahiran bayi ini, menjelaskan bahwa sang ibu melahir normal. Semua ini tidak diagendakan, karena secara kebetulan Krisdayanti mengalami sakit melahirkan bersamaan dengan terjadinya fenomena alam yang hanya terjadi 350 tahun sekali pada titik yang sama ini. Dodi juga mengakui usia kandungannya sudah sempurna yaitu 9 bulan.
‘’Hanya kebutulan saja, waktu lahir terjadi gerhana matahari total. Usia kandungan sudah cukup. Ibu ini melahirkan dengan normal dan kondisi bayi sangat sehat saat keluar,’’ katanya
Terkait dengan nama bayi tersebut, Dodi menjelaskan dari awal orang tuanya sudah menyiapkan nama Aldino Nazril Ilham. Untuk mengenang momen gerhana, ia mengusulkan agar ditambah kata gerhana. Orang tua bayi nampaknya setuju dan sangat senang, sehingga diberi nama lengkap Aldino Gerhana Nazril Ilham.
‘’Sebetulnya orang tuanya sudah menyiapkan nama, saya cuma mengusulkan ada kata gerhananya, mereka setuju. Ini sangat bagus, momennya pas,’’ papar Dodi.
Masih disampaikan, Dodi seharian kemarin, ia hanya menangani 1 pasien melahirkan. Artinya tidak ada warga lain yang mengaja memanfaatkan momen GMT untuk melahirkan. Baik secara normal maupun sesar.
‘’Sampai sore ini, (Kemarin, red) baru satu pasien melahirkan. Yang sengaja ingin melahirkan secara sesar juga tidak ada,’’ demikian Dodi.(dul)

Gerhana Total


Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati

METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...