Monday, 27 July 2015
Deklarasi Wismen-Bambang Dihadiri Ribuan MassA
Siap Bebaskan HPT, Naikkan Harga TBS dan Bagikan Raskin
METRO – Lautan massa tercipta saat Ir. Wismen A Razak,M.Si dan wakilnya H. Bambang Apriadi,S.Pt mendeklarasikan diri sebagai calon bupati dan wakil Bupati Mukomuko. Keduanya diusung oleh 6 parpol memiliki 14 kursi dewan, yaitu NasDem, PAN, PKPI, Golkar, Demokrat dan PPP serta 1 partai pendukung PBB. Acara dimeriahkan dengan kehadiran artis senior yang fenomenal Dedi Kempot dan kawan-kawan. Kemeriahan tak sebatas itu, arak-arakan kendaraan pendukung Wismen-Bambang yang memadati jalan tak luput menjadi perhatian masyarakat. Sebelum memasuki KPU, Wismen-Bambang dan pendukungnya disambut dengan aksi tari silat.
Jalannya acara, pagi kemarin Wismen beserta seluruh pengurus partai pengusungnya berkumpul di salah satu hotel ternama di Mukomuko, membahas persiapan pemenangan Pilkada. Selanjutnya diiringi patwal Wismen – Bambang dan pengurus parpol menuju Penarik untuk menjumpai ribuan pendukung mereka yang sudah memadati lapangan SP 1 Penarik. Teriknya panas matahari tidak membuat ciut ribuan warga yang ingin menyaksikan Wismen – Bambang mendeklarasikan diri, serta melihat penampilan artis kesayangannya. Mobil pemadam kebakaran terpaksa diturunkan untuk menyiram warga yang kepanasan. Pukul 14.30 WIB Wismen – Bambang tiba di KPU untuk mendaftarkan diri dengan disambut oleh segenap anggota KPU dan Panwaslu.
Dalam pidatonya, yang disambut menggebu-gebu oleh masyarakat dengan penuh harap, Wismen menyampaikan beberapa hal penting yang cukup memukau. Diantarannya akan membebaskan Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang sudah dikelola warga agar bisa dikeluarkan sertifikatnya. Selanjutnya Wismen berjanji akan memberikan hak masyarakat berupa beras miskin, karena penolakan Raskin menyebabkan banyak anggaran pusat tidak terserap oleh daerah. Yang paling membuat warga antusias adalah Wismen siap memperjuangkan harga sawit dan komonidi hasil pertanian lainnya. Untuk membuktikan ucapannya, dalam waktu dekat Wismen akan hadirkan beberapa orang menteri ke Mukomuko.
‘’HPT yang sudah digarap harus bisa dibebaskan dan dibagikan sertifikat gratis, masyarakat harus menerima beras miskin, karena itu bantuan yang meski dinikmati. Kita juga akan naikkan harga sawit setinggi-tingginya untuk rakyat. Untuk memastikan ini dukung saya dan Bambang memimpin Mukomuko,’’ ungkapnya.
Wismen juga menjelaskan, pasangannya didukung mayoritas partai politik, yaitu NasDem, PAN, PKPI, PPP, Golkar, Demokrat dan PBB dengan total 14 kursi dewan. Ia berterimakasih atas dukungan ini dan mari berjuang bersama-sama untuk membangun Mukomuko lebih baik kedepannya.
‘’Kita didukung 14 kursi dewan atau 7 partai politik, kebersamaan ini insyallah akan memudahkan pemenangan Pilkada juga untuk kedepannya,’’ papar Wismen.
Bambang sendiri mengaku sangat yakin bisa memenangi Pilkada bersama dengan Wismen. Ia juga mengucapkan banyak terimakasih kepada segenap partai pengusung dan masyarakat. Mereka siap membawa perubahan besar bagi Mukomuko ke arah yang lebih baik.
‘’Antusias masyarakat ini membuktikan, jika kita mendapat dukungan penuh, mudah-mudahan langkah kedepan lancar,’’ paparnya.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud,S.Ag mengakui jika Wismen – Bambang sudah mendaftarkan diri sebagai calon bupati Mukomuko. Partai pengusungnya 6 partai dengan 14 kursi dewan.
‘’Hari pertama 1 pasangan sudah mendaftar, kemungkinan besok (hari ini red) akan mendaftar beberapa calon lagi,’’ paparnya.(jar)
Giliran, Huda–Haidir & Sapuan–Dedy Mendaftar
METRO – Hari ini giliran dua pasangan calon bupati dan wakil Bupati mendaftar ke KPU. Yaitu H.Sapuan,SE,Ak,MM,CA dan wakilnya Dedy Kurniawa,S.Sos dan Pasangan Choirul Huda,SH dan Haidir,S.IP. Sapuan-Dedy diusung oleh 3 partai politik, yaitu PKB 3 kursi, PKS 2 kursi dan PDI Perjuangan 1 kursi, total 6 kursi. Sementara Huda-Haidir didukungan 5 kursi partai, masing-masing Partai Gerindra 3 kursi dan Hanura 2 kursi. Kabarnya mereka juga akan diantar oleh ribuan warga yang menghendaki pasangan ini menjadi bupati.
Novesa Herman mengatakan, pendaftaran Sapuan-Dedy cukup sederhana, namun tetap akan ada konvoi kendaraan, mereka akan star dari abrasi Air Punggur. Jumlah mobil sekitar 2 ratus unit dan ratusan motor dengan total massa diperkirakan mencapai 3 ribu orang. Ini baru titik awal pergerakan menghadapi Pilkada. Untuk selanjutnya masyarakat akan menikmati berbagai pertunjukan politik di daerah ini.
‘’Besok (Hari ini red) kita mendaftar ke KPU, rencananya ada sekitar 200 mobil dan ratusan motor bakal mengantar Sapuan-Dedy. Ini tahap awal untuk memenangi pemilihan bupati,’’ katanya.
Mengenai partai pengusung, diakuinya ada 3 partai dengan 6 kursi dewan. 3 parpol ini merupakan partai terbaik yang memiliki kader dan pendukungan yang cukup besar dan setia. Maka Sapuan-Dedy sangat yakin bisa memenangi Pilkada, apalagi ia sudah cukup berpengalaman. Pada pilkada sebelumnya saja, Sapuan sukses menandingi Incumbent, walau belum memenangi Pilkada.
‘’Kita rasa Pilkada kali ini akan dimenangi dengan cukup mudah, kita punya pengalaman menghadapi calon yang cukup kuat. Apalagi didukung oleh tiga partai terbaik,’’ tegasnya.
Choirul Huda juga memastikan, hari ini mereka akan mendaftar ke KPU. Untuk partai pengusung ada 2 parpol pemenang, yaitu Gerindra pemilik BD 2 N dan partai Hanura yang begitu melekat di nurani masyarakat. Untuk pendaftaran belum bisa dijelaskan berapa orang yang akan mengantarnya, sebab mereka tidak ada pengerahan massa besar-besar, namun yang mau ikut dipersilahkan.
‘’Ya kita akan mendaftar ke KPU, untuk yang ngantar siapa yang mau dulu, kita belum tahu. Yang jelas partai pengusung dan keluarga serta tim pemenangan,’’ tutupnya.(jar)
Putra Mukomuko, Mujiono Resmi Nyalon Wakil Gubernur
BENGKULU RM – Kekecewaan masyarakat Mukomuko, karena Bupati Drs. H Ichawan Yunus,CPA,MM gagal menjadi calon Gubernur terobati. Pasalnya satu putra Mukomuko, yang sekarang duduk di DPRD Mukomuko dari PDI Perjuangan, Mujiono,S.IP memastikan diri maju sebagai calon wakil Gubernur Bengkulu dari Sultan B Najamudin. Kepastian ini setelah PDI Perjuangan menetapkan keduanya sebagai calon. Rekomendasi langsung diserahkan oleh Ketua DPP PDIP Provinsi Bengkulu, Hj. Elva Hartati, S.IP.
‘’Kita memang sudah memberikan rekomendasi kepada Mujiono. Kami memilih dan menilai beliau, elektabilitas dan integritasnya memang cukup bagus selama ini. Apalagi untuk di Kabupaten Mukomuko, nama Mujiono memang cukup dikenal dan diperhitungkan oleh masyarakatnya,’’ kata Elva.
Lanjutnya, berdasarkan penilaian tersebutlah. Akhirnya hari ini (Sabtu, 25/7,red) kami dari PDIP Provinsi Bengkulu resmi medeklarasi dan mendukung serta mengusung beliau untuk maju dalam Pilkada mendampingi Sultan B Najamudin.
Ditegaskan Elva, dirinya sangat berharap agar seluruh kader bisa bersatu padu untuk mengusung dan memenangkan Sultan-Mujiono dalam Pilgub nanti. Tidak hanya itu, Elva juga meminta agar seluruh kadernya dapat membangun komunikasi yang baik dengan ranting dan anak ranting.
‘’Kepada seluruh kader partai dan simpatisan, kita harus siap memenangkan Sultan-Mujiono dalam Pilkada ini. Ini demi kemenangan kita bersama. Apabila nantinya ada kader yang tidak mengindahkan ini, maka siap saja untuk menerima sanksi, karena tidak mengindahkan instruksi partai,’’ tegasnya.
Saat dihubungi via handphone, Mujiono juga membenarkan hal tersebut. Dirinya mengakui bahwa rekomendasi dari DPP PDIP memang sudah diterimanya. Pasca menerima rekomendasi tersebut tentu dirinya akan berusaha untuk sekuat tenaga untuk memperjuangkan amanah dari partai tersebut.
‘’Rekomendasi memang sudah saya terima mas. Sehingga sebagai kader, saya juga akan siap untuk memperjuangkan amanah yang sudah diberikan oleh Ibu Ketua Umum PDIP (Megawati,red) dan pak Jokowi,’’ kata Mujiono kepada radar mukomuko.
Sementara untuk tanggapan atas rekomendasi tersebut, dirinya sangat bersyukur karena dipercaya oleh Partai. Sedangkan untuk kesiapan dalam maju Pilkada nanti, dirinya juga mengakui siap untuk ikut serta dalam Pilkada tersebut.
‘’Saya juga akan siap untuk mengundurkan diri dari jabatan saya di DPRD Provinsi Bengkulu, untuk maju dalam Pilkada ini. Sedangkan untuk langkah atau gebrakan apa yang akan dilakukan khususnya di Mukomuko, kita lihat saja nanti, yang jelas kita siapkan pendafatran di KPU saja dulu,’’ ungkapnya.
Disamping itu, Mujiono juga berharap kepada masyarakat Mukomuko, sekiranya untuk dapat terus mendoakan dan mensuport agar rencana ini dapat berjalan dengan baik.
‘’Kita tidak akan bisa melupakan masyarakat kita, khususnya yang di Mukomuko. Maka dari itu, saya berharap doa dan restunya. Ini kali pertamanya orang Mukomuko diusung untuk maju dalam Pilkada Gubernur, tentu merupakan kesan tersendiri bagi masyarakat Mukomuko,’’ kata Mujiono.
Sementara saat dikonfirmasi, kapan waktu pendaftaran akan dilakukan oleh pasangan kandidat Sultan-Mujiono. Dirinya belum bisa memastikan, lantaran saat ini masih focus terhadap persiapan dan kelengkapan untuk pendaftaran tersebut.
‘’Kita akan melihat hari baiknya dulu mas. Jika sudah ketemu waktu yang pas, baru kita akan melakukan pendaftaran dan mengabarinya,’’ tutup Mujiono. (kei)
Wednesday, 22 July 2015
WAR 14 Kursi, SPN 6, Huda 5
//Peta Partai Pengusung Cabup-Cawabup
METRO – Inilah peta terakhir partai pengusung bakal calon bupati dan wakil bupati Mukomuko periode 2015-2020. Ir. Wismen A Razak,M.Si akan menjadi kandidat yang didukung mayoritas, yaitu 6 partai politik (parpol). Masing-masing NasDem, PKP Indonesia, PAN, PPP, Partai Demokrat dan Golkar dengan total kursi di DPRD Mukomuko 14 kursi. Sementara Sapuan,SE,Ak,MM,CA 6 kursi dewan yang dimiliki PKB, PDI Perjuangan dan PKS. Terakhir Choirul Huda,SH yang diusung oleh dua partai dengan 5 kursi, yaitu Gerindra dan Hanura.
Dihubungi via telepon genggam, Wismen mengatakan untuk partai sejak awal ia sudah sampaikan akan diusung oleh koalisi besar. Maka saat pendaftaran nanti, dirinya akan diusung sekitar 14 hingga 16 kursi dewan. Terkait dengan kandidat lain, Wismen enggan berkomentar. Siapa yang akan jadi lawannya saat pemilihan kelak tidak dipersoalkan. Di Mukomuko ada 25 kursi dewan, artinya tidak semua mendukung dirinya.
‘’Yang jelas kita akan diusung oleh koalisi besar, kemungkinan sekitar 6 hingga 7 partai, dengan kursi mencapai 14 atau 16 kursi. Lawan kita tentu partai lainnya, jumlah kursi parpol di Mukomuko banyak kok. Kalau tidak ada yang siap kita aklamasi, andai diizinkan KPU,’’ kata Wismen.
Masih disampaikan Wismen, banyaknya partai yang mendukungnya tentu dengan alasan yang jelas. Sebab tidak ada parpol yang rela, calon yang diusungnya kalah dalam pilkada. Selain itu, partai memiliki kriteria yang fokus untuk calonnya, baik dari segi program maupun kesiapan dari segala sektor.
‘’Banyaknya partai, karena ingin menjadi pemenang, insyaallah kita siap untuk itu. Setiap parpol kita lamar sesuai dengan mekanismenya, proses partai memberi dukungan cukup teliti,’’ paparnya.
Choirul Huda,SH sendiri mengaku tidak gentar menghadapi Pilkada walau hanya akan diusung 5 hingga 7 kursi dewan. Pilkada beda dengan pemilu legislatif, masyarakat tidak memilih parpol, melainkan memilih calon bupatinya. Artinya sedikit atau banyak partai sama, pemenangnya masyarakat yang menentukan. Baginya Gerindra dan Hanura adalah partai kuat dan pemilik ketua dewan. Artinya pemerintahannya dengan dewan bakal sejalan.
‘’Biarlah, ini bukan pemilihan legislatif, tapi calon bupati. Masyarakat memilih orangnya bukan partai. Saya yakin warga Mukomuko sangat cerdas dalam menentukan pilihan, sebab menyangkut Mukomuko kedepannya,’’ papar Huda.
Sapuan,SE,Ak,MM,CA melalui Novesta Herman mengatakan untuk partai pengusung yang sudah pasti ada 3, PKS, PKB dan PDI Perjuangan, juga ada peluang beberapa partai lagi dengan 6 hingga 9 kursi dewan. Untuk pastinya akan terlihat saat pendaftaran di KPU. Soal banyaknya partai akan mengusung calon lain, mereka juga tidak ragu. Tiga partai pengusung mereka merupakan parpol terbaik yang dikenal memiliki massa yang setia.
‘’PKB, PKS dan PDI Perjuangan dikenal sebagai partai dengan massa cukup setia. Untuk Mukomuko tiga partai ini sangat disukai dan memiliki tokoh-tokoh ternama,’’ tutupnya.(jar)
Wis Mendua, Wakil Wismen Masih Rahasia
//Wismen : Saat Deklasi Akan Diketahu
METRO – Kabarnya Anggota DPRD Mukomuko dari PKPI mendua untuk maju sebagai calon wakil bupati dari Ir. Wismen A Razak. Tidak diketahui apa pasalnya, dugaan sementara karena ia merasa berat melepas kursi dewan dan juga belum mendapat restu sepenuhnya dari pihak keluarga. Jika benar demikian, siapa yang akan mendampingi tokoh nasional Partai NasDem ini?.
Dikonfitmasi langsung dengan Wismen, ia mengaku wakilnya sudah pasti, namun siapa sosok tersebut belum bisa dijelaskan. Alasannya akan menjadi kejutan tersendiri saat deklarasi partai dan wakil pada 26 Juli mendatang. Yang jelas wakilnya merupakan tokoh terkemuka di Kabupaten Mukomuko yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Mengenai isu, nama Sabar S Sudibyo, S.Sos, Inzani Muhammad dari PAN, juga Burhandari,S.Pd,M.Si dari PKS, Wismen mengaku semuanya bisa jadi, karena mereka adalah tokoh partai.
‘’Yang jelas ada wakil, untuk nama lengkap dan data lengkapnya nanti, sebab bakal menjadi kejutan pada saat deklarasi nanti. Bisa jadi Wisnu atau tokoh lainnya, yang jelas ia adalah sosok yang sangat dikenal oleh warga,’’ tuturnya.
Tidak hanya soal wakil, untuk partai politik Wismen juga belum bisa dijelaskan dengan rinci. Ia mengklaim total parpol yang akan mengusungnya 6 hingga 7 partai, atau mencapai 14 hingga 16 kursi dewan. Untuk parpol yang sudah hampir pasti adalah NasDem, PPP, Partai Demokrat, PAN dan PKPI. Sekarang ia sedang mengincar Hanura, Golkar dan juga PKS, walau pada dasarnya partai ini telah mengusung kandidat lain sebelumnya.
‘’Pada 26 Juli semua alat peraga kita sebar, disana langsung dipaparkan calon wakil dan lambang partai-partai pengusungnya. Kita usahakan partai sebanyak mungkin, prediksi mencapai 7 parpol,’’ tutupnya.(jar)
Haidir Pamit Dampingi Huda
POLITIK RM – Malam kemarin, Haidir,S.IP mengumpulkan sekitar 200 tokoh masyarakat di kediamannya. Mantan anggota DPRD Mukomuko ini berpamitan dan mohon doa restu untuk maju pada Pilkada kelak, sebagai wakil bupati mendampingi calon kuat, Choirul Huda,SH. Penyampaian dari Haidir langsung disambut haru oleh pendukungnya dan mereka siap memberi dukungan penuh.
Dikatakan Haidir, pertemuan tersebut masih bersipat keluarga, memang belum banyak dilibatkan. Masyarakat yang hadir sekitar 450 orang. Saat itu dirinya hanya menyampaikan niatnya untuk maju, andai mendapat dukungan. Hasilnya masyarakat cukup antusias membantu, sehingga dirinya semakin mantap bersaing pada pemilihan kelak.
‘’Tampaknya keluarga dan masyarakat cukup mantap memberi dukungan, maka sayapun bersemangat dan semakin yakin menghadapi Pilkada kelak. Memang tahap awal pertemuan masih terbatas, kedepannya tentu kita lakukan di setiap desa,’’ paparnya.
Tokoh masyarakat Sungai Rumbai, H.Tarmizi mengakui adanya pertemuan ini dan dirinya ikut hadir. Masyarakat cukup antusias memberi dukungan, dan pasangan Huda – Haidir dianggap paling ideal pada Pilkada kelak. Bahkan tim Haidir menargetkan bisa menguasai suara dapil III mencapai 90 persen. Huda sosok yang agamis dan mewakili kaum yang tua-tua, sementara Haidir mewakili kaum mudanya.
‘’Yang jelas khusus Sungai Rumbai dukungan bulat, Haidir sangat cocok mendampingi pada Huda, kita yakin mereka bisa memenangi Pilkada nanti,’’ katanya.
Huda sendiri saat dihubungi mengaku sudah mantap berpasangan dengan Haidir pada Pilkada kelak. Ia juga meyakini, Haidir adalah sosok yang paling ideal akan bersama dengannya membangun Mukomuko kedepan. Mereka akan mendaftar ke KPU pada 27 juli nanti.
‘’Kita sudah mantap akan bersama-sama, insyaallah semunya berjalan dengan baik dan lancar,’’ tutupnya.(jar)
Final, Dedy Bersedia Dampingi Sapuan
POLITIK RM –Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dedy Kurniawan, S.Sos menyatakan kesiapannya untuk maju menjadi peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Mukomuko periode 2015-2020. Selaku kader partai, ia telah menerima mandat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP sebagai calon wakil bupati, mendampingi Calon Bupati (Cabup) Mukomuko, H Sapuan, SE, AK, MM, CA.
‘’Bagi kita tidak ada istilah mundur, lebih lagi telah mendapat restu dari dewan pimpinan pusat untuk maju sebagai calon pada Pilkada kelak. Soal mundur dari anggota dewan, itu merupakan konsekuensi yang harus kita jalani. Apapun resikonya, kita harus patuh terhadap keputusan MK (Mahkamah Konstitusi, red) yang mengharuskan wakil rakyat jika ingin mencalon harus bersedia mengundurkan diri,’’ kata Dedy Kurniawan ketika dihubungi Radar Mukomuko (RM) kemarin.
Ia menyebutkan, sebelum melangkah lebih jauh dalam kancah politik pesta demokrasi Pilkada, ia akui banyak pertimbangan yang harus diperhitungkan. Karena banyak aspirasi masyarakat yang mesti diperjuangkan ketika duduk di lembaga dewan.Menurutnya, setelah mendapat pertimbangan yang matang, aspirasi masyarakat akan lebih leluasa diperjuangkan ketika terpilih menjadi kepala daerah.
‘’Kita akui, mungkin masih banyak aspirasi masyarakat,yang belum berhasil diperjuangkan selama duduk di lembaga dewan. Ini salah satu menjadi pertimbangan. Keputusan itu telah final, sebagai pertimbangannya, jika diamanahkan menjadi kepala daerah, lebih leluasa berbuat. Karena kita direstui pusat dan disertai dengan niat iklas untuk membangun kedepannya lebih baik,’’ demikian Dedy. (nek)
Tuesday, 21 July 2015
Parpol dan Cawabup Masih Ngambang
Pendaftaran 5 Hari Lagi
METRO – Pada 26 hingga 28 Juli nanti, atau sekitar 5 hari lagi, bakal calon bupati dan wakil bupati akan mendaftar secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko. Namun anehnya, hingga saat ini kabarnya belum semua partai politik, memfinalkan siapa calon yang akan diusungnya. Termasuk calon wakil bupati, masih berpeluang berubah. Beberapa kandidat, infonya belum memiliki dukungan yang cukup untuk mencalonkan diri, yaitu 20 persen kursi partai di DPRD Mukomuko.
Diantara partai yang masih teka-teki yaitu, PKS antara mendukung Sapuan,SE,Ak,MM,CA dan Andy Suhary,SE,M.Pd ataupun Burhandari,S.Pd,M.Si. Kemudian PKPI antara mendukung Sapuan, Andy Suhary dan Ir. Wismen A Razak,M.Si. Partai Golkar bahkan sama sekali belum ada ketetapan pasti, termasuk PAN dan Partai Demokrat. Yang sudah final menetapkan calon, infonya NasDem dan PPP mengusung Wismen, selanjutnya PKB dan PDI Perjuangan mengajukan Sapuan, kemudian Hanura dan Gerindra menjagokan Choirul Huda,SH. Kondisi ini berpeluang adanya kejutan baru menjelang pendaftaran ke KPU.
Menanggapi isu ini, H.Hamdani Makir,SH,M.Hum mengatakan sebetulnya beberapa partai sudah menetapkan, tapi posisinya masih labil, sehingga masih berpeluang berubah. Ini terbukti sampai sejauh ini belum satu calonpun menampilkan spanduk atau baliho yang memuat gambar partai pengusungnya.
‘’Memang faktanya demikian, partai masih sangat labil, peluang berubah arah dukungan masih ada. Para calon sendiri belum berani menampilkan partai pengusungnya di alat peraga,’’ katanya.
Finalnya akan terlihat sekitar 23 hingga 25 Juli nanti, sebab saat itu calon akan mengambil formulir di KPU, parpol wajib sudah ada. Ia memperkirakan calon tetap tidak lebih dari 3 orang, yaitu Sapuan, Huda dan Wismen. Untuk Andy Suhary, Burhandari kemungkinan sulit, kalaupun maju posisinya sebagai wakil.
‘’Kalau kami melihat posisinya demikian, jelang pendaftaran baru dirincikan partai pengusung masing-masing. Kita menyakini sebagaimana prediksi awal, calon tetap 3 pasang,’’ tegasnya.
Ketua DPD PKS, Andy Suhary mengakui sampai sekarang PKS belum final menetapkan bakal calon bupati. Termasuk beberapa partai lainnya, belum mengeluarkan ketetapan resmi mengusung calon mana saja. Saat ini dirinya masih menunggu beberapa partai yang sudah dilamarnya. Jika memang diberi kesempatan, maka ia siap mundur dari dewan untuk mencalon bupati.
‘’Memang kondisinya demikian, belum semua partai menetapkan calon. PKS saja sampai hari ini belum ada SK resmi, meski memang arahnya ke kita. Partai lainpun belum semua, sebab saya menunggu itu,’’ tutupnya.(jar)
Isunya, Bupati Mulai Tinggalkan Rumdin
METRO – Sejak beberapa waktu lalu, hingga lebaran kemarin, rumah dinas (Rumdin) bupati yang terletak di Kelurahan Bandaratu terlihat sepi, seolah ditinggalkan penghuninya. Bahkan sama sekali tidak ada aktivintas, mobil dinas dan kendaraan pribadi yang biasa nongkrong di halaman rumah ini pun tidak terlihat. Kabarnya rumah bupati ini mulai dikosongkan, menyambut kehadiran pemimpin baru, yaitu caretaker bupati yang akan masuk pada 15 Agustus mendatang.
Asisten I Setdakab Mukomuko, Drs. Arinal Basri tidak menampik hal tersebut. Namun ia membantah jika Rumdin mulai ditinggalkan untuk persiapan akhir jabatan bupati. Sepinya rumah dinas bupati saat ini disebabkan karena banyaknya kesibukan Bupati diluar daerah. Baik sebagi bupati Mukomuko maupun kesibukan untuk mengurus persyarakat untuk maju sebagai bakal calon gubernur Bengkulu.
‘’Memang beberapa bulan terakhir ini bupati sudah jarang berada ditempat karena ada dinas di luar daerah. Kalau sekarang sepi saya rasa wajar, kemungkinan mereka yang ditugaskan untuk merawat rumdin sedang mudik labaran,’’ sampainya.
Meskipun Bupati tidak berada di tempat namun semua staff maupun pengurus rumah dinas selalu ada di tempat. Karena tidak tertutup kemungkinan, akan ada tamu yang hendak berkunjung. Kemudian terkait adanya informasi pemindahan barang dari rumah dinas tersebut ia mengakui tidak mengetahuinya.
‘’Rumah tersebut tidak pernah kosong, kalaupun tidak ada bupati di rumah. Tetap ada orang yang ditugaskan untuk merawat rumah dinas tersebut. selain itu juga selalu ada penjaga. Namun kalau ada aktivitas pemindahan barang saya kurang tahu itu,’’ demikian Arinal.(cw1)
Friday, 10 July 2015
Nyalon Bupati, Dewan Wajib Mundur
//Putusan MK Pengaruhi Politik Mukomuko
METRO – Keputusan yang dibuat Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap judicial review Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang (UU Pilkada) berdampak besar terhadap politik di Mukomuko. Tidak hanya soal keluarga patahana bebas mencalon, tetapi keputusan baru terkait anggota DPR, DPD maupun DPRD yang mencalonkan diri. Mereka diharuskan membuat surat pengunduran diri dan mundur dari jabatannya saat resmi ditetapkan sebagai calon.
Putusan MK soal patahana cukup menguntungkan bagi keluarga Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM, siapa saja boleh mencalon. Namun bagi pribadi Andy Suhary,SE,M.Pd putusan MK tidak begitu menguntungkan. Ia harus mundur dari dewan jika mencalon bupati. Begitupun bagi politisi PKPI, Wisnu Hadi,SE yang direstui mendampingi Ir. Wismen A Razak,M.Si dan juga ketua DPC PDIP, Dedy Kurniawan,S.Sos yang dikabarkan akan menjadi wakil Sapuan,SE,Ak,MM,CA.
Pengamat hukum Unib H. Hamdani Makir,SH,M.Hum, menilai KPU harus segera mengubah peraturan KPU (PKPU) Nomor 9 Tahun 2015 yang memuat pengertian patahana pasca-keluarnya putusan MK. Juga aturan anggota dewan harus mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai calon tetap.
‘’KPU wajib merevisi PKPU menindaklanjuti putusan MK yang mengabulkan permohonan uji materi terhadap Pasal 7 huruf r Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada,’’ ujarnya.
Wisnu, saat diminta tanggapannya, mengaku terkejut dengan keputusan MK tersebut. Ia akan pikirkan kembali, apakah tetap maju menjadi wakil Wismen atau tetap mengabdi sebagai anggota dewan.
‘’Kita memang perlu menelaah aturan baru ini, selanjutnya perlu dipikirkan matang-matang. Keputusan tentu harus dibahas bersama keluarga dan kawan-kawan,’’ tuturnya.
Novesta Herman, yang merupakan orang dekat Sapuan mengaku harus dibahas ulang mengenai wakil. Posisi Dedy yang sejak awal sudah hampir final, berpeluang bergeser. Untuk mengundurkan diri dari dewan, merupakan keputusan yang cukup berat bagi siapa saja.
‘’Kita sudah ketahui aturan barunya, sekarang tentu harus dibahas ulang semuanya,’’ tutup Herman.(jar)
Kader Gerindra Harus Dukung Huda – Haidir
METRO – Seluruh pengurus DPC dan kader Partai Gerindra di Kabupaten Mukomuko wajib mendukung pasangan Choirul Huda,SH dan Haidir,S.IP pada Pilkada kelak. Karena keduanya sudah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra sebagai calon bupati dan wakil bupati Mukomuko periode 2016-2021. Kader yang membelot maka harus siap menerima sanksi dari partai.
Disampaikan oleh salah seorang pengurus DPD Gerindra Provinsi Bengkulu, Robi Nazar, sekarang SK dukungan dari pusat sudah ditangannya. Dimana Huda berpasangan dengan Haidir pada Pilkada kelak. Seiring dengan itu, seluruh kader wajib memberi dukungan kepada pasangan ini. Mereka yang membelot maka bisa disanksi.
‘’Tidak diragukan lagi, Huda dan Haidir adalah pasangan bupati dan calon bupati yang akan diusung Gerindra pada Pilkada kelak. Surat rekomendasi dari pusat sudah kami pegang, maka semua pengurus dan kader harus mematuhinya,’’ tegas Robi.
Lanjutnya penetapan Huda sesuai dengan mekanisme, dimana ia mendaftar di kabupaten dan disetujui provinsi dan diputuskan oleh pusat. Dalam Gerindra aturan mainnya jelas, dimana 90 persen diputuskan oleh provinsi, kabupaten sebatas menerima pendaftaran dan merekomendasikan. Maka salah besar, jika ketua Gerindra Mukomuko dari awal selalu berkoar-koar mengenai penetapan calon.
‘’Kita sangat sayangkan, pengurus kabupaten tidak paham dengan mekanismenya, malah bersikeras dengan pendapatnya. Ini buktinya, calon yang diusung adalah yang direkomendasikan provinsi bukan kabupaten,’’ tegasnya.
Ketua DPC Gerindra Mukomuko, Bassendri,SE malah belum mengetahui keputusan dari partainya ini. Sampai sekarang menurutnya belum ada surat resmi dari pusat. Soal adanya SK seperti yang disampaikan Robi, menurutnya bisa jadi SK tidak asli dari pusat. Aturan mainnya jelas, provinsi bertanggungjawab untuk calon Gubernur, sedangkan kabupaten bupati.
‘’Itu tidak benar, sampai sekarang kami belum menerima SK nya, bagaimanapun untuk kabupaten kita yang bertanggungjawab. Jika calon tidak diusung kabupaten, bagaimana akan mendaftar dan bersaing. Sebaiknya baca dulu ADRT partai kita,’’ tutupnya.(jar)
Burhandari di ‘’Atas angin’’
POLITIK RM – Burhandari,S.Pd,M.Si semakin dekat dengan tujuannya untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Mukomuko. Menguatnya Burhandari bukan karena ada sinyal dari PAN, melainkan juga keputusan Makamah Konstitusi (MK) yang baru saja dikeluarkan. Andai Andy Suhary,SE,M.Pd berat meninggalkan posisinya sebagai dewan, maka dirinyalah sebagai calon dari PKS. Bahkan posisinya semakin menguat di daerah Ipuh, lantaran Wisnu Hadi,SE, Badrun Hasani,SH juga bakal berat menjadi wakil, karena harus mundur.
Via telepon genggam, Burhandari mengaku sekarang sedang berada di luar daerah, untuk membangun komunikasi lebih lanjut dengan beberapa partai politik. Juga diakuinya, keputusan MK cukup menguntungkan dalam posisi politik saat ini. Karena sangat berat seorang anggota dewan, harus meninggalkan jabatannya demi mencalon kembali.
‘’Kita berjuang terus, posisi sekarang tentu makin menguat. Putusan MK juga membuat semuanya berubah, karena anggota dewan harus mengundurkan diri dari jabatannya,’’ kata Burhandari.
Untuk langkah kedepannya, Burhandari mengklaim mulai disiapkan, seluruh tim masih bekerja dengan baik. Target awalnya tetap tidak berubah, yaitu mencalonkan diri sebagai bupati, bukan wakil bupati. Namun demikian, perhitungan politik tetap diutamakan. Sebab mencalon bukan sekedar meramaikan, melainkan harus menang.
‘’Kita tetap sebagaimana niat awal, maju sebagai calon bupati, bukan selaku wakil. Namun perhitungan politik tetap harus dilakukan dengan baik. Kalau memang saya didukung PAN, maka wakilnya harus dari PAN,’’ tutupnya.(jar)
Soal PKPI, Kubu Sapuan Siap ‘’Perang’’
POLITIK RM – Suhu politik menjelang pendaftaran calon bupati dan wakil bupati ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) semakin panas. Perebutan dukungan dari partai politik, sebagaimana prediksi awal mulai tampak. PKPI yang awal mengusung Sapuan,SE,Ak,MM,CA lewat SK dari pusat, belakangan benar-benar membelot ke Ir. Wismen A Razak. Kebijakan ini tentu membuat tim Sapuan meradang, bahkan mereka menyatakan siap ‘’perang’’ untuk mempertahankan PKPI. Jika dalam beberapa hari kedepan tetap tidak ada kepastian, maka langsung dilaporkan ke PTUN.
Disampaikan oleh Novesta Herman, dimana pihaknya baru saja menghadap pengurus nasional PKPI. Seluruh bukti proses yang dilalui disampaikan, karena pihak Alfian,SE tiba-tiba menyampaikan ke pusat, jika Sapuan tidak pernah mengikuti proses dari bawah. Untuk keputusan final dalam beberapa hari kedepan, andai tetap beralih, maka akan dibawa ke PTUN.
‘’Kita akan laporkan ke PTUN, jika pihak Alfian masih ngotot dan PKPI tidak mendukung Sapuan, sebab proses sudak kita lalui sebagaimana mestinya,’’ tutur Herman.
Lanjutnya, perkara ini bukan lagi soal butuh partai atau tidak, tetapi harga diri. Sapuan tetap bisa maju walau tanpa PKPI, tetapi tindakan dari ketua kabupaten yang terkesan melecehkan. Oleh karena itu, pihak Sapuan menyatakan, apapun caranya PKPI meski tetap berkoalisi dengan partai pendukung Sapuan.
‘’Ini soal harga diri, kalau masalah partai kemungkinan Sapuan tetap maju, karena sudah ada beberapa partai yang mengusung. Kita ingin lihat, sejauh mana bisanya pengurus kabupaten ini mempermalukan kita. Sejak awal prosesnya jelas, malah dituding yang lain,’’ tutupnya.(jar)
Ikuti Buka Bareng Ridwan Mukti
METRO – Dalam rangka untuk menjalin silaturahmi dan berbagi sesama, Drs. H. Ridwan Mukti, MH atau yang lebih dikenal dengan sebutan RM, besok (sabtu, red) akan berkunjung ke Mukomuko. Tidak hanya itu calon kuat gubernur ini juga mengundang masyarakat Mukomuko untuk dapat menghadiri acara Buka Bersama (Bukber) yang diadakan di Hotel Madiara. Setelah itu acara dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah di Masjid Al-Iklas Bandar Ratu.
Keluarga Dekat RM, Drs. Tusri Yulius Asri mengakui adanya rencana RM untuk berkunjung ke Mukomuko, dalam hal ini bertujuan untuk bersilaturahmi dengan warga. Acara tersebut direncakan akan dimulai pada pukul 16.00 WIB. Dengan agenda Buka bareng, dan dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah. Masyarakat yang berniat hadir juga dapat datang, walau tanpa undangan resmi karena acara ini terbuka untuk masyarakat umum.
‘’Ia akan ke Mukomuko pada hari sabtu nanti sekaligus mengundang masyarakat Mukomuko untuk Bukber di Hotel Madiara. Acara ini khusus untuk menjamu masyarakat Mukomuk, jadi siapapun bisa hadir pada hari tersebut. acara akan berlanjut hingga taraweh secara berjamaah di Masjid Al-Iklas,’’ sampainya.
Disamping mengadakan acara Bukber RM juga memiliki agenda untuk berbagi bersama anak yatim di Mukomuko dan sekaligus penyerahkan sumbangan untuk pembangunan masjid.
‘’ Acara ini sebagai langkah awal untuk mengenal wilayah Mukomuko, karena ingin mengetahui responding masyarakat Mukomuko. Nanti dalam acara yang belangsung hingga tarawih tersebut selain untuk ajang silaturahmi dengan masyarakat juga berbagi sesama dengan anak yatim serta sumbangan untuk pembangunan masjid,’’ papar Tusri.(cw1)
Thursday, 9 July 2015
Gerindra Mantap Dukung Huda, Selangkah Lagi PAN ke Wismen
METRO – Belakangan ini sudah ada beberapa partai politik (Parpol) yang menetapkan bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusungnya. Diprediksi dalam waktu dekat, seluruh partai akan umumkan pasangan calon yang didukungnya. Kabar terbaru, Partai Gerindra mantap mendukung Choirul Huda,SH berpasangan dengan Haidir, S.IP. SK pengusungan dari DPP Gerindra akan diterbitkan serentah seluruh indonesia. Sementara PAN kini malah mengarah ke Ir. Wismen A Razak,M.SI bahkan sesaat lagi akan diterbitkan SK nya.
Choirul Huda yang sedang berada di Jakarta saat dihubungi via telepon genggam, mengakui kabar ini. Namun untuk SK masih menunggu, karena dikeluarkan serentak se Indonesia. Yang jelas, dukungan untuk dirinya berpasangan dengan Haidir sudah diputuskan. Dengan demikian Huda sudah mengantongo 5 kursi dewan sebagai syarat ke KPU. Meski sudah terpenuhi, namun Huda belum puas, isunya ia juga tengah menunggu keputusan final dari beberapa partai lain yang dilamarnya.
‘’Gerindra sudah putus, untuk SK masih menunggu, karena akan dikeluarkan serentak se Indonesia. Memang untuk syarat sudah cukup, ada Hanura dan Gerindra, tapi kita masih berharap dari partai lainnya,’’ ungkap Huda.
Sementara Wismen mengakui jika PAN sudah siap mengusung dirinya, artinya sudah ada 4 partai dengan 11 kursi dewan yang akan mengantarnya menduduki singgasana. Dukungan PAN kepadanya langsung diterima dari pengurus Provinsi Bengkulu. Sekarang ia mulai fokus untuk menyiapkan berbagai keperluan lainnya.
‘’PAN juga akan bersama dengan kita, artinya semua sudah sangat siap, tinggal lagi persiapan pendaftaran ke KPU,’’ tuturnya.
Sementara Plt ketua DPW PAN Bengkulu, Ahmad Goni mengatakan untuk keputusan akhir belum ada. Namun memang sekarang PAN cendrung ke Wismen, untuk finalnya dalam waktu dekat. Pertimbangan mereka mengusung Wismen, selain sosoknya sudah sangat siap bersaing, juga Wismen dulunya dari PAN.
‘’Kita pertimbangkan dia orang PAN, disegi lain, persiapan Wismen untuk mencalon bupati sangat matang saat ini,’’ tutupnya.(jar)
Setiap Rumah Ditempel Logo Pilkada
//PPDP 1 Per TPS
POLITIK RM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko baru saja selesai melaksanakan bimbingan teknis tentang pencocokan data DP4 Pilkada. Selanjutnya pemutakhiran data pemilih segera dimulai oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Sesuai ketentuan, 1 PPDP bertugas mendata pemilih di 1 TPS. Setiap rumah yang sudah didata pemilihnya, harus ditempelkan logo pemilihan umum.
Disampaikan oleh salah seorang Komisioner KPU, Syofia Diana,SE sebelumnya sudah dilangsungkan bimtek dengan PPK, mengenai persiapan pencocokan pemilih. Selanjutnya PPK akan menggelar bimbingan ke PPS mengenai pendataan pemilih. PPS bertanggungjawab atas tugas dari PPDP, maka bagaimana cara dan sistem pendataan penduduk PPS akan jelaskan ke PPDP.
‘’PPDP langsung dipilih oleh PPS dan sudah dilakukan. Setiap TPS satu PPDP yang melakukan pencocokan data, mereka di SK oleh KPU untuk masa kerja 2 bulan,’’ kata Diana.
Lanjutnya, tugas dari PPDP adalah mencocokkan data yang sudah ada di DP4, yang diperhatikan kesalahan nama atau umur ataupun alamat. Jika ada yang belum masuk dalam DP4, maka PPDP akan mengisikannya dalam formulir yang sudah disiapkan, termasuk keterangan andai ditemukan yang sudah meninggal dunia. Apabila sudah didata langsung ditempelkan logo pemilihan umum, selanjutnya minta tandatngan dari ketua RT setempat.
‘’Jangan sampai ada yang tidak terdata, maka setiap rumah harus diberi logo, untuk membuktikan jika petugas sudah mengambil datanya,’’ tutup Diana.(jar)
Muslim : KPU Tak Perlu Banyak Mobil
V KOTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, meminta tambahan fasilitas berupa mobil dinas kepada pemerintah daerah. Hal ini dianggap perlu untuk menunjang kinerja KPU. Namun permintaan KPU ini menuai kritik banyak pihak. Seperti yang disampaikan oleh mantan komisioer KPU, Muslim Chaniago, SH, MH. Ia mengatakan KPU periode sekarang dinilai tidak layak meminta tambahan fasilitas. Di mata Muslim, kinerja KPU sangat buruk. Hal ini terbukti ketika menggelar Pemilihan legeslatif (Pileg) tahun lalu.
‘’Menurut saya, dilihat dari kinerja KPU dalam menyelenggarakan Pileg sangat buruk. Mestinya mereka malu berbicara fasilitas. Apa lagi meminta tambahan fasilitas,’’ ujar Muslim.
Muslim menambahkan, fasilitas yang dimiliki KPU saat ini sudah lebih dari cukup. Tinggal lagi KPU menunjukan kinerja yang baik, bukan memikirkan tambahan fasilitas. Berkaca dari pengalaman pribadinya, Muslim menyampaikan, ketika dirinya menjadi komisioner KPU, hanya diberikan dua unit kendaraan dinas. Dan KPU terbukti mampu bekerja dengan baik.
‘’Pada masa periode kami dulu, KPU hanya memiliki dua kendaraan dinas. Dan kami tidak pernah meminta kendaraan dinas kepada pemerintah daerah,’’ tutup Muslim.(dul)
Wednesday, 8 July 2015
PPP Resmi Usung Wismen
METRO – Giliran Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menetapkan calon Bupati. Tidak berbeda dengan hasil musda yang dilakukan PPP di Mukomuko sebelumnya, sosok yang mendapat mandat dari partai berlambang ka’bah ini adalah Ir. Wismen A Razak,M.Si. SK penunjukan Wismen sebagai calon bupati dengan nomor 0170/SK/DPD/D/VII/2015 telah dikantongi oleh pengurus PPP Kabupaten Mukomuko.
Ketua DPD PPP Mukomuko, Masripani Maas,SH membenarkan kabar ini, penetapan Wismen berpasangan dengan Wisnu Hadi,SE langsung dari pusat. Saat ini SK sudah ia pegang dan bakal dibahas antar pengurus tingkat kabupaten, untuk persiapan pemenangan Pilkada. SK ini juga sudah disampaikannya ke Wismen. Dalam penetapan calon, PPP mendasari proses yang dilalui dari tingkat kabupaten hingga pusat.
‘’SK sudah ada, memang sama dengan yang kita putuskan sebelumnya, Wismen menjadi calon pilihan PPP. Ini akan kita bahas untuk persiapan pemenangan nanti,’’ katanya.
Mendapati kabar ini, Wismen mengaku lega dan semakin siap menatap pilkada. Ia mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh PPP, semua ini tak lepas dari dukungan penuh dari pengurus PPP Mukomuko. Ia berjanji tidak akan menyia-nyiakannya kepercayaan ini dan siap memberi kemenangan pada pemilihan nanti.
‘’Alhamdulillah ini sangat penting dan berarti bagi kami, untuk pertama saya ingin berterimakasih atas amanat ini. Kami siap memberi kemenangan pada pilkada kelak, tentu bersama seluruh kader PPP dan masyarakat. Saya baru saja mendapat kabar dari pengurus partai atas adanya SK pengusungan ini,’’ kata Wismen.
Lanjutnya, PPP merupakan partai besar dan idola masyarakat, apalagi di Kabupaten Mukomuko, PPP sudah begitu dekat dengan masyarakat. Itupula yang mendasari, dirinya sangat yakin bisa memenangi pemilih bersama NasDem dan partai Pengusung lainnya. Selain PPP, Wismen juga mengklaim telah mengantongi dukungan dari beberapa partai lainnya. Dalam waktu dekat akan diumumkan secara resmi dihadapan masyarakat.
‘’PPP cukup berarti bagi kita untuk menuju kemenangan ini, kami memang ingin kawan sebanyak-banyaknya, selain PPP dan NasDem, kita juga diusung oleh beberapa partai lainnya,’’ tuturnya.
Terkait langkah berikutnya, Wismen juga mengaku sudah dirancang dan disiapkan dengan baik. Dalam beberapa hari kedepan dirinya akan menggelar silaturahmi dengan segenap pendukungnya dalam bentuk buka bareng. Juga ia berniat menyapa masyarakat menjelang hari lebaran kelak.
‘’Dalam waktu dekat saya akan pulang, sebelumnya juga ada pertemuan di Bengkulu. Masyarakat Mukomuko di Bengkulu ingin bersilaturahmi. Setelah itu, kami baru melaksanakan kegiatan di Mukomuko dengan kader partai pengusung dan masyarakat,’’ tutupnya.(jar)
17 Hari Lagi, Parpol Daftarkan Cabup ke KPU
METRO – Terhitung dari sekarang, 17 hari lagi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati akan menyerahkan berkas pencalonannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko. Pihak yang akan mendaftarkannya adalah pimpinan dan sekretarus partai pengusung calon. Pada 14 Juli, KPU mulai mengumumkan jadwal pendaftaran dan syarat-syarat serta ketentuan lainnya ke publik.
Salah seorang komisioner KPU Mukomuko, Syofia Diana,SE menjelaskan pendaftaran calon sesuai dengan jadwal pada 26 hingga 28 Juli mendatang. Sebelum itu sekitar 14 Juli KPU akan mengumumkan jadwal dan syarat pendaftaran ke publik.
‘’Kalau sesuai jadwal memang pendaftaran pada 26 Juli nanti, tapi sebelumnya kami akan umumkan ke publik soal syarat dan ketentuan lain bagi calon,’’ kata Diana.
Lanjutnya, setiap partai saat mendaftarkan calon, wajib menyerahkan rekomendasi resmi pencalonan yang dikeluarkan oleh pimpinan tertinggi partai tersebut. Berkas pendaftaran calon akan ditandatangani oleh ketua dan sekretaris partai pengusung dari calon bersangkutan. Dalam hal ini koalisi partai juga dijelaskan dengan rinci. Syarat keterangan sehat dari RS JKO Bengkulu atas rekomendasi dari RSUD Mukomuko. Juga syarat lain, seperti pas foto, foto copy ijazah serta lainnya. Untuk jelasnya akan diumumkan ke publik.
‘’Kalau syaratnya cuman ada pengisian form untuk partai pengusung, selebihnya saya rasa umum saja. Kalau jelasnya akan kita umumkan ke publik,’’ tegasnya.
Sekretaris KPU Mukomuko, Aran, S.Pd mengatakan untuk tes kesehatan calon, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak RSUD Mukomuko. Untuk koordinasi dengan RS JKO, dalam dua hari ini ia akan berangkat ke Bengkulu. Terus dengan pihak kepolisian untuk keterangan berkelakuan baik, juga akan dikoordinasikan.
‘’Kita mulai mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait untuk kepentingan para calon. Dengan rumah sakit sudah, tinggal ke Bengkulu ke RSJKO,’’ tutupnya.(jar)
Jumat THR Pesembahan Wismen Diundi
METRO – Pada masyarakat atau pembaca Radar Mukomuko yang menginginkan Tunjangan Hari Raya (THR) persembahan dari bakal calon Bupati Mukomuko, Ir. Wismen A Razak,M.Si, segera masukkan kuponnya. Rencananya pada Jumat lusa, kupon akan diundi oleh pihak Wismen yang bertempat di kantor Radar Mukomuko. 100 orang pengirim poling yang beruntung berhak mendapatkan Rp 250 ribu.
Rencana awal, kupon diundi pada 14 Juli, namun mengingat Radar Mukomuko terakhir kerja 15 juli, maka dipercepat, agar pemenang bisa mengambil THR untuk keperluan lebaran. Mereka yang beruntung juga diingatkan, 16 Juli kantor RM sudah tutup, maka segera ambil hadiah sebelum tanggal tersebut.
Kakak kandung Wismen, Ampera,M.Pd mengatakan bahwa bagi pembaca harian Radar Mukomuko yang ingin mendapatkan THR dari Wismen A Razak segera gunting formulir dan isi biodata yang telah di sediakan. Formulir dimasukkan dalam kotak undian yang telah di sediakan di kantor Radar Mukomuko setiap jam kerja, atau dititipkan kepada seluruh agen Radar Mukomuko yang terdekat.
‘’Ini merupakan undian yang kedua kalinya, yakni pertama sebanyak 150 orang beruntung dan kedua 100 orang. Mengingat akan memasuki lebaran maka undian THR Wismen A Razak ini dipercepat yakni pada hari Jumat nanti,’’ katanya
Lanjutnya, THR dari Wismen ini diharapkan bermanfaat untuk kepentingan perayaan lebaran. THR juga sebagai bentuk perhatian Wismen kepada masyarakat Mukomuko. Kedepannya akan terus dilakukan kerjasama lain dengan Radar Mukomuko untuk masyarakat. Serta ia meminta dukungan serta doanya untuk Wismen yang akan maju sebagai Calon Bupati Mukomuko.
‘’Uang THR dari Wismen A Razak semoga bisa bermanfaat dengan baik. Dan saya harap doa serta dukungan masyarakat untuk Wismen A Razak yang akan maju sebagai bupati Mukomuko,’’ tutup Ampera.(cw2)
Tuesday, 7 July 2015
PAN Mengarah ke Burhandari
METRO – Meski bukan menjadi kandidat pertama yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), namun bukan berarti Burhandari,S.Pd,M.Si menurunkan daya saingnya. Kabar teranyar, namanya sekarang menjadi kandidat paling dekat untuk diusung Partai Amanat Nasional (PAN). Untuk pasangannya disiapkan 3 politis tangguh partai pemilik fraksi penuh di DPRD Mukomuko ini, yaitu Ery Zuhayat,SE,MH, Yusmardi,SH dan Fajar Anita Puspita Sari,SE. Namun juga tidak menutup kemungkinan ipar kandung Kasat Reskrim ini akan dipasangkan dengan Choirul Huda,SH atau Andy Suhary, SE,M.Pd.
Informasi ini langsung disampaikan oleh Plt. Ketua DPC PAN Mukomuko, Abdul Goni,SE. Dijelaskannya, dalam menetapkan calon, PAN punya kriteria tersendiri, juga harus berjenjang. Dimana calon harus mendaftar lebih dahulu ke DPC, kemudian ke DPD baru ke pusat membawa rekomendasi dari pengurus kabupaten dan provinsi. Salah satu kandidat yang dinilai layak dan mematuhi mekanisme ini adalah Burhandari. Selain Burhandari kandidat lain yang juga punya peluang adalah, Choirul Huda, karena juga mendaftar dari bawah.
‘’Kami belum pernah menetapkan, informasi Inzani Muhammad bakal diusung itu salah besar. Untuk sekarang yang kami siapkan untuk direkomendasikan ke pusat adalah Burhandari sebagai kandidat utama, berikutnya pak Huda juga ada kesempatan,’’ ungkapnya.
Abdul Goni juga mengakui untuk wakil mereka menyiapkan tiga nama, 2 orang anggota dewan dan 1 politisi senior PAN yang sudah 2 periode di dewan. Alasan lain PAN provinsi lebih mengarah ke Burhandari karena sosoknya yang dinilai diterima oleh masyarakat. Namun finalnya akan dibahas bersama-sama oleh pengurus pusat dan daerah nantinya.
‘’PAN jelas akan usulkan wakil, kita sudah siapkan nama 3 orang. Burhandari dari hasil penelusuran kami cukup layak, ia diinginkan masyarakat,’’ tegasnya.
Sekjen PAN Mukomuko, Eranardi,S.IP mengaku tidak terlalu mengetahui proses penetapan calon. Yang jelas, pihaknya sudah melakukan proses awal di kabupaten. Memang informasi dari Plt ketua demikian adanya.
‘’Kalau ketua sudah sampaikan demikian, kami tentu menunggu proses lanjutannya,’’ tegas Era.
Ir. Gafrie Zainuddin yang sebelumnya sempat berniat maju kemudian mengundurkan diri, juga sepakat jika PAN usung Burhandari. Menurutnya Burhandari termasuk sosok yang pantas dan punya kemampuan cukup baik untuk bertarung pada Pilkada kelak.
‘’Informasi dari PAN memang ke Burhandari karena saya mengundurkan diri, saya sendiri kalau Burhandari maju, siap memberi dukungan,’’ tutupnya.(jar)
Uang Pengaruhi Hasil Pilkada
METRO – Sesaat lagi, pesta demokrasi yang sudah mulai disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan bergulir. Masing-masing kandidatpun mulai mencari posisi untuk ikut dalam persaingan. Belajar dari pengalaman pada pileg dan pemilihan lainnya, uang atau dana yang dimiliki calon, bakal berpengaruh besar terhadap hasil akhirnya. Selanjutnya yang menentukan adalah partai pengusung calon tersebut.
Pendapat ini disampaikan oleh H. Hamdani Makir,M.Hum tidak hanya di Mukomuko diberbagai daerah kondisinya sama. Calon yang akan maju harus memiliki dana besar untuk bisa menang. Walau ada calon yang modal monim sempat menjadi pemenang. Terlepas dari dugaan money politik, operasional para calon memang besar. Tim sukses dan tim partai harus didanai, belum lagi pengadaan atribut dan kebutuhan saat mengumpulkan massa. Tim bila tanpa dana, jelas bakal jalan ditempat, bahkan calon sendiri akan terbatas dalam exspos diri di tengah masyarakat.
‘’Kita tidak tuding masyarakat diberi uang baru memilih, walau sebetulnya ada calon yang sengaja bagi-bagi uang. Biaya seluruh kegiatan politik memang cukup mahal,’’ tuturnya.
Untuk calon-calon yang akan tampil pada Pilkada kelak, diyakini siap secara anggaran. Hanya saja bagaimana mereka mamanfaatkannya, sehingga setiap amunisi yang keluar memiliki hasil yang maksimal. Jika ada yang tidak punya kesiapan, sebaiknya lebih baik tidak maju, sebab peluang kalah lebih besar dari menang.
‘’Kalau sudah berani menyatakan siap turun, artinya siap secara anggaran, jika modal nekad dan coba-coba sebaiknya tidak usah, peluang kalah bakal lebih besar,’’ tegasnya.
Partai politik juga bakal menentukan, dalam hal ini calon meski diusung oleh partai yang memiliki massa. Kemudian calon harus mendapat dukungan secara penuh dari partai tersebut, bukan sekedar mengantongi SK rekomendasi dari pusat. Maksudnya dalam hal ini, semua kader partai dan pengurusnya harus berjuang memenangi calonnya. Andai kader partai pengusung membelot, maka kerugian besar bagi calon.
‘’Calon harus menyatukan kader partai, jangan sampai mereka membelot, pengaruhnya cukup besar. Petinggi partai juga tegas, meski ada sanksi tegas bagi kader tidak patuh keputusan,’’ tutupnya.(jar)
Subscribe to:
Posts (Atom)
Kader PDIP Mukomuko Bawa Randang Untuk Megawati
METRO – Seperti diinformasikan, besok (5/2) Presiden Joko Widodo bersama, megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kemensos akan datang k...
-
Inspektorat : Diakuinya Satu Kali METRO – Ujian berat tengah dihadapi oleh dunia pendidikan Kabupaten Mukomuko dan merupakan pukulan bagi p...
-
Pemilihan Bupati 2020 MUKOMUKO – Semakin dekatnya perhelatan pemilihan bupati dan wakil bupati Mukomuko, nama-nama tokoh yang benar...
-
Kerja Keras dan Cerdas KARMADI, SH lahir di Desa Pondok Lunang 8 Oktober 1980. Merupakan salah satu anggota dewan termuda di DPRD Muk...





